Aku Layak Bahagia

Aku Layak Bahagia
Bab 43 Jatuh Hati


__ADS_3

Setelah menempuh perjalanan hampir satu jam an,Aku dan Kak Dava pun tiba di sebuah Restaurant mewah.Hari ini Kak Dava ingin bertemu klien baru nya untuk sebuah proyek baru.


Setiba Kami di sana Kami langsung di sambut dengan asisten klien Kak Dava tersebut.Ia sangat ramah dengan Kami.


"Selamat siang Tuan,Saya Andrew Tuan sudah menunggu Tuan di dalam."Ucap nya pada Kami.


"Terima Kasih Pak,,"Ucap Kak Dava pada nya.Kebetulan Andrew itu perawakan sudah keliatan Tua,maka nya itu Kak Dava memanggil nya Bapak.


Aku pun berjalan mengikuti Kak Dava di belakang.Kira-kira siapa yang akan Kak Dava temui.Dari kejauhan Aku melihat ada sesosok pria menggunakan jas hitam,sedang membelakangi Kami,seperti nya lagi menerima telepon.


Tak jauh dari laki-laki itu,ada sesosok wanita yang lagi sibuk dengan ponsel nya,dan ada dua orang laki-laki yang sibuk dengan laptop nya.


"Selamat siang Tuan,,ini Tuan Dava sudah tiba."Ucap pak Andrew pada laki-laki itu.


Ia pun menutup ponsel nya dan berbalik.


"Hai Tuan Dava,,How are u??"ucap nya pada Kak Dava.


Sesosok laki-laki yang sangat tampan menurut versi ku.Muka nya terlihat humble sekali.Senyum nya begitu manis dan kelihatan jika Ia sosok yang begitu easy going kepada siapa saja.


"I'm fine,,and you???"Ucap Kak Dava pada nya sambil tersenyum.


"I fine too,,Ini Diana???"Ucap nya pada Kak Dava sambil menunjuk ke arah ku.


Seperti nya Ia tahu jika Kak Diana adalah tunangan nya Kak Dava.Mungkin juga di acara Kak Dava kemaren Ia hadir di sana.


"Hahaa bukan James,,ini Jessy.Ini my sister.Jess,,perkenal kan ini James,Ia relasi baru Kakak."Ucap Kak Dava pada ku.


"Haii James,,Aku Jessy..Nice too meet you."Ucap ku pada nya sambil tersenyum.


""Nice too meet you Jess,,you so beautiful."Ucap nya pada ku.


"Thanks,,"Ucap ku sambil tersenyum malu.


"Waah,,Ia memuji ku cantik,apa Aku tidak salah dengar???"Ucap ku dalam hati.


"Tuan Dava perkenal kan ini sekretaris saya,Mira.Dan ini dua asisten Saya Riko dan Alan.Ucap nya pada Kakak.


Kami pun menyalami karyawan nya James.Waktu Aku menyalami Mira,terlihat Ia begitu Acuh pada ku.Padahal Aku begitu manis pada nya.


"Apa Ia marah karena bos nya memuji Aku tadi???"Ucap ku dalam hati."

__ADS_1


Setelah berbincang-bincang cukup lama tentang pr proyek ini,dan Aku pun sudah mencatat point-point penting nya.Tak lama kemudian Kak Dava bicara kepada James.


"James untuk proyek ini Aku serah kan kepada Jessy untuk menyelesai kan nya.Karena Ia memang Aku suruh belajar sebelum Ia memegang perusahaan Papi yang lain."Ucap Kak Dava pada nya.


"It's Okey,,tidak masalah.Aku malah senang bisa Ketemu Jessy terus."Ucap James pada Kak Dava sambil tertawa.


""Hmm,,boleh-boleh saja.Asal jangan yang aneh-aneh ya James.Ingat ini Adek Aku."Ucap Kak Dava lagi sambil pura-pura muka serius.


"Hahaa,,pasti nya.Aku malah yang akan menjaga Jessy dari bahaya."Ucap James lagi.


Yang di sambut tawa oleh Kak Dava.Seperti nya Kak Dava dengan James cukup dekat.Mungkin mereka sudah lama kenal dan baru sekarang menangani proyek yang sama.


"Mari Kita makan dulu.Saya sudah memesan menu makan siang yang enak di sini.Mari Jessy Kita ke dalam."Ucap James pada ku.


"Iya James,,thanks,,"Ucap ku lagi.


Aku dan Kak Dava pun mengikuti James dari belakang.Kami masuk ke sebuah ruangan yang sudah penuh dengan makanan.


Kami pun duduk dan mulai menyantap makan siang.Selama makan berapa kali Aku menangkap mata James yang lagi melihat Ku.Di saat Aku melihat nya,Ia pun langsung membuang muka nya.


"Seperti nya Ia memperhatikan ku."Ucap ku sambil tersenyum dalam hati."Ingat Jess,,Kak Dava serem loh kalo marah."Kata hati ku lagi mengingat kan.


"Aku pun membayangkan muka Kak Dava jika sedang marah.Dan Aku pun jadi tertawa sendiri.


"Ehh,,tidak Kak,,Jessy teringat saja kejadian lucu saat makan iga bakar ini."Ucap ku berbohong.


"Apa makanan nya kurang enak Jess???"Tanya James pada ku."Jika kurang enak Aku pesan kan lagi makanan yg lain nya."Ucap nya lagi pada ku.


"Tidak James,,terima kasih.Ini enak sekali.Aku suka."Ucap ku sambil tersenyum.


"Mira,,nanti habis makan tolong pesan kan pencuci mulut yang segar ya di sini."Ucap James lagi pada sekretaris nya.


"Kamu harus coba Jess,,pasti Kamu suka."Ucap nya pada ku.


Aku pun hanya tersenyum.Aku lihat tampak muka tidak senang dari Mira saat James selalu bicara pada ku.Berapa kali juga Aku melihat Ia menatap James begitu lama.


Seperti nya Ia mengagumi James,secara setiap hari mereka bersama.Pasti lah timbul benih-benih cinta di hati nya.Secara James juga tampan dan sangat ramah dengan siapa saja.


Setelah Kami selesai makan dan mencicipi makanan penutup.Aku dan Kak Dava pun pamit pulang.Sebelum pulang James meminta Mira untuk meminta nomor ponsel ku.


"Nona,boleh minta nomor ponsel Nona dan email Nona??"Ucap nya pada ku.

__ADS_1


"Oke Mira,sini pinjam pulpen nya."Ucap ku pada nya sambil menulis kan di sebuah kertas.


Lalu Kami pun di antar oleh James sampe ke depan.Sebelum Kami pergi.James berkata lagi pada ku.


"Jessy,,semoga Kita bisa menjadi relasi yang baik ya."Ucap nya sambil tersenyum.


"Tentu saja James,,Kita bukti kan ya pada Kak Dava bahwa proyek kita ini lebih baik dari punya Kakak."Jawab ku sambil tertawa.


"Oke,,Kakak tunggu ya,,Jangan saja Kakak dengar Kamu menyerah ya.Kalo Kamu menyerah berarti Kamu bukan Adek nya Kakak.Karena dalam kamus seorang Dava itu tidak ada kata Menyerah."Ucap Kak Dava pada ku.


"Siap Kakak."Ucap ku sambil memberi hormat kepada Kakak.


Yang lain nya pun tertawa melihat tingkah Kami,kecuali Mira.Ia tidak tersenyum sedikit pun.


Benar-benar tidak ada muka bersahabat dari diri Nya.Bagaimana bisa James menjadikan nya sekretaris nya.


Setelah berpamitan,Aku dan Kak Dava pun pergi.Aku berharap Aku bisa menyelesai kan proyek ini secepat nya.Aku ingin menunjukan kepada Papi,Mami dan Kak Dava bahwa Aku bisa.Apa lagi mempunyai klien yang begitu tampan seperti James.


"Seperti nya Aku menyukai proyek ini!!"Ucap ku dalam hati sambil tersenyum.


******


Visual


Hai semua nya di sini pasti pembaca bertanya-tanya kan bagaimana sosok James yang di bilang tampan oleh Jessy.


Berhubung Author ini baik hati dan tidak sombong😁Author akan memberikan visual sosok James langsung ya di episode ini.


Biar pembaca tidak bertanya-tanya bagaimana sosok seorang James.



James


Seorang pengusaha muda yang tampan.Yang mempunyai sifat ramah kepada siapa saja.Sosok Ia yang humble kepada siapa saja,tak jarang banyak membuat wanita jadi jatuh hati pada nya.


Ini hanya visual dari Author saja ya guys,,


Jika kurang berkenan maaf kan lah Author ini,jika imajinasi nya terlalu tinggi.😁


Jangan lupa juga ya untuk like and comment nya.Dan jangan lupa simak terus cerita dari Author.

__ADS_1


Terima Kasih untuk semua.


Semoga Kita semua sukses bersama❤️


__ADS_2