Aku (Bukan) Wanita Mandul

Aku (Bukan) Wanita Mandul
BAB. 56


__ADS_3

Semua keperluan untuk kejutan ulang tahun Kelvin sekaligus pertunangan Kelvin dan Nisa sudah beres, hanya tinggal menunggu hari H saja.


Selepas makan malam Kelvin langsung menyendiri di kamarnya, dia tidak tahu harus bagaimana lagi, tidak ada yang bisa dia perbuat, karena Mommy safa tetap kekeh dengan perjodohan dirinya dan juga anak sahabatnya, tadinya pikir Kelvin jika saja mommy safa bisa membatalkan perjodohannya, Kelvin akan menyusul Nisa ke kampung halaman calon suaminya, dia akan mengagalkan perjodohan Nisa dengan sahabat mamanya itu.


Mommy safa berjalan dari kamarnya menuju lantai dua dengan membawa setelan jas milik Kelvin untuk acara lusa nanti.


Tok tok


"Siapa?" Tanya Kelvin dari dalam kamar.


"Ini mommy, mommy masuk ya" jawab Mommy safa.


"Masuk saja mom gak di kunci ko pintunya" sahut Kelvin.


Setelah mendapat sahutan dari sang putra, mommy safa langsung menekan handle pintu dan memasuki kamar Kelvin, di lihat Kelvin sedang merebahkan badanya di ujung ranjang dengan kaki yang masih menjalar ke lantai. Lalu Mommy safa berjalan mendekat ke arah ranjang dan duduk di samping Kelvin.


"Kenapa mom?" Tanya Kelvin sembari melirik ke arah sang Mommy.


"Kamu cobain dulu dong sayang, ini buat acara pertunangan kamu lusa" ucap Mommy safa membuat Kelvin langsung bangkit dari tidurannya.


"Apa mom, tunangan" ucap Kelvin menatap Mommy safa dengan melebarkan matanya.


"Iya kan mommy sudah pernah bicara ke kamu waktu bulan lalu, kalau satu bulan lagi kamu akan bertunangan denagn anak dari sahabat mommy itu" jelas Mommy safa


"Mom, apa gak bisa di batalkan perjodohannya?" Tanya Kelvin dengan Lesu menatap wajah mommynya


"Ya gak bisa lah sayang orang semuanya sudah mommy siapin tinggal menunggu hari H, undangan sudah di sebar, kamu gak mau ngeecawain mommy kan sayang" ucap mommy safa dengan memasang wajah sedihnya.


"Baiklah, ini semua demi mommy ya, mommy simpan saja disitu nanti Kelvin coba, aku ngantuk soalnya mau istirahat sekarang" ucap Kelvin meminta mommy safa untuk meletakan pakaiannya di tempat tidur.


"Baiklah, nanti kalau ada yang kurang pas bilang Mommy biar orang butik bisa sesuaikan" ucap Mommy safa seblum meninggalkan kamar Kelvin.

__ADS_1


"Hemm" sahut Kelvin


Sepeninggalan Mommy safa Kelvin berjalan menuju balkon untuk menghubungi seseorang.


"Hallo, assalamualaikum"


"Waalaikum salam, sayang help me" ucap Kelvin ketika telfonnya sudah tersambung.


"Kenapa mas?" Tanya Nisa, ya yang Kelvin hubungi adalah Nisa, dia ingin menceritakan jika diri ya 2 hari lagi akan bertunangan dengan anak dari sahabta mommynya.


"Mommy tadi memberitahu mas, kalau mas lusa akan bertunangan dengan anak sahabat mommy itu" ucap Kelvin sembari menatap langit dari teras balkon kamarnya.


"Ya kan kita sudah pernah membahas ini mas, ya mungkin kita belum jodohnya, mas coba saja mengenal perempuan itu siapa tahu dia memeng jodoh yang terbaik buat mas Kelvin, toh masih dalam tahap pertunangan belum menikah jika setelah tunangan terus ketika saling mengenal tidak merasa cocok ya bisa di batalkan " ucap Nisa


"Iya sih, terus kamu gimana disana semuanya baik kan sama kamu?" Tanya Kelvin


"Baik mas, semuanya baik sekali sama aku" jawab Nisa


"Syukurlah kalau memang semuanya baik sama kamu" sahut Kelvin


"Hemm" sahut Kelvin


"Bye" ucap Nisa


"Bye" sahut Kelvin.


***


Dia hari berlalu, kini hari yang di tunggu tunggu oleh Nisa dan juga Momny safa telah tiba tetapi tidak dengan Kelvin, Kelvin merasa hari ini adalah hari terberat dalam hidupnya, belum tahu saja nanti setelah tahu siapa yang akan menjadi calon istrinya nanti.


Dari siang Nisa sudah berada di salah satu kamar hotel milik keluarga Osmond group, mommy safa sudah menyiapkan kamar itu khusus untuk calon menantu keluarga Osmond.

__ADS_1


Sedangkan Kelvin untuk menghilangkan rasa galaunya dia tetap bekerja walaupun nanti malam dia akan menjadi pemeran utamanya, seharian itu juga Nisa sengaja tidak mengaktifkan handphonenya, itu berhasil membuat Kelvin menjadi uring uringan, semua kekesalannya dia limpahkan kepada para kariyawan yang memang mempunyai kesalahan di kantor.


Para tamu sudah berdatangan memasuki ballrom hotel, tidak banyak tamu yang di undang hanya beberapa pengusaha dan teman teman terdekat dari Kelvin dan juga Nisa. Sampai 1 jam acara akan di mulai Kelvin belum juga datang dan masih stay di kantor walaupun di kantor tidak begitu sibuk, mommy safa mencoba menghubungi putranya nomornya tidak aktif lalu Mommy safa meminta Doni yang masih di kantor untuk segera membawa Kelvin ke hotel sekarang juga.


Tok tok


"Masuk" sahut Kelvin dari dalam ruangannya.


"Maaf tuan, tadi nyonya besar meminta saya untuk mengantar tuan menuju hotel karena acara satu jam lagi akan di mulai" ucap Doni.


"Hemmm" sahut Kelvin yang masih dalam posisi menyenderkan badannya ke kursi kebesarannya dengan memejamkan matanya sejenak.


Belum juga Doni beranjak dari ruangan Kelvin, mommy safa kembali menghubunginya menanyakan tentang putranya, dan Mommy safa ingin bicara langsung dengan Kelvin di telefon.


"Maaf tuan, nyonya besar ingin bicara dengan anda" ucap Doni sembari meletakan handphone miliknya tepat di di depan Kelvin.


"Hallo mom"


"Kelvin gimana sih kamu acara mau mulai satu jam lagi kamu dengan santainya duduk duduk di kantor, kamu jangan buat mommy marah ya, disini tamu sudah pada datang kamunya masih di kantor gimana sih, jangan buat malu keluarga kamu Kelvin, kalau kamu sampai tidak datang kamu pasti akan menyesal dan mommy gak akan pernah maafin kamu ingat itu" omel mommy safa terdengar sangat lantang di telinga Kelvin sampai Kelvin sedikit menjauhkan handphonenya ketika mommy safa sedang bicara.


"Iya mom" sahut Kelvib


"Ya sudah cepetan 30 menit dari sekarang harus sudah sampai hotel" ucap mOmmy safa dari sebrang telfon. Karena memang jarak kanyor ke Hotelnya tidak terlalu jauh.


"Iya mom" sahut Kelvin dengan pelan.


Setelah sambungan telefonnya sudah mati, Agung langsung beranjak dari ruangannya dan meninggalkan kantor.


Dengan si antar oleh Doni, Kelvin bergegas menuju hotel Osmond group di manan acar itu akan di adakan, sesampainya di hotel Kelvin langsung berjalan menuju kamarnya di lantai paling atas dia mempunyai kamar pribadi sendiri di osmond Hotel yang memang Khusus hanya dia yang menempati.


Setelah bersiap dan sudah rapih, Kelvin terlihat sangat gagah dan sangat tampan menggunakan setelan jas yang memang mommy safa pesan khusus untuk acara malam ini, Klevin berjalan menuju bellroom hotel, ketika sudah memasuki ballroom hotel dia langsung menghampiri Mommy safa dan juga Daddy Albert.

__ADS_1


Di belakang ballroom Nisa juga sudah bersiap, dia terlihat cantik sekali denagan gaun yang dia kenakan sekarang. Jantung Nisa sedari tadi berderak tak karuan. Dia sampai meneteskan air matanya ketika mengingat jika kedua orang tuanya tidak ada di saat hari bahagianya.


"Mah, Nisa sudah bertemu dengan sahabat mama yang sering mama ceritakan dulu, dan sekarang Nisa akan mengabulkan keinginan mama untuk berbesanan dengan mommy safa" batin Nisa


__ADS_2