
Sesampainya Mobil Daddy Albert di depan restoran, Nisa langsung pamit kepada Mommy dan juga Daddy Albert dan mencium tangan keduanya, seakan Nisa seperti anak kecil yang tengah di antar sekolah oleh orang tuanya.
“Aku pamit dulu ya Mom, Dad, terimakasih loh sudah nganterin Nisa samapai Resto” ucap Nisa sembari meraih tangan Mommy safa dan bergantian dengan Daddy Albert.
“Iya sayang, kamu hati hati kerjanya jangan terlalu capek ya” ucap Mommy safa sembari mengelus kepala Nisa.
“Iya mom, Mommy sama Daddy hati hati pulangnya yah” ucap Nisa
“Iya nak, hati hati kerjanya yah” ucap Daddy Albert
“Iya Dad” Sahut Nisa, lalu turun dari mobil, dan berdiri tepat samping mobil, lalu Mommy safa membuka kaca jendela mobilnya agar bisa melihat Nisa dengan jelas dari dalam, dan Daddy Albert pun langsung melajukan mobilnya meninggalkan Nisa di restoran keduanya sama sama saling melambaikan tangans, dan setelah mobil Daddy Albert sudah hilang dari pandangan matanya, Nisa langsung memasuki Restoran.
Sesangkan di mobil, rencananya nanti setela membersihkan diri dan mengganti pakaninya Mommy dan Daddy akaĝn pergi lagi untuk ke kantor selain Daddy ada meeting dengan para pemegang saham di Kantor Mommy safa juga ingin menjalankan rencananya untuk pura pura menjodohkan Kelvin dengan anak temannya padahal sebenarnya akan di jodohkan dengan Nisa.
***
Sedangkan Kelvin sesampainya di kantor dia langsung memasuki ruangnnya dengan di ikuti oleh Doni sang asisteen, sesampai di ruangannya seperti biasa Kelvin langsung melepas jasnya dan meletakannya di belakang kursi kebesarannya, baru setelah dia akan duduk di kursi kerjanya.
Hari ini Kelvin terlihat lebih semangat, dan dia sudah memutuskan untuk melupanya Nisa, pikir dia mungkin saja memang Nisa bukanlah jodohnya, dan mungkin sesuai janjinya kepada sang mommy jika dalam satu bulan dia belum juga menemukan jodohnya mungkin dengan terpaksa dia akan menerima perjodohan dari Mommynya.
“Apa jadwal saya hari ini Don?” Tanya Kelvin.
“Hari ini ada meeting dengan para pemegang saham sekitar jam 9 sampai 11 dan setelah itu siangnya anda ada kunjungan ke loksi proyek yang di Jakarta pusat dan ini sudah di jadwalkan dengan tuan Hotman dari SJ Group, dan setelah makan siang kita kembali ke kantor taun akan ada meeting untuk pengeluaran barang baru dari Osmond Jewlerry, setelah itu sudah tidak ada jadwal lagi” ucap Doni menjelaskan semua jadwal Kelvin.
Setelah menjelaskan jadwal Kelvin, Doni langsung pamit untuk kembali ke ruangannya, tidak lama setelah Doni kembali ke ruangannya, Pintu ruangan Kelvin kembali terbuka, Klevin mengira Doni yang datang lagi tapi ternyata mommy dan Daddynya.
“Apa lagi don, ada yang ketinggalan?” Tanya Kelvin tanpa melihat siapa yang datang.
__ADS_1
“Kayanya sibuk banget putra kita Dad, samapai kita datang saja tidak di sambut” sindir Mommy safa ketika memasuki ruangan Kelvin dan mereka berdua langsung duduk di sofa.
“Mom, Dad, ko tumben momny sama Daddy pagi pagi sudah disini?” Tanya Kelvin, dia lupa belum ada satu jam dia di beri tahu oleh Doni kalau pagi ini ada meeting bulanan dengan para pemegang saham.
“Kamu lupa, apa pura pura lupa kalau hari ini ada meeting dengan para pemegang saham” jawab Daddy Albert.
“Oh iya lupa dad, padahal tadi Doni sudah kasih tahu sih” ucap Kelvin
“Biasa dad, kan pikirannya gak tahu lagi dimana, spertinya pikirannya gak lagi disini itu, mikirin apa sih sayang, mom perhatiin kamu sekarang banyak diam baisanya kalau lagi ada Daddy sama kamu selalu berdebat” ucap Mommy safa mencoba memancing Kelvin untuk cerita.
“Gaka papa mom, lagi banyak kerjaan saja akhir akhir ini” jawab Kelvin sembari memijit tengkuknya lalu menghampiri sang mommy dan duduk di sampingnya. “Mommy bawa apaan, oh ya tumben Daddy sama Mommy semalam main ke rumah teman pakai nginap segala?” Tanya Kelvin ketika melihat di hadapan sang mommy ada sebuah rantang yang entah Kelvin tidak tahu apa isinya.
“Iya Mommy keasyikan mengobrol jadi lupa waktu deh, maklum sudah lama gak bertemu, nih kamu kalau mau makan ini Nasi uduk butan anaknya teman mommy, kamu cobaain deh” ucap Mommy safa langung menyiapkan satu porsi nasi uduknya untuk Kelvin. Karena Kelvin penasaran dia pun langsung mencobanya dan baru satu suapan dia mengunyah makanannya tiba tiba terdiam sejenak.
“Kenapa Rasanya seperti Nasi uduk buatan Nisa ya, apaan sih lo Kelvin katanya mau lupain dia masakan arang saja dia anggapnya masakan Nisa” ucap Kelvin dalam hati, mencoba menepis semua pikiran tentang Nisa.
“Kamu kenapa sayang?” Tanya Mommy safa ketika melihat Kelvin terdiam, Mommy safa sebenarnya tahu pasti putranya mengingat akan masakan Nisa. Karena memang sebelumnya pas Nisa tinggal di apartemen Kelvin dia sering masak nasi uduk dan Kelvin setiap pagi pasti sarapan di apartemen sebelum pergi ke kantor.
“Syukur deh kalau kamu suka, karena makanannya saja cocok sama kamu, pasti nanti orangnya juga cocok sama kamu” ucap mommy safa dengan santai.
“Ukhuk ukhuk” ucapan Mommy safa membuat Kelvin yang sedang makan menjadi tersedak. “Minum minum, pelan pelan makannya sayang” ucap Mommy safa sembari memberikan air minum dan menepuk punggung putranya.
“Maksud mommy, orang siapa yang cocok sama aku?” Tanya Kelvin
“Iya, maskud mommy semalam mommy sudah bicarakan dengan sahabat mommy kalau Mommy mau menjodohkan kamu dengan anaknya, kamu mau kan?” Tanya mommy safa
Mendengar ucapan Mommynya, Kelvin langsung meletakan sendoknya dan menatap mommynya dengan serius, “come on mom, Dad, masa masih main jodoh jodohan sih” ucap Kelvin mencoba menolak permintaan Mommynya, mendengar penolakan dari putranya Mommy safa pun langsung bereaksi dramanya, dia merubah raut wajahnya dengan wajah sedih sedangkan Daddy Albert hanya geleng geleng kepalnya melihat kelakuan istrinya.
__ADS_1
“Kamu kan sudah janji jika dalam satu bulan ini gak kenalin calon istti kamu ke mommy dan Daddy, itu artinya Mommy yang akan mencari calon istri buat kamu” bujuk Mommy safa
“Tapi mom, Kelvin masih bisa mencari calon sendiri” tolak Kelvin lagi.
“Mau sampai kapan, kamu masih mau tungggu Nisa lagi, kata Doni Nisa akan balikan lagi dengan mantan suaminya, terus kamu mau nuggu apa lagi Kelvin, kamu mau nunggu sampai mommy gak ada iya” ucap Mommy safa dengan sedikit emosi dan pura pura sedih.
“Sudah lah boy tinggal iyain saja permintaan mommy kamu, di coba dulu taham perkenalan, kamu jangan buat istri Daddy sedih ya” sambung Daddy Albert.
“Sudah lah Dad percuma Daddy bujuk juga dia gak bakalan mau nurutin permintaan mommy, dia menunggu mommy gak ada dulu kali baru cari calon menantu buat kita” ucap Mommy safa langsung beranjak ingin keluar dari ruangan Kelvin, Kelvin melirik ke arah Daddynya sekaan akan meminta pertolongan membujuk mommynya tapi Daddy Albert hanya menaikkan bahunya.
Tetapi ketika Mommybsafa baru memegang handle pintu langkahnya terhenti ketika Kelvin memeluk mommynya dari belakang, “baik kali ini Kelvin akan ikutin kemauan Mommy tapi ingat carinya jangan yang manja manja kaya anak teman mommy yang kemarin kemarin itu Kelvin gak suka” ucap Kelvin, mendengar ucapan putranya membuat Mommy safa bersorak gembira dalam hatinya, lalu Mommy safa membalikan badannya menjadi berhadapan dengan putranya dan menangkap kedua pipi putranya dengan kedua tangannya.
“Bener ya, kamu mau mommy jodohin dengan anak sahabat mommy, tenang saja yang ini beda dari yang sebelum sebelumnya, dari karakternya pasti kamu suka” ucap Mommy safa terus langsung memeluk putranya.
“Ya terserah mommy deh” sahut Kelvin pasrah dengan keputusan sanh mommy.
Tok tok
“Masuk” sahut Kelvin sembari melepas pelukan kepada mommynya.
“Maaf nyonya, tuan, dan tuan muda sudah di tunggu di ruang meeting, semuanya sudah berkumpul” Ucap Doni
“Hemm, sebentar lagi kita kesana” ucap Kelvin
“Baik tuan muda, kalau begitu saya permisi dulu Nyonya, Tuan” ucap Doni sebelum meninggalkan ruangan Kelvin.
“Mommy mau disini apa ikut ke ruang meeting?” Tanya Daddy Albert.
__ADS_1
“Mommy tunggu disini saja dad” ucap Mommy safa.
“Ya sudah, Daddy tinggal meeting sebentar ya” ucap Daddy Albert dan langsung di angguki oleh Mommy safa dan memberikan kecupan di kening mommy safa, sedangkan Kelvin sedang siap siap dengan merapihkan pakaian dan juga memakai jasnya kembali, setelah itu Daddy dan juga Kelvin meninggalkan Mommy safa di ruangan Kelvin menuju ruang meeting.