Aku (Bukan) Wanita Mandul

Aku (Bukan) Wanita Mandul
Ekstra Part 16


__ADS_3

Tiga hari berlalu kini saatnya Nisa sudah di izinkan pulang dengan kedua putranya tapi tidak dengan si putri bungsunya. Nisa hanya di temani oleh Kelvin sedangkan Mommy safa dan juga Daddy Albert sedang menyiapkan kejutan buat menantu dan juga cucu cucunya. Tidak hanya ada Mommy safa dan juga Daddy Albert mereka juga mengundang Mita dan keluarganya serta keluarga Pratama juga.


"Sudah siap sayang?" Tanya Kelvin


"Sudah mas, sini biar salah satu dari mereka aku yang gendong" ucap Nisa


"Boleh tapi kamu harus pake kursi roda" ucap Kelvin


"Tapi mas aku sudah gak papa loh" ucap Nisa


"Gak sayang, kalau mau gendong salah satu dari mereka kamu harus pakai kursi roda gak ada bantahan" ucap kelvi dia masih merasa khawatir dengan istrinya.


"Baiklah, aku pakai kursi roda" ucap Nisa lalu dia meraih si sulung untuk di gendongnya.


"Jangan cemberut sayang, ini demi kebaikan kamu loh" ucap Kelvin ketika melihat ekspresi sang istri.


"Iya mas" sahut Nisa lalu dia memperlihatkan senyuman manisnya.


Setelah mereka memasuki mobil, mereka langsung menuju mansion.


"Mas kamu sudah siapin nama buat anak anak kita?" Tanya Nisa ketika dalam perjalanannya.


"Sudah sayang, tapi nanti saja ya mas kasih tahunya nungguin si adek ya, sekalian kita mengadakan akikahan buat mereka" jawab Kelvin lalu langsung dapat anggukan dari istrinya.


Sesampainya di mansion Nisa dan Kelvin turun dari mobil dengan sama sama menggendong putra putra mereka. Ketika mereka berjalan menuju pintu utama dan membukanya dengan di buka kan oleh penjaga mansion.


"Suprise"


Nisa dan juga Kelvin lagey ketika mendapat kejutan dari keluarga dan juga teman temannya.


"Hussst..." ucap Kelvin


"Oh maaf sayang, oma ngaggetin kalian ya" ucap Mommy safa ketika melihat cucu cucunya sedang tidur.


"Makasih ya semuanya sudah datang, maaf ya aku tinggal ke kamar dulu mau nidurin anak anak dulu" ucap Nisa


"Iya Nis gak papa" ucap Mita, lalu Nisa pun beranjak menuju kamarnya bersama Kelvin sembari di ikuti oleh Mommy safa dan juga Daddy Albert. Sedangkan yang lain semuanya masih menunggu di ruang keluarga.


Sesampainya di kamar, Nisa dan Kelvin langsung meletakan putra putra mereka di ranjang bayi yang sudah mereka sediakan di kamar.


"Terima kasih ya mom, dad sudah buat kejutan buat kita" ucap Nisa

__ADS_1


"Sama sama sayang, kamu jangan sedih mommy yakin si Princess secepatnya akan kumpul bersama kita semua" ucap Mommy safa, dia mengerti kesedihan yang di rasakan menantunya.


"Iya mom" sahut Nisa


"Ya sudah kamu temuin mereka dulu gih sama kamu juga sayang, biar cucu cucu mommy, Mommy sama Daddy yang jagain" ucap Mommy safa.


"Iya mom, yuk mas" ucap Nisa lalu mengulurkan tangannya, langsung di sambit oleh suaminya. Mereka berjalan keluar kamar dengan posesif Kelvin menggandeng pinggang sang istri sembari berjalan memasuki lift, karena kamar mereka sekarang sudah pindah lagi ke kamar atas yang bersebelahan dengan kamar anak anak mereka. Untuk sementara mereka akan di tempatkan di dalam satu kamar terlebih dahulu, nanti jika anak mereka sudah mulai sekolah mereka akan di buatkan kamar masing masing.


"Selamat ya nak, atas kelahiran putra putra dan putri kalian" ucap Mama Erina


"Iya mah makasih ya, mama sudah menyempatkan hadir ke sini" ucap Nisa


"Makasih tante" ucap Kelvin


"Sama2 nak, mama senang sekarang cucunya tambah banyak" ucap mama Erina dengan tersenyum dan di balas juga oleh Nisa dengan senyuman.


"Selamat ya mbak, tuan Kelvin, semoga si kembar jadi anak soleh dan Solehah, dan selalu berbakti kepada orang tuanya" ucap Rina


"Aminn, terima kasih ya Rin, semoga kamu juga secepatnya bisa nyusul ya" ucap Nisa


"Aminn" sahut Rina


"Terima kasih ya mas" sahut Nisa


"Terima kasih tuan Niko" sambung Kelvin, lalu, ucapan demi ucapan telah di berikan kepada Nisa dan juga Kelvin dari Mita dan juga Bagas, ketika Nisa di panggil karena anak anaknya menangis, semuanya pamit pulang.


Niko dan Rina sesampainya di rumah, mereka langsung menuju kamar mereka, Niko merasa kasihan kepada istrinya karena dia tidak bisa menjadikan istrinya menjadi seorang ibu.


"Mas, Mas Niko" panggil Rina semari mengibaskan tangannya di depan wajah suaminya yang tengah duduk di tepi ranjang.


"Eh..., kenapa sayang?" Tanya Niko ketika tersadar dari lamunannya.


"Kamu kenapa sih, aku perhatiin kamu dari tadi diem aja, mikirin apa sih?" Tanya balik Rina semabri mendudukan pantatnya tepat di samping suaminya.


"Maafin aku ya" ucap Niko dengan meraih tangan istrinya.


"Maaf buat apa mas?" Tanya Rina


"Maafin mas, yang gak bisa kasih kamu anak" ucap Niko


"Bukan tidak bisa tapi belum bisa mas, kan kita sudah pernah membahas tentang masalah ini yang penting mulai sekarang kalau mas mau cepat cepat kasih aku anak, mas harus ikutin aturan aku ya seperti yang sudah pernah aku kasih tahu ke mas Niko tidak boleh melanggarnya apa pun alasannya ok" ucap Rina.

__ADS_1


"Iya sayang" sahut Niko lalu langsung membawa istrinya dalam dekapannya.


"Kita ambil hikmahnya saja mas, dengan menunggu Allah memberi kita momongan kita anggap aja ini adalah pacaran kita setelah menikah, kita puas puasin habisin waktu kita berdua sebelum waktu kita nanti akan repot mengurus anak anak kita kelak, amin" ucap Rina


"Aminn" sahut Niko


"Tanpa aku punya baby aja, kalau ada Tasya dia maunya sama kamu terus" ucap Rina becanda.


"Oh coba lihat mana istri mas yang cemburu, masa sama anak sendiri cemburu sih sayang" ucap Niko semabri menangkup wajah istrinya dengan kedua tangannya lalu langsung memberi kecupan dis seluruh wajah istrinya.


***


Tengah malam Kelvin terbangun ketika mendengar salah satu putranya menangis.


"Hai boy, kenapa sayang" ucap Kelvin ketika mendekati ranjang bayi putranya yang tengah menangis. Lalu dia dengan cekatan memeriksa pempersnya takutnya kepenuhan atau anaknya sedang pup dan setelah di cek ternyata tidak ada, di lihat pampersnya masih kosong, itu berarti tandanya anaknya ingin menyusu. Lalu dia angkat dan mencoba menimang nimang putranya siapa tahu jika di gendong dan di timang timang lagi putranya bisa tertidur kembali, dia tidak tega jika harus membangunkan istrinya yang tengah tertidur pulas.


Kelvin pun mencoba mencoba menidurkan kembali putranya sembari menyanyikan lagu penghantar tidur agar putranya lekas tidur tetapi ternyata setelah beberapa menit dia timang timang putranya tidak kunjung tertidur.


"Kamu haus ya sayang,kita bangunin mama dulu ya pelan pelan" ucap Kelvin, dia langsung membawa putranya ke tempat tidurnya dan langsung meletakan putranya tepat di sampjng istrinya.


"Sayang, hei Nisa bangun sayang" panggil Kelvin semabri mengelus pipi sang istri.


"Eum..mas, kenapa mas anak anak bangun ya?" Tanya Nisa menatap wajah suaminya dengan wajah khas bangun tidurnya.


"Hai mama, aku disini" ucap Kelvin menirukan suara anak kecil sembari melambaikan tangan mungil anaknya.


"Hai sayang, kamu haus ya, maafin mama ya mama gak dengar kamu bangun" ucap Nisa lalu langsung mengangkat putranya dan membawanya dalam gendongannya untuk disusui.


"Dari jam berapa mas si tengah bangun?" Tanya Kelvin.


"Belum lama ko sayang, tadi aku coba tidurin lagi eh malah gak tidur tidur terpaksa deh aku bangunin kamu, maaf ya" ucap Kelvin


"Gak papa mas, ini lah proses yang mungkin tidak akan pernah kita lupakan sampai nanti anak anak kita dewasa nanti, aku selalu menikmati peran baru aku sebagai seorang ibu buat mereka ko" ucap Nisa


"terima kasih sayang, mas sangat sangat bersyukur sama Allah bisa di karuniai istri yang soleha dan juga cantiknya luar dalam" ucap Kelvin


"Sama sama mas, aku juga sangat sangat bersyukur bisa mendapatkan suami yang baik dan bisa mencintai dan menyayangi aku dengan tulus, semoga kita bisa menjadi orang tua yang baik buat anak anak kita ya mas, aminn" ucap Nisa


"Aminn sayang" sahut Kelvin lalu dia memberikan kecupan di kening istrinya.


Siapa yang punya ide buat kasih nama si kembar yang berawalan huruf K? Silahkan di comment ya

__ADS_1


__ADS_2