
Klevin merasa senang melihat Mommynya bisa akrab denagn Nisa, kenapa kelvin sampai sekarang tidak jujur tentang setatus Nisa kepada mommynya, karena dia ingin Mommynya mencoba dekat dengan Nisa terlebih dahulu ketika mereka sudah dekat baru nanti Kelvin akan bicara jujur kepada sang mommy tentang setatus Nisa.
Kelvin dan daddy Abert pun medekat ke arah dapur menghampiri para kedua wanita berbeda generasi yang sedang saling berpelukan.
“wah wah wah, ada acara apa nih pake peluk peluk segala ko kita tidak di ajak iya gak boy” ucap Daddy Albert berjalan mendekat ke istrinya.
Mendengar suara Daddy Albert, otomatis Mommy safa dan Nisa melepas pelukan mereka dan Nisa langsung menghapus air mata yang sempat jatuh di pipi dan sudut matanya.
“iya, ko tidak ajak ajak kita ya dad, kan kita juga mau di peluk sama kalian” sambung Klevin menghampiri Nisa, seketika Kelvin memperhatikan Nisa yang sedang menghapus sisa air matanya dia pun langsung panik.
“loh sayang kamu habis nangiss, kamu kenapa, ada yang sakit apa mommy nyakitin kamu” tanya Kelvin asal ketika melihat Nisa menghapus air matanya.
Mommy safa tidak terima dengan tuduhan putranya, diapun mendekat ke arah putranya dan langsung menarik salah satu telinga Kelvin.
“aduhh mom sakit, kenapa telinga aku di tarik sih” protes Kelvin sembari mengusap usap telinga yang tadi di tarik oleh mommynya.
“ya lagian kamu main nuduh sembarangan, mana ada mommy menyakitin perasaan putri mommy sendiri” omel mommy safa menatap tajam ke arah Kelvin.
“aku gak papa mas, mommy gak salah ko, malah tadi mommy bantu nenangin aku, tadi aku mendengar cerita mommy jadi kangen sama almarhum mama, makanya aku nangis” jelas Nisa
“tuh dengerin, dasar anak durhaka kamu main tuduh mommy sembarangan” ucap Mommy safa
“ya maaf mom, kan tadi Kelvin tanya nya hanya asal, karena kelvin panik mom, maafin anakmu ini ya mommy ku yang paling cantik” ucap Kelvin dengan memasang wajah memelas kepada mommy safa dan memegang kedua tangan mommynya.
“hemm” sahut mommy safa yang sedang pura pura merajuk ke putranya.
Sedangkan Daddy Albert hanya geleng geleng kepala melihat kelakuan putranya, dan merasa gemes kepada istrinya yang sedang pura pura merajuk kepada putranya.
“terimakash Mommy ku sayang, cup cup” ucap Kelvin langsung mencium pipi kanan kiri mommy safa dan langsung berlari sebelum dapat amukan dari Daddynya.
“Kelvin, dasar anak nakal ya, ngapain kamu cium cium istri Daddy hah” ucap Daddy sedikit teriak karena Kelvin sudah lari terlebih dahulu.
Sekarang gantian hiliran mommy safa yang geleng geleng kepala melihat kelakuan suami dan juga putranya, sedangkan Nisa melihat interaksi keluarga ini, dia merasa beruntung bisa kenal dengan keluarga osmond yang begitu pen dengan canda tawa.
***
Acara masak masak sudah selesai, untuk masak menu lauk pauk Nisa yang masak sedangkan Mommy safa bagian buat camilan seperti kue bolu tadi dan juga ada beberapa kue kering.
Ketika Momny safa dan Nisa sedang menunggu para tamu ibu arisan di ruang tengah tiba tiba kelvin menghampiri mereka dengan penampilan yang sudah rapih.
__ADS_1
Kelvin pamit kepada mommy safa dan juga Nisa untuk pergi ke kantor, karena tadi Doni asistennya menelfon ada sedikit masalah di perusahaan alhasil Klevin harus datang langsung ke perusahaan, dan sebelum pergi Kelvin meminta Nisa untuk istirahat di kamarnya selagi masih menunggu acara arisan mommy di mulai.
“Loh sayang kamu mau kemana?” Tanya Mommy safa melihat Kelvin sudah berpakaian rapih.
“Kelvin mau ke kantor sebentar mom, tadi Doni menelfon katanya ada sedikit masalah di perusahaan, jadi Kelvin harus cek langsung ke kantor” jawab Kelvin, mendengar jawaban putranya, Momy safa hanya mengaggukan kepalanya.
Setelah pamit dengan sang momny kini Kelvin beralih pamit kepada Nisa.
“Sayang, mas ke kantor dulu ya, hanya sebentar ko, kamu istirahat dulu saja di atas di kamar mas ya, dari tadi kan pasti capek bantuin mommy, nanti kalau acaranya sudah mulai pelayan panggil kamu ya” ucap Kelvin ketika menghampiri Nisa yang sedang duduk di ruang tengah bersama mommy safa.
“Gak papa mas, aku temenin Mommy saja disini” ucap Nisa, merasa tidak enak jika harus meninggalkan Mommy safa sendirian.
Mommy safa pun mendengarbucapan putranya, kalau wanita cantik di sampingnya itu memang dari tadi belum sempat istirahat, dan akhirnya momny safa pun menyutujui saran putrnya yang meminta Nisa untuk istirahat.
“Iya sayang mendingan kamu istirahat dulu di kamar Kelvin ya, dari tadi kan sudah bantu mommy, mommy panggilin pelayan ya biar anterin kamu ke kamar” ucap Mommy safa, lalu memanggil pelayan untuk mengantar Nisa ke kamar Kelvin yang letaknya di lantai dua.
Nisa pun akhirnya pasrah mengikuti permintaan mommy safa dan juga Kelvin untuk istirahat di kamar Kelvin.
Setelah melihat Nisa berjalan menaiki tangga menuju lantai atas dengan di antar pelayan menuju kamar Kelvin, Kelvin beranjak keluar dari mansion langsung mengendarai mobilnya sendiri menuju kantornya.
sedangkan Mommy safa menemani tamu yang beru saja datang di ruang tengah. Kalau kalian mencari Daddy Albert kemana, seperti biasa jika ada acara arisan di mansion, mommy safa akan melarang Daddy Albert untuk keluar kamar karena nanti banyak ibu ibu julid teman Momny yang banyak menggoda Daddy Albert.
***
Niko setiap hari weekand jika tidak pergi ke kantor dia akan menyendiri di kamarnya yang dulu di tempati bersama Nisa atau tidak dia akan menyendiri di ruang kerjanya.
Ketika Niko sedang menyendiri di ruang kerjanya sembari memandangi foto Nisa yang ia simpan di laci meja kerjanya, dia teringat akan sesuatu yang pernah di berikan oleh Nisa di saat pertemuan terakhir mereka di pengadilan. Dia mencoba mengingata ingat dia menyimpannya dimana, dia mengingat ketika itu dia sedang panik karena istrinya tiba tiba mengalami keram pada perutnya dan dia mengingat kalau dia menyimpan map yang di berikan Nisa tepat di laci mobilnya.
Niko bergegas keluar dari ruang kerjanya langsung menuju kamarnya untuk mengambil kunci mobilnya, Misaya kaget melihat suaminya masuk kamar dengan terburu buru.
“Mas kamu ngapain sih?” Tanya Misya melihat suaminya tiba tiba masuk kamar dengan terburu buru dan seperti sedang mencari sesautu.
“Kunci mobil aku mana Misya?” Tanya Niko ketika mendengar suara istrinya.
“Mana aku tahu, ya kamu terakhir nyimpannya di mana” jawab Misya, ketika Misya ingin bicara lagi tiba tiba Niko sudah menemukan kunci mobilnya dan bergegas keluar kamar.
“Aneh banget sih” gumam Misya melihat tingkah Niko.
Keluar dari kamar Niko langsung menuju garasi dimana mobilnya telah terparkir dengan rapih, ketika sudah membuka mobilnya pertama yang dia tuju adalah laci mobil dan ketika membuka laci mobilnya, alhamdulillah apa yang dia cari masih tersimpan rapih di dalam laci.
__ADS_1
Setlah mendapatkan map tersebut Niko langsung kembali menuju ruang kerjanya dan mendudukan pantatnya di kursi kerjanya, lalu dia mulai membuka map tersebut dan di dalamnya ada beberpa lembar kertas dari rumah sakit, yang pertama dia baca surat keterangan tentang kandungan Misya dan yang kedua keterangan hasil tes DNA antara Niko dan juga benih di dalam kandungan Misya, disitu tertulis kalau anak yang di kandungan Misya itu bukanlah anaknya, awalnya Niko belum percaya dengan semua yang ia baca tetapi ketika membaca surat selanjutnya badan Niko langsung lemas bersandar di kursi kerjanya dengan mengusap wajahnya dengan kasar, surat yang terakhir dia baca adalah surat tentang pemeriksaan dirinya sekitar 3 tahun yang lalu bersama Nisa, dan di surat itu menyatakan kalau dirinya lah yang bermasalah hingga membuat mereka susah untuk punya anak.
“kenapa kamu menutupi ini semua Nisa dari mas, harusnya kamu jujur dari awal sama mas kalau mas lah disini yang bermasalah jadi kamu tidak di anggap mandul oleh mama dan juga orang orang” gumam Niko menyesali kenapa ketika itu dia lebih mementingkan kerjaannya dari pada menemani istrinya menemui dokter.
Kenapa istrinya melakaukan ini semua kepadanya, kenapa dia menutupi semuanya kebenaran ini darinya padahal selama ini Nisa yang selalu si anggap mandul oleh sang mama tetapi Nisa tetap bertahan dengannya, banyak pertanyaan yang ingin Niko pertanyakan kepada Nisa, kemudian mata Niko tertuju kepada sebuah benda kecil yang berbentuk persegi yang biasa orang gunakan untuk menyimpan berbagai macam data yang orang biasa menyebutnya dengan nama flashdisk, lalu dia meraih flashdisk tersebut dan Niko mulai menyalakan laptopnya, Niko penasaran apa isi dari flashdisk tersebut, ketika sudah membuka folder yang ada di dalam flashdisk tersebut ternyata banyak terdapat video dan foto terutama video ketika Misya meminta pelayan club untuk mencampurkan sesuatu ke minuman punya dirinya dan di lihat kejadian itu ketika Niko sedang mengadakan meeting dengan klien di club dan terjadilah bermalam dengan Misya di apartemen Misya.
Dan ada banyak lagi video antara Misya dan juga seorang laki laki yang Niko lihat sebaya dengan dirinya, yang tengah beemersaan dan berbagai adegan yang lebih ekstrim yang membuat Niko jijik kepada istrinya dan banyak berbagai macam foto Misya dan juga laki laki yang Niko tebak itu adalah kekasih Misya ketika mereka bersua masih masa masa berpacaran. Melihat itu semua Niko menjadi mempercayai kalau anak yang di kandungan Misya adalah bukan anaknya.
“Jadi selama ini kamu sudah menjebak aku Misya, dasar wanita ****** kamu Misya” ucap Niko dengan Emosi dan langsung mengambil semua data di map tersebut lalu dia bawa keluar dari ruang kerja langsung berjalan dengan cepat menuju kamar sang istri.
Brukk (suara pintu kamar di banting keras oleh Niko)
Misya yang sedang duduk di ranjang dengan bersandar di headboerd ranjang kaget memegangi dadanya ketika melihat Niko membanting pintu kamar.
“Mas apa apaan sih kamu, pake banting pintu segala” ucap Misya, lalu Niko menghampiri istrinya yang tengah duduk di ranjang dan langsung melempar map yang dia pegang tadi tepat di hadapan Misya.
“Tuh lihat ternyata selama ini lo menipu gua ya Misya” ucap Niko dengan emosi.
“Nipu apaan sih mas” sahut Misya lalu mencoba meraih map yang di hadapannya ketika melihat isinya Misya langsung tegang dan membulatkan matanya.
“ini semua tidak benar mas, ssmua data ini semuanya palsu mas, gak mungkin aku nipu kamu mas” ngelak Misya.
“Gak usah ngelak lagi lo, itu semua adalah bukti bukti kelicikan lo, dan ternyata anak yang di kandungan lo adalah anak laki laki lain bukan anak gua, dasar jalang” ucap Niko sembari menatap tajam penuh amarah ke arah Misya.
“Mas ini semua gak benar, aku punya bukti yang aslinya ko, pasti ini semua kamu dapatin dari Nisa kan, di tuh hanya ingin membuat kita ribut mas” Misya berusaha mwnyudutkan Nisa.
“Puas lo sudah berhasil membuat gua pisah dengan Nisa, setelah anak lo lahir gua akan memutuskan untuk menceraikan lo ngerti” ucap Niko langsung meninggalkan Nisa tetapi langakahnya terhenti ketika Misya menanggapi omongannya.
Misya mendengarkan Niko yang ingin menceraikannya dia pun ikut terbawa emosi, “kamu pikir semua yang terjadi hanya salah aku mas iya” ucap Misya langsung berdiri dan menghampiri Niko yang hendak keluar kamar.
“Maksud lo apa hah?” Tanya Niko, apa maksud dari omongan istrinya, Niko marah dengan Misya hingga merubah panggilannya kembali seperti waktu mereka masih berteman.
“Kamu tahu yang meminta aku untuk deketin kamu siapa, mama kamu, mama kamu memohon ke aku untuk mau menjadi istri kedua kamu karena dia menginginkan kamu punya keturunan, karena Nisa istri kamu itu mandul, awalnya aku tidak mau kalau untuk di jadikan yang kedua, kemudian mama menjanjikan setelah aku menikah dengan kamu dia akan mencoba menyingkirkan Nisa dari rumah ini, dan akhirnya aku terjebak sama kamu ketika malam itu bersama kamu dan aku hamil anak kamu mas” ucap Misya yang tidak mau kalah emosinya dengan Niko, Misya sengaja memasukan Mama Erina dengan masalah ini karena dia tidak mau hanya dirinya lah yang di salahkan atas semuanya.
“Nisa gak mandul, yang mandul itu gua Misya, jadi anak yang di kandungan lo itu bukan anak gua, selama ini Nisa menutupi semuanya dari gua dan juga mama dan dengan bodohnya gua mempercayai drama kalian selama ini ” ucap Niko langsung duduk di tepi ranjang dengan menarik rambutannya dengan kasar, dia merasa frustasi atas kenyataan yang baru dia dengar dari Misya bahwa mamanya juga ikut andil atas ini semua.
Seketika badan Misya langsung melemas tersuduk di lantai dengan wajah yang pucat, tidak mungkin suaminya mandul, tamatlah riwayat Misya semuanya sudah berakhir, dan tiba tiba Misya merasakan ada dorongan yang mencengkeram dari dalam parutnya dan di lihat di jenjang kakinya sudah ada darah yang menetes.
“Aw.., aw.., eshhh, mas tolong mas Niko” ucap Misya dengan memegangi perutnya.
__ADS_1
Niko kaget melihat Misya yang kesakitan dengan darah yang sudah menetes di jenjang kakainya, “Misya lo kenapa?” Tanya Niko langsung menghampiri Misya yang sudah terduduk di lantai.
“Mas tolong bawa aku ke rumah sakit mas” ucap Misya dan Niko pun langsung mengangkat Misya dan langsung membawanya ke rumah sakit, semarahnya Niko kepada Misya dia juga masih mempunyai hati nurani melihat istrinya kesakitan dengan kaki yang sudah di penuhi darah.