
Akhir nya Kami pun berhenti di sebuah tempat makan di persimpangan tidak jauh dari rumah ku.Kebetulan setiap malam memang di persimpangan ini selalu ramai orang berjualan makanan.Dulu setiap gajian,Aku selalu mampir beli pecel lele ini untuk Ku bawa pulang kerumah dan makan bersama keluarga ku.
Pecel lele di sini memang enak,banyak pelanggan yang datang lagi ke sini karena rindu akan sambel nya.Termasuk diriku yang rindu merasakan nya lagi.
Kami pun turun dari mobil.Ada perasaan tidak enak melihat Tuan Dava makan di tempat seperti ini.Mungkin Ia tidak enak karena melihat Aku yang sudah kelaparan.
"Tuan,apakah Tuan yakin mau makan disini??kalo Tuan tidak mau tidak apa-apa Tuan,nanti Saya makan dirumah saja."Ujar ku lagi pada nya.
"Tidak apa-apa Mia,Saya kan juga mau merasakan makan di kaki lima seperti ini.Apalagi tadi Kamu bilang kan kalo makan disini enak.Saya jadi penasaran."Ujar nya lagi.
"Kalo makanan nya tidak sesuai dengan lidah Tuan,apa Tuan akan menghukum Saya??"tanyaku dengan polos dengan nya.
"Tentu saja,,jadi Kamu bersiap-siap lah,Ayo Kita makan."Kata nya sambil tertawa.
Bagaimana ini,kenapa sekarang jadi diriku yang cemas,Aku takut jika nanti bukan selera Tuan Dava.Aku benar-benar bisa di hukum nya.Kenapa tadi harus bercanda nya seperti ini batin ku.
Kami pun sudah duduk di meja dan memesan makanan.Tak lama kemudian makanan Kami sampai.Di meja sudah terhidang nasi uduk,ayam goreng dan lele goreng,lalapan dan sambel yang aroma nya sudah membuat perutku berontak.Seperti nya enak sekali.Sudah tidak sabar ingin memakan nya.
Lalu Tuan Dava pun berkata.
"Apa tidak ada sendok disini Mia??"Ujar Tuan Dava bertanya padaku.
Aku pun tertawa,Aku lupa kalo Ia tidak pernah makan menggunakan sendok.
"Ada Tuan,,cuma kalo makan pecel lele lebih enak kalo makan nya menggunakan tangan Tuan."Ucapku sambil tertawa.
"Tangan??Apa tidak jorok??"Ia bertanya lagi padaku.
"Tentu tidak Tuan,,disana kan ada tempat cuci tangan Kita bisa cuci tangan disana dahulu."Ujarku lagi menerangkan.
"Baiklah,Saya cuci tangan dulu ya,,"Ujar nya dengan muka masih bingung.
"Apa iya Tuan Dava tidak pernah makan menggunakan tangan??Apa benar Ia baru pertama makan pecel lele??"Aku bertanya dalam hati.
__ADS_1
Setelah mencuci tangan,Aku pun langsung menyerbu makanan ku.Aku memang sudah sangat lapar sekali karena dari siang belum menyentuh nasi.Aku pun baru sadar ternyata Tuan Dava masih belum menyentuh makanan nya sedikit pun dan Ia memperhatikan Aku.
"Maaf Tuan,,kalo Saya tidak sopan.Saya mendahului Tuan makan nya."ucap ku tidak enak.
"Tidak apa Mia,makan saja.Seperti nya Kamu laper sekali ya??"Ucap nya lagi.
"Tuan,Ayo di coba makanan nya,pasti Tuan ketagihan.Tuan bisa kan makan menggunakan tangan??"Tanyaku pada nya.
"Bisa,,ini Saya mau makan"Ujar nya sambil memasukan nasi kemulut nya.
Aku tersenyum melihat nya.Ia begitu semangat sekali menyantap nasi uduk nya.Seperti nya Tuan Dava menyukai nya batinku.
Tiba-tiba Ia berkata padaku.
"Mia,,boleh Saya minta satu piring lagi makan nya??"Ujar nya padaku.
Aku pun tertawa,ternyata Ia ketagihan makan nasi uduk nya.Apa iya Dia tidak pernah merasakan makan nasi uduk ujarku dalam hati.
"Boleh Tuan,,tentu saja boleh,Ayam nya juga Tuan??"Ujarku padanya.
"Mia,kenapa melamun??Kamu aneh ya melihat Saya makan??"Tanya nya padaku.
"Ehh..enggak Tuan,,cuma Saya senang saja Saya tidak jadi dihukum.Makanan nya enak kan Tuan??"tanyaku sambil tersenyum.
"Iya enak,,seperti masakan Kamu Mia,lain kali Kamu ajak lagi ya Saya kesini."Ujar nya sambil tersenyum.
Aku pun membalas senyum nya.Ada perasaan bahagia mendengar ucapan nya tadi.Entah sejak kapan Aku mulai menyukai laki-laki ini batinku
Setelah selesai makan,Kami pun langsung pulang menuju kerumah.Di dalam mobil Aku hanya diam,Aku bingung ingin berkata apa pada nya.
"Mia,,maafkan Diana ya atas perkataan nya tadi padamu di acara."ucap Tuan Dava tiba-tiba padaku.
"Tidak apa-apa Tuan,Saya sudah melupakan nya."Ucapku sambil tersenyum.
__ADS_1
"Saya juga tidak mengerti kenapa Ia bisa berkata seperti itu padamu,Itu bukan Diana yang ku kenal."Ujar nya lagi sambil terus mengendarai mobil.
"Mungkin Nona Diana tidak sengaja Tuan,tidak bermaksud berkata begitu.Saya benar-benar sudah melupakan nya Tuan."Ujarku pada nya sambil tersenyum.
Jujur dalam hatiku masih terngiang perkataan nya Nona Diana tadi.Aku juga bingung kenapa Nona Diana bisa berkata begitu padaku.Nona Diana itu orang yang baik.Ia selalu ramah kepada siapa saja.Banyak orang yang menyukai nya karena keramahan nya.
"Terima Kasih ya Mia,,Kamu wanita yang baik.Nanti Aku minta Diana minta maaf padamu Ya,,"Ucap Tuan Dava.
"Tidak usah Tuan,Saya sudah melupakan nya,Saya sudah menganggap tidak terjadi apa-apa Tuan."Ucapku lagi.
Jika Tuan Dava meminta Nona Diana meminta maaf padaku,apa tidak akan muncul masalah baru.Yang Ada Nona Diana akan semakin membenciku.
"Ngomong-ngomong,Kamu dan Raynald lagi dekat ya??"tiba-tiba Tuan Dava bertanya padaku.
"Hmm,,apa,,Tuan berkata apa??"jawabku kaget.
"Kamu dan Raynald berpacaran ya??Raynald bilang kalian lagi dekat saat ini,apakah itu benar Mia??"tanya nya sambil menoleh ku.
"Tidak Tuan,,itu tidak benar.Mungkin Tuan Raynald hanya bercanda.Tadi itu Tuan Raynald kebetulan lewat di salon."Ujarku beralasan.
"Tapi Ia memang benar menyukai mu Mia,,Ia pernah bilang pada Saya.Kalo Ia menyukaimu.Jika Ia terus mengejarmu apakah Kamu akan menyukai nya??"tanya nya lagi padaku.
"Kenapa Ia bertanya seperti itu,kenapa Ia jadi memperhatikan diriku"Ucapku dalam hati.Aku bingung ingin berkata apa pada nya.
"Kenapa diam Mia??Kamu pasti juga menyukai nya kan??jawab saja Mia."tanya nya lagi memaksa padaku.
"Memang penting ya buat Tuan jawaban saya??"Aku pun bertanya balik padanya.
Ia kaget mendengar ucapan ku.Mungkin Ia baru sadar jika Ia berbicara dengan ku.
"Tidak juga sih,Saya hanya bertanya saja.Mau Kamu dan Raynald berpacaran pun jika Ia pilihan mu Saya tidak bisa berkata apa-apa.Cuma Saya ingatkan jika Raynald itu banyak dekat dengan wanita.Saya Tidak mau Ia menyakitimu."Ujar nya tanpa menoleh ke arah ku.
Ada perasaan senang saat mendengar ucapan nya.Ternyata Ia memperhatikan ku.Aku pandangi wajah nya dari samping.Ia benar-benar tampan.Lelaki pertama yang membuatku jatuh hati.Buatku salah tingkah.Yang membuat ku cemburu saat sedang bersama Nona Diana.
__ADS_1
"Aku suka Kamu Tuan Dava!!!!"Ucapku dalam hati sambil tersenyum.
*******