Aku Layak Bahagia

Aku Layak Bahagia
Bab 100


__ADS_3

Hari ini Aku menemani Diana berbelanja.Ia mengajak ku untuk berkeliling di mall.Mungkin memang Aku harus sedikit peka pada nya.Tidak ada salah nya juga Aku mengalah.Agar rumah tangga ku dan Diana baik-baik saja.


Setelah kejadian kemarin,hubungan ku dan Diana semakin membaik.Aku sudah kembali seperti biasa dengan nya.


Aku juga harus banyak belajar untuk menerima apa yang terjadi pada kami berdua.


Mungkin Tuhan sedang menguji Kami kemarin.


Diana pun sekarang lebih banyak mengalah pada ku.Ia banyak berubah sekarang.


"Sayang,,Aku ingin ke sana."Diana menunjuk sebuah butik di ujung sana.


"Ayo sayang,,"ucap ku sambil menggandeng tangan nya.


Terlihat raut wajah bahagia dari muka Diana.


Kami pun memasuki sebuah butik ternama.Seperti nya Diana ingin membeli baju.Terlihat Ia sangat antusias sekali.


"Sayang,,yang ini bagus tidak??"Ucap nya pada ku sambil menunjuk sebuah gaun berwarna peach.


"Bagus sayang,,,itu pasti cocok untuk mu."Ucap ku lagi pada nya.


"Aku akan mencoba nya dulu ya sayang,,,"Ucap nya pada ku.


Aku pun mengangguk dan tersenyum pada nya.


Aku pun melihat sekeliling butik ini.Mencoba mencari apa yang menarik di sini.Ternyata butik ini juga menyediakan berbagai pakaian lelaki dan accesories.


"Sayang,,,,coba liat."Ucap Diana padaku sambil memperlihat kan gaun yang Ia pakai.


Ia tersenyum pada ku.


"Bagus sayang,,kamu cantik sekali memakai nya."Ucap ku pada nya sambil tersenyum.


"Aku beli ini ya sayang,,"Ucap nya pada ku.


"Iya sayang,,kamu boleh memilih apa yang Kamu mau di butik ini."Ucap ku pada nya.


"Benar kah sayang??"Ucapnya pada ku dengan semangatm


"Iya sayang,,"Ucap ku sambil tersenyum pada nya.


"Terima kasih sayang."Ucap nya pada ku.


Ia pun berlalu dan memilih beberapa gaun lagi.


Aku pun kembali melihat-lihat.


Tiba-tiba mata ku tertuju pada sosok di seberang butik ini.


Seorang wanita yang lagi melihat pakaian bayi di baby shop di seberang butik ini.Wanita itu yang beberapa hari ini ada di pikiran ku.


Mia,,


Itu Mia,,


Itu benar-benar Mia,,

__ADS_1


Aku pun berjalan keluar mengikuti arah Mia berada.Kali ini Aku tidak boleh kehilangan nya lagi.Aku pun mempercepat langkah ku untuk cepat sampai ke tempat nya.


Aku tidak ingin kehilangan jejak Ia lagi.


Ternyata itu benar-benar Mia.Ia lagi tersenyum sambil melihat pakaian bayi.Senyuman itu yang selalu Aku rindukan.


Aku pun memberani kan diri mendekati nya.


Mia,,,


Ucap ku pada nya.


Terlihat muka kaget nya saat melihat ku.Mungkin Ia tidak pernah menyangka akan bertemu dengan ku di sini.


Ia menjadi salah tingkah dan ingin menghindar dari ku.


"Mia,,tunggu dulu dulu"Ucap ku pada nya.


"Maaf saya permisi dulu Tuan."Ucap nya pada ku.


"Mia,,Aku mohon,,jangan pergi dulu.Aku masih ingin bicara pada mu."Ucap ku lagi pada nya.


"Tak ada yang perlu di bicarakan lagi Tuan.Saya ingin cepat Tuan.Saya permisi dulu."Ucap nya pada ku.


Terlihat jelas Ia menghindar dari ku.


"Mia,,dimana anak ku???"Tanya ku tiba-tiba pada nya .


Tampak Ia menghentikan langkah nya,dan berbalik pada ku.


"Tuan bertanya apa tadi??"Ucap nya pada ku.


"Apa Tuan pernah merasa mempunyai anak dari ku???"Ucap Mia pada ku.


"Aku tahu Kamu meminta Raynald untuk berbohong soal kandungan Mu.Aku tahu jika anak itu masih hidup."Ucap ku pada nya.


"Tuan tau dari mana??"tanya nya lagi padaku.


"Aku pernah melihat mu empat bulan yang lalu,dan Kamu masih mengandung saat itu.


"Lantas jika Ia masih hidup,Tuan mau apa??"Tanya nya lagi pada nya.


"Aku ingin bertemu dengan nya,ijinkan Aku bertemu dengan anak ku."Ucap ku pada nya.


Mia pun tersenyum pada ku.


"Maaf Tuan,anak saya tidak pernah mempunyai ayah yang tidak bertanggung jawab seperti Tuan."Ucap Mia pada ku.


Aku merasa tertampar mendengar perkataan Mia pada ku.Yang di katakan Mia benar,harus nya Aku punya rasa malu untuk berbicara hal seperti itu pada nya.


Apa yang telah Aku perbuat dengan nya itu telah membuat Ia begitu benci pada ku.Terlihat dari raut wajah Mia pada ku yang tidak bersahabat.


"Maafkan Saya Mia,,Saya menyesal.Tolong ijin kan saya untuk melihat anak saya."Ucap ku lagi pada nya.


"Tidak akan,,Saya tidak akan pernah memberi tahu anak saya sampai kapan pun siapa ayah kandung nya."Ucap Mia padaku.


Mia ternyata sangat membenci ku.Ada kesedihan dalam hati ku saat mendengar Mia berkata seperti itu.

__ADS_1


Tapi yang di katakan Mia itu semua nya benar,Aku memang tidak pantas untuk anak itu.


"Maafkan saya Mia,,Saya mohon."Ucap ku pada nya.


"Saya mohon Tuan,jangan ganggu hidup kami lagi.Kami sudah senang.Jadi jangan Tuan ganggu lagi kesenangan Kami."Ucap Mia lagi.


"Saya hanya ingin melihat anak itu sekali saja."Ucap ku lagi.


"Tidak akan,saya tidak akan memperboleh kan nya."Ucap nya lagi.


"Mengapa begitu Mia,,bukan kah saya sudah meminta maaf??"tanya ku pada nya.


"Saya memang sudah memaafkan Tuan,,Tapi saya tidak mau mempertemukan anak itu pada Tuan.


Tidak akan pernah.


Tiba-tiba ponsel ku berbunyi,


Diana menelpon ku.


"Sayang,,Kamu di mana??"Tanya nya Diana pada ku.


"Aku sedang berkeliling di sini.Apakah Kamu sudah selesa??"Tanya ku lagi pada Diana.


"Ini sebentar lagi mau selesai sayang."Ucap Diana lagi.


"Baik lah tunggu di sana."Ucap ku lagi.


Aku pun mematikan telepon.


Mia masih berdiri di samping ku.


"Saya permisi dulu."Ucap nya lagi.


"Mia,jika kamu berubah pikiran tolong hubungi saya."Ucap ku pada Mia.


Mia pun enggan menjawab ku.Ia hanya berlalu dan pergi meninggal kan Aku.


Ternyata benar Anak Mia dengan ku masih hidup.Tapi dimana Dia si sembunyikan anak ku??


Aku harus mencari nya nanti.


"Sayang,,Aku sudah selesai."Ucap Diana pada ku.


"Kita pulang sayang??"tanyaku pada nya.


"Iya sayang,,Kamu kenapa di sini sayang??"Tanya Diana pada ku.


"Aku lagi mau melihat-lihat sayang."Ucap ku berbohong pada nya.


Aku tidak mungkin bercerita pada Diana tentang Mia.


"Ayo sayang kita pulang."Ucap Diana pada ku.


Aku pun mengandeng tangan Diana.Dan menuju ke parkiran mobil.


Aku harus tau dimana keberadaan anak itu

__ADS_1


Aku harus bertemu dengan anak itu!!!


*****


__ADS_2