Aku dan Dirimu

Aku dan Dirimu
Kerja Paruh Waktu


__ADS_3

"Selamat siang, saya Dania yang kemarin mengirim lamaran pekerjaan untuk jadi kasir di sini" sapa Dania begitu memasuki sebuah supermarket kecil.


"Oh iya, sebentar saya panggilkan bos saya dulu"


"Terima kasih".


.....


"Kamu yang kemarin melamar ya?" Sapa Pria yang keluar dari dalam ruangan kecil di sudut supermarket."


"Iya benar pak".


"Bisa langsung mulai sekarang? soalnya karyawan saya sebelumnya sudah tidak masuk lagi,"


"Oh iya pak, tentu tentu saya bisa".


"Untuk tata caranya kamu bisa minta tolong Dea untuk ajarin".


"Baik pak".


"Panggil saja Rafa, toh sepertinya usia kita tak terlalu jauh, atau jika tak nyaman bisa panggil Kak Rafa, kalau pak saya jadi merasa tua, haha" Ucapnya tergelak.


"Ah iya kak Rafa" ucap Dania lagi.


"Kamu kuliah ya?"


"Iya kak, baru masuk tahun ini".


"Oke Dania saya tinggal dulu."

__ADS_1


"Wah berarti hari ini aku dapat uang, kalau sabtu nanti berarti aku udah 3 hari kerja, senangnya berarti aku bisa ajak kak Adit pergi kencan"gumamnya dalam hati.


......


"Terima kasih, selamat datang kembali" sapa Dania pada pelanggan yang datang dan pergi.


"Gimana kerjanya" sapa Rafa yang baru saja tiba.


"Menyenangkan kak, saya bisa berinteraksi dengan banyak orang.


"Oh iya ini upah kamu hari ini, sesuai kesepatakan kita, saya kasih kamu upah harian".


"Iya kak, terima kasih, kalau gitu saya pamit dulu" ucap Dania lagi sembari menerima amplop berisi upahnya.


" hati hati ya".


"Aku beli roti aja deh" biar hemat ucapnya sembari menuju ke warung kecil.


"Oh iya aku harus kabari pak Hans kalau mulai sekarang aku pulangnya terlambat.


"Selamat sore"...


"Iya sore mba, mau pesan apa?" ucap salah seorang pelayan yang menghampiri Dania.


"Saya bukan mau pesan mba, saya kemarin melamar kerja disini buat cuci piring, kemarin saya langsung disuruh untuk datang aja ke restonya.


"Oh ngelamar kerja toh, masuk aja, nanti lurus trus masuk pintu samping."Jawab pelayan tersebut ketus.


"Terima kasih mba" ucap Dania dan berlalu mengikuti petunjuk yang diucapkan tadi.

__ADS_1


"Selamat sore, saya Dania yang mau bekerja jadi cuci piring di sini."


"Oh iya langsung aja dicuci piringnya, udah pada numpuk" ucap seorang wanita yang sepertinya pengelolah resto tersebut.


" Ah iya bu" Ucap Dania, matanya terpaku pada tumpukan piring kotor yang sudah menumpuk.


"Pantas aja upahnya lebih tinggi dari menjadi kasir, ini banyak banget" gumamnya dalam hati yang masih memandangi tumpukan piring.


"Hei mba kalau diliatin kapan bersihnya piringnya"


" Ah iya iya, maaf saya kerjakan sekarang" Dania menggulung lengan kemejanya dan mulai mencuci piring piring kotor, bahkan selama empat jam ia bekerja tak semenit pun ia berjeda untuk istirahat, baru selesai ia mencuci yang satu, timbunan yang lain sudah menanti.


"Ah aku lelah" gumamnya.


"Hei anak baru".


"Iya, nama saya Dania".


"Kemarilah! ini upahmu hari ini, dan besok jangan datang terlambat."


"Terima kasih". Meraih amplop yang diberikan.


"Oh iya, besok kalau kau datang, bawa baju ganti, kita gak bertanggungjawab kalau kau sampai sakit masuk angin karena bajumu basah".


"Ah iya, terima kasih, besok saya akan bawa baju, saya permisi dulu".


Ia melangkahkan kaki keluar, ditatapnya tangannya yang sudah berkerut karena dingin terkena air.


"Huft....Semangat Dania!" Dari sini ke rumah dekat aku akan jalan kaki saja, dan aku bisa makan malam di rumah, aku benar benar lapar.

__ADS_1


__ADS_2