Aku (Bukan) Wanita Mandul

Aku (Bukan) Wanita Mandul
BAB. 46


__ADS_3

Setelah makan malam ketika mendapat kabar jika Mommy safa menginap di rumah Nisa, Daddy Albert memutuskan untuk menyusul istrinya dan ikut menginap di rumah Nisa, karena tahu sendiri lah Daddy Albert mana bisa tidur tidak di temani sang istri, jika perjalanan bisnis saja di usahaakan mommy safa harus ikut.


"Bi, bi inah" panggil Daddy Albert.


"Iya tuan, ada yang bisa bibi bantu?" Tanya Bi inah.


"Bi, saya mau nyusul nyonya di rumah temannya kalau Kelvin nanyain saya sama momnynya bilang saja sama dia kalau saya dan mommynya mau menginap, ya paling baru pulang paginya" ucap Daddy Albert.


"Baik tuan" sahut Bi Inah.


Setelah memberi tahu bi Inah, Daddy Albert pun langsung berjalan menuju mobilnya yang sudah di sediakan oleh supir tepat di depan mansion, lalu Daddy Albert mengendarai mobilnya sendiri tidak dengan supir, agar nanti pulangnya bisa berduaan dengan sang istri.


Daddy Albert mengendari mobilnya keluar dari halaman mansion memuju rumah Nisa, sesampainya di rumah Nisa Daddy Albert langsung meminta supir yang tadi menemani Mommy safa untuk pulang dan setalah itu Daddy Albert langsung mengetuk rumah Nisa.


Sedangkan di dalam rumah Mommy safa setelah makan malam dan mengobrol banyak dengan Nisa, kini sudah memasuki kamar, yaitu kamar yang dulu di tempati oleh mama Risa dan juga papa Arman, ketika Nisa baru saja ingin merebahkan badannya tiba tiba terdengar dari luar ada ketukan pintu dari ruang tamu.


Nisa pun berjalan keluar dari kamarnya menuju ruang tamu dan mengintip dari jendela siapa gerangan yang malam malam datang mengetuk pintu rumahnya. Ketika mengintip dari jendela dia kaget kenapa Daddy Albert ada di rumahnya pikir Nisa, apa Daddy Albert mau menjemput mommy safa, lalu Nisa pun bergegas membuka kunci pintunya.


"Dad, Daddy apa kabar?" Tanya Nisa sembari menyalami tangan Daddy Albert.


"Baik nak, kamu sendiri apa kabar?" Tanya balik Daddy Albert sembari mengelus kepala Nisa ketika Nisa tengah mencium tangananya.


"Baik dad, Daddy mau jemput mommy, mommy sepertinya sudah tidur di kamar" ucap Nisa


"Gak nak, malah Daddy mau ikut menginap di sini, boleh kan Daddy ikut nginap?" Tanya Daddy Albert membuat Nisa terbengong, gak percaya bahwa Seorang Albert Osmond seorang pengusaha asal jerman ingin menginap di rumahnya.


"Kenapa nak, gak boleh ya Daddy ikut menginap disini?" Pertanyaan Daddy menyadarkan Nisa dari lamunannya.


"Oh..boleh ko dad, boleh, Nisa hanya gak percaya saja Daddy mau nginap di rumah Nisa, rumah Nisa sempit loh dad gak papa" ucap Nisa


"Kamu bisa saja, kan Daddy juga manusia nak, selama disitu ada mommy mah mau dimana saja Daddy mah gak masalah" jawab Daddy Albert, lalu Nisa langsung mempersilahkan Daddy Albert untuk masuk.


"Daddy mau langsung ke kamar atau mau Nisa buatin sesuatu?" Tanya Nisa


"Daddy langsung tidur saja

__ADS_1


lah" jawab Daddy Albert.


"Ya sudah, Nisa anterin ke kamar yang di tempati mommy ya dad" ucap Nisa langsung beranjak menuju kamar yang di tempati oleh mommy safa, dengan di ikuti Daddy Albert dari belakang.


"Silahkan dad, sepertinya mommy sudah tidur di dalam" ucap Nisa ketika mereka sudah berada di depan pintu kamar.


"Iya maksih ya nak, sudah kamu istirahat saja, maaf ya tadi Daddy sudah ganggu kamu istirahat" uvap Daddy Albert


"gak papa dad, tadi juga Nisa belum tidur ko, ya sudah Nisa tinggal ya dad, selamat istirahat dad" ucap Nisa sebelum meninggalkan Daddy Albert.


"Iya selamat malam juga nak" sahut Daddy Albert langsung beranjak memasuki kamar yang ditempati mommy safa dengan membuka pintu secara perlahan takut mengganggu tidur istrinya.


***


Pagi harinya Mommy safa kaget mendapatkan suaminya tengah tidur di sampingnya, sedangkan Nisa setelah shalat subuh dia langsung berkutik di dapur untuk membuat sarapan, untung saja dia masih punya bahan makanan di kulkas yang bisa dia masak untuk sarapan, karena kehadiran 2 orang spesial di rumahnya dia akan masak sarapan yang spesial buat Mommy safa dan juga Daddy Albert.


"Lagi masak apa sayang?" Tanya Mommy safa yang kini menghampiri Nisa di dapur.


"Eh mommy, masak Nasi uduk mom, Daddy sama mommy suka gak, kalau gak suka biar nanti Nisa masak yang lain?" Tanya Nisa, tahu sendiri kan Daddy Albert kan orang Jerman takut tidak menyukai menu makanannya.


"Syukur deh kalau Mommy sama Daddy suka" ucap Nisa merasa lega.


"Semalam kamu yang bukain pintu buat Daddy sayang?" Tanya Mommy safa


"Iya mom, aku juga kaget pas malam malam Daddy datang kirain aku tuh mau jemput mommy eh nyatanya mau ikut nginep katanya, awalnya Nisa merasa gak enak tempatnya sempit tapi kata Daddy gak papa asal ada mommy katanya" jawab Nisa


"Emang Daddy mah begitu gak bisa ditinggal menginap sehari saja, kalau perjalanan bisnis saja mommy di haruskan ikut" ucap Momny safa


"Daddy so sweet banget sih mom" puji Nisa


"Ya begitu lah, putra mommy juga begitu, lihat saja kemarin kemarin dia posesifnya sama kamu seperti apa, bahkan selama ini kamu belum menerima dia juga dia mengklaim kamu miliknya kan pakai panggil sayang lagi" ucap Mommy safa membuat Nisa otomatis menganggukkan kepalanya lalu dia mengingat ingat perlakuan Kelvin seperti apa selama ini kepadanya. Memang benar apa yang di katakan Mommy safa selama ini dia dekat dengan Kelvin, Kelvin tidak pernah yang namanya membentak atau memarahinya malah Nisa di perlakukan seperti seoarang ratu sama Kelvin, Kelvin selalau perhatian dengan hal hal kecil yang menyangkut Nisa.


***


Sedangkan Di mansion Kelvin susah bersiap dengan pakaian kerjanya, lalu dia keluar dari kamar dan menuruni anak tangga sampai lantai bawah, karena sudah waktunya untuk sarapan pagi, sesampainya dia di ruang makan dia mengerutkan keningnya heran kenapa Mommy dan Daddynya belum ada di meja makan padahal ini sudah waktunya sarapan.

__ADS_1


"Pagi tuan muda" sapa bi Inah ketika melihat Kelvin sudah duduk di meja makan.


"Pagi bi, ini Mommy sama Daddy keman bi, apa aku kesiangan perasaan gak kesiangan deh?" Tanya Kelvin


"Oh itu tuan muda, semalam tuan kasih pesan ke bibi kalau tuan ikut nyonya ke rumah temannya dan mereka menginap di sana" ucap Bi Inah sembari meletakan minuman yang biasa di siapkan untuk Kelvin.


"Tumben pakai menginap segala" ucap Kelvin


"Kalau itu saya tidak tahu tuan muda, saya permisi kebelakang dulu" ucap Bi Inah


"Iya, maksih ya bi" ucap Kelvin


"Sama sama den" sahut Bi Inah


Kelvin pun sarapan kali ini hanya menikmati dengan sendirian, setelah selesai sarapan Kelvin langsung beranjak menuju mobilnya karena Doni sudah menunggu di depan mansion.


Di kediamam Nisa setelah Nisa selesai masak Nisa langsung bersiap untuk pergi bejerja setelah selesai dengan pakaian kerjanya, Nisa langsung memanggil Mommy dan juga Daddy Albert untuk sarapan.


Mereka bertiga menikmati sarapan dengan sangat nikmat, dengan Menu Nasi uduk ala Nisa, sampai ada sisa Nasi uduknya Mommy safa minta untuk di bawa pulang ke mansion karena kebetulan Nisa membuat banyak cukup untuk 6 porsi. Setelah selesai sarapan ketika Mommy safa mengetahui Nisa ingin pergi kerja, Mommy safa meminta Nisa untuk ikut dengannya biar Mommy safa dan juga Daddy Albert mengantar Nisa sampai resto.


"Kamu mau langsung pergi kerja sayang?" Tanya Momny safa.


"Iya mom, hari ini soalnya banyak orderan catering , karena sekarang Mita sahabat aku sekaligus pemilik restonya belum bisa masuk ke kerja karena babynya belum bisa di bawa pergi pergi, jadi dia menyerahkan semuanya ke aku" jawab Nisa


"Oh ya sudah sekalian saja ya Dad, kita antaran kamu ke resto" ajal mommy safa


"Gak usah mom, Nisa naik bus saja kaya biasanya, takut ngerepotin mommy sama Daddy" tolak Nisa


"Gak papa sayang, gak ngerepotin ko iya kan dad” ucap Mommy safa lalu


Meminta persetujuan suaminya.


"Iya nak, gak papa ko, kan kita juga sekalian pulang ke mansion searah" sambung Daddy Albert.


"Ya sudah deh, maksih ya mom dad" ucap Nisa sebenarnya dia merasa tidak enak di natar oleh mommy dan Daddy, apalagi Daddy Albert yang akan menyetir mobilnya sendiri.

__ADS_1


__ADS_2