
Kita tidak pernah tau dengan siapa kita akan jatuh cinta.Terkadang seseorang yang kita inginkan belum tentu bisa Kita dapat kan begitu saja.
Semua butuh perjuangan,,
Seperti Aku saat ingin mendapati Mia,,berbagai cara Aku lakukan agar Ia tertarik pada ku.Tapi Ia tak pernah sedikit pun perduli pada ku saat itu.
Disaat semua orang tergila-gila pada ku,Mia yang seorang pembantu malah tidak sedikit pun tertarik pada ku.Ia tetap bersikap biasa saja pada ku.
Tapi Aku tidak menyerah,dengan segala perjuangan ku akhir nya Aku bisa menikahi nya,walaupun Aku menerima nya dalam keadaan Ia sedang mengandung anak sahabat ku sendiri,Dava.
Sampai detik ini Dava tidak mengetahui jika Aku telah menikahi Mia.Dan menjadi Ayah untuk anak nya.
Ia terus mencari keberadaan Mia dan anak nya.
Kadang ada rasa ingin jujur kepada Dava dan memberi tahu yang sebenar nya terjadi.Tapi Mia sudah mengingat ku untuk tidak memberi tahu Dava.
Ia tidak ingin hidup nya di ganggu oleh Dava lagi.Ia tidak ingin Bian tau siapa ayah nya yang sebenar nya.
"Sayang,,,Kamu belum tidur??"Ucap Mia pada ku.
Mia terbangun dari tidur nya.
"Belum sayang,,Kamu kenapa bangun??"Tanya ku pada nya.
"Aku ingin melihat Bian sayang,,"Ucap nya lagi.
Mungkin Mia masih trauma ketika bertemu Dava tadi.Pikiran nya selalu takut jika Dava sewaktu-waktu datang dan mengambil anak nya.
"Tenang saja sayang,,itu Bian lagi tertidur lelap."Ucap ku lagi.
Mia pun tersenyum.
"Jadi Kamu menjaga Kami sayang??"Ucap nya pada ku.
"Tentu saja sayang,,,Aku akan selalu menjaga Kalian berdua."Ucap ku pada nya.
Mia pun menatap ku dan tersenyum pada ku.
"Aku mencintai mu sayang,,,"Ucap nya pada ku.
Aku pun mendekati nya..
"Aku pun sangat mencintai mu sayang,,,"Ucap ku sambil mencium nya.
Kami pun bercumbu dengan mesra nya.
Aku pun tidak melewatkan kesempatan ini,Seperti nya Mia sudah memberikan isyarat jika Aku sudah boleh menyentuh nya.
Aku pun terus mencumbui nya,tangan ku sudah mulai berkeliaran ke seluruh tubuh Mia.
Terdengar deru nafas Mia di telinga ku yang membuat ku semakin lupa diri.
Aku pun mulai melepaskan pakaian nya satu persatu.Dan sekarang Ia benar-benar tidak memakai pakaian sehelai pun di hadapan ku.
__ADS_1
Ia benar-benar membuat Aku nafsu,,
"Apakah Aku sudah boleh sayang meminta apa yang menjadi hak ku??"Ucap ku pada nya sambil tersenyum.
Tampak Mia terlihat malu di hadapan ku.
Aku pun mendekati nya dan menatap nya.
"Aku tidak akan memaksa mu sayang,,jika Kau belum siap,kita coba di lain waktu."Ucap ku sambil menciumi kening nya.
"Sayang,,Aku sudah siap."Ucap nya sambil menutup muka nya dengan selimut.
Mungkin Ia malu kepada ku.
Aku pun mendekati nya dan memulai lagi permainan ini.Mia pun sudah mulai menikmati nya.
Ia sudah mulai bisa mengikuti ku.
Mia sudah menjadi istri ku yang sesungguh nya untuk ku.
Aku pun mencium kening nya.
"Terima kasih sayang,,akhir nya Aku sah menjadi suami mu."Ucap ku sambil tersenyum pada nya.
Mia pun menatap ku.
"Jadi selama ini kamu bukan suami ku sayang??"Ucap nya lagi.
"Karena Aku belum memiliki mu sepenuh nya."Ucap ku lagi sambil mencium pipi nya.
"Mulai hari ini.Aku milik mu sepenuh nya sayang.."Ucap nya sambil memeluk ku.
"Benar kah sayang??"tanyaku lagi.
"Iya sayang,,Aku milikmu seutuh nya,,cuma milik Raynald."Ucap Mia pada ku.
"Aku mencintai mu sayang,,"Ucap ku pada nya sambil memeluk nya.
******
Kring,,kring,,
Telepon ku berdering,,
Dava menelpon ku.
Ada apa tengah malam begini Ia menelpon ku.Apakah ada yang penting.
Aku pun keluar kamar untuk mengangkat nya.
Aku takut Mia dan Bian akan terbangun jika Aku mengangkat telepon di kamar.
"Ya Dav,,Ada apa menelpon malam-malam begini??"Tanya ku pada nya.
__ADS_1
"Maaf Ray,,jika Aku menganggu Mu.Aku ingin meminta bantuan pada mu."Ucap Dava pada ku.
Bantuan??bantuan apa yang Dava ingin kan dari ku.
"Kamu mau minta bantuan apa pada ku??"Ucap ku pada nya.
"Aku ingin kamu membantu ku untuk mencari keberadaan Mia.Aku harus menemukan Dia."Ucap Dava pada ku.
Ternyata benar yang di katakan Mia,Dava memang ingin mencari tahu keberadaan Mia.Ia mungkin sangat ingin bertemu dengan Bian.
"Mencari kemana Dav??Mia sudah tidak ada lagi di kota ini."Ucap ku menyakini Dava.
"Aku kemarin bertemu dengan nya Ray,,dia ada di sini.Dan kamu tahu Dia seperti nya sudah melahirkan anak ku."Ucap Dava lagi pada ku.
" Tau dari mana Kamu jika Mia sudah melahirkan??"Tanya ku pura-pura tidak tahu.
"Ia mengatakan pada ku jika Ia tidak akan mengijinkan ku menemui anak nya."Ucap Dava lagi.
Dari suara nya Dava kelihatan sangat sedih.Mungkin Ia merasa bersalah saat ini.
Ada rasa sedih saat mendengar Dava berbicara seperti itu.Aku tidak bisa berbuat banyak karena Mia sudah mengingat kan ku untuk tidak memberi tahu Dava sampai kapan pun.
"Kamu yang sabar Dav,,mungkin Mia butuh waktu untuk memaafkan Mu."Ucap ku lagi pada nya.
"Iya Aku tahu,maka nya itu Aku ingin mencari nya.Aku ingin meminta maaf pada nya.",Ucap nya pada ku.
"Jika Ia tidak mau,Apakah Kamu masih ingin memaksa nya??"Tanya ku pada nya.
"Tentu saja,Aku akan terus meminta maaf pada nya.Hingga Ia bisa memaafkan Aku."Ucap Dava lagi pada ku.
"Baik lah besok Aku kekantor mu,Kita lanjut bicara besok."Ucap ku lagi pada Dava.
Dan telepon pun berakhir.
Aku pun kembali ke kamar.Aku melihat Mia sedang tertidur pulas.Seperti nya Ia kelelahan.
Terlihat Bian juga yang tertidur pulas.Anak ini sangat pintar.Ia bisa mengerti ibu nya.
Disaat bayi lain suka menangis di malam hari,tapi tidak dengan Bian.
Ia selalu tertidur dengan pulas nya.Mungkin Ia tidak ingin Ibu nya lelah
Aku pun mendekati Mia,melihat muka Mia,,
Terlihat Ia sangat terlelap tidur.Muka nya sangat cantik saat tidur begini.
Istri ku,,,
Aku cuma ingin hidup dengan Anin dan Bian.Aku ingin melindungi nya dari orang-orang yang ingin merusak kebahagiaan kami.
Aku hanya ingin hidup bahagia bersama Mia dan Bian!!!
Mereka lah penyemangat ku!!!
__ADS_1
****