Aku Layak Bahagia

Aku Layak Bahagia
Bab 6 Kejadian tak terduga


__ADS_3

Tidak berapa lama Aku dan Pak Satpam tiba di depan sebuah ruangan besar.Lalu pak Satpam berkata padaku.


"Ini Mbak ruangan nya Tuan Dava,Saya tinggal dulu ya."Ujar nya padaku.


"Baik Pak..terima kasih ya Pak." Ujar ku dengan Pak Satpam sambil tersenyum.


Pak Satpam pun berlalu,tinggal Aku yang berdiri mematung di depan pintu.


"Kenapa Aku jadi gugup sekali ya Allah.Kenapa Aku jadi keringat dingin seperti ini."Ujarku coba menenangkan diri agar tidak semakin panik.


Setelah diam sekitar 5 menit,Aku memberanikan mengetok pintu.


"Siapa??"Ujar suara di dalam lantang.


"Saya Mia Tuan,ingin mengantarkan bekal untuk Tuan."Kata ku di balik pintu.


"Oke..masuk."Ujar tuan angkuh kepadaku.


Akhirnya Aku masuk keruangan Tuan Dava.Aku sedikit takut menatap nya.


"Kamu Mia??"Kata Tuan Dava lagi


"Iya Tuan Saya Mia,emang Tuan pikir Saya Marshanda??"Ujar ku sambil tersenyum.


Bisa juga dia bercanda kataku dalam hati.


"Kamu bisa juga melawak ya ternyata"kata nya sambil tertawa.


"Ya ampun Dia tertawa,tadi pagi Aku melihat nya tersenyum dan sekarang Ia tertawa.Seketika angkuh nya hilang di saat melihat nya tertawa lepas begitu.


"Maaf Tuan kalo Saya tidak sopan,ini bekal makan siang Tuan.Saya harap Tuan menyukai nya.Kalo begitu Saya permisi dulu ya Tuan."


"Terima kasih ya Mia,nanti Saya minta Andri untuk mengantar Kamu pulang"Ujar tuan angkuh.


"Tidak usah Tuan,Saya bisa pulang sendiri.Lagian Saya masih ingin mampir ada yang ingin Saya beli."Ujar ku pada Tuan Dava.


"Kamu mau kemana??Kamu tidak coba-coba kabur kan dari ku??"tanya nya penuh selidik.


"Tidak Tuan,Saya tidak mau kabur,kalo Saya kabur,Andri kan tahu dimana rumah Orang Tua Saya Tuan."Ujar ku pada Tuan Dava.

__ADS_1


"Baru juga Aku memuji nya karena Dia ramah.sekarang Dia sudah menyebalkan lagi."umpat ku dalam hati.


"Ya sudah kalo begitu Kamu balik dengan Andri saja nanti kalo mau mampir kemana Kamu bisa minta tolong Andri berhenti sebentar."Ujar tuan angkuh itu


"Baiklah Tuan tapi sebelum pulang boleh kah Saya menumpang sholat di mushola di bawah kantor ini??tadi Saya tidak sengaja melihat ada mushola di bawah sini"Ujarku pada Tuan Dava


"Silahkan,Kamu tau kan jalan menuju kesana??"Ujar Tuan Dava padaku.


"Ya Tuan Saya tahu,kalo begitu Saya permisi dulu ya Tuan."Ujarku sambil berlalu.


Aku pun langsung keluar dari ruangan Tuan Dava dan mulai memasuki lift setelah Aku keluar Aku melihat ada tiga Orang wanita yang mengamati ku.Mereka nampak membicarakan ku.


"Siapa Wanita ini kenapa Dia keluar dari ruangan Tuan Dava"Ujar Wanita yang berambut pendek bernama Lita.


"Apa iya Dia pacar baru nya Tuan Dava??"Ujar Wanita yang rambut nya cokelat bernama Santi.


"Mana ada selera nya Tuan Dava seperti Dia.malu-maluin aja."Ujar Wanita satu lagi yang berambut pirang bernama Jenny.


Lalu Mereka tertawa terbahak-bahak sambil melihat ke arah ku.


Lalu Aku mendekati Mereka kelihatan mereka salah tingkah.


"Astaga,,terus Kamu pikir Kita ini siapa???Emang Kamu aja yang manusia gitu??"Kata cewek yang berambut cokelat.


"Ya mungkin saja Kalian titisan yang berwujud manusia yang cuma ada kepandaian untuk membicarakan orang."Ujar ku sambil berlalu.


"Berani nya Kamu sama Kami???"Ujar wanita berambut pirang meneriaki Aku.


"Menyebalkan banget ya Wanita itu berani nya Dia seperti itu pada Kita,emang Dia gak tau siapa Kita gitu??"Ujar wanita yang berambut pendek.


"Tunggu dulu,kalo Dia berani seperti itu berarti Dia ada hubungan nya dengan Tuan Dava.Dia tidak mungkin berani begitu dengan Kita kalo tidak ada yang melindungi Dia."Ujar Santi yang di angguk dengan kedua teman nya itu.


Didalam lift Aku menghela nafas dengan kejadian yang baru terjadi,Aku memang tidak suka jika ada yang menertawakan Aku,karena menurutku semua manusia itu sama.Aku jadi emosi saat mereka tertawa melihatku.Apa iya aku ini rendah sekali sehingga mereka tertawa melihatKu.Aku memang cuma gadis tamatan SMA yang berasal dr keluarga tidak mampu.Tapi Aku selalu bangga dengan diri ku sendiri.Aku tidak ingin jika Orang meremehkan Ku apa lagi Keluarga Ku.Maka nya jika ada orang yang meremehkanku,Aku tidak terima.


Akhir nya Aku sampai pada lantai bawah di mana mushola disana.Aku pun mengambil wudhu lalu bergegas sholat Dzuhur.Selesai sholat Aku pun bergegas ke parkiran karena Andri sudah menunggu ku untuk mengantar Aku pulang.


Tina-tiba tanpa di sengaja Aku menabrak seorang Lelaki,karena terburu-buru Aku tidak sengaja menabrak seorang Lelaki sebaya dengan Tuan Dava.Lelaki itu putih berbadan tegap dengan kumis yang tipis dan janggut yang membuat penampilan nya sangat berwibawa.


"Maaf kan Saya Tuan,Saya tidak sengaja."Ujarku sambil membungkuk kan badan.

__ADS_1


"Tidak apa-apa,Kamu tidak apa-apa??"Ujar nya lembut.


"Iya Tuan,Saya tidak apa-apa sekali lagi Saya minta maaf Tuan."Ujar ku pada Lelaki itu sambil melihat nya.


"Kamu??"Kata nya padaku sambil menatap ku.


"Iya,maaf Tuan ada apa??"kata ku pada nya.


"Tidak apa-apa,maafkan Aku juga karena berjalan nya terburu-buru."ujar nya ramah.


"Perkenalkan nama aku Reynald."ujar nya padaku.


"Ya Tuan Reynald Saya permisi dulu kalo begitu sekali lagi Saya mohon maaf."Kata ku sambil membungkuk kan badan dan berlalu cepat dari nya.


"Tunggu dulu,,Aku belum tau sapa nama mu."Ujar ny sedikit berteriak.


Aku pun mempercepat langkahku,jujur Aku kurang suka dengan Lelaki yang sedikit genit.Maka nya Aku malas untuk meladeni nya.Bukan nya Aku jual mahal tapi Aku banyak menonton sinetron yang menceritakan bagaimana banyak nya wanita yang tergoda dengan lelaki tampan dan akhirnya tergoda kemudian di t gak ccc inggalkan.Maka nya sampe detik ini Aku tidak pernah mau mengenal Laki-laki.


Karena Aku sangat takut,bagiku Aku ingin mengenal lelaki yang tepat yang bisa menjadi Imamku nanti nya dan menuntun kan ke jalan Allah SWT.


Maka nya setiap Aku bertemu dengan Lelaki yang menatapku pasti Aku langsung takut.


Entahlah mengapa Aku selalu menganggap semua Lelaki sama.


Padahal tidak semua lelaki seperti itu.


Dihalaman Andri sudah menunggu ku.


"Andri..maaf ya lama nunggu ya??"Kataku sambil tersenyum.


"Gak koq..Aku baru aja udah makan siang.Kamu udah makan Mia??"Ujar nya padaku.


"Nanti saja dirumah Ndri,yuk Kita pulang."Ujar ku pada Andri.


Dan Kami pun berlalu pulang kerumah.Hari ini Aku banyak kejadian lucu dari melihat Tuan Dava tertawa.Bertemu dengan Wanita-wanita tidak sopan.Terakhir bertemu dengan Lelaki yang tatapan nya mengerikan pikirku.Entah apa lagi besok kejadian yang Aku akan alami.Karena untuk seterus nya setiap hari Aku akan ke kantor ini untuk mengantar bekal Tuan Dava.


Mungkin Aku perlu makan yang banyak pulang nanti biar mental ku semakin kuat ujar ku dalam hati.


*****

__ADS_1


__ADS_2