
Hari ini tepat satu bulan Nisa menyerahkan gugatan cerai kepada pengadilan Agama, tepatnya 2 minggu lalau pengadilan memberi keduanya kesempatan untuk mediasi ternyata Nisa tidak hadir, tapi kali ini Niko yang meminta kepada pihak pengadilan untuk melakukan mediasi satu kali lagi dan meminta mereka untuk mempertemukan dirinya dengan Nisa, mungkin kali ini Nisa akan datang.
Misya yang mengetahui rencana suamiya dia pun bertindak kembali, dengan membayar sesorang untuk mengawasi dan membuat Nisa tidak hadir dalam mediasi tersebut.
Sedangakan Nisa dan Kelvin semenjak dua minggu yang lalau mereka makan siang bersama, tapi yang jelas sih selama dua minggu itu, kelvin yang berusaha mendekati Nisa dengan berbagai alasan, misalkan ketika Nisa pulang kerja malam dia akan membuat semua taksi tidak boleh lewat resto dan dengan tiba tiba dirinya yang lewat depan resto alhasil Kelvin menawarkan tumpangan kepada Nisa, karena Nisa tidak kunjung dapat taksi pun akhirnya menerima tawaran Kalvin, tetapi kalau sekarang kelvin sudah terang terangan kalau ingin dekat dengan Nisa tidak dengan berbagai alasan lagi.
Mama Erina dia sudah tidak peduli apa yang di lakukan putranya, karena percuma dia memberi tahu dan tidak menyetujui untuk Niko rujuk lagi bersama Nisa pun Niko tetap kekeh ingin mencoba bicara dan meminta Nisa untuk kembali dengannya.
Nisa yang mengetahui dari pengadilan bahwa Niko meminta mediasi lagi dia tidak mempedulikan itu, dia tidak akan datang supaya sidang perceraiannya pu cepat di putuskan.
Orang bayaran Misya, selalu mengikuti Nisa dari rumah sampai menuju resto.
Siang harinya Nisa di minta sahabatnya untuk datang ke salah satu kliennya yang akan mengadakan acara ulang tahun, kenap Mita meminta Nisa untuk menemui klien tersebut, karena Nisa yang lebih tahu akan menu makanan dan bahan bahannya.
Akhirnya Nisa pun pergi menuju rumah si klien dengan menggunakan maotor yang di sediakan oleh resto untuk mengantar pesanan makanan.
Ketika Nisa baru keluar dari resto dan mengendarai motor meninggalkan halaman resto, bersamaan dengan Misya sedang menghubungi oranga bayarannya yang di tugas kan untuk mengawasi Nisa.
“Hallo, Iya Nyonya” ucap Orang bayaran Misya
“Bagaiman, apa wanita itu akan datang ke pengadilan?” Tanya Misya
“Belum keluar keluar orangnya dari tadi” jawab orang bayaran Misaya
“Ya sudah, kalian awasi terus” pintah Misya
“Eh.., tunggu nyonya itu orang yang baru saja keluar dari resto, dan sepertinya dia mau pergi mengendarai motornya” icap oramg terswbut.
“Pasti Nisa akan datang ke pengadilan itu” batin Misya
__ADS_1
“Cepat kalian ikuti dan buat saja wanita itu celaka, dengan begitu dia tidak akan datang bertemu dengan suami saya” pintah Misha
“Tapi nyonya perjanjian kita kan hanya untuk mengikuti wanita itu saja tidak dengan mencelakainya” protes Orang bayaran Misya
“Eh bodoh, terus kalian mau menghentikan wanita itu dengan cara apa suapaya tidak datang ke pengadilan kalau tidak mencelakainya” ucap Misya
“Tapi kita minta bayaran lebih ya nyonya” tawar kedua orang tersebut.
“Beres itu mah, setelah kerjaan kalian selesai saya akan langsung transfer uang sisanya” ucap Misya
“Ok deal, kita akan laksanakan sekaramg juga” ucap kedua orang bayaran Misya, lalau Misya langsung mematikan sambungan telfonya.
Setelah panggilan telfon berakhir orang bayaran Misya siap beraksi dengan mengendarai motornaya berboncengan karena mereka berdua, mereka melajukan motornya mengikuti Nisa dari arah belakang.
Ketika sudah melihat situasi jalan uang tidak begitu ramai pengendara, mereka berdua bereaksi langsung melajukan motornya menjadi beriringan denagn motor yang di kendarai Nisa sehingga Nisa yang paling pinggir dekat trotoar dia tidak bisa menghindar, lalu salah satu darim mereka menarik tas selempang Nisa dan di tarik hingga Nisa dan Motornya seperti di tarik tidak lama kemudian mereka melepas tas Nisa yang tadi fi tarik, mereka tarik hingga membuat Nisa dan motornya terjatuh dengan posisi motor yang di kendarai Nisa menimpa salah satu kakai Nisa dan kepala Nisa terbentur trotoar dan utnungnya tidak kencang.
Ternyata selama kejadian tadi ada satu mobil uang tadi di belakang Nisa menyaksikan kejadian tadi dan si supir pun kaget melihatnya.
“Ada apa joko?” Tanya si Nyonya nya
“Itu nyonya tadi di depan ada kecelakaan, sepertinya mau di jambret tetapi tidak jadi malah korbanya jatuh dari motor dan menabrak trotoar” jelas si sopir
Ketika mobilnua melewati Dimana Nisa terjatuh, si nyonya melihat seperti mengenal korbanya dan langsung meminta supirnya untuk menghentikan mobilnya.
“Joko berhenti” ucap si nyonya, otomatis si supir langsung memberhentikan mobilnya.
“Joko cepatan keluar, bantu wanita itu, kita bawa ke rumah sakit sekarang” pintah si Nyonya
“Apa anda yakin nyonya?” Tanya So supir
__ADS_1
“Iya cepatan” pintah si Nyonya, lalu pak joko pun keluar ikut menolong Nisa sesuai perintah majikannya.
“Sini saya bantu non” ucap joko
“Terimakasih pak” ucapnNisa sembari mencoba untuk berdiri tetapi tidak bisa dan akhirnya di bantu oleh orang yang membantu mengangkat motor Nisa.
“Tolong antar ke mobil saya saja mas mbak saya antar ke rumah sakit” ucap Joko kepda mba mba dan mas mas yang membantu Nisa berjalan.
“Apa tidak merepotkan bapak?” Tanya Nisa sebelum berjalan menuju mobil.
“Tidak sama sekali, malah Nyonya saya yang ingin mengantar anda ke rumah sakit” ucap joko
“Terima kasih banayk ya pak” ucap Nisa sembari berjalan menuju mobil.
“Sama sam nona, belum juga mbaknya naik sudah terimakasih terus mba” ucap Joko
“ya tidak papa toh pak” sahut Nisa.
Kemudian dengan di bantu sepasang warga yang kemungkinan mereka sumi istri memapah Nisa langsung menuju ke mobil.
Ketika pak joko membuka pintu belakang penumpang, Nisa kaget ternyata yang akan membawa dia ke rumah sakit adalah ibu ibu yang pernah dia tolong ketika belanjaannya jatuh di libby supermarket.
“Ibu kan yang di supermarket kan” ucap Nisa
“Iya, nanti saya jelasin sembari jalan ya” ucap si nyonya
“Makasih ya mba mas, saya nitip motor saya nanti akan ada yang ngambil ya” ucap Nisa kepada sepasang suami istri tadi yang menbantunya.
“Baik mbak” sahut pasangan sumi istri tersebut.
__ADS_1
Sepeninggalan suami istri tadi Nisa membenarkan deduknya di samping si ibu, lalu pak joko melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju rumah sakit, lalu si ibu nanya tujuan Nisa sebenarnya kemana dan Nisa pun menjawab kalu dirinya hendak menemui klien.
Sampai akhirnya mobil yang mereka kendarai telah sampai rumah sakit, lalu Nisa langsung di tangani oleh dokter ruang IGD, pak joko dan majikannya pun masih tetap setia menunggu dokter selesai memeriksa Nisa.