Aku Layak Bahagia

Aku Layak Bahagia
Bab 23 Kagum


__ADS_3

Selesai makan siang Mami pun langsung menuju halaman belakang untuk menemui MiaIa ingin melihat bunga-bunga kesayangan nya,sekalian mau mencari angin di balkon belakang.Papi,Jessy dan Aku mengikuti mami.


"Mia lagi apa??"tanyaku pada nya.


"Ehh Tuan,,ini lagi merapikan bunga Tuan,,"Ujar nya padaku.


"Ini Mami dan Jessy baru sampe dari USA,,"Kataku lagi pada Mia.


Kebetulan Papi duduk di balkon jadi tidak mengikuti Kami mendekati Mia.


"Maaf nyonya.Perkenalkan nama Saya Mia.Maaf jika tadi Saya tidak tahu kalo Nyonya dan Nona sudah sampe disini,,"Ujar Mia pada Mami dan Jessy.


"Tidak apa-apa Mia,,Kamu yang merawat bunga-bunga saya ya??"Ucap Mami bertanya pada Mia.


"Iya nyonya,,kebetulan memang Saya suka pada bunga."Ucap Mia sambil tersenyum.


"Akhir nya Ia tersenyum juga."Ujarku dalam hati


"Mia,,ini Jessy adik ku yang bawel,,"Aku mengenalkan Jessy pada Mia.


"Haii Nona,,perkenalkan Saya Mia,,"Kata Mia sambil tersenyum.


"Akhir nya Aku sudah bisa melihat senyum nya lagi."batin ku lagi.


"Iya Mia,,Aku Jessy..Seperti nya Kita seumuran ya.Panggil Aku Jessy aja ya jangan panggil Non."Ujar Jessy sambil tersenyum.


Adik ku Jessy memang agak risih bila Ia di panggil Nona.Ia lebih suka jika orang memanggil Ia dengan nama nya saja.Menurut nya semua manusia itu sama di mata Allaj.Jadi Ia tidak menyukai bila ada yang memanggil nya Nona.Kecuali Bi Ira memang tidak mau mengganti panggilan untuk kami berdua.


"Baik non..ehh Jess,,"Ujar Mia gugup.


"Santai aja Mia,,jangan gugup gitu.Aku senang deh ada temen dirumah.nanti kita ngobrol-ngobrol ya."Ucap Jessy pada Mia sambil tersenyum.


"Mi,,aku ke kamar dulu ya,,"Ucap nya sambil berlalu.


Sekarang tinggal lah Aku,Mami dan Mia.


kelihatan Mia canggung sekali saat menjawab pertanyaan Mami.Mungkin dia takut pada Mami.Tapi Ia benar-benar paham soal bunga.Apa yang Mami tanya Ia bisa menjawab semua nya.


Dan Mami pun kelihatan senang karena ada juga temen ngobrol yang mengerti soal bunga.


Selama ini memang Mami hobi bunga tapi di rumah ini,tetapi satu pun tak ada yang mengerti soal bunga.


Maka nya di saat ada Mia,semua masalah bunga Mami teratasi.Kelihatan raut muka Mami bahagia melihat bunga nya menjadi cantik.


"Makasih ya Mia,,sudah mau merawat bunga-bunga saya,,"Ujar Mami sambil tersenyum.


"iya Nyonya,sama-sama.Memang ini pekerjaan nya Saya Nyonya,,"Ucap Mia sambil tersenyum.

__ADS_1


"Ayo Mia,Saya kenalkan kamu dengan Papi,,"Ucap ku pada Mia.


"Baik Tuan,Nyonya Saya tinggal dulu ya,,Saya permisi dulu,,"Ucap Mia pada Mami.


"Iya silahkan Mia,,"Ucap Mami pada Mia.


Aku dan Mia pun berlalu dari Mami dan menemui Papi yang lagi santai di balkon.


"Pi,Ini Mia pembantu baru disini,,"Ucapku mengenali Mia pada Papi.


"Perkenalkan Tuan,Saya Mia,,"Ucap Mia sambil membungkuk kan badan.


"Iya Mia,,semoga Kamu betah ya kerja disini.."Jawab Papi sambil tersenyum.


"Iya Tuan,kalo begitu Saya permisi ke dalam dulu ya Tuan.Saya mau membantu Bi Ira dulu,,"Ucap Mia padaku dan Papi.


"Ya silahkan,,"Kata papi kepada Mia.


Sebelum Ia berlalu dari kami,Ia sempat melihat ku tapi tetap saja tidak ada senyuman.Apakah Ia masih marah padaku yang sebenar nya aku juga tak tahu apa salah ku pada nya batin ku berkata.


Sebenar nya apa yang Aku lakukan hingga Ia begitu cuek padaku.


Apa karena Aku tidak memberikan Ia gaji??Ya mungkin saja Ia marah karena tidak Aku gaji.Karena Ia sudah disini selama sebulan penuh.


Memang perjanjian di awal memang Ia akan bekerja padaku selama 6 bln tanpa di gaji untuk mengganti kerugian yang Ayah nya perbuat.


Dan Ia pun menyanggupi nya.Bukan kah Aku tidak salah??batin ku lagi.


"Ada apa mi??"tanyaku pada Mami.


"Mami senang Dava melihat bunga Mami bagus-bagus.Emang pintar ya si Mia rawat tanaman." ucap Mami senang.


"Bukan cuma rawat tanaman aja Mi,memasak juga Ia pinter banget,buat kopi juga malah."Oceh ku panjang lebar.


"Kamu lagi muji Mia nih cerita nya??"Ujar Mami sambil tertawa.


"Apaan sih Mi,kan Dava cuma ngomong aja Mi,karena setiap hari si Mia yang antar bekal Dava ke kantor Mi,bahkan Raynald pun udah ikutan minta di buatin sama Mia sampe bayar Mi."Ucapku semangat bercerita pada Mami.


"Oh ya,,berarti emang masakan Mia enak ya??"tanya Mami lagi pada ku.


"Enak Mi,lebih enak dari Bi Ira"kataku sambil tertawa.


"Husst,,nanti bi Ira marah loh,,"Ujar mami sambil tersenyum.


"Kita ke papi ngobrol disana yuk Mi'Ujarku pada Mami.


Akhir nya Aku,Papi dan Mami mengobrol di balkon.Banyak yang Kami ceritakan dari kegiatan sehari-hari sampe ke pekerjaaan.

__ADS_1


Tiba-tiba Mia datang membawa minuman untuk Kami.


"Permisi Tuan,Nyonya ini kopi dan teh nya,,"Ucap Mia kepada kami.


"Iya Mia,,terima kasih ya,,"Ucap Mami.


"Kopi buatan Mia enak loh Pi,,"Ucap ku pada Papi.


"Ohh ya..Bentar Papi coba dulu,,"Ucap Papi sambil menghirup kopi.


"Iya,,beneran enak,Kamu pintar buat kopi ya??"Tanya Papi pada Mia.


"Tidak Tuan biasa saja,Saya buat nya seperti buat kopi pada umum nya Tuan,,"Ucap Mia sambil tersenyum.


"Sini Mia,,gabung ma Kami.Saya mau tanya-tanya Kamu."Ucap Mami pada Mia.


"Ehh,,iya Nyonya,,mau nanya apa Nyonya??"Ujar nya gugup.


"Sebelum kerja disini Kamu kerja dimana??"Tanya Mami pada Mia.


"Saya bekerja di rumah makan Nyonya,,"Jawab Mia pada Mami.


"Kamu tidak kuliah??"Mami bertanya lagi.


"Tidak Nyonya karena Orang tua Saya tidak ada biaya Nyonya,buat makan sehari-hari saja sudah bersyukur Nyonya."Mia berkata sambil tersenyum.


"Kamu hebat Mia,di umur Kamu sekarang Kamu mau kerja mati-matian demi membantu Orang tua Kamu.Kalo boleh tau berapa gaji yang di berikan Dava untuk Kamu??"Mami bertanya.


"Ehh itu Nyonya."Mia pun bingung menjawab pertanyaan mami sambil melihat ku.


"Koq diam??memang Dava gaji Kamu berapa Mia??"Mami bertanya lagi.


"Tiga juta Mi,,"Ujar ku menjawab pertanyaan Mami.Dan besok Mia gajian nya."Jawab ku lagi pada Mami.


"Tuan tapi,,"Ujar Mia lagi.Kan kesepakatan kita bagaimana Tuan???"tanya Mia lagi.


"Sudah besok Saya kasih gaji pertama Kamu.Besok pagi ingat kan Saya ya."Ucap ku sambil tersenyum.


Terlihat muka Mia bingung melihat ku.Ingin bertanya mungkin Ia tidak enak.


"Besok Kamu boleh minta ma Dava ya gaji nya,Saya senang dengan kinerja mu.Tadi saya juga banyak mendengar dari Bi Ira kalo Kamu kerja nya bagus dan telaten.Saya juga senang melihat bunga-bunga Saya terawat dengan baik."Ucap mami lagi.


"Terima kasih Nyonya untuk pujian nya,memang itu sudah kewajiban Saya Nyonya.Saya melakukan nya dengan senang hati.Sekali lagi terima kasih Nyonya."Mia berkata lagi,kelihatan sekali muka nya senang.


Semoga saja setelah Ia mendapat kan gaji pertama nya Ia akan kembali ceria.Aku memang sudah memaafkan kejadian yang di buat Ayah nya bulan kemaren.Mungkin Ia senang bisa membantu kedua orang tua nya.


Aku senang bisa membuat Ia tersenyum lagi.Mudah-mudahan Ia balik seperti Mia yang kemarin-kemarin Aku kenal.

__ADS_1


Semoga saja.


*****


__ADS_2