
Sesampai di rumah sakit semalam,,Aku langsumg di tangani oleh pihak Rumah sakit dan Diana,Ia yang mengobati Ku.Dari pihak Rumah sakit pun langsung memperbolehkan Aku untuk langsung pulang kerumah.Di karenakan luka ku tidak begitu parah,walaupun harus mendapat kan beberapa jahitan di lengan kanan Ku.Aku tak menceritakan pada Papi dan Mami soal kejadian di villa kemarin.Aku pun tidak bercerita jika Diana yang menusuk ku.
Aku hanya berkata Aku kecelakaan tunggal.Dan untung nya Papi dan Mami percaya akan hal itu.
Sepanjang jalan dan di rumah sakit Diana terus meminta maaf pada Ku.Ia berkali-kali memaki diri nya sendiri karena kecerobohan nya.Raynald pun berusaha untuk menenangkan nya.
Pagi ini Aku bangun seperti biasa nya.Ada rasa nyeri di lengan kanan ku akibat jahitan semalam.Aku pun mengambil ponsel dan menelpon Raynald.
Kring,,kring..
Tak ada jawaban dari Raynald.
Kemana Dia??Apakah mereka sudah sampai??Kenapa Raynald tidak menjawab telepon Ku.
Aku pun mencoba menelpon kembali tapi tetap tidak ada jawaban.Aku menyesal tidak meminta nomor telepon Mia.Dari awal Mia bekerja dengan Ku sampai detik ini.Aku tidak menyimpan nomor telepon nya Karena Aku gengsi untuk meminta nya.Aku lebih suka menelpon Andri atau bi Ira untuk menanyakan nya.
Aku pun mengirimkan sebuah pesan untuk Raynald.
Ray,,Kalian dimana??tolong hubungi Aku secepat nya.
Aku pun mulai mengkhawatir kan Mia,Kemana Ia di bawa oleh Raynald.Apakah Ia baik-baik saja.Aku mulai gelisah,Aku ingat jika Raynald sangat menyukai Mia.Bisa jadi Ia memanfaat kan situasi ini.
Sial,,,
Tolong angkat telepon ku Ray!!!
"Dava,,sarapan dulu sayang."Ucap Mami yang tiba-tiba muncul di kamarku.
"Iya Mi.sebentar lagi Dava Turun."Ucap ku lagi.
"Hari ini Kamu istirahat dulu di rumah ya nak.Sampai keadaan Mu pulih kembali."Ucap Mami lagi pada ku.
"Iya Mi,hari ini Dava tidak ke kantor."Ucap ku lagi.
__ADS_1
"Bagaiamana bisa Dav tangan mu terluka??"Mami menanyakan pada Ku.
Mungkin Mami ingin tahu apa yang sebenar nya terjadi pada Ku.
"Hanya kecelakaan kecil Mi,sudah jangan di ingat lagi ya Mi,yang penting Dava baik-baik saja."Ucap ku sambil memeluk Mami.
"Iya sayang,,Ayo kita sarapan ke bawah.Papi dan Jessy sudah menunggu kita."Ajak Mami padaku.
Aku dan Mami pun turun ke bawah.
Terlihat Papi dan Jessy lagi menyantap makanan mereka.Jessy kaget melihat tangan ku yang di balut perban
"Kak Dava,,kakak kenapa??"tanya nya cemas
"Tidak apa-apa Jess,,Hanya luka kecil."Ucap ku sambil tertawa.
"Kenapa Kakak tidak memberi tahu Jessy semalam kalo Kakak luka."Tanya Jessy lagi pada Ku.
"Mana sempat Jess..Papi dan Mami pun tahu setelah Kak Dava di antar ke sini oleh Diana."Ucap Mami lagi.
"Tidak bawel.Kakak sudah baik-baik saja."Ucap ku pada Jessy.
Tak lama muncul bibi dari belakang.Ia mengantar kan cofee untuk Ku.
"Bi bilang sama Mia,bekal ku hari ini minta di buat kan nasi goreng seafood saja ya Bi.Aku suka nasi goreng buatan nya."Ucap Jessy pada bibi.
Aku lupa,jika Jessy belum tahu jika Mia sudah tidak bekerja di rumah ini lagi.Waktu Mia pergi dari rumah ini Jessy sudah berangkat ke kantor.
"Ehh itu non,,biar Bibi saja yang memasak ya non."Ucap Bibi lagi pada Jessy.
"Memang nya Mia kemana ni??Apakah libur lagi??bukan nya kemarin baru saja libur bi??tanya Nona Jessy lagi.
"Mia sudah di pecat Jess,,Mami yang memecat nya kemarin."Ucap Mami pada Jessy.
__ADS_1
"Apa Mi,,Mami memecat Mia??kenapa Mi??bukan kah Mia kerja nya bagus Mi,Dia hampir tidak pernah membuat masalah di rumah ini Mi."ucap Jessy lagi tak percaya.
"Siapa bilang??Kamu lupa jika Karena Dia Kakak mu Dava hampir dapat masalah.Dan dari pihak Diana ingin membatal kan pernikahan serta menarik semua saham nya dari perusahaan kita."Ucap Mami.
"Tapi Mami tidak melihat kan bagaimana Kak Diana menyakiti Mia???Jessy melihat nya dengan mata kepala Jessy sendiri Mi betapa jahat nya Kak Diana hingga Ia tega melukai Mia."Ucap Jessy lagi.
Semua nya terdiam,,
Bagaimana jika Mami dan Papi tahu jika sekarang Aku terluka juga karena Diana.Pasti Mami akan kaget jika mengetahui nya.
"Sudah Jess,,tidak usah di bahas lagi.Sekarang yang penting semua nya sudah selesai.Pernikahan kakak mu tinggal menghitung hari.Papi tidak mau ada masalah lagi."Ucap Papi pada Jessy.
"Jessy harap cukup Mia yang di buat luka oleh Kak Diana Pi.Jangan sampai Dia juga ikut melukai kak Dava.Jika itu terjadi Jessy yang akan menghadapi nya."Ucap Jessy sambil berlalu.
Papi dan Mami hanya terdiam sepeninggalan Jessy.Mungkin mereka tidak percaya bahwa Jessy bisa berkata demikian.
Jessy anak manja yang selalu cerita apa saja kepada Kami.Anak yang tidak suka berbohong.Mungkin karena omongan Jessy tadi membuat Papi dan Mami jadi bertanya-tanya sekarang ini.
Aku tidak menyangka sekarang Jessy jadi membenci Diana.Padahal selama ini Ia begitu dekat dengan Diana,bahkan mereka sering pergi bersama.Bahkan kadang orang mengira Jessy adalah adik nya Diana.
Tapi sekarang Jessy terang-terangan tidak menyukai Diana.Bahkan kadang Ia berkata ketus kepada Diana saat Kami sedang berpergian bersama.
Aku pun melihat ponsel ku lagi.
Tidak ada satu pun pesan yang masuk dari Raynald.
Kemana Dia membawa Mia???
Hatiku pun mulai gelisah memikir kan mereka berdua.
Sial,,,
Kamu mau bermain-main dengan ku Ray!!!!!!!!
__ADS_1
*****