Aku Cinta Dia

Aku Cinta Dia
Bab. 83


__ADS_3

"Bagas...kau disini?" gumamnya.


Sosok itu berada didalam mobil.


Mata itu berbinar ceria, akhirnya dia bisa melihat Bagas. Nessa terus memandang mobil Bagas yang sudah berlalu. Nessa harus mencari tahu tentang Bagas. Dia harus bertemu dengan Bagas.


Nessa masuk kedalam mini market dan belanja beberapa bahan. Setelah itu dia kembali ke aparteman.


***


Keesokan harinya,


Jimmy bersiap - siap akan pergi kekantor. Dan seperti biasa Alisa selalu menyiapkan sarapan pagi untuk Tuannya.


"Sarapan dulu Tuan." seru Alisa.


"Hmm." Jimmy duduk di kursi makan. Dan langsung mengambil makanannya dan langsung memakannya.


"Kau, jangan kemana - mana. Saya akan bekerja. Sore hari saya baru pulang." jelas Jimmy dengan sangat dingin.


"Iya Tuan." balas Alisa patuh. Lagian, dia mau kemana, ke Bali saja baru pertama kalinya.


Jimmy telah menyelesaikan makannya. Tanpa pamit, Jimmy segera pergi dari tempat itu.


Alisa menatap sangat jengah, Tuan nya itu sangat dingin sekali.

__ADS_1


Jimmy sudah berada didalam mobilnya. Hari pertama di Bali, dia menyetir mobilnya sendiri, ingat akan semalam bertemu Nessa. Jimmy berharap bisa bertemu dengan Nessa lagi, walau hanya dilihat dari jauh saja.


Puncuk di cinta wulam pun tiba. Keinginan Jimmy terkabul, lagi - lagi pria itu melihat Nessa, wanita cantik itu sedang berjalan di atas trotoar jalan. Nessa semakin cantik saja.


Karena penasarannya. Jimmy mengikuti Nessa. Ternyata sang wanita, ingin ke sebuah toko. Wanita nya ke Toko kue.


Jimmy memberhentikan mobilnya di pinggir dan pria itu pun turun. Dia sangat penasaran sekali.


"Duh...mbak cantik datang lagi." seru antusias pelayan toko.


"Iya, seperti biasa ya Rin. Saya mau cake tiramisu dan coklat." seru Nessa.


"Ok mbak cantik."


Jimmy, melihat dari balik dinding. Wajah tampannya tersenyum manis. Benar kata pelayan toko itu, Nessa nya memang cantik.


Pelayan toko yang bernama Rini itu telah menyiapkan pesanan Nessa.


"Ini mbak." tunjuk Rini.


"Terimakasih Rin." balas Nessa.


Wanita itu pun pergi dari tempat itu. Dia akan membawa kue nya ini ke sebuah panti asuhan di Bali. Selama di Bali, Nessa memang sangat suka berbagi.


Ponsel Nessa berdering. "Halo." sapa Nessa.

__ADS_1


"Sayang, kamu dimana?" tanya Randy di sana.


"Aku, di toko kue langganan aku mas." balas Nessa.


"Tunggu mas disitu ya sayang. Mas bentar lagi sampai." ucap Randy.


"Iya Mas."


Jimmy masih setia bersembunyi. Dia ingin tahu, siapa yang akan menjemputnya.


Berapa menit kemudian. Sebuah mobil mewah datang menghampiri Nessa. Seorang pria turun dengan gagahnya dari mobil mewah itu.


Deg...


Jimmy melebarkan matanya, ternyata Nessa bersama Randy sang adik. Sudah sejauh mana hubungan mereka.


"Sayang..." panggil Randy mesra. Pria itu menghampiri Nesaa dan memeluknya.


"Sudah, belnjanya? Mau, langsung ke Panti? Mas antar ya sayang." Seru Randy.


"Sudah Mas. Mas, gak kerja?" tanya Nessa.


"Gak sayang. Mas memang sengaja mau ngantar kamu." seru Randy. "Yuk Yank. Nanti kesiangan." ajak Randy. Pria itu membukakan pintu mobilnya dan mempersilahkan Nessa masuk.


Jimmy melihat itu, dadanya terasa sakit. Sampai sekarang ini, dia masih mencintai Nessa. Ternyata, adiknya begitu mencintai Nessa, dan sepertinya Nessa membalas cinta sang adik.

__ADS_1


Jimmy, memandang mobil mewah Randy pergi. Setelah itu, Jimmy melangkahkan kaki nya ke kantornya. Berdoa agar sang adik bahagia bersama Nessa.


__ADS_2