Aku (Bukan) Wanita Mandul

Aku (Bukan) Wanita Mandul
BAB. 55


__ADS_3

Satu bulan berlalu Nisa sudah sembuh kembali dan bisa beraktivitas seperti biasanya, selama satu bulan itu Nisa selalu rutin melakukan fisioterapi seperti yang di sarankan oleh dokter, dan yang pasti Kelvin akan meluangkan waktu untuk menemani Nisa fisoterapi, Nisa menjadwalkan fisioterapi dua atau tiga kali dalam seminggu hingga dalam satu bulan dia bisa cepat pulih kembali dari cederanya.


Walaupun waktu itu momny safa bilang dia tidak bisa membatalkan perjodohannya, Kelvin bersikap seperti biasanya, dia masih berhubungan baik dengan Nisa dan mungkin status mereka masih sepasang kekasih karena belum ada terucap dari mereka berdua untuk mengakhiri hubungan mereka.


Tapi tidak dengan hari ini, Kelvin merasa frustasi ketika mendapat pesan dari Nisa jika hari ini Nisa pamit pergi ke Kelvin, denagn alasan dia di ajak oleh orang tua calon suaminya ke kampung halamanya untuk di perkenalkan ke keluarga calon suaminya, padahal sebenernya Nisa di ajak mommy safa untuk mencari keperluan untuk acara lusa, karena lusa mereka akan memberi kejutan ulang tahun untuk Kelvin, tidak hanya kejutan ulang tahun tetapi akan di adakan pertunangan antara Kelvin dan Nisa sesuai rencana.


Dan Kini Nisa sudah di jemput oleh Mommy safa mereka akan menuju butik langganan Mommy safa yaitu Boa butik Nisa akan fitting gaun untuk pertunangannya, setelah itu mereka berlanjut menuju toko perhiasan untuk memilih cincin tuangan. Sesampainya di butik Nisa langsung mencoba gaun yang memang sudah Momny safa pesan dari jauh jauh hari.


“Gimana mom?” Tanya Nisa yang sekarang sedang mencoba salah satu gaun yang sudah di pesan oleh mommy safa.


“Wah kamu cantik sekali sayang, pasti putra mommy pangling deh liat kamu” jawab Mommy safa sembari mendekat ke arah Nisa yang berdiri di depan cermin.


“Mbak Yuri yang ini saya mau” ucap Mommy safa kepada pelayan butiknya.


“Baik Nyonya, apa ada yang perlu saya rubah Nona, seperti kekecilan mungkin atau yang membuat nona tidak nyaman?” Tanya mbak Yuri kepada Nisa


“Gak ada mbak, sudah pas ko semuanya” jawab Nisa


“Baik, untuk setelan jasnya gimana nyonya apa mau langsung di antar apa mau fitting terlebih dahulu?” Tanya Mbak Yuri.


“Di antar saja mbak, itu sudah sesuai ukuran anak saya kayak biasanya kan?”tanya Mommy safa


“Iya nyonya” jawab mbak Yuri


“Kalau sudah sesuai ukurannya langsung antar saja ya mbak kayak biasa” ucap Mommy safa


“Baik nyonya” sahut mba Yuri


“Dan bungkus ini juga ya mbak” ucap Mommy safa sembari memberikan beberapa dress panjang untuk Nisa tanpa sepengetahuan orangnya, soalnya kalau Nisa tahu pasti Nisa akan menolak.


Setelah selesai Mommy safa dan Nisa melanjutkan perjalanan kembali menuju salah satu mall di jakarta untuk melihat lihat cincin tunangan Nisa dan juga Kelvin. Ketika mereka sampai di toko perhiasan Mommy safa izin untuk ke toliet sebentar awlanya Nisa menawarkan mau di temani atau tidak ternyata tidak, mommy safa meminta Niaa untuk melihat lihat cincinnya terlebih dahulu sembari menunggu dirinya.


“Selamat siang ada yang bisa saya bantu mbak?” Tanya Slah satu pelayan toko dengan ramah.


“Saya mau lihat cincin cuple mbak” kawab Misa sembari matanya memperhatikan satu persatu cincin yang terpajang di toko.


“Silahkan di pilih saja ini ada beberapa cincin keluaran terbaru juga dari toko kami” ucap si pelayan sembari menunjuk beberapa cincin kepada Nisa.


Nisa terus memperhatikan satu persatu cincinnya, ada yang dia coba juga di jarinya, ada satu pasang cincin yang terlihat sederhana dan terlihat mewah yang membuat Nisa tertarik tapi dia tidak berani memutuskannya karena mau minta pendapat mommy safa terlebih dahulu, karena terlalu lama mencoba dan memilih cincinnya ada salah satu pelayan yang sedari tadi memperhatikan gerak gerik Nisa.

__ADS_1


“Eh mbak, kalau gak mampu beli itu gak usah coba coba dan gak usah sok sokan lihat ini itu, disini tuh barangnya tidak ada yang murah mendingan mbak cari cincinnya di pasar saja sana gak usah disini” ucap salah satu pelayan toko yang sedari tadi memperhatikan Nisa.


“Maaf mbak bukannya saya gak mau beli, tapi saya sedang menunggu mommy saya, saya mau minta pendapat beliau terlebih dahulu” jelas Nisa dengan suara lembutnya.


“Alasan saja, jangan janagan mbak mau mencuri ya” tuduh pelayan toko


“Erna, kamu gak boleh begitu sama pelanggan, maafin temen saya ya mbak” bela pelayan toko yang tadi melayani Nisa.


“Kamu gak lihat dari penampilan mbaknya saja begitu, gak mungkin dia mampu beli perhiasan disini, pasti dia mau mencuri” ujar Erna si pelayan toko.


Belum sempat Nisa membela diri tiba tiba ada yang datang membelanya, “siapa tadi yang bilang putri saya mau mencuri” ucap Mommy safa yang tiba tiba menghampiri Nisa yang tengah duduk di dalam toko.


“Mom” ucap Nisa ketika melihat Mommy safa datang menghampirinya.


“Siapa tadi yang bilang anak saya mau mencuri?” Tanya Mommy safa


“saya, memangnya kenapa, oh pasti ini komplotannya ya” ucap Erna si pelayan toko.


“Kamu” panggil Mommy safa kepada pelayan yang tadi melayani Nisa, “kamu panggil menegarnya sekarang juga, asal kalian tahu ya toko ini pun bisa saya beli beserta isinya sekaligus” ucap Mommy safa, dan si pelayan tadi pun langsung mengikuti perintah mommy safa untuk memanggil meneger toko.


“Cihhh, jangan sok jadi orang kaya bu” sahut Erna si pelayan toko.


“Selamat siang nyonya Safa” sapa si manager toko. “ ada yang bisa saya bantu nyonya?” Tanya manajer toko


“Masa putri saya mau beli cincin di bilang mau mencuri sama dia” adu mommy safa menunjuk ke arah Erna pelayan tafi yang menghina Nisa.


“Maaf atas kelalaian saya nyonya, hey kamu “ panggil manajer toko kepada Erna, “cepat kamu minta maaf sama Nyonya safa dan putrinya, asal kalian tahu ya, nyonya safa ini adalah istri dari pengusaha Osmond Group, jadi layani mereka dengan baik dan kamu Erna cepat minta maaf sebelum kamu di pecat dari sini” pintah manajer toko.


“Maafin saya nyonya, nona” ucap Erna berdiri di depan Nisa sembari menundukkan kepalanya..


“Sudah saya maafin ko mbak, yang penting pesan saya kalau melayani seorang pembeli itu tidak boleh memandang dari penampilannya ya, orang berpenampilan seserhana belum tentu kalau mereka itu orang gak punya, jadi lain kali layani lah pembeli dengan baik dan ramah ya mbak” ucap Nisa, membuat Mommy safa bangga punya calon menantu seperti Nisa yang rendah hati dan tidak sombong.


“Baik nona” sahut Erna si pelayan toko, setelah itu dia kembali ke tempat kerjanya.


“Jadi kamu suka yang mana sayang?” tanya Mommy safa


“Kalau Nisa sih tertarik sama yang ini mom” ucap Nisa sembari memberi tunjuk ke cincin yang dia suka dan sempat dia coba juga tadi.


Mommy safa hanya menganggukkan kepalanya, “apa ada cincin keluaran terbaru yang buat pasangan?” Tanya Mommy safa.

__ADS_1


“Ada nyonya sebentar saya ambilkan terlebih dahulu” ucap manajer toko langsung mengambil beberapa perhiasan keluaran terbaru, “ini dia nyonya yang ini hanya sepasang cincin dan ini ada satu set cincin cuple dan kalung, gelang dan juga anting” jelas manager toko.


“kalau yang ini berapa mas harganya?” tanya Nisa sembari menunjuk cincin cuple yang tadi dia suka.


“Oh kalu itu 350 juta nona” jawab Manajer toko.


“Hah, 350 juta” ucso Nisa kaget dalam hatinya, “ bisa beli mobil aku kalau punya uang segitu banyaknya.


“Mom, kita cari di tempat lain saja yuk” ajak Nisa


“Loh kenapa sayang, modelnya tidak ada yang kamu suka?” Tanya Mommy safa, dan Nisa pun langsung membisikan sesuatu kepada mommy safa, “mahal mahal mom, Nisa tidak punya uang sebanyak itu” bisik Nisa membuat Mommy safa tersenyum.


“Sayang, hei lagian siapa juga yang meminta kamu untuk bayar, kamu tenang saja semuanya yang bayar calon suami kamu” ucap Mommy safa.


“Kasian mas Kelvin mom, sudah capek capek kerja masa Uangnya Nisa yang habisin” ucap Nisa merasa tidak enak.


“Gak papa sayang, kan dia kerja memang buat istri dan anakanya, karena kamu calon istrinya ya berarti gak papa gak masalah apalagi kalau Kelvin tahu kamu yang belanja pasti dia senang karena merasa ada gunanya dia untuk kamu” jelas Mommy safa sembari mengelus kepala Nisa.


“Ya sudah terserah mommy saja lah” sahut Nisa


“Jadinya kamu pilih yang mana cincinnya?” Tanya Mommy safa


“Yang paling murah saja pak yang mana?” Ucap Nisa.


“Yang ini nona dengan harga 100 juta” ucap manager sembari memperlihatkan satu pasang cincin.


“Paling murah saja 100 juta ya Allah” gumam Nisa, “ya sudah pak saya pilih yang ini saja deh” ucap Nisa menujuk cincin yang harga paling murah.


“Loh sayang bukannya tadi kamu suka yang ini ya, yang ini saja ya” ucap Mommy safa


“Tapi mom..”


“Gak papa sayang, mommy tahu kamu dari awal sudah melirik cincin ini kan?” Tanya Mommy safa dan langsung di angguki oleh Nisa, “yang ini saja pak tolong bungkus ya” ucap Mommy safa


“Baik, nyonya” sahut manager toko lalu menyerahkan cincin tadi untuk di proses oleh pelayan toko.


“Nnati untuk cincin pernikahannya kamu cari sama Kelvin ya sayang” uvap Mommy safa sembari mengenggam tangan Nisa.


“Iya mom” sahut Nisa

__ADS_1


Setelah selesai membeli cincin mereka memutuskan untuk makan siang terlwbih dahulu, dan setelah makan siang mereka akan datang ke WO yang akan mengurus acaranya sedangkan untuk catring Mommy safa akan menggunakan jasa dari M&B Resto karena hampir menu makanan semua adalah resep asli dari tangan Nisa calon menantunya.


__ADS_2