
Begitu banyak tamu yang datang malam ini, sampai sampai Nisa menahan rasa sakit di kakinya karena terus berdiri untuk menerima ucapan dari para tamu.
“Kamu capek sayang?” Tanya Kelvin melihat wajah cantik istrinya yang mulai terlihat kelelahan.
“Gak papa mas, Aw shh..” jawab Nisa lalu dia meringis kesakitan ketika menggerakkan salah satu kakinya.
“Kenapa sayang, mana yang sakit?” Tanya Kelvin panik melihat Istrinya meringis kesakitan.
“Kaki ku mas” jawab Nisa, otomatis Kelvin langsung berlutut di depan Nisa dan mengecek kaki istrinya.
“Mas, mas Kelvin mau ngapain?” Tanya Nisa, ketika melihat suaminya berlutut tepat di hadapannya.
“Mas mau cek kaki kamu sayang” jawab Kelvin, dan Nisa pun hanya pasrah dengan apa yang di lakukan oleh suaminya.
“Ya allah sayang kenapa sampai luka seperti ini kamu gak bilang sama mas sayang” ucap Kelvin ketika melepas sepatu yang di gunakan istrinya ternyata dia mendapatkan luka di tumit kaki istrinya.
“Kenapa sayang?” Tanya Mommy safa, ketika melihat putranya berlutut si depan
Menantunya.
“Ini mom, Nisa kakinya luka terkena sepatu, malah gak ngomong sama aku” jawab Kelvin, mendengar jawaban putranya mommy safa dan Daddy Albert pun langsung menghampiri Nisa dan Kelvin.
“Ya Allah sayang, sampai berdarah begitu, kamu istirahat saja ya di kamar” ucap Mommy safa ketika melihat luka pada tumit Nisa.
“Iya nak istirahat saja dulu di kamar” sambung Daddy Albert.
“Tapi mom, dad..” sahut Nisa belum selesai dia bicara Kelvin sudah menyangkal omongannya duluan.
“Bener sayang kata mommy sama Daddy mending kamu istirahat di kamar, masalah tamu biar nanti mas sama Daddy dan mommy yang menemui mereka yah” ucap Kelvin dengan memohon membujuk istrinya untuk istirahat.
“Baiklah, Nisa ke kamar dulu ya mom Dad” pamit Nisa
“Iya sayang” sahut Mommy safa dan Daddy Albert bersamaan. Setelah itu Kelvin langsung mengantar Nisa menuju kamarnya di lantai atas, nanti setelah itu baru dia akan kembali lagi ke pesta untuk menyambut para tamu, karena ini pesta pernikahannya jadi salah satu dari pengantinnya harus ada di pesta.
“Masih sakit sayang?” Tanya Kelvin ketika mereka sedang berjalan menuju lift untuk menuju kamar atas.
“Sudah mendingan ko mas setelah sepatunya di lepas” jawab Nisa, Ketika pintu lift terbuka mereka pun langsung memasuki lift tersebut dan menekan tombol lantai paling atas.
__ADS_1
“Mas” ucap Misa kaget saat lift berhenti dan mereka pun keluar dari lift dengan tiba tiba Kelvin langsung menggendongnya karena dia tidak sanggup melihat istrinya berjalan dengan menahan rasa sakit di kakinya.
Otomatis Nisa pun mengalunkan tangannya di leher suaminya.
“diam sayang nanti jatuh” sahut Kelvin dan Nisa pun langsung terdiam sembari mentap wajah tampan suaminya.
“terpesona ya sama ketampanan mas” ucap Kelvin dengan pede ketika melihat istrinya tengah memandanginya.
“Iya suami aku memang tampan, senang dapat pujian” sindir Nisa
“Senang lah, siapa coba gak senang di puji sama istri sendiri” sahut Kelvin, akhirnya mereka sampai di kamar, Kelvin langsung mendudukkan Nisa di tepi ranjang lalu dia membantu membuka gaun Nisa agar istrinya bisa istirahat dengan nyaman.
“Tahan Kelvin tahan istri kamu sedang sakit, tahan kamu pasti bisa” batin Kelvin
Dia menahan nafsunya untuk tidak menyentuh istrinya sekarang, ketika dia sedang membantu istrinya mengganti pakaiannya. Kemudian Kelvin membantu Nisa untuk naik tempat tidur dan dia mulai mengobati luka di kaki Nisa.
“Mas kembali ke pesta dulu ya sayang, kamu gak papa kan mas tinggal sendirian” ucap Kelvin setelah selesai mengobati luka kaki Nisa dia pamit untuk kembali ke pesta, karena masih ada banyak tamu yang menunggunya.
“Iya mas, gak papa, malah aku yang gak enak lo sama para tamu karena tidak bisa menyambut mereka” jawab Nisa
“Ya sudah, istirahat ya tidak usah menunggu mas kembali takutnya mas lama, cup, cup, cup cup...” pamit Kelvin lalu dia mendekat ke Nisa dan mencium kening kedua pipinya lalu terakhir di bibirnya tapi bukan kecupan melainkan ciuman, Kelvin ******* bibir sang istri samapai mereka berdua benar benar kehabisan nafas.
“Huh...huh.., mas kamu mau bunuh aku ya” ucap Nisa selepas mereka berdua berciuman.
“Buat bekel sayang” sahut Kelvin sembari mengusap jejak ciuman di sekitar bibir istrinya. Setelah itu dia langsung menyelimuti sang istri dan berjalan keluar dari kamar untuk kembali ke pesta.
***
Setelah selesai acara dan para tamu undangan sudah mulai pulang, Kelvin pun langsung meninggalkan bellroom dan menuju kamarnya, sesampainya di kamar dia buka pintu kamarnya dengan perlahan takut mengganggu istirahat istrinya, setelah menutup kembali pintu kamarnya Kelvin berjalan menuju ranjang di lihat wajah cantik istrinya yang sedang terlalap dalam tidurnya.
“Kasihan banget kamu sayang, pasti capek banget ya” gumam Kelvin yang kini duduk di tepi ranjang sembari tangannya menyingkirkan anak rambut yang menitupi wajah cantik istrinya.
“Mas mandi dulu ya sayang, cup” ucap Kelvin lalu mencium kening sang istri sebelum dia beranjak menuju kamar mandi. Setelah selesai mandi Kelvin langsung menyusul istrinya ke alam mimpi, jadi malam ini tidak ada malam pertama untuk mereka karena siang tadi mereka sudah melakukannya.
Terdengar suara adzan berkumandang di pagi hari, Nisa terbangun dari tidur nyenyaknya, lalu dia tersenyum ketika membuka mata mendapatkan suaminya terlelap dan sembari memeluknya.
“Mas bangun yuk, shalat subuh dulu” ucap Nisa sembari mengelus pipi suaminya.
__ADS_1
“Euhhh..., sebentar mom, aku capek banget ini, lima menit lagi” jawab Kelvin dia lupa jika dia sudah punya istri, di kira Kelvin yang membangunkan dirinya adalah mommynya.
“Oh jadi selama ini kamu kalau mau shalat mesti di bangunin mommy ya, aku baru tahu” ucap Nisa ketika mendengar ucapan suaminya.
Kelvin langsung melebarkan matanya ketika dia mengenali suara yang tadi sedang bicara.
“Eh sayang ternyata kamu yang bangunin mas, kirain mas Mommy” sahut Kelvin ketika sudah menyadari jika istrinya yang membangunkannya.
“Sudah cepetan bangun, kita shalat subuh” pintah Nisa
“Iya sayang” sahut Kelvin langsung beranjak menuju kamar mandi dan Nisa menata alat shalat mereka berdua setelah Kelvin selesai ambil wudhu kini giliran Nisa yang berwudhu dan setelah itu mereka langsung melaksanakan shalat subuh berjamaah.
Setlah selesai shalat kini mereka berdua duduk di ranjang sembari Nisa bersandar di dada Kelvin.
“Semalam capek banget ya sayang?” Tanya Kelvin sembari mengelus kepala istrinya.
“Iya mas maaf ya Nisa gak nunggu mas Kelvin kembali ke kamar” jawab Nisa mendongakkan kepalanya menatap wajah suaminya.
“Gak papa sayang, mas mengerti ko, sekarang gimana setelah istirahat capeknya sudah hilang?” Tanya Kelvin
“Alhamdulillah sudah hilang mas badannya terasa ringan, dan luka kakinya juga sudah mendingan gak sesakit tadi malam” jawab Nisa membuat Kelvin tersenyum.
“Sayang” panggil Kelvin otomatis Nisa yang merasa di panggil suaminya dia mendongakan kepalanya menatap wajah tampan suaminya.
“Apa mas boleh melakukannya?” Tanya Kelvin, Nisa yang mendengar pertanyaan suaminya dan mengerti dengan ucapan suaminya dia pun langsung menegakkan badannya lalu merubah posisi menjadi berhadapan dengan suaminya setelah itu Nisa menganggukkan kepalanya, Nisa tahu suaminya sudah menahannya sedari suaminya membantu dirinya ganti pakaian.
Kelvin mengembangkan senyumnya ketika mendapat anggukan dari sang istri.
“Terima kasih sayang, cup” ucap Kelvin langsung mencium kening istrinya, lama kelamaan turun ke bawah.
Kelvin sangat memperlakukan istrinya dengan istimewa, Kelvin akan mencurahkan rasa cinta dan sayangnya lewat sentuhannya. Kini kedua kalinya mereka berdua melakukan kegiatan panas yang membuat mereka merasakan kenikmatan yang luar biasa.
Perlakuan dan sentuhan lembut dari Kelvin membuat Nisa terbuai dari senyuhannya dan dia merasa sangat di istimewakan oleh suaminya. Hingga mereka sama sama memberikan kehangatan di pagi hari ini, 2 ronde sudah mereka lewati dan saling memberikan kenikmatan yang luar biasa dan mereka sangat bersyukur melakukan itu tanpa ada halangan apa pun.
“Terimakasih sayang, semoga cepat di kasih sama Allah ya Aminn” ucap Kelvin sembari mengelus perut sang istri.
“Aminn, ya robbal’alamin” sahut Nisa, lalu dia langsung masuk ke dalam pelukan suaminya hingga mereka pun sama sama kembali tertidur karena kelelahan setelah melakukan 2 ronde olah raga ranjang di pagi ini yang membuat mereka berkeringat.
__ADS_1