
Pagi ini Aku menyiapkan makanan seperti biasa nya bersama Bi Ira.Nasi goreng pun sudah tersedia di atas meja.Menunggu penghuni rumah untuk menyantap nya.
Tak lama Tuan dan Nyonya pun sudah di meja makan.
"Mia,,bagaiamana keadaan Mu??Tuan bertanya pada Ku.
"Kamu tidak apa-apa kan Mia??"Ucap Nyonya lagi bertanya.
"Alhamdulillah,,,Saya baik-baik saja Tuan,Nyonya.Semalam Tuan Dava yang membawa Saya berobat."Ucap ku lagi.
"Syukur lah kalo begitu.Kalo Kamu masih sakit,Kamu boleh istirahat hari ini."Ucap Nyonya lagi.
"Tidak apa-apa Nyonya.Saya sudah sembuh,sudah enakan."Ucap ku sambil tersenyum.
"Iya Nya,tadi Saya sudah suruh Mia untuk istirahat tapi Ia tidak Mau."Ucap bi Ira lagi.
"Mia tidak apa-apa bik.Kalo Mia sakit pasti sudah minta ijin hari ini."Ucap ku pada bibi sambil tersenyum.
Tak lama terlihat Tuan Dava dan Nona Jessy turun dari tangga.
"Mia,,bagaimana keadaan Mu??"Ucap Tuan Dava.
"Kamu tidak apa-apakan Mia??Kenapa sih kak Diana jahat sekali sama Kamu."Ucap Nona Jessy tiba-tiba.
Seketika ruangan hening,,
"Diana??memang nya kenapa dengan Diana?apa hubungan nya Diana dengan Mia Jess??"Tanya Nyonya penasaran pada Nona Jessy.
"Sebenar nya ini salah paham Mi,Diana salah paham pada Dava."Ucap Tuan Dava menjawab pada Nyonya.
Jadi Nona Jessy tahu bahwa Nona Diana yang mencelakai Aku.Apa nona Jessy melihat nya??bukan kah waktu itu nona Jessy lagi sibuk mengobrol dengan teman-teman nya di dalam.Pasti sekarang Tuan Dava bingung menjelas kan kepada Tuan dan Nyonya.
"Maaf Nyonya,sebenar nya ini salah paham,Saya terjatuh sendiri Nyonya,ini bukan kesalahan Nona Diana."Ucap Ku pada Nyonya.
"Tapi Mia,,Aku melihat Kak Diana menginjak gaun mu semalam hingga membuat Kamu terjatuh."Ucap Nona Jessy lagi.
__ADS_1
"Tidak Non,,itu Nona Diana juga tidak mengetahui kalo gaun saya terinjak dengan Nona Diana.Kan Nona Jessy tahu gaun yang Saya pakai semalam cukup panjang."Ucap ku lagi meyakinkan.
"Iya Mami rasa Diana pasti tidak sengaja,Diana tidak mungkin melakukan hal-hal konyol seperti itu Jess,,Diana anak yang berpendidikan tinggi.Ia tidak mungkin melakukan hal bodoh seperti itu.Lagian Mia juga sudah di bawa Kakak mu berobat kan."Ucap Nyonya lagi panjang lebar.
Tentu saja Nyonya tidak mempercayai jika Nona Diana mencelakai Aku.Secara Nona Diana adalah wanita dari kalangan atas seperti Tuan Dava,Ia seorang dokter muda dan dari Keluarga yang sepadan dengan keluarga Tuan Dava.Mustahil untuk orang percaya Ia melakukan hal seperti itu.
"Jessy tidak bohong Mi,Jessy melihat dengan mata kepala Jessy sendiri.Maka ny Jessy cepat-cepat memanggil Kak Dava."Ucap Nona Jessy lagi tetap meyakin kan Mami nya.
"Cukup Jess,,Kan Mia juga sudah menjelaskan.Dan Mia sudah tidak mempermasalahkan lagi.Jadi Kakak rasa tidak usah di bahas lagi."Ucap Tuan Dava pada Nona Jessy.
"Tapi Jessy tidak suka melihat Kak Diana jahat begitu pada Mia kak."Nona Jessy masih membantah.
"Jess sudah,kenapa jadi Kalian yang berdebat??Mami pusing dengar nya."Ucap Nyonya lagi.
"Ya Sudah,yang jelas Mia juga sudah bilang kan kalo Diana tidak sengaja,Mungkin juga Diana sudah meminta maaf pada Mia."Ucap Tuan lagi.
Jangan kan untuk meminta maaf,melihat ku terjatuh saja Ia tertawa terbahak-bahak bersama teman nya.Tapi ya sudah lah,Aku tidak perlu membahas nya.Nona Jessy bercerita yang sesungguh nya saja tidak di percaya oleh Mami dan Papi nya.Apa lagi jika aku yang bercerita.
Nona Jessy pun terdiam.Tak lama kemudiam Tuan Dava bicara.
Deg,,
Aku pun kaget mendengar perkataan Tuan Dava.Ia akan menikah dengan Nona Diana.Mereka akan benar-benar menikah dalam waktu dekat ini.Ternyata Aku benar-benar sudah salah menilai nya kemarin.Yang kemarin Ia katakan pada Ku di dalam mobil itu hanya lelucon saja.Tidak mungkin Ia benar-benar menyukai Aku.
Mia,,harus nya dari awal Kamu tahu jika itu hal yang mustahil.Kamu sudah bermimpi terlalu tinggi.Tuan Dava tidak mungkin untuk diri mu.
"Bukan nya kemarin Kalian bilang jika Kalian masih menunggu satu dua tahun lagi Dav,"Ujar Tuan pada Tuan Dava.
"Diana yang minta di percepat Pi,Ia mengatakan jika Ia akan menerima semua kesibukan Dava tanpa mempersalah kan waktu Dava untuk nya."Ucap Tuan Dava lagi.
"Ya sudah jika memang begitu,Kalo Mami sih setuju saja.Kami sebagai orang tua cuma bisa memberikan support kepada Kamu dan Diana."Ucap Nyonya lagi.
"Jadi kapan rencana kalian akan melangsungkan acara nya??mesti di prepare dari sekarang.Janfan sampai ada yang kurang."Ucap Tuan pada Tuan Dava.
"Iya Pi,nanti biar Diana yang membicarakan dengan Mami ya."Ucap Tuan Dava lagi.
__ADS_1
"Jess,,ayo kita berangkat.Dava pergi dulu ya."Ucap Tuan Dava sambil pamit kepada Tuan dan Nyonya.
Sebelum pergi Tuan Dava sempat melihat Ku.Aku pun menunduk kan pandangan Ku.Dan Ia pun berlalu dari Ku.
Aku pun kembali ke belakang.Ada kesedihan di hati ku saat mendengar Tuan Dava ingin menikah.Aku harus bisa menghilangkan perasaan dengan Dia.Aku tidak ingin berada di situasi ini terus.Ini akan menyakiti Ku.
"Mia,,tolong antar ini ke depan ya.bekal nya Tuan Dava dan Nona Jessy tinggal."Ucap Bi Ira pada Ku.
"Baik bi."Ucap Ku dan berlalu.
Aku pun berjalan ke depan dengan cepat.Mudah-mudahan saja Tuan Dava dan Nona Jessy belum pergi.
Ternyata mereka belum pergi.
"Non Jessy,,Ini bekal nya ketinggalan."Ucap Ku setengah berteriak pada Nona Jessy.
"Makasih ya Mia,,Kamu benar-benar sudah sembuh kan Mia??"Ucap Nona Jessy pada Ku.
"Iya Non,,Saya. sudah sembuh.Ini sudah bisa lari-lari kan."Ucap Ku sambil tersenyum.
"Mia,terima kasih ya,karena Kamu sudah mau berbohong tentang Diana pada Mami dan Papi."Ucap Tuan Dava pada Ku.
"Tidak apa Tuan..Mungkin benar nona Diana tidak sengaja melakukan nya."Ucap Ku lagi sambil tersenyum.
"Aku minta maaf untuk yang sudah Diana lakukan pada Mu."Ucap nya lagi.
"Saya sudah memaafkan nya Tuan.Dari semalam Saya sudah memaafkan nona Diana."Ucap ku lagi.
"Terima kasih Mia,,"Ucap Tuan Dava sambil memandang Ku.
Ada raut sedih dari muka Tuan Dava saat melihat Ku.
Mengapa muka nya sedih begitu??Bukan kah harus nya dia bahagia karena sebentar lagi akan menikah.Harus nya Ia semangat mengurus semua nya.Apa yang Ia pikir kan??
*****"
__ADS_1