Aku Layak Bahagia

Aku Layak Bahagia
Bab 61


__ADS_3

Hari ini Papi dan Mami akan kembali ke USA tanpa Jessy.karena harus membereskan pekerjaan di sana.Seharus nya baru awal bulan depan Mami dan Papi akan kembali ke sana.Tapi karena acara pernikahan ku dan Diana akan di percepat maka Mereka pun kembali awal bulan ini untuk menyelesaikan semua nya.


Kedua orang tua Ku memang terbiasa untuk bolak-balik dari Indonesia ke USA atau pun sebalik nya.Boleh di bilang masa kecil Jessy benar-benar di USA.Sedang kan Aku memang besar di sini bersama Kakek,Nenek dan Bi Ira.Karena itu Aku begitu dekat dengan Bi Ira,karena Ia selalu yang mengurus keperluan Ku sehari-hari,sekolah Ku bahkan sampai sekarang pun masih seperti itu.Masih Ia lakukan untuk ku.


Setelah selesai mengantar Papi dan Mami,Aku pun pulang ke rumah.Kebetulan ini hari libur.Hari ini Aku akan menghabis kan waktu di rumah saja.


Keadaan rumah sepi,kemana orang-orang ini??


Terlihat dengan Ku Mia sedang berberes di dapur.Aku pun menuju ke arah nya.


"Mia,,kemana Jessy dan Bi Ira??"Tanya ku pada Mia.Terlihat Ia kaget melihat kedatangan Ku.


"Ehh Tuan,,itu Non Jessy tadi keluar di antar Andri.Sedang kan Bi Ira hari ini libur."Ucap Mia lagi.


Berarti Mia sendirian di rumah.


"Kamu sudah makan Mia??"tanya ku pada Mia sambil melihat ke arah nya.


"Sudah Tuan,apa Tuan mau Saya buat kan sesuatu??"tanya nya pada Ku.


"Tidak usah,,nanti jika Saya ingin sesuatu,Saya bilang ke kamu."Ucap ku lagi.


"Iya Tuan,"jawab Mia sambil menunduk.


"Baik lah,Aku ke atas dulu."Ucap ku pada Mia.


Ia pun hanya mengangguk.


Aku memang sengaja tidak ingin banyak bicara pada nya.Karena Aku takut jika nanti membuat ku semakin tidak bisa melupakan nya.Terkadang ada kerinduan melihat Ia tersenyum.Karena memang berapa hari ini tidak pernah lagi Aku melihat senyuman yang keluar dari bibir nya.


Aku pun teringat saat bercumbu dengan nya di mobil.Aku teringat bagaiamana Ia menerima ciuman ku dan menikmati nya.


Sial,,


Kenapa harus ingat yang tidak-tidak.Mengapa Aku harus ingat kejadian itu.Aku pun berlalu dan masuk ke kamar.Seperti nya Aku istirahat saja di kamar,sebelum pikiran ku kemana-mana lagi.Bisa membuat Aku gila nanti.


*****


Hari ini begitu sepi,Hanya ada Aku dan Tuan Dava di rumah ini.Tidak seperti biasa nya.Yang ramai akan penghuni nya.Hari ini tidak banyak pekerjaan yang Aku kerjakan.Semua pekerjaan pun sudah selesai sebelum sore hari.Sehingga banyak waktu luang ku hari ini.

__ADS_1


"Apa yang akan Aku lakukan ya??Tuan Dava seperti nya belum bangun.Jika Ia sudah bangun mungkin Ia ingin Aku membuat kan Ia sesuatu."Ucap ku dalam hati.


"Sebaik nya Aku ke taman belakang saja.Pasti enak duduk di sana sambil melihat bunga-bunga."


Aku pun berjalan ke halaman belakang.Aku mengeluarkan ponsel ku dan menghidupi musik.Terdengar alunan musik dari penyanyi yang ku sukai,begini saja sudah membuat Ku senang.


Aku pun teringat lagi awal ku bertemu dengan Tuan Dava,hingga akhir nya Aku benar-benar jatuh hati pada nya.


Aku sempat berpikir jika Ia juga menyukai Ku,karena kejadian di dalam mobil kemarin.Tapi ternyata itu hanya mimpi saja.Tetap saja seorang pangeran bakalan memilih Tuan putri,bukan pembantu seperti aku.


Mungkin mimpi ku terlalu tinggi untuk bisa mendapatkan laki-laki seperti Tuan Dava.


Sudah lah Mia,,lupakan.


Kamu pasti bisa mendapat kan laki-laki yang nanti nya jadi teman hidup Mu.Aku menyemangati diri Ku sendiri.


"Mia,,tolong buat kan saya jus ya,tolong antar ke ruangan kerja Ku."Ucap Tuan Dava membuat ku Kaget.


"Iya Tuan,,baik."Ucap ku lagi.


Apakah Ia sudah lama di sana,apakah Ia memperhatikan aku melamun tadi??tidak mungkin.


"Permisi Tuan,,"Ucap Ku lagi.


"Masuk Mia,,."Ucap nya lagi.


Aku pun berjalan menuju meja kerja Tuan Dava.


"Ini Tuan Jus nya."Ucap ku pada Tuan Dava.


"Terima kasih Mia,Kamu masih ada kerjaan Mia??"Tanya nya lagi pada Ku.


"Tidak ada Tuan,,Tuan mau saya siap kan makan siang??Tuan belum makan kan??"Tanya Ku pada Nya.


"Kamu perhatian sekali pada Ku Mia,"Ucap nya sambil tertawa.


"Apa yang membuat Ia lucu,bukan kah memang tugas Ku untuk menyiap kan makanan untuk Dia."


"Tuan Mau di buat kan apa??"Tanya Ku lagi.

__ADS_1


Tiba-tiba Ia mendekat pada Ku.Aku pun terkejut saat melihat Ia mendekati Ku.Apa Ia akan melakukan lagi hal-hal yang Ia lakukan lagi di dalam mobil??


Ini tidak boleh terjadi.


Aku pun bergegas menghindar dari nya.


"Saya permisi dulu Tuan,,"Ucap ku pada nya.


Tanpa di sangka Ia pun menarik tangan Ku hingga Aku berada di pelukan nya.


"Kenapa Kamu tidak berani menatap ku Mia."Ucap nya pada ku.


"Tuan,,apa yang Tuan lakukan."Ucap ku sambil melepas kan pelukan nya agak ada jarak di antara kami berdua.


"Kamu tidak nyaman dengan Ku Mia??"Tanya nya lagi sambil terus menatap Ku.


Apa yang harus Ku katakan pada nya,Tidak mungkin aku berkata jujur bahwa Aku bahagia saat berada dekat dengan nya seperti ini.Apa iya Aku harus mengatakan bahwa Aku tidak rela Ia menikah.Bisa di tertawakan nya Aku nanti.


"Saya mohon Tuan,,lepaskan saya.Tuan tidak boleh begini.Ingat Tuan akan menikah."Ucap ku memohon.


"Jika saya tidak mau,akan yang akan kamu lakukan pada ku??"Ucap nya bertanya padaku sambil terus menatap Ku.


"Tolong jangan menatap ku begitu.Aku takut Aku akan luluh melihat tatapan Mu.Aku harus pura-pura marah biar Dia takut."


"Saya akan berteriak Tuan."Ucap ku lagi sambil mengancam nya.


Mudah-mudah an Ia akan takut mendengar ucapan Ku.


"Kamu lupa jika di rumah ini cuma ada Saya dan Kamu."Ucap nya lagi sambil tersenyum.


Benar yang di katakan oleh nya,di rumah ini hanya ada Kami berdua.Jika Aku berteriak pun pasti suara ku tidak akan sampa keluar rumah karena rumah ini begitu besar.Aku pun terdiam.


"Tuan mau apa??"Ucap Ku pada Nya sambil menatap nya.


Tiba-tiba Ia memelukku dan mendekat ke arah Ku.


"Aku mau Kamu Mia!!!Ucap nya sambil menciumi Ku.


****

__ADS_1


__ADS_2