
Adit merasa malu dan mengakhiri sarapannya.
"Omma aku berangkat" ujarnya sembari mencium kening omma.
"Adit...kau melupakan sesuatu" ujar Omma sambil melirik Dania.
Adit merasa kikuk dengan ucapan dan tatapan omma ia melirik Dania.
"Omma aku sedang buru buru aku berangkat ya" ucapnya lagi.
"Adit....." ucap Omma lagi.
Adit membalikkan badan kemudian menuju ke tempat duduk Dania ia menatap Dania dan mencium kening Dania.
Dania bingung dengan situasi yang sedang terjadi.
Wajahnya mulai memerah karena malu.
"Dania...bukankah kau harus membalas kecupan suamimu? ucap Omma pada Dania.
Dania terlihat kikuk dan bingung harus melakukan apa...
Adit yang menatap Dania pun jadi salah tingkah.
"Sudahlah omma" aku tidak punya waktu ujarnya lagi.
" Pak Hans ayo kita pergi" ucap Adit memberi perintah pada pak Hans.
__ADS_1
"Baik tuan" Lelaki paru Baya itupun mengikuti Adit keluar ruangan.
" Hans...sudah kau lakukan yang aku minta kemarin? ucap Adit saat didalam mobil.
"Maksud tuan tentang nona Dania?"
Adit hanya diam saja melihat ekspresi majikannya dia tau apa yang dimaksud Adit.
"Ini tuan semua hal tentang nona Dania" Ucap pak Hans sembari menyerahkan amplop coklat pada Adit.
"Nona Dania sudah hidup di panti asuhan sejak berusia 3 Tahun. Nona Dania hanya memiliki seorang Adik yang bernama Aria. Meskipun Aria hanya adik sepupunya nona tapi Nona Dania sangat menyayanginya. ujar Pak Hans menjelaskan.
"Jadi dia yatim piatu?" Adit mencoba memastikan.
"Iya tuan."
"Apa yang terjadi pada keluarganya? apakah dia dibuang?"
"Bagaimana ayahnya meninggal?"
"Maafkan saya tuan...untuk detailnya saya belum tau, akan saya cari tau"
"Lalu bagaimana dengan sekolahnya? pacarnya?" tanya Adit lagi.
"Nona Dania belum pernah berpacaran tuan, dan di sekolah nona Dania termasuk anak yang berprestasi"
" Apa kau tidak salah anak sebodoh itu bagaimana berprestasi"
__ADS_1
"Nona Dania selalu mendapat beasiswa karena peringkat pertama tuan".
"Itu pasti sekolah yang terbelakang..anak sebodoh itu mana mungkin berprestasi. Decak Adit sambil melihat lihat isi amplop yang diserahkan pak Hans.
"Lalu apa tujuannya menjadi istriku?" tanya Adit lagi.
"Soal itu.....itu karena tuan Arya Adik nona Dania tuan.
"Apa maksudmu Hans??
"Saat ini Adik nona Dania sedang di rumah sakit karena mencoba bunuh diri tuan dan untuk menyelamatkan Adiknya nona...dia harus menjalani operasi besar dan dibutuhkan banyak biaya"
"Lalu?" ucap Adit sedikit menerka.
"Lalu nyonya menawarkan bantuan pada nona Dania dengan syarat mau menikahi tuan muda. Ujar pak Hans Lagi.
Adit menarik nafas panjang. "Jadi dia menjual dirinya demi nyawa adiknya...ironis sekali" gumam Adit dalam hatinya.
"Jadi bagaimana dengan adiknya sekarang? Ternyata kebodohan itu keturunan ya? bagaimana mereka berdua sama sama bodoh. Apa alasannya mencoba bunuh diri? bodoh sekali dia ingin mengakhiri hidupnya. celoteh Adit kesal.
Pak Hans hanya memperhatikan wajah kesal majikannya dari kaca spion mobil.
"Sepertinya tuan muda benar benar kesal" gumamnya dalam hati.
"Kenapa bocah itu berniat bunuh diri? bukankah harusnya anak seusianya belum memikirkan apa?Adit mencoba bertanya lebih dalam.
"Itu karena Tuan Arya merasa terbebani pada nona Dania yang mati Matian berusaha membiayai pelatihan eksklusif basket nya dengan bekerja hingga larut malam."
__ADS_1
Dan mungkin Arya merasa mengecewakan Dania karena ternyata dia tak terpilih dalam tim inti.
"Bodoh sekali mereka" decak Adit tambah kesal.