
Yeeeeehhhh aku lulus....
Teriak siswa siswi yang melihat hasil pengumuman di mading.
Dania masuk diantara kerumunan siswa siswa untuk melihat hasil ujiannya....
"maaf..maaf permisi ucap Dania sembari masuk dicela cela kerumunan siswa....
Matanya menatap Mading mencari cari namanya....
dan senyumnya langsung terurai saat ia mendapati namanya di papan Mading.
"Aku lulus ucapnya girang.
"Dania...dania bagaimnana hasilnya ucap seorang gadis disisi Dania.
"Aku lulus bel...ucap Dania pada gadis itu dengan bahagia. Bela adalah teman dekat Dania sejak di bangku sekolah dasar. Bahkan Dania sudah mengangap bela sebagai saudaranya.
"Kita harus rayakan kelulusan ini Dania" ucap bela sambil merangkul tangan temannya itu.
"Iya ayo kita rayakan ucap Dania senang.
Baru bergegas untuk pergi HP Dania berdering.
"Ah Adit gumam Dania pelan...
Bela " Siapa Nia ucapnya pada Dania yang kelihatan kebingungan kenapa tidak diangkat" tanya lagi.
Dania "Ah...iya sebentar aku terima telpon dulu jawab Dania lesu karena yang menelpon adalah pak Hans.
Dania "Iya pak Hans jawab Dania.
Pak Hans " Nona saya dan tuan sudah didepan sekolah nona Dania. Nona bisa segera kemari ucap Hans.
Dania " Apa?? kak Adit di sekolah ujarnya tak percaya.
Pak Hans " Saya akan menunggu nona sekarang...ujarnya sambil menutup telpon tanpa menjawab pertanyaan Dania.
__ADS_1
Dania masih kebingungan kemudian menatap bela yang masih menunggu." Ada apa ya kenapa kak Adit berada disekolah" gumamnya dalam hati.
Dania "Bel....sepertinya aku harus pergi sekarang ujarnya dengan mata sendu.
Bela "Ada apa Nia? apa ada yang urusan mendesak? ujarnya kwartir dengan sikap temannya itu.
Dania "iya bel...maaf tapi aku akan jelaskan nanti. Aku pergi dulu...ucap Dania. Kemudian ia berlari ke gerbang sekolah menghampiri Adit.
Sesampainya Dania di gerbang sekolah pak Hans sudah menunggu didepan mobil.
Pak Hans "Silakan masuk nona" sembari membuka pintu mobil.
Adit "Mengapa kau lama sekali seperti siput" ujarnya saat Dania masuk kedalam mobil.
Dania " Maaf tuan Adit tadi saya sedang bersama teman". ucap Dania sambil menunduk.
Mobil melaju cepat, tak ada yang diperbincangkan di dalam mobil. Suasana hening. Membuat Dania tegang, Karena ber sebelah dengan Adit. Mobil berhenti tepat didepan sebuah butik ternama.
Dania menoleh ke kanan ke kiri memperhatikan. Pak Hans membuka pintu.
"Turunlah ucap Adit.
Dania "Ma...af tuan ucap Dania kaget.
Adit menoleh kebelakang. Mengarahkan tangannya ke depan Dania.
Dania bingung dengan sikap Adit. Kenapa tiba tiba gumamnya dalam hati.
Sebelum Dania selesai dengan pertanyaannya didalam hati Adit langsung berkata " Mulai dari langkah kaki pertama ke depan berlakukan sebagai calon istriku ."
Dania meraih tangan Adit. Mereka memasuki butik itu dengan bergandengan, Dan pak Hans mengikuti dibelakang.
Didalam butik para pegawai butik sudah menanti kehadiran Adit. Mereka menjelaskan tentang fashion terbaru.
"Tolong Carikan dia gaun terbaik dan dandani calon istriku dengan cantik" ujar Adit sambil merangkul Dania ke sisinya.
"Baik Tuan." ucap Pegawai butik sembari membawa Dania masuk ke sebuah ruangan.
__ADS_1
Sejam berlalu....
Adit " Mengapa lama sekali ujar Adit sedikit kesal.
Kemudian dengan sigap pak Hans menuju keruang tempat Dania berada.
Begitu ingin membuka pintu. Pegawai butik berkata "Sudah selesai tuan".
Dania keluar dengan balutan gaun hitam diatas lutut tanpa lengan yang memperlihatkan bahu putihnya yang mulus, rambut ikalnya dirias ke atas sehingga tengkuknya terlihat.
Adit menatap Dania dalam yang membuat Dania tidak nyaman.
"Bagaimana tuan" Ucap seorang pegawai.
Adit " Tidak buruk" kemudian menghampiri Dania.
"Ayo kita pergi" ucapnya sambil menggandeng Dania.
Dania yang masih belum tau kemana akan pergi mengikuti Adit.
Didalam mobil Dania memberanikan diri bertanya pada Adit.
"Tuan kemana kita akan pergi tanyanya sambil menatap Adit.
Adit " Kau tidak berhak bertanya" ucap Adit datar.
Adit menatap Dania sambil memperhatikan. Bisa juga anak kecil ini didandani seperti ini gumamnya dalam hati sambil tersenyum tipis.
Dania hanya terdiam didalam mobil sampai mobil berhenti disebuah Hotel berbintang di kota itu.
"Berlakonlah yang benar ucap Adit kembali.
Dan Dania tau dia harus berlakon sebagai pasangan Adit malam ini.
Mereka memasuki ruangan dan begitu pintu terbuka...
Dania tercengang tak percaya.....
__ADS_1
Bersambung....