
Hari ini tiba saatnya dimana semua orang berkumpul di mansion keluarga Osmond untuk menghadiri undangan akikah serta syukuran atas kelahiran anak kembar Kelvin dan juga Nisa. Banyak tamu undangan yang hadir di acara tersebut, dari kerabat, teman sahabat ada juga rekan bisnis Kelvin dan juga Daddy Albert dan tidak lupa mereka juga menghadirkan anak yatim piatu dan kaum duafa.
Kelvin sudah mempersiapkan semuanya dengan sedemikian rupa tentunya dengan bantuan Doni. Tidak lupa Kelvin juga sudah menyiapkan ada 5 kambing untuk akikah ketiga anak kembarnya. Kenapa Kelvin langsung mengadakan acara akikah langsung setelah si bungsu pulang karena hari ini bertepatan dengan usia si kembar tepat satu minggu, seperti yang Diriwayatkan Al-Hasan dari Sammuroh radhiyallahu 'anhu, bahwa Rasulullah SAW bersabda:
"Semua anak tergadaikan dengan aqiqahnya yang disembelihkah pada hari ketujuh, dicukur rambutnya, dan diberikan nama”
Acara sudah di mulai, kini tiba saatnya Kelvin akan mengumumkan nama ketiga anak kembar mereka sebelum memulai pencukuran rambut dan memberikan doa kepada si kembar.
"Silahkan tuan Kelvin untuk menyampaikan siapa nama anak anaknya" ucap Pembawa acaranya.
"Terima kasih untuk para tamu undangan semuanya, saya akan menyampaikan nama ketiga anak saya, untuk yang sulung yaitu Kianu Arcello Osmond, lalu yang kedua bernama Kinan Arnello Osmond dan yang bungsu yang paling cantik ini" ucap Kelvin sembari menatap wajah cantik putrinya yang ada di gendongannya.
"Yaitu Kinara Arcella Osmond, itu lah nama ketiga anak kembar kami, terima kasih" ucap Kelvin lalu dia dan Nisa pun langsung saling tatap.
"Nama yang bagus mas" ucap Nisa
"Kamu suka sayang?" Tanya Kelvin dan Nisa pun langsung menganggukkan kepalanya dan Kelvin pun tersenyum melihat jawaban istrinya lalu dia pun langsung mwmbwri kecupan di kening istrinya . Dan acaranya pun langsung di lanjutkan dengan doa dan pencukuran rambut kepada ketiga bayi yang tampan tampan dan cantik itu.
Selesai acara semuanya pada menikmati hidangan yang sudah di sediakan, sedangkan di kembar karena mereka tidur dengan terpaksa Nisa membawa ketiga anaknya untuk istirahat di kamar tamu dengan di bantu oleh baby sitternya si kembar dan juga bi Inah, setelah memastikan anaknya sudah terlelap Nisa kembali ke tempat acara dan dia menitipkan ketiga anaknya kepada Bi inah kepala pelayan yang memang bekerjanya sudah sangat lama semenjak Mommy safa masih tinggal di Jerman.
"Bi aku tinggal dulu ya, aku titip anak anak" ucap Nisa
"Baik non" sahit Nisa
"Tolong jaga mereka ya sus, kalau mereka nangis langsung panggil saya saja gak papa" ucap Nisa kepada baby sitter anak anaknya.
"Baik Nyonya" sahut Baby Sitter si kembar yang bernama Siti. Setelah memberi amanah kepada baby sitternya Nisa pun langsung pergi meninggalkan kamar tamu lalu dia bergabung menyambut tamu tamu yang lain, tetapi langkahnya terhenti ketika dia melihat mantan ibu mertuanya sedang dapat omongan pedas dari teman teman arisannya dulu.
"Bener kan jeng dugaan saya dulu, yang mandul tuh putranya jeng Erina bukannya Nisa, buktinya sekarang dia menikah dengan anak dari jeng Safa dia bisa punya anak, kembar lagi tiga ya gak jeng" ucap Bu Lidia salah satu teman arisan mama Erina dan mommy safa dulu.
"Kasihan ya Nisa dulu, selalu di anggap wanita mandul sama jeng Erina eh nyatanya putra jeng Erina sendiri yang mandul, jeng gak malu datang kesini" ucap teman temanya yang lain.
"Ngapain harus malu, orang menantu saya sendiri yang meminta jeng Erina untuk datang, lagian ngapain sih kalian pake repot repot ngurusin hidup orang, eh kalian tuh sudah pada tua liat uban kalian kemana-mana, perbanyak ibadah jangan kerjaannya ngomongin urusan orang, lagian ya saya mengundang kalian kesini tuh buat ikut acara syukuran ketiga cucu cucu saya bukan buat ngomongin orang, yuk jeng gak usah ngeladeni mereka semua" ucap mommy safa lalu mendorong kursi roda milik mama Erina menjauh dari teman temannya. Nisa yang memperhatikan itu semua pun ikut tersenyum melihat mommy mertuanya membela mama Erina di depan teman temannya lalu dia pun langsung menghampiri kedua wanita paruh baya itu.
__ADS_1
"Terima kasih ya jeng Safa, sudah membela saya di depan mereka padahal memang yang mereka katakan benar disini saya yang salah selama ini sama Nisa" ucap mama Erina dengan sendu.
"Jangan di masukin hati jeng Erina, mereka kan memang begitu, yang penting bagi saya kan jeng Erina sekarang sudah berubah tidak seperti dulu lagi" ucap mommy safa.
"Iya mah, benar kata mommy safa, tidak usah di masukin hati ucapan ibu ibu tadi, yang penting bagi Nisa sekarang mama sudah berubah menjadi lebih baik lagi" sambung Nisa yang datang tiba tiba menghampiri mereka berdua.
"Terima kasih ya nak, kamu memamg benar benar wanita baik segitu gampangnya kamu memaafkan semua kesalahan mama walaupun dulu mama sudah banyak banget salah sama kamu" ucap Mama Erina
"Sama sama mah" sahut Nisa sembari mengelus lengan mama Erina.
"Loh mama disini toh Rina dari tadi cariin, nih mah makanannya" ucap Rina yang memang dari tadi mencari ibu mertuanya.
"Makasih ya sayang" ucap Mama Erina kepada menantunya itu.
"Sama sama mah" ucap Rina
"Ya sudah mah, ada Rina disini, Nisa tinggal dulu ya, mau temuin tamu yang lain" ucap Nisa
"Iya nak" sahut mama Erina
"Iya mbak" sahut Rina sembari tersenyum.
Sepeninggalan Nisa Rina pun dengan setia menemani ibu mertuanya makan karena dia juga bingung mau ngobrol dengan siapa lagi tidak ada yang dia kenal, sedangkan Niko sedang mengobrol dengan rekan bisnisnya bersama Kelvin, Amel sedang mengawasi anak anak bermain di belakang. Mita masih sibuk mengurus catring makanan walaupun dia yang punya resto dia harus tetap mengawasi para pekerjanya, apalagi sekarang Restoran dia sudah punya beberapa cabang, karena ada investasi dari Kelvin yang mengatas namakan istrinya sebagai investor restorannya.
***
Sore harinya satu per satu para tamu pamit untuk pulang, semua para tamu khususnya wanita menatap si kembar dengan geregetan, mereka bertiga terlihat begitu lucu dan menggemaskan. Setelah bangun tidur tadi si kembar kembali di bawa keluar dengan meletakan mereka semua di stroller.
"Nis kita pamit pulang dulu ya" pamit Mita
"Ko cepet banget Mit?" Tanya Nisa
"Iya, Tasya sudah mengantuk kayaknya tuh uda lendotan sama Ayahnya" jelas Mita lalu menunjuk kepada Bagas yang sedang menggendong Tasya.
__ADS_1
"Ya sudah hati hati ya, makasih ya sudah datang" ucap Nisa
"Sama2, bye ganteng ganteng dan cantiknya aunty, nanti kapan kapan main sama ka Tasya ya" ucap Mita sembari menatap si kembar dengan gemes.
Ketika sudah pamit kepada Nisa dan keluarganya, Mita dan Bagas pun langsung bergegas menuju mobil dengan bagas yang menggendong Tasya yang terlihat sudah sangat lelah karena bermain. Ternyata ketika mereka hendak memasuki mobil Niko dan keluarganya juga hendak pulang mereka sudah di dalam mobil.
"Mbak Mita mau pulang juga?" Tanya Rina yang tiba tiba membuka jendela mobilnya.
"Hey.., iya tuh liat anaknya uda kecapean begitu, kalian juga mau pulang?" Tanya balik Mita mendekat ke arah mobil milik Niko.
"Iya mbak, mama harus banyak istirahat soalnya besok mau ke rumah sakit mau ambil hasil CTScan waktu itu, sekalian terapi kaya biasa" jelas Rina
"Oh ya sudah bye.., yuk mah, mas semoga hasilnya baik ya, aminn" ucap Mita
"Aminn" sahut Niko, Mama Erina dan juga Rina.
Ternyata ketika Rina menutup kaca mobilnya, Tasya melihat kalau itu mobil papanya dia pun langsung merengek ingin ikut pulang bersama papanya.
"au kut papa" rengek Tasya
"Besok aja ya sayang, ini sudah sore" ucap Mita
"Gak au, au ikut papa" rengek Tasya sembari menggelengkan kepalanya, dia tetap kekeh ingin ikut Niko.
"Ya sudah gak papa lah dek" ucap Niko yang tidak tega melihat Tasya hampir menangis karena ingin ikut dengannya, lalu dia keluar mobil dan menghampiri Tasya yang ada di gendongan bagas.
"Sini kalau mau ikut papa tapi duduknya pangku sama mama ya, papa soalnya mau nyetir gak bisa pangku Tasya Ok" ucap Niko dan Tasya pun langsung menganggukkan kepalanya.
"Salim dulu sama Ayah sama Bunda" ucap Niko lalu Tasya pun menurut langsung mengulurkan tangannya untuk mencium tangan Bunda dan Ayahnya.
"Aye aye unda, Yah" ucap Tasya dengan khas suara anak kecilnya sembari melambaikan tangannya.
"Bye sayang, jangan nakal ya di rumah papa sama mama, oke" ucap Mita dengan bagas sama2 membalas lambaian tangan putri mereka.
__ADS_1
"Keh" sahut Tasya sembari menganggukkan kepalanya. Lalu Niko langsung membawa Tasya untuk memasuki mobil dan mendudukan Tasya di pangkuan Rina. Begitu pun dengan Mita dan Bagas, mereka melihat putrinya sudah memasuki mobil, mereka berdua pun ikut memasuki mobil mereka sendiri. Lalu mobil mereka sama sama melaju meninggalkan mansion keluarga Osmond.