Aku (Bukan) Wanita Mandul

Aku (Bukan) Wanita Mandul
BAB. 24


__ADS_3

Ketika memasuki ruangan VIP yang di tempati Kelvin dan juga Doni, Nisa kaget Tuan Muda Osmond yang mereka maksud adalah pria tampan yang pernah menolongnya ketika ingin jatuh di tangga dan seketika Nisa pun jadi terdiam.


“Kenapa Nona?” Tanya Kelvin menyadarkan lamunan Nisa.


“Eh tidak papa tuan, maaf tuan maaf”ucap Nisa sembari membungkukkan sedikit badannya.


“Selamat datang di restoran kami tuan muda Osmond, disini saya akan menyediakn makanan makanan yang menjadi favorite di restoran ini” ucap Nisa sembari menata makanan yang ada di trolly ke meja yang ada di hadapan Kelvin dan juga asistennya.


Sepanjang Nisa menata makanan dan mejelaskan tentang maknannya, Kelvin hanya fokus memandangi Nisa.


“makanan sudah saya sajikan semuanya dikiranya ada yang kurang tuan?” Tnaya Nisa


“Tuan” panggik Doni menepuk nepuk lengan bosnya.


“Apaan sih don ganggu saja sih” ucap Kelvin tanpa memutuskan pandangannya.


Nisa yang merasa ditatap oleh Kelvin pun sebenarnya malu dan dia langsung menundukkan kepalanya.


“Itu di tanya sama nona Nisa apa ada yang kurang” ucap Doni mendengar kata Nisa membuat Kelvin tersadar dari pandangannya.


“Duh kenapa gua jadi bodoh begini sih di depan dia, aduh mommy tolong anak mu sepertinya Kelvin sedang jatuh cinta mom, sama nona baik ini” ucap Kelvin dalam hati.


“Sudah cukup nona” jawab Kelvin dengan gaya coolnya.


“Baik, kalau begitu saya permisi dulu nanti setelah makanan ini selesai kita kan menyediakan ada beberapa dessert untuk tuan muda dan tuan asisten” ucap Nisa ketika hendak meninggalkan ruangan Vip tetapi tiba tiba stop oleh Kelvin.


“Tunggu nona” panggil Kevin menghentikan langkah Nisa


Nisa pun langsung berabilk dan menghadap ke arah Kelvin, “iya tuan ada yang bisa saya bantu?” Tanya Nisa dengan sopan.


“Bisa kah nona menemani saya makan siang disini, soalnya asisten saya ada urusan keluarga, baru saja dia dapat telfon dari keluarga nya diminta segera pulang anaknya sedang sakit katanya, saya tidak biasa yang namanya makan kalau sendirian” ucap Kelvin sembari melirik ke asistennya.


“Ya Allah bos, boro boro mikirin anak sakit Nikah saja belum” batin Doni sang asisten.


“Iya nona, saya minta tolong ya temenin bos saya makan siang soalnya keluarga saya sudah nungguin di rumah, nanti takutnya kalau nona tidak menemani bos saya makan nanti dia tidak makan makan, nanti sakit maagnya kambuh” jelas Doni


“Sialan lo don, sejak kapan gua punya penyakit maag” grutu Kelvin dalam hati


“Tapi tuan” ucap Nisa ingin menolak tapi Doni sudah duluan pamit keluar dari runag vip room.

__ADS_1


“Kalau begitu saya permisi dulu tuan, nona” ucap Doni dan langsung bergegas keluar meninggalkan Bosanya dan juga Nisa.


Sepeninggalan Doni, suasana menjadi canggung, Kelvin juga tidak tahu kenapa ketika sudah berhadapan dengan wanita cantik di hadapannya yang sudah hampir satu bulan mengganggu pikirannya itu menjadi kikuk sendiri.


“Silahkn Nona nikmatin makanannya” ucap Kelvin mencairkan suasana.


“Iya tuan terima kasih, tapi saya sudah kenyang tadi saya sudah makan siang” ucap Nisa dan hanya di anggukin kepalanya oleh Kelvin.


“Boleh tidak tahu namanya siapa nonanya?” Tanya Kelvin


“Nisa Tuan” jawab Nisa


“Jangan panggil tuan dong serasa tua saya di panggil tuan, panggil Kelvin saja” ucap Kelvin


“Maaf tuan saya tidak bisa, tuan kan sepertinya lebih tua umurnya dari saya kalau hanya memanggil nama saja rasanya tidak sopan” ucap Nisa


“Ya terserah kamu panggil apa tapi jangan panggil tuan atau pak ya” ucap Kelvin


“Gimana kalau saya panggil Mas saja tuan” ucap Nisa memberi saran untuk panggilannya.


“Em, not bad lah, boleh juga” jawab Kelvin, “nati juga kalau kita sudah menikah, dari mas jadi sayang panggilnya” batin Kelvin sembari terus memandang wajah cantik Nisa.


“Dan ngobrolnya kalau sedang berdua tidak usah formal begitu, biasa aja ngobrolnya” ucap Kelvin


“Iya mas” sahut Nisa, sia tidak tahu seperti ada daya tarik magnet dari Kelvin membuat Nisa tidak bisa menolak permintaan Kelvin yang menurut Nisa sederhana, atau Karena dia orang yang berkuasa di kota ini makanya dia takut.


Mereka pun terus mengobrol, banyak pertanyaan yang Kelvin tanyakan tentang pekerjaanya padahal yang sebenarnya Kelvin sudah tahu, kalau orang melihat mereka mungkin seperti sudah berteman akrab ketika sedang mengobrol.


Pada Akhirnya Kelvin selesai makan siang dan berpamitan untuk kembali ke kantor, dan Nisa pun mengantar Kelvin sampai depan restoran.


Sepeninggalan Kelvin, Nisa kembali memasuki restoran dan ketika baru melewati pintu depan di kagetakn dengan suara sahabatnya yang memang menunggu dirinya masuk tepat di depan kasir.


“Wah wah wah, kayaknya sudah ada yang dapat gebetan baru nih” sindir Mita sembari menyenggol pundak Nisa sembari berjalan.


“Gebetan apaan sih” ucap Nisa


“Ko kelihatannya sudah akrab saja itu sam tuan muda osmond” ucap Mita


“Iya ternyata dia itu yang waktu itu nolongin aku, pas aku mau jatuh dari tangga itu loh” jelas Nisa

__ADS_1


“owhh..,Kelihatannya doi suka sama kamu deh nis” tebak Mita


“Mana ada, ngarang kamu, mungkin saja karena dia cuman suka masakan aku yang ada disini, dan kemungkinan mas Kelvin juga sudah punya istri kali” ucap Nisa


“Sudah panggil mas aja ini, kayaknya bentar lagi bakalan ada yang melepas setatus jandanya nih” ucap Mita


“Ngaco kamu, aku saja cerai saja belum resmi sudah mikirin melepas setatus janda, lagian mana ada pria tampan dan terpandang seperti mas Kelvin suka sama aku yang hanya wanita biasa dan janda lagi” ucap Nisa


“jangan salah kadang janda itu lebih menarik” jelas Mita


“Lagian aku masih mau menikmati masa lajang aku anati, belum memikirkan untuk mencari pasangn dulu” ucap Nisa


“jangan bilang gara gara masalah rumah tangga lo sama Niko, lo jadi trauma untuk menikah lagi” ucap Mita


“Bukan teruma sih, cuman hanya lebih berhati hati lagi saja untuk mendapatkan pasangan, yang keluarganya juga bisa sayang dan menerim aku apa adanya” ucap Nisa


***


Sedangkan Misya di rumahnya terus di buat penasaran, apakah suaminya bertemu dengan Nisa atau tidak, yang dia takutin adalah Nisa akan memberi tahu semua yang Nisa tahu tentang ke kebohongannya kepada Niko, Misya terus menghubungi orang suruhannya yang di minta untuk mengawasi Nisa tetapi tidak kunjung dapat jawaban setelah mencoba lagi dan lagi akhirnya dapat jawaban juga dari orang suruhan Misya.


“Hallo, kalian kemana saja hah saya hubungi tidak di jawab jawab” omel Misya di telfon


“maaf nyonya kita sedang makan siang dulu, saya tidak tahu kalau nyonya tadi menelfon” jawab orang suruhan Misya


“Kalian enak enak makan ya, saya disini nungguin kabar dari kalian, gimana apa wanita itu sudah kalian pastikan tidak datang ke pengadilan?” Tanya Misya


“sudah nyonya, dari tadi pagi orangnya di dalam restoran terus tidak keluar keluar” ucap orang suruhan Misya


“tunggu, tunggu maksud kalian restoran, wanita itu di restoran?” tanya Misya


“iya nyonya, sepertinya wanita itu bekerja di sebuah restoran” ucap orang suruhan Misya


“Restoran apa namanya?” tanya Misya


“M&B Resto nyonya” jawab orang suruhan Misya


“Ya sudah kalian awasi terus dia” ucap Misya


“Baik nyonya” sahut orang suruhan Misya, lalu panggilan telfon pun berakhir, langsung di matikan oleh Misya.

__ADS_1


Selamat berbuka untuk yang berpuasa 😊


__ADS_2