Aku Layak Bahagia

Aku Layak Bahagia
Bab 48 Cemburu


__ADS_3

*Dava*


Mengapa Aku terus kepikiran dengan Mia,sebenar nya siapa laki-laki yang bersama dengan nya??Apa Ia ada kenalan baru??Setahu ku Ia jarang keluar rumah.Jika Raynald,mobil yang di sebut kan dengan Andri tadi bukan mobil nya Raynald.


Entah Mengapa sepanjang hari ini Aku benar-benar tidak tenang.Padahal Aku sudah berjanji untuk masa bodoh dengan segala urusan Mia.Cuma Aku tak bisa berbohong ada perasaan tidak rela mendengar Mia bersama laki-laki lain.


Apa Aku ke rumah Mia saja ya,Biar bisa melihat benar kah Ia ada di rumah atau Ia benar-benar pergi bersama laki-laki lain.Aku harus ke sana!!!


Aku pun menuju ke bawah mencari Andri,Biar Aku saja yang membawa mobil.


"Andri,,kunci mobil di mana??Saya ada urusan.Kamu boleh pulang duluan menggunakan mobil kantor ya."Ucap ku pada Andri.


"Baik Tuan,,"Ucap Andri sambil menyerah kan kunci mobil.


Aku pun melaju menuju rumah Mia.Aku cuma ingin memastikan apa Mia benar-benar ada di rumah nya.Jika pun nanti ada Aku bisa saja mengatakan bahwa Aku sedang ada ketemu klien di sekitar rumah nya.


*Mia,,semakin Aku ingin menjauh dan melupakan Mu,entah mengapa Aku semakin ingin mencari tahu tentang Mu.Entah sejak kapan Aku mulai menyukai Nya.Namun memang ada yang menarik dari diri Nya.


Hingga sekarang Aku benar-benar lupa pada Diana.


Diana,beru hari ini hubungan ku dengan Nya kembali normal lagi.Ia mulai kembali percaya pada Ku.Disaat hubungan Kami sudah baik-baik saja,kenapa Aku sekarang berulah lagi,kenapa Aku masih juga ingin mencari tahu Mia.


Dava,,,sadar Dava,,,


Masa bodoh lah,,yang jelas Aku ingin tahu siapa laki-laki yang bersama Mia!!!.


Aku pun menginjak gas lebih cepat.Aku ingin cepat sampai di rumah Mia.Jujur dari pagi Aku kepikiran Dia.


Sesampai di depan gang Aku melihat sebuah mobil BMW hitam.Seperti yang di kata kan Andri tadi.Benar ternyata ada Mereka di sini.


Siapa lelaki ini??seperti nya Ia bukan orang sembarang.Kenal di mana Mia dengan Nya.Boleh juga pergaulan wanita ini.Ternyata memang Ia mampu membuat pria-pria berkelas jatuh hati pada Nya.


Aku pun mempercepat langkah kaki ku.Terlihat di depan rumah kosong.Tapi terdengar samar-samar suara orang yang lagi mengobrol di dalam.


Seperti nya mereka lagi di dalam.Aku ketuk saja pintu nya.


"Assalammualaikum,,,"Ucap ku.


"Wallaikumsalam,,"terdengar suara orang dari dalam menyauti.

__ADS_1


Jujur Aku deg-deg an juga datang kemari.Entah kenapa Aku jadi seperti orang bodoh yang mengejar-ngejar Mia untuk tau siapa laki-laki yang bersama nya saat ini.


"Tuan Dava????"Ucap Mia kaget.


Kenapa Anda kemari Tuan???"tanya nya lagi.


Aku pun berbalik badan.


"Ehh itu Mia,,tadi Saya ada ketemu klien di sekitar sini.Saya ingat rumah Kamu di sekitar sini.Maka nya Saya mampir untuk bertemu Bapak dan Ibu."Ucap ku berbohong.


"Di sekitar mana Tuan???Ini perkampungan kumuh Tuan,,Apa benar Tuan bertemu klien di sekitar sini???"Tanya Mia lagi tak percaya.


Sial,,ketahuan sekali Aku berbohong.Benar di kata kan Mia di sekitar sini mana ada kantor atau tempat makan yang layak.Wajar jika Ia mencurigai Ku.


"Kami ada proyek di ujung sana Mia,ingin membuat perumahan."Ucap ku berbohong sambil tersenyum.


"Ohh,,kalo begitu mari masuk Tuan,Kita langsung makan saja yuk.Kebetulan ada Tuan Raynald juga di sini."Ucap Mia lagi.


"Apa Raynald???kenapa Ia di sini???"tanya Tuan Dava lagi.


"Tadi pagi Tuan Raynald mengantar Saya kemari Tuan,karena ojek yang Saya tunggu tidak datang-datang."Ucap Mia lagi.


"Ayah Ibu ini ada Tuan Dava."Ucap Mia pada orang tua nya.


"Dava,,kenapa Kamu kemari??"Tanya Raynald pada ku.


"Tuan Dava ayo duduk,makan bersama Kami."Ucap Ayah dengan ramah pada Tuan Dava.


"Iya Pak terima Kasih."Ucap ku sambil ikut duduk.


"Ini Tuan Dava piring nya,silahkan di coba masakan Ibu."Ucap Ibu lagi sambil menyerah kan piring dan tersenyum.


"Terima kasih buk,,"Ucap ku pada Ibu Mia.


Terlihat Mia begitu canggung edatangan Ku kemari.Apa Ia merasa tidak enak pada Raynald Aku kemari.


"Ayah Ibu Dava ini adalah teman Raynald dari kecil,Kami sudah seperti saudara.Iya kan Dava???"Ucap Raynald kepada orang tua Mia.


Apa???Ayah Ibu???sejak kapan Ia memanggil orang tua Mia begitu.Apa mereka sudah jadian??sehingga Raynald memanggil orang tua Mia begitu.Seperti nya mereka sudah akrab sekali.

__ADS_1


"Waah bagus itu Nak,,memang harus seperti itu jika bisa menjadi saudara."Ucap Ayah Mia lagi.


Nak??Ayah Mia pun sudah memanggil Raynald dengan sebutan Nak.Seperti nya memang mereka ada hubungan.Ternyata perkiraan ku benar.Mia memang tergoda dengan Raynald.


"Kamu kenapa bisa ada di sini bro??"Tanya Raynald lagi.


"Eh tadi itu Aku ada ketemu klien di lokasi sekitar sini."Ucap ku berbohong.Dan Kamu kenapa tidak bekerja Ray??"tanyaku pada Raynald.


"Aku keterusan bercerita dengan Ayah tadi,sampe lupa waktu jadi nya."Ucap Raynald tersenyum.


"Iya Tuan Dava,,ternyata nak Raynald ini orang nya lucu.Ia banyak paham tentang perkebunan."Ucap Ayah Mia lagi.


Aku pun hanya tersenyum mendengar cerita Ayah Mia.Aku sempat melirik Mia,sekali-kali Ia tersenyum ke arah Raynald saat Raynald dan Ayah nya bercerita lucu.Terlihat keakrab an Keluarga Mia dengan Raynald.


Entah mengapa ada rasa cemburu di dalam hati ku.Seperti ada ketidak relaan dari ku saat melihat mereka seakrab itu.


Raynald memang pintar dalam hal mengambil hati.Bahkan orang tua pun bisa suka pada nya.Kenapa tadi Aku bisa ke sini.Sekarang malah Aku yang terlihat seperti orang bodoh.


"Maaf pak buk,,Saya ke depan sebentar,mau menelpon."Ucap ku berbohong.


"Oh iya Tuan,,silahkan."Ucap Ayah Mia.


Aku pun berjalan ke depan.Sebenar nya tidak ada yang ingin ku telepon.Aku hanya menghindar saja dari keakraban mereka.


Aku pun duduk di balai-balai depan rumah Mia.Ternyata di sini sejuk juga.Pandanganku melihat sekeliling rumah.Disini benar-benar rumah padat penduduk.Cuma lingkungan rumah Mia termasuk bersih.Jadi lumayan layak untuk di huni.


Tak lama terlihat Mia datang membawa kan ku cofee.


Akhir nya Kamu mendekat juga Mia,,


"Ini Tuan cofee nya,silahkan di minum.Tuan tidak mau duduk di dalam saja."Ucap nya lagi.


"Tidak Mia di sini saja,di sini enak udara nya."Ucap ku lagi.Ayo duduk sini temani Aku."Ucap ku lagi.


Mia pun menuruti perkataan ku.Terlihat wajah cantik nya.Ia benar- benar sosok wanita polos yang begitu ayu.Entah sejak kapan Aku mulai menyukai wanita ini.


Aku harus bicara pada Mia nanti.Ia harus pulang dengan ku nanti.Tidak akan ku biar kan Raynald membawa Ia pulang nanti!!!!!.


******

__ADS_1


"


__ADS_2