Aku (Bukan) Wanita Mandul

Aku (Bukan) Wanita Mandul
BAB. 61


__ADS_3

Seminggu berlalu, selama itu pula Kelvin tidak boleh bertemu dengan Nisa tetapi dia kadang masih suka mencari cari kesempatan untuk bertemu dengan Nisa dengan alasan tidak di sengaja, contohnya seperti ketika Kelvin ada meeting di luar kantor seperti biasanya dia akan meminta Doni untuk mengambil tempat untuk meetingnya di restoran milik Mita dimana disana ada Nisa yang masih bekerja seperti biasanya.


Nisa masih bekerja seperti baisanya dia sudah membuat kesepakatan dengan Kelvin akan cuti kerja jika 3 hari menjelang hari pernikahannya, dan setelah menikah pun Kelvin tidak akan melarang Nisa untuk bekerja walaupun sebenarnya dia ingin Nisa tetap di rumah dan tidak perlu capek bekerja. karena tanpa Nisa bekerja pun dia sangat mampu untuk menghidupi anak istrinya, tetapi Kelvin tidak mau terkesan membuat Nisa menjadi merasa terkekang mungkin dengan dia bekerja bisa mengisi waktu luang Nisa di saat dirinya bekerja di kantor,Kelvin mengizinkan Nisa bekerja asal dengan syarat Nisa sudah berada di rumah ketika dirinya pulang kantor.


Nisa semakin happy di restoran karena semenjak seminggu yang lalu Tasya sudah ikut Mita bekerja di restonya, hingga Mita dan Nisa pun seperti punya mainan baru, seperti sekarang ketika menjelang makan siang Mita dan Nisa akan bertemu klien di salah satu mall dan tentunya tidak ketinggalan Mita akan membawa baby Tasya.


"Tunggu Nis kayaknya Handphone ku ketinggalan deh, coba tolong kamu pegangin Tasya dulu, kalau gak kamu ke mobil duluan saja takut Tasya kepanasan aku ke atas sebentar" ucap Mita ketika mereka sudah di depan resto hendak ke mobil.


Sepeninggalan Mita masuk kembali ke resto ketika Nisa berjalan menuju mobil milik Mita dia dikagetkan tiba tiba ada yang membekap mulutnya dan merasa ada yang merebut Tasya dari gendongannya setelah itu Nisa tidak sadarkan diri.


Mita bingung ketika kembali menghampiri Nisa dan Tasya dia tidak menemukan keberadaannya, dia berjalan mencari keberadaan Nisa ke mobilnya Mita juga tidak menemukan keberadaan sahabat dan putrinya. Ketika dia berablik menuju resto tiba tiba dia menginjak sesuatu.


"Loh ini bukannya kunci mobil aku, dan ini kenapa sepatu Tasya terjatuh satu, sebenarnya mereka kemana" ucap Mita tiba tiba menjadi panik ketika menemukan kunci mobil dan salah satu sepatu putrinya. Dia langsung berlari menuju resto dan menanyakan apa ada yang melihat Nisa dan anaknya dan kebetulan ketika Nisa keluar dari resto menuju mobil semua orang tengah sibuk di dalam karena ini sudah masuk waktu makan siang kadi tidak ada yang melihat Nisa di culik orang.


Mita pun langsung kembali ke ruangnanya untuk mengecek cctv untuk melihat kemana perginya Nisa, ketika dia sudah melihat rekaman cctvnya dia tambah panik, dia melihat Nisa dan putrinya di bawa seseorang entah siapa itu karena penculiknya memakai penutup kepala. Mita langsung mencari benda pipihnya denagn tangan begetar dia mencari kontak suaminya.


"Hallo sayang" sahut Bagas ketika mendapat telfon dari istrinya.


"Mas, Nisa dan Tasya mas" ucap Mita dengan terbata bata hampir menangis.


"Kenapa sayang, Nisa dan Tasya kenapa?" Tanya Bagas


"Nisa dan Tasya di culik mas, gimana ini mas" ucap Mita membuat Bagas kaget.


"Maksud kamu di culik bagaimana, bukannya kamu tadi bilang kalaua kalian mau bertemu klien di mall" ucap Bagas

__ADS_1


Lalu Mita pun menceritakan kronologinya seperti apa, dari dia ketinggalan Handphone di ruangnyya dan ketika kembali dia sudah tidak menemukan keberadaan Nisa dan putrinya, dan Mita pun menceritakan apa yang dia lihat dari cctv yang bagaimana disitu menampilkan ketika Nisa hendak memasuki mobil tiba tiba ada yang membekapnya lalu Nisa dan putrinya di bawa masuk ke dalam mobil.


"Ya sudah kamu tenang dulu, mas coba hubungin bang Niko dia kan kenal dengan calon suaminya Nisa, dan kita bawa rekaman cvtv dan lapor ke polisi ya, kamu tenang tunggu mas di resto mas kesana sekarang" ucap Bagas


"Iya mas" sahut Mita


Setelah mengakhiri sambungan telfon dari istrinya Bagas langsung menghubungi Niko memberi tahu jika Nisa dan Tasya telah di culik dan meminta Niko untuk memberi tahu Kelvin selaku calon suami dari Nisa, Niko pun kaget ketika mendapat kabar dari Bagas jika Nisa dan Tasya tegah di culik dia langsung menduga kemungkinan ini adalah perbuatan Misya.


Secara kebetulan Niko sedang meeting di dekat Osmond Group, dia langsung mendatangi Kelvin secara langsung dan akan memberi tahu tentang keadaan Nisa sekarang.


"Permisi pak ada yang bisa saya bantu"


"Saya ingin bertemu dengan bos kalian tuan Kelvin, bilang saja dari Niko ada yang mau di bicarakan tentang Nisa" ucap Niko


"Baik, tunggu sebentar" u ap resepsonis lalu menghuhungi sekertaris Kelvin menyampaikan pesan Niko tadi.


"Masuk" sahut Kelvin


"Maaf tuan di lobby seseorang yang ingin bertemu dengan tuan, dia bernama Niko Pratama" ucap Sekretaris Kelvin


Mendengar nama Niko membuat Kelvin yang tadinya sedang sibuk dengan pekerjaannya kini memjadi menatap sekretarisnya dengan wajah dinginnya, "bilang saja saya tidak ada di tempat" ucap Kelvin males untuk bertemu Niko.


"Tapi tuan katanya pak Niko ingin menyampaikan tentang nona Nisa" sambung sang sekertaris.


"Ya sudah suruh dia masuk" pintah Kelvin, akhirnya Kelvin mengizinkan Niko untuk bertemu dengannya ketika mendengar kalau Niko akan membicarakan tentang Nisa.

__ADS_1


"Ada apa kiranya tuan Niko berkunjung ke kantor saya?" Tanya Kelvin


"Jadi begini tuan Kelvin saya mau mengabarkan jika Nisa sekarang tengah di culik bersama putri saya" jawab Niko


"Yang bener, orang tadi dia baru balas pesan aku kalau dia mau bertemu klien di mall, gimana ceritanya Nisa bisa di culik" ucap Kelvin yang belum percaya.


"Ya sudah jika anda tidak percaya dengan saya, jangan menyesal jika terjadi sesuatu dengan Nisa" ucap Niko langsung berbalik meninggalkan ruangan Kelvin, tetapi langkahnya terhenti ketika Kelvin memanggilnya, Kelvin juga takut sendiri ketika mendengar ucapan Niko.


"Tunggu gua coba menghubungi orang gua dulu" ucap Kelvin, langsung menghubungi bodygard yang mengikuti Nisa.


"Hallo tuan" sahut bodygard yang mengikuti Nisa.


"Kalian kemana saja, kata teman saya calon istri saya di culik apa benar itu semua?" Tanya Kelvin


"Iya tuan maaf kita kecolongan tadi pas waktu makan siang" ucap Nisa


"Saya tanya, benar tidak Nisa di culik" tanya Kelvin dengan tegas dan meninggikan suaranya.


"Benar tuan" sahut Bodygard Nisa.


"Terus kenapa kalian tidak melapor kesaya" ucap Kelvin


"Maaf tuan ini kita sedang mengikuti mobil yang membawa nona Nisa tuan" ucap Bodygard Nisa


"Ya sudah cepat sherelock sekarang dan pastikan calon istri saya baik baik saja, mengerti" pinta Kelvin dengan tegas.

__ADS_1


"Baik Tuan" sajut Bodygard Nisa, lalu Kelvin langsung mengajak Niko untuk segera mengikutinya, dan bergegas menuju lokasi dimana Nisa dan Tasya di bawa oleh penculik.


Kelvin diam diam meminta salah satu bodygard untuk mengikuti Nisa ke mana pun Nisa pergi, selain dia juga ingin memantau Nisa dia juga ingin melindungi Nisa calon istrinya itu.


__ADS_2