
Hari ini Aku kembali ke kampung halaman orang tua Mia.Besok pernikahan Ku dan Mia akan di laksanakan.Aku tidak sabar untuk menunggu acara itu.Dan cepat membawa Mia kembali bersama Ku.
Aku membayangkan ke depan nya Aku akan menjalani kehidupan bersama Mia.Aku berjanji Akan membahagiakan Mia.Tak kan ku biarkan Ia menderita lagi.Tak kan ku biarkan Ia menangis lagi.
Aku pun melajukan kendaraan ku dengan cepat.Berharap cepat tiba di sana dan bertemu dengan Mia dan keluarga nya.
*Sesampai di sana,Keadaan rumah Mia ramai.Banyak keluarga nya yang membantu persiapan pernikahan Ku dan Mia besok.
Ketika melihat ku Tiba,mereka menyambut ku dengan hangat*.
"Nak Raynald sudah sampai??"Tanya Ayah pada ku.
"Iya yah,baru saja tiba."Ucap ku sambil menyalami Ayah Mia.
Ayah Mia pun mengenali Ku dengan saudara dan tetangga nya.Mereka semua sangat baik kepada Ku.
"Calon suami nya Mia ganteng banget."Ujar seorang ibu tersenyum pada Ku.
"Iya keren banget,beruntung ya si Mia."Ucap Ibu yang satu nya lagi.
Aku pun hanya tersenyum mendengar celotehan ibu-ibu di sini.Setelah mengobrol sebentar dengan mereka,Aku pun pamit dan langsung menuju ke atas.
Di atas Aku bertemu dengan Mia.
"Tuan Raynald,kapan tiba??Tanya Mia pada ku.
"Baru saja Tiba."Ucap ku pada nya sambil tersenyum.
Entah mengapa Aku jadi merasa canggung bertemu dengan Nya.Begitu pun Mia.Kami berdua menjadi salah tingkah saat bertemu.Seperti orang yang baru pendekatan.
"Tuan mau saya buat kan minum??"Ucap Mia pada Ku.
"Tolong jangan panggil saya Tuan lagi Mia,,Besok Aku sudah menjadi suami kamu.Tidak mungkin kan Kamu terus memanggil ku begitu "Ucap ku sambil tertawa pada ku.
Terlihat Mia salah tingkah mendengar perkataan ku.
"Saya sudah terbiasa memanggil begitu Tuan."Ucap nya pelan.
"Harus belajar,dan harus bisa."Ucap ku pada Mia.
"Kamu mau kan berjanji pada ku???"Tanya ku lagi pada nya.
__ADS_1
Ia pun mengangguk dan tersenyum pada ku.
Begitu manis nya saat melihat Ia tersenyum.Aku benar-benar menyukai wanita Ini.Dan Aku bahagia karena sebentar lagi Ia akan menjadi milik ku.
Aku akan membuat Kamu dan anak kita nanti bahagia,,tak akan Ku biarkan orang menyakiti Mu lagi.Termasuk Dava!!.
Walaupun Ia Ayah kandung anak yang ada di dalam kandungan Mu.Tak kan ku biarkan anak itu mengenal siapa Ayah nya yang sebenar nya.Aku akan menjadi Ayah dan pelindung untuk Mu dan anak kita.
Aku mencintai Mu Mia,,
******
Terlihat raut wajah Tuan Raynald begitu lelah.Ia harus bolak balik kesini untuk mengurus semua nya.Aku bersyukur bisa menemui lelaki yang baik seperti Dia.Yang sudah mau menerima Ku apa ada nya.Ia juga tidak mempermasalahkan keadaan Ku.Bahkan Ia sudah rela untuk menjadi ayah dari anak ku nanti nya.
Aku menemani nya Ia makan siang.Terlihat Ia sangat lahap menyantap makanan nya.Sambil sekali-kali Ia berbincang dengan Ibu dan sauadara-saudara Ku.
Terkadang ada candaan yang keluar dari bibir nya Tuan Raynald,yang membuat Kami tertawa.Tuan Raynald memang pandai menghangatkan kan suasana,Ia bisa berbaur dengan siapa saja tanpa ada batasan.Ia juga tidak menjaga jarak dengan orang-orang.Ia dekat dengan siapa saja.
Jika orang baru mengenal nya,pasti akan langsung menyukai nya karena keramahan nya.Begitu juga dengan ku dulu.Ia tidak pernah memandang ku sebagai pembantu,Ia tidak malu untuk jalan dengan Ku.
Ia selalu terbuka dan hangat kepada siapa saja.
Besok Ia sudah menjadi Suami ku.Hari-hari Ku ke depan nya akan selalu bersama nya.Aku sudah berjanji dengan diri Ku sendiri akan berusaha mencintai nya dan menjadi istri yang baik untuk nya.
Selesai makan Ia pun membantu Ayah dan yang lain nya.Terlihat Ia begitu akrab dengan saudara-saudara Ku.
"Mia,,lagi apa Kamu nak??"Tanya ibu pada Ku.
"Tidak Bu,,Mia lagi duduk saja.Ada apa buk??"Tanya ku pada Ibu.
"Mia berjanji lah pada Ibu,nanti Kamu bakalan belajar untuk mencintai Tuan Raynald."Ucap ibu ku pada ku.
"Tentu saja buk,,Ia akan menjadi suami Mia,Mia harus belajar untuk mencintai nya."Ucap ku pada Ibu sambil tersenyum.
"Iya nak,,Dia anak yang baik.Dan kita sangat berhutang budi pada nya."Ibu berkata lagi.
"Iya buk,,Mia janji."Ucap ku pada Ibu sambil memeluk Ibu.
******
Pagi ini acara pernikahan ku berjalan lancar,Banyak keluarga dan tetangga yang menghadiri acara pernikahan ku.Tidak ada acara yang meriah.Hahya keluarga dan tetangga dekat saja yang di undang.
__ADS_1
Orang-orang pun memberi selamat kepada ku dan Tuan Raynald.Sekarang Aku dan Tuan Raynald sudah sah menjadi suami istri.Terlihat tangisan bahagia Ayah dan ibu saat memeluk ku dan Tuan Raynald.
"Ayah titip Mia pada mu nak,tolong jaga anak Ayah."Ucap Ayah pada Tuan Raynald.
"Iya Yah,Saya janji akan membuat Mia bahagia."Ucap nya pada Ayah.
Aku pun sudah di perkenalkan kepada Papi dan Mami nya.Kami sudah komunikasi lewat video call dari handphone Tuan Raynald.Keluarga nya sangat baik pada Ku.Mereka menerima ku apa ada nya.
Betapa beruntung nya Aku,,
"Terima kasih Tuan Raynald,,"Ucap ku pada nya.
"Kenapa masih memanggil Tuan??"Tanya nya pada Ku.
"Saya harus memanggil apa Tuan??"Tanya ku pada nya.
Tuan Raynald pun tersenyum dan mendekat pada ku.
"Panggil Aku dengan sebutan sayang!!!"Ucap nya pada Ku.
Aku pun tersenyum malu.Apa iya Aku harus memanggil nya begitu??
"Maaf Tuan,,saya belum bisa."Ucap ku lagi.
"Harus bisa sayang,,Kamu sudah menjadi istri ku sekarang.Jadi harus mengikuti kata Suami mu."Ucap Tuan Raynald pada Ku.
Aku pun hanya mengangguk pada nya.
"Kamu malu pada ku??"Tanya Tuan Raynald padaku.
"Tidak,,"Ucap ku singkat.
"Kalo begitu coba panggil Aku dulu dengan sebutan sayang.,"Ucap nya pada ku sambil tersenyum.
"Iya sayang,,"Ucap ku pada nya sambil tersenyum pada nya.
Ada rasa malu saat Aku mengatakan itu pada nya.Tapi bukan kah tidak ada salah nya.Bukan kah Ia juga sudah menjadi suami ku.
Ia pun tersenyum pada ku.
"Aku mencintai mu Mia!!!"Ucap nya sambil tersenyum pada ku.
__ADS_1
"Aku akan belajar mencintai mu Tuan,,"Ucap ku dalam hati.
*****