Aku dan Dirimu

Aku dan Dirimu
Kampus II


__ADS_3

Perkuliahan baru akan dimulai, mahasiswa mahasiswi tingkat pertama sudah memulai tahap pengenalan.


"Hai...Aku Rere" sapa gadis cantik disebelah Dania.


"Hai...Aku Dania, senang berkenalan denganmu" Balas Dania sambil tersenyum senang.


Akhirnya aku punya teman baru di kampus ini, gadis yang baik dan cantik lagi Gumamnya sendiri dalam hati.


Mereka berbincang bincang seru mengenai masa SMA maupun jurusan yang mereka ambil.


Rere : "Dania ke kantin yuk"


Dania : Boleh, aku juga laper banget nih (sambil melihat jam di hp) dimana ya kantinnya, coba aku tanya dulu.


Dania berjalan menuju rombongan kakak senior.


Brukkkk....


"Ah....aw sakit" rintih Dania.


"Maaf maaf aku gak sengaja" ujar seorang pria yang sepertinya juga mahasiswa baru dikampus itu.


"Kamu gpp kan?" ucapnya lagi sambil membantu Dania berdiri karena jatuh akibat bertabrakan dengannya.


"Iya aku gpp kok" ucap Dania lagi.


"Tapi lututmu berdarah"


"Ah iya, tapi gpp kok cuma luka kecil".


"Beneran nih, aku tadi buru buru jadi gak liat kamu lewat, sekali lagi maaf ya,".


"Iya gpp kok" ucap Dania sambil menoleh kekiri dan ke kanan bawahnya.


"Kamu cari apa?"


"HPku, dimana ya, ah kamu duluan aja tadi kan kamu bilang buru buru"


"Iya tapi HPmu?"


"Gpp paling jatuh dekat sini"


"Ya udah aku minta maaf banget ya, aku benar benar lagi ngeburu waktu".

__ADS_1


"Dania...kenapa?tanya Rere yang ikut menghampiri.


"Tadi jatuh re, sekarang lagi cari HP aku, jatuh dimana gitu".


"HP itu bukan? tunjuk Rere saat melihat HP yang tergenang di selokan.


"Ya ampun gimana ini" ucap Dania. Dania berusaha meraih HPnya yang ada di selokan kecil.


"Ya sepertinya gak bisa nyala lagi" ucap Dania pada Rere.


"Ya udah, ntar coba kamu service aja lagi, siapa tau masih bisa,


"Iya bener, ywd yuk kita ke kantin".


Di kantin, Dania merogoh rogoh tasnya.


"Kok gak ada ya?"


"Apanya yang gak ada Nia?"


"Dompet aku re..."


"Coba kamu cek lagi, ini makanannya biar aku duluin dulu".


"Ada gak nia?


"Gk ada re, kayaknya ketinggalan deh".


"Ya udah gpp kamu makan dulu aja"


"Makasih ya, besok aku balikin duit kamu"


"iya nyantai aja kali".


Masa perkuliahan telah berlalu, hari sudah mulai gelap.


"Nia, aku udah dijemput, aku duluan ya"


"Hati hati re,"ucap Dania sambil melambaikan tangan pada Rere.


Duh, gimana ya buat balik, aku juga gak terlalu paham daerah ini apa aku coba tanya aja ya sambil jalan, gumam Dania yang masih kebingungan.


Di rumah, Adit baru saja tiba dari kantor, Para pelayan menyambutnya didepan pintu.

__ADS_1


"Dimana omma"?


"Di ruang baca tuan"


Adit berlalu menuju ruang baca.


"Adit sudah pulang" Ucap omma begitu melihat Adit.


"Iya omma"


"Dimana Dania, kalian tak datang bersama?"


"Dia belum pulang omma,?"


"Omma kira kalian bersama ini sudah jam 8 malam, coba hubungi dia".


"Baik omma, sebentar, hans coba hubungin Dania"


" Baik tuan".


Adit menatap omma yang mulai gelisah.


"Tidak apa omma, mungkin dia sedang keluar bersama temannya, tadi sewaktu mengantarnya dia bilang akan pergi sebentar". ucap Adit sambil menenangkan omma.


"Iya, tapi kan dia belum lama tinggal disini, dia pasti belum tau jalanan disini, bagaimana hans? tanya omma lagi.


" Telponnya tidak bisa dihubungi nyonya".


"Apa? bagaimana ini....


"Omma tenanglah, dia sudah dewasa, dia bisa menjaga dirinya sendiri.


"Hans, cari tau dimana anak itu sekarang" perintah Adit yang sudah kesal.


"Baik tuan..."


Benar benar mengesalkan! Adit berdecak kesal.


"Omma, istirahatlah, aku akan mencarinya".


Sambil menahan tangan Adit saat hendak berlalu.


"Adit, tolong jaga Dania....kita berhutang banyak padanya" ucap omma lagi.

__ADS_1


"Berhutang apanya? yang ada anak itu yang berhutang pada kita" gumam adit dalam hati dan berlalu pergi.


__ADS_2