
*Diana*
Apa-apaan Dava,kenapa Ia harus mengajak pembantu ini untuk pulang bersama Kami."Umpat ku dalam hati.
"Aku tidak salah dengar sayang???Kamu lagi gak bercanda kan???"Ucap ku sambil tersenyum sinis.
"Tidak sayang,,emang nya kenapa kalo Mia pulang bareng Kita,bukan nya Dia juga pulang di rumah yang sama dengan ku."Ucap Dava dengan santai nya.
"Gila,,tambah bangga tuh pembantu,di belain sama Dava terus,kenapa sih Dava akhir-akhir ini sangat membela Ia terus.Apa salah nya Ia pulang dengan Raynald."Aku terus mengumpat dalam hati.
"Jangan begitu bro,,Mia biar pulang bareng Aku saja,Kamu kenapa gak percaya bener sama Aku??Aku gak bakalan macem-macem sama Mia,Aku jamin itu!!!"Ucap Raynald meyakinkan Dava.
"Iya Tuan,biarkan Saya pulang bareng Tuan Raynald saja Tuan,,"Ucap Mia pada Dava.
"Akhir nya sadar diri juga ini pembantu.Bagus lah.Emang siapa Dia mau bareng sama Aku dan Dava."ungkap Ku dalam hati.
"Ya sudah baik lah.Tapi biar mobil Kita beriringan ya,Aku tidak mau Kamu bawa Mia kemana-mana lagi."Ucap Dava pada Raynald.
Aku kaget mendengar ucapan Dava.Kenapa Ia sangat mengkhawatir kan Mia.
"Maksud Kamu apa sayang???Kenapa Kamu sangat perhatian kepada Mia???Apa istimewa nya Dia sampe Kamu dari tadi belain Dia terus???"Akhir nya keluar juga kekesalan dari dalam hati ku kepada Dava.
Dava terdiam melihat Ku.
"Aku sudah cukup Muak ya,dari tadi Kamu selalu membela pembantu ini.Apa istimewa nya ini buat Kamu????"Aku bertanya setengah teriak pada Dava.
"Sayang,kenapa Kamu bicara seperti itu??Malu di lihat orang di sini.Aku bukan membela Mia,hanya saja hari sudah malam.Ia besok harus bangun pagi untuk menyiapkan sarapan.Aku tidak mau Mami marah pada nya."Dava berkata pada ku.
"Maaf Tuan Dava.Saya mohon ijinkan lah Saya untuk pulang bareng Tuan Raynald saja.Saya mohon.Maaf kan Saya Nona Diana,kalo gara-gara Saya Nona jadi mikir nya yang tidak-tidak kepada Tuan Dava."Ucap Mia pada ku.
"Hei,,gak penting ya Kamu itu buat Aku.Emang siapa Kamu bisa membuat Aku dan Dava jadi berantem???Ingat ya Mia Kita beda Kelas.Kamu jangan lupa Kalo Kamu itu hanya Pembantu!!!!"Ungkap ku dengan kasar pada Mia.
"Diana,jangan bicara seperti itu.Kenapa Kamu selalu begitu kepada Mia???"Ucap Raynald membela Mia.
"Sudah sayang,,Ayo Kita pulang."Ucap Dava Padaku.
Ray,tolong bawa Mia pulang.Aku akan pulang bersama Diana."Ucap ku pada Raynald.
Dava pun menggandeng tangan ku dan berlalu dari Mia dan Raynald.
Tidak ada kata yang keluar dari mulut nya.
Aku pun demikian.
Di dalam mobil pun tak ada pembicaraan antara Kami berdua.Ia sibuk menatap ke arah ponsel nya."Mungkin lagi sibuk dengan klien-klien nya."batin ku.
__ADS_1
"Sayang,,Aku mau langsung pulang ya.Aku capek."Akhir nya Dava bersuara.
"Ya sayang,pak tolong antar Tuan Dava dulu ya."Ucap ku pada supir.
"Baik Nyonya,,"jawab supir pada ku.
Mobil pun melaju dengan cepat.Aku tau mungkin Dava marah pada ku.karena omongan ku tadi.Tapi Aku tidak peduli.Karena memang perlakuan Dava tadi membuat Aku kesal.Biarkan saja lah nanti pasti juga Ia yang akan membujuk ku.
Akhir nya Kami pun tiba di rumah Dava.Ia langsung turun dari mobil.
"Hati-hati pulang nya ya sayang."ucap nya pada ku.
"Pak hati-hati ya bawa mobil nya."Ucap nya pada supir.
"Baik Tuan.."Jawab supir pada nya
Aku hanya diam saja.Aku enggan menatap nya.
Dan Ia pun memandang kepergian mobil Kami.
*Dava*
"Kenapa Diana harus seperti itu kepada Mia???Apa Ia tau kalo Aku memperhatikan Mia??"tanyaku dalam hati.
Masih terngiang oleh ku bagaimana Diana tadi berbicara kepada Mia.Terlihat raut wajah sedih dari Mia karena Diana berkata begitu.
"Ahh,,iya Mia,,kenapa Ia belum sampai juga kerumah."Aku baru sadar Mia belum sampai di rumah.
Aku pun menanyakan kepada Andri,dan Andri bilang dari tadi cuma mobil Nona Jessy dan Nona Diana yang baru masuk ke rumah.
Aku pun bergegas mengeluarkan handphone dan menelpon Raynald.Kemana Ia membawa Mia,seharus nya mereka juga sudah sampai di sini.
Tuuut,,,tuut,,tuut,,,
Tak ada dering telepon yang terdengar.
"Siaal,,Raynald mematikan ponsel nya."Ucap ku dalam hati
Seperti nya Raynald sengaja mematikan ponsel nya biar Ia bisa membawa Mia kemana mana.Entah kenapa pikiran ku sangat kacau sekali.Aku sudah membayangkan yang tidak-tidak.Secara Aku kenal bagaimana Raynald.
"Ndri,minta kunci mobil.Saya mau keluar sebentar."Ucap ku pada Andri.
"Tuan mau kemana Tuan malam-malam begini??Biar saya yang antar Tuan."Ucap Andri lagi.
"Tidak usah Ndri.Biar Saya sendiri saja."Ucap lagi.
__ADS_1
Tak lama kemudian sebuah mobil masuk ke perkarangan rumah.
"Akhir nya mereka pulang juga."Aku bergumam dalam hati.Aku pun bergegas menghampiri mereka.
"Dari mana saja Kalian??kenapa baru pulang???"Tanya ku pada Mereka.
"Kamu lupa ini Satnite,pasti jalanan macet lah bro."Ucap Andri lagi.By the way di mana Diana???Apa sudah pulang??"tanya Andri lagi pada ku.
"Iya Dia sudah pulang.Kenapa emang nya??"Tanyaku pada Andri.
"Kamu gak nanya sama Dia,kenapa Ia selalu menghina Mia??kenapa Ia selalu kasar pada Mia.Jangan bilang Ia cemburu pada Mia."Ucap Raynald sambil tertawa.
"Sudah,,balik gih sana.Sudah malam.Buat rusuh aja malam-malam di rumah orang."Ucap ku pada Raynald sambil mendorong Ia untuk masuk dalam mobil.
"Hmm..Teriakin juga ni Om dan Tante,Kamu ngusir Aku bro.Tawarin masuk dulu coba,atau minum cofee."Ucap Raynald lagi protes.
"Udah gak usah,,besok masih bisa kan ke sini."Ucap ku lagi sambil terus memaksa Raynald masuk mobil.
"Iya deh,,Iya.Mia Saya pulang dulu ya.Next kalo Aku ngajak Kamu pergi lagi Kamu mau kan??"Ucap Raynald pada Mia.
"Iya Tuan mau.Terima kasih banyak ya Tuan."Ucap Mia pada Raynald dengan senyum manis nya.
"Apa-apa an Dia,tersenyum seperti itu kepada Raynald."umpat ku dalam hati.
"Iya Mia sama-sama.See you Mia."Ucap Raynald lagi.Ia pun lalu masuk ke dalam mobil dan berlalu.
"Saya permisi masuk dulu Tuan."Ucap Mia pada ku.
"Nanti dulu Mia,ada yang mau Saya tanyakan pada Mu."Ucap ku pada Mia.
"Tuan mau bertanya apa Tuan??"Tanya Mia pada ku.
"Apa Kamu dan Raynald ada hubungan???"Apa Kamu sudah ada Rasa pada Raynald???"Tanyaku lagi pada Mia.
"Maaf Tuan.Saya rasa itu tidak lah penting untuk Tuan.Tuan jangan takut,Saya tau menjaga diri saya sendiri.Karena Saya tau mana yang baik dan mana yang tidak.Saya masuk ke dalam dulu Tuan.Permisi."Ucap Mia pada ku sambil berlalu.
Deg,,Jantung ku langsung berdetak.
Tidak percaya dengan apa yang barusan Aku dengar .
"Apa mereka sudah pacaran???Apa benar Mia mulai menyukai Raynald???"Tanyaku lagi dalam hati.
Ah,,sial!!!!
*****
__ADS_1