Aku Layak Bahagia

Aku Layak Bahagia
Bab 120


__ADS_3

Hari ini adalah hari pernikahan Jessy dan James.


Akhir nya hari yang di tunggu-tunggu tiba.


Adik perempuan ku satu-satu nya sebentar lagi akan menjadi istri orang.


Adik perempuan ku yang manja.


Yang tak pernah bisa lepas dari ku.


Ada rasa terharu saat ini melepas Jessy.


Ia sebentar lagi menjadi tanggung jawab suami nya.


Dan mulai sekarang suami nya yang akan menjaga nya.


Tidak akan ada lagi terdengar oleh ku kata-kata nya mengadu atau menceritakan sesuatu pada ku.


Pasti nanti Ia akan lebih banyak bercerita dengan suami nya.


"Kak Dava,,,kakak kenapa muka nya begitu."Ucap nya pada ku.


Aku sedang menatap Jessy yang sedang di dandani.


Kebetulan di dekat Nya ada Mami dan Diana juga.


"Tidak apa Jess,,kakak hanya bahagia melihat Adik kakak sebentar lagi akan menikah."Ucap ku sambil tersenyum pada nya.


Jessy pun menghampiri ku dan memeluk ku.


"Terima kasih ya kak,,selalu menjadi kakak terbaik untuk Jessy."Ucap nya pada ku.


"Iya sayang,,kak Dava bangga punya adik seperti mu."Ucap ku pada nya.


Jessy walaupun bertingkah manja tapi Ia termasuk anak yang mandiri.Ia suka membantu orang dan mudah bergaul dengan siapa saja.Sehingga Ia banyak di sukai oleh semua orang.


Ia juga seorang pekerja keras,walaupun Ia bisa mendapat kan apa saja dari Papi atau diri ku,Ia tetap ingin bekerja.Ia lebih suka menghasilkan uang dari kerja keras nya sendiri.


"Hei,,kalian kenapa sedih begitu.Aku kan jadi ikut sedih juga."Ucap Diana pada kami berdua.


Diana ikut memeluk ku dan Jessy.


Aku pun tersenyum.


"Makasih ya kak,,sudah menjadi kakak yang baik juga untuk Jessy."Ucap Jessy pada Diana.


"Kakak belum menjadi yang terbaik untuk mu Jess.."Ucap Diana pada nya.


"Kakak dan kak Dava tetap baik buat Jessy."Ucap Jessy sambil tersenyum.


"Jess,,Di,,nanti make up nya pada luntur loh kalo nangis."Ucap Papi menggoda Diana dan Jessy.


Kami pun tertawa.


"Iya nih buat Mami sedih saja.Mami kan gak bisa kalo melihat anak Mami begini."Ucap Mami ingin menangis.


"Sudah Mi,,Mami harus nya bahagia.Anak-anak Mami ada semua nya di sini."Ucap ku pada Mami sambil tersenyum.


Terlihat muka mami sedih.


"Mami kenapa sedih Mi??"Tanya ku pada Mami.


"Tidak apa Dav,,Mami hanya rindu pada Bian."Ucap Mami pelan.


Mungkin Mami merasa tidak enak berbicara di depan Diana.


Terlihat Diana diam saat Mami berbicara tentang Bian.


"Nanti Bian pasti kesini Mi bareng Raynald."Ucap ku menghibur Mami.


"Benar kah Dav??"tanya Mami lagi.


"Tentu saja Mi,,,tidak mungkin Raynald tidak hadir di sini."Ucap ku lagi.


Mami pun tersenyum,Ia mulai melanjutkan untuk di make up.


Aku pun mendekati Diana.


Aku menggenggam tangan nya dan berbisik.


"Maaf kan perkataan Mami tadi sayang jika melukai mu."Ucap ku pada nya.

__ADS_1


Diana tersenyum pada ku.


"Tidak apa sayang,,Aku mengerti sayang jika Mami rindu pada cucu nya."Ucap nya sambil tersenyum pada ku.


Aku pun menatap nya.


Aku seperti tidak percaya dengan apa yang baru ku dengar.Diana merespon nya dengan sangat bijak.


Tak ada marah dari raut wajah nya.


Syukur lah jika Ia sudah menerima semua nya.


Tak lama kemudian muncul lah Raynald yang datang secara tiba-tiba.


"Haloo semua..sudah pada siap kah??"Ucap nya pada kami di ruangan.


"Haii Ray,,Kamu baru tiba??"Tanyaku pada nya.


Aku tidak berani bertanya Bian pada nya,begitu pun Mami.


Raynald pun menyalami Papi dan Mami.


"Ray,,Kamu sendiri saja??"Ucap Papi pada nya.


Seperti nya Papi juga ingin menanyakan Bian pada Ray.


Raynald tersenyum pada Papi.


"Sayang,,masuk lah."Ucap nya pada Mia yang ada di depan pintu.


Terlihat Mia yang sedang menggendong Bian masuk ke dalam ruangan.


Bian terlihat sangat menggemaskan.


Raut wajah Papi dan Mami begitu bahagia saat melihat Bian.


Mereka langsung menghampiri Bian.


"Haloo cucu opa."Ucap Papi pada Bian.


Terlihat Bian tertawa melihat Papi.


Ya anak ku Bian sangat ramah kepada siapa pun juga.


Papi dan Mami sangat bahagia melihat Bian.Ada rasa bahagia yang kurasakan saat ini.


Aku melirik Diana yang sedang bersebelahan dengan Mia.


Diana tersenyum dengan Mia.


Mereka terlihat sangat akrab.


Mereka tertawa melihat tingkah Bian.


Apakah mereka sudah berdamai??


Ada perasaan lega melihat mereka berdua bisa dekat seperti itu.


"Heii,,masa Aku di cuekin sih."Teriak Jessy pada kami dengan muka cemberut.


"Aunty cemburu sayang,,"Ucap Mami sambil tertawa pada Bian.


"Aunty lucu ya sayang,,"Ucap Papi lagi.


Terlihat raut wajah bahagia dari muka Mami dan Papi bertemu Bian.


Kami pun tertawa.


Ternyata Jessy merasa tidak di perhatikan karena kedatangan Bian.


Mia dan Diana pun mendekati Jessy.


Mereka membantu menyiapi Jessy karena acara sebentar lagi akan di mulai.


Aku bahagia melihat kedamaian ini.


Setelah selesai,Aku mendekati Diana.


Aku pegang tangan nya dan berkata.


"Terima kasih sayang,,,Terima kasih untuk menerima keadaan ini.

__ADS_1


Diana mengangguk dan tersenyum.


"Maaf kan Aku sayang,,jika selama ini Aku sudah egois pada mu."Ucap nya pada ku.


"Tidak apa sayang,,Aku berjanji akan menjadi suami yang baik untuk mu."Ucap ku pada nya.


Diana pun memeluk ku.


******


Kita tidak akan pernah tau perjalanan hidup seseorang kedepan nya itu seperti apa.


Terkadang banyak hal-hal yang tak terduga yang akan terjadi nanti nya.


Ada baik,,dan ada pula buruk nya.


Seperti lika-liku kehidupan ku,,,


Ada luka,,ada air mata,,dan ada suka.


Semua nya bercampur menjadi satu di dalam perjalanan hidup ku.


Aku tidak pernah bermimpi bisa mendapat kan suami seperti Tuan Raynald yang sangat mencintai ku.


Yang bisa menerima keadaan ku.


Dan Aku tidak pernah bermimpi juga bisa mempunyai seorang anak dari Tuan Dava.


Walaupun Aku tidak di nikahi oleh nya,tapi Aku sudah bahagia memiliki Bian dan menikah dengan Tuan Raynald.


Hidup ku jauh lebih baik sekarang.


Dan Aku juga bahagia sekarang Aku bisa hidup berdamai dengan nona Diana.


Ia sudah bisa menerima Bian dalam kehidupan rumah tangga nya bersama Tuan Dava.


Aku bahagia melihat Orang tua Tuan Dava sangat menyayangi Bian.


Mereka sangat antusias melihat Bian.


Tak henti-henti nya Papi dan Mami tuan Dava memeluk dan menciumi Bian.


Aku dan Tuan Raynald tersenyum melihat nya.


"Aku bahagia sayang,,,"Ucap ku pada Tuan Raynald.


"Aku juga bahagia sayang,,memiliki mu."Ucap nya pada ku.


Acara Pernikahan Jessy pun di mulai,semua berjalan dengan lancar.


Mulai sekarang Jessy dan James resmi menjadi suami istri.


Banyak tamu undangan yang hadir di acara ini.Semua nya dari relasi rekan bisnis keluarga Tuan Dava.


Kami pun berfoto bersama.


"Mami bahagia sekarang Mami mempunyai Tiga anak perempuan."Ucap Mami tuan Dava.


"Tiga Mi??siapa satu lagi mi??"Ucap Tuan Dava pada Mami.


"Mia,,Mia adalah ibu dari cucu Mami.Berarti Ia adalah anak Mami juga."Ucap Mami pada ku sambil memegang tangan ku.


"Terima kasih nyonya."Ucap ku pada nya sambil tersenyum.


"Mia,,jangan panggil nyonya lagi,Panggil Mami mulai sekarang ya."Ucap nya pada ku.


"Iya Mia,,panggil kami Papi dan Mami juga."Ucap Tuan pada ku.


"Mulai sekarang kita adalah keluarga besar!!"Ucap Tuan sambil tersenyum.


Aku pun mengangguk dan tersenyum.


Terlihat wajah bahagia dari Tuan Raynald,Tuan Dava dan Nona Diana melihat ku.


Aku tersenyum pada mereka.


Aku bahagia bisa di terima di keluarga mereka.


Terima kasih Tuhan,,


Terima kasih sudah membuat hidup ku bahagia,,

__ADS_1


"TAMAT"


__ADS_2