
Rasa bahagia yang dirasakan Kelvin tidak bisa di ungkapkan oleh kata kata, yang pasti ini adalah hadiah yang paling istimewa di hari ulang tahunnya, baru saja dia tadi berdoa sebelum meniup lilin, jika dia minta di jodohkan dengan Nisa kepada Allah, belum ada satu jam Kelvin mengucapkan kata doa itu langsung di kabulkan oleh Allah.
Kelvin mungkin harus berterima kasih kepada kedua orang tuanya yang sudah memberikan hadiah ulang tahun yang sangat berarti dalam hidup Kelvin.
Kelvin tidak sabar ingin mendengar penjelasan tentang semua ini dari Nisa, setalh mengobrol dmwgan neberapa tamu akhirnya Kelvin membawa Nisa keluar dari ballroom memuju rooftop hotel, dia ingin secepatnya mendengar penjelasan Nisa tentang perjodohan ini.
“Mas kita mau kemana, itu acaranya belum selesai juga, nanti kalau ada yang cari kamu bagaimana” ucap Nisa ketika tangannya di gandeng oleh Kelvin keluar dati bellroom hotel.
“Kan ada Daddy sama Mommy sayang, mas hanya ingin berduaan sama kamu” jawab Kelvin yang terus menggandeng Nisa.
Sepanjang acara ada yang memperhatikan Nisa dari kejauhan, ada rasa bersalah dan penyesalan dalam dirinya. Karena kesibukannya dia sampai dia tidak memperhatikan apa saja yang terjadi anatara ibunya juga mantan istrinya dulu. Niko turut hadir di acara malam ini, Nisa sendiri yang mengundangnya, bukan maksud Nisa ingin memeanas manasin Niko tapi dia sudah menganggap Niko sekarang sebagai temannya.
Sedangkan di tempat yang sama ada seorang wanita yang tengah berpura pura menjadi pelayan hotel dan menyaksikan acara malam ini secara langsung dari awal sampai akhir, dia terus memperhatikan Nisa dari kejauhan dengan tatapan penuh kebencian, karena dia menganggap kehancuran keluarganya semua karena Nisa. Wanita itu adalah Misha, 3 hari yang lalu dia terbangun dari komanya ketika Tasya mengunjunginya bersama Mita dan juga Bagas.
Waktu itu memang jadwalnya Tasya imnunisasi, sesuai janjinya Mita jika Tasya imunisasi dia akan membawa Tasya untuk bertemu mamanya. Mungkin ikatan batin atau apa antara ibu dan anak itu ketika Tasya menangis kencang Misya mulai tersadar tetapi tidak ada yang mengetahui jika Misya sudah sadar dari komanya hingga Misya bisa mendengar semua percakapan antara Mita dan juga Bagas secara sadar.
Satu hari setelah kunjungan Tasya dan juga orangtuanya, Misya dengan badan yang masih terasa kaku dia pergi dari rumah sakit secara diam diam, lalu dia menghubungi temannya dengan meminjam Handphone orang dan dia meminta ke temannya untuk menjemputnya di sekitar rumah sakit. Dokter dan para perawat pun kebingungan mencari Misya kemana, nomer kontak keluarga yang bisa di hubungi adalah Niko, sedangkan Niko tipikal orang jika ada nomor baru dia malas memangkatnya jadi Niko tidak tahu kalau Misya sudah sadar dan kabur dari rumah sakit.
Dan selama ini Misya bersembunyi di apartement milik temnanya, dan selama dia bersembunyi di tempat temannya dia meminta orang untuk mencari informasi apa saja yang terjadi selama dirinya koma, dan lewat orang suruhannya tersebut dia bisa mengetahui anaknya sekarang tinggal dimana, mencari tahu tentang kehidupan Nisa setelah bercerai dari suaminya, mencari tahu tentang Niko sealam dirinya koma dan juga tidak ketinggalan dia mencori tahu tentang ibu mertuanya mama Erina.
__ADS_1
Misya mengikuti kemana Kelvin membawa Nisa keluar dari ballroom, sampai akhirnya Kelvin membawa Nisa ke rooftop, Kelvin ingin menghabiskan waktu berdua dengan Nisa malam ini.
“Mas ini bagus banget” ucap Nisa ketika mereka sampai di fooftop Hotel Osmond group, dia bisa melihat sekitar rooftop yang di buat seperti taman yang indah, begitu banyak bunga dan tanaman hias yang menghiasi rooftop dan juga banyak lampu lampu yang ikut menerangi rooftop di malam hari, dan Nisa juga bisa melihat indahnya kota Jakarta dari rooftop Hotel.
“Kamu suka?” Tanya Kelvin dan langsung dapat anggukan dari Nisa. Setelah puasa Nisa memandang indahnya kota Jakarta, Kelvin membawa Nisa untuk duduk di bangku taman yang ada di roofrop. Dan dengan tiba tiba Kelvin langsung merebahkan badannya dengan menggunakan paha Nisa sebagai bantalnya.
“Mas, ko kamu malah tiduran” ucap Nisa
“Diam sayang, mas mau tidur sebentar, karena mas kebanyakan mikirin kamu mas akhir akhir ini susah tidur, dan sekarang kamu elusin kepala mas” ucap Kelvin sembari memejamkan matanya dan menyilangkan tangannya tepat di dadanya.
Semua yang dilakukan Kelvin dan juga Nisa tidak luput dari pandangan Misya, dia mengepalkan tangannya menyaksikan kebahagiaan Nisa, dan tanpa sadar dia membuang topi yang buat menutupi wajahnya secara sembarangan.
“Pokoknya gua gak rela lo bahagia di atas penderitaan gua, gara gara lo mas Niko ingin menceraikan gua, pokonya sampai kapan pun gua gak akan bercerai sama mas Niko” gumam Misya sebelum meninggalkan area rooftop.
“Hei sayang, ko melamun sih” panggil Kelvin yang masih berbaring lalu salah satu tangannya terulur mengelus pipi Nisa.
“Eh.., mas kamu sudah bangun” ucap Nisa yang baru sadar kalau Kelvin sudah bangun dari tidurnya.
“Kamu mikirin apa sih, sampai mas bangun tidak sadar” ucap Kelvin langsung merubah posisinya menjadi duduk menghadap ke arah Nisa.
__ADS_1
“Gak mikirin apa apa ko mas” jawab Nisa
“Ko gak mikirin apa apa, mas bangun sampai gak tahu, cerita dong sama mas, sekarang kan kita sudah bertunangan mas mau kamu kalau ada apa apa cerita dan berbagi sama mas, dan sekarang cerita kamu tadi sedang ngelamunin apa sayang” ucap Kelvin
“Aku hanya beryukur saja sama Allah mas, selepas aku pisah dengan mas Niko sekarang dengan kuasanya dia menghadirkan orang orang baik seperti kamu, mommy dan juga Daddy” jawab Nisa
“Mas juga bersyukur sayang bisa di satukan sama kamu, kamu gak tahu frustrasinya mas ketika dapet pesan dari kamu, kamu bilang ingin pergi bertemu keluarga calon suami kamu, pinter banget sih bohongnya” ucap Kelvin sembari menarik hidung Nisa.
“Aw.. ,sakit mas, lagian siap juga yang bohong aku gak bohong sama kamu” sahut Nisa sembari mengusap hidungnya.
“Ya kemarin kemarin apa yang bilang ini itu lah apa coba, pasti ini ide mommy semua ya” ucap Kelvin
“Kan yang aku bilang ke mas semuanya benar, aku yang di jodohin sama anak sahabat mama bener terus yang aku pergi bertemu keluarga calon suami aku benar, dimana bohongnya coba” jelas Nisa
“Jadi yang di maksud sahabat mommy itu mamah kamu yank?” Tanya Kelvin dia tidak percaya jika mamanya Nisa adalah sabat dari Mommynya.
Nisa pun menganggukkan kepalanya mendengar pertanyaan Kelvin, “Ko bisa” sambung Kelvin
“Jadi waktu kamu mengira aku mau balikan sama mas Niko Mommy datang ke rumah,aku mengira mommy datang ke rumah mau menegur aku karena sebelumnya aku sudah berani menemui kamu waktu di resto, ternyata mommy datang ingin minta maaf dan menjelaskan kesalah pahaman semuanya, dan ketika mommy melihat foto keluarga aku di rumah peninggalan nenek, mommy langsung mengenali siapa mama, dan waktu itu juga mommy sempat menginap terus malamnya Daddy juga menyusul menginap di rumah” jelas Nisa
__ADS_1
“Jadi waktu itu Daddy sama mommy menginap di rumah temannya itu di rumah kamu?” tanya Kelvin dan di angguki langsung oleh Nisa.
Mendengar jawaban Nisa membuat Kelvin mengusap wajahnya dia bener2 di kerjain oleh Mommynya.