Aku Layak Bahagia

Aku Layak Bahagia
Bab 99


__ADS_3

Ingatan ku masih teringat saat melihat Mia di toko kue beberapa hari yang lalu.


Mia,,


Sudah lama Aku tidak melihat nya.Wanita yang membuat ku jatuh cinta dan berpaling dari Diana.


Teringat lagi di ingatan ku apa yang telah Aku lakukan pada nya.Hingga membuat Ia mengandung anak ku.


Aku dengan sempurna menghancurkan masa depan nya.


Mungkin Aku memang pantas di sebut sebagai lelaki pecundang,yang tidak mengakui perbuatan ku.Aku lebih memilih untuk lari dari tanggung jawab.


Aku memang pantas mendapat kan hukuman nya.


Mungkin keguguran Diana adalah karma untuk ku,karena telah menyia-nyiakan Anak yang ada pada Mia.


Beberapa hari ini Aku menginap di rumah orang tua ku.Aku mengatakan jika Diana sibuk di kantor sehingga Aku merasa kesepian.


Hampir setiap hari Diana membujuk ku agar Aku pulang ke rumah.Tapi saat ini Aku lebih senang di sini.


"Kak Dava,,,"Ucap Jessy mengagetkan ku.


Terlihat Jessy di depan pintu kamar ku.


"Jess,,ada apa??"Tanya ku pada Jessy.


"Tadi kak Diana menelpon Jessy,Ia meminta Jessy untuk membujuk kakak untuk pulang."Ucap nya lagi.


"Kakak masih betah di sini."Ucap ku lagi.


"Tapi kak,,kasihan Kak Diana.Kakak seharus nya mensupport nya dalam keadaan seperti ini.Bukan menjauhi nya."Ucap Jessy pada ku.


Benar di katakan Jessy.Tak seharus nya Aku meninggalkan Diana saat ini.Seharus nya Aku tidak menjadi suami yang egois.


"Makasih ya Jess,,sudah mengingat kan Kakak.Nanti sore kakak akan pulang ke rumah."Ucap ku pada Jessy.


Jessy pun tersenyum.


"Itu baru Kakak nya Jessy.Percaya lah Kak,,semua ini pasti ada hikmah nya untuk Kakak atau pun kak Diana."Ucap Jessy pada ku.


Aku hanya mengangguk dan tersenyum


Ternyata Jessy sudah sangat dewasa dan bijaksana.Ia sudah bisa menasehati ku.Padahal dulu Ia sangat manja dengan ku.


Tiba-tiba Jessy berkata pada ku.


"Kak,,Jessy dan James akan bertunangan."Ucap Jessy pada ku.


"Ohh ya,,bagus itu.Kapan rencana nya??"Tanya ku lagi.


Minggu depan orang tua James akan bertemu dengan Papi dan Mami kak."Ucap Jessy lagi.


Aku memang sudah mengetahui hubungan Jessy dan james.Awal kedekatan mereka saat Aku meminta Jessy untuk memegang sebuah proyek bersama dengan James.Mungkin karena sering bertemu,membuat mereka jadi menyukai satu sama lain.


"Sebentar lagi adik kakak akan menjadi istri orang."Ucap ku sambil mengusap rambut Jessy.

__ADS_1


Jessy pun tertawa.


"Kan Jessy sekarang sudah besar kak,,sudah bisa pegang perusahaan Papi sendiri."Ucap Jessy lagi.


Aku pun tersenyum.Yang di katakan oleh Jessy benar.Ia sekarang sudah semakin dewasa.Ia sudah mampu memimpin perusahaan Papi dan mengerti untuk mengelola nya.


Awal nya Aku dan Papi meragukan nya,karena Jessy adalah anak yang manja.Tapi Ia mampu membuktikan pada Kami bahwa Ia bisa mandiri.


"Iya Kakak bangga pada mu."Ucap ku pada nya sambil tersenyum.


"Terima kasih Kakak karena selalu mengajari Jessy."Ucap nya sambil memeluk ku.


Aku pun tersenyum melihat nya.


"Kak,,Jessy ke bawah dulu ya."Ucap nya pada ku.


"Kamu tidak kerja hari ini??"Tanya ku lagi pada Jessy.


"Kerja kak,,ini Jessy mau ke kantor.Jessy pergi dulu ya kak."Ucap nya pada ku.


"Hati-hati di jalan."Ucap ku pada nya.


Jessy pun mengangguk dan berlalu dari ku.


Tiba-tiba telepon ku berdering,,


Diana menelpon ku.


"Sayang,,kamu lagi apa??"Tanya nya pada ku.


"Lagi mau bersiap ke kantor."Ucap ku pada nya.


"Tidak usah,nanti sore Aku pulang kerumah."Ucap ku pada nya.


"Benar kah sayang??"Tanya nya lagi.


Mungkin Ia tidak percaya jika Aku ingin pulang ke rumah.


"Iya,nanti Aku pulang.Aku mau berangkat ke kantor dulu."Ucap ku pada nya.


"Baik lah sayang,,hati-hati di jalan."Ucap nya pada ku.


Aku pun mematikan telepon.


Dan bersiap ke kantor.


******


*Pagi ini Aku menyiapkan sarapan seperti biasa nya.Disaat ku menyiapkan sarapan Tuan Raynald biasa nya akan menjaga Bian sambil bermain dengan nya.


Bian semakin hari semakin pintar,Ia selalu rewel setiap Tuan Raynald pergi.Dan Ia akan tersenyum saat melihat Tuan Raynald di hadapan nya.


Bian seperti nya tau jika Tuan Raynald begitu menyayangi nya.Sehingga Ia tidak pernah rewel saat di jaga oleh Tuan Raynald*.


"Sayang,,sarapan sudah siap."Ucap ku pada nya.

__ADS_1


"Iya sayang,,"Ucap nya sambil menggendong Bian.


"Sini sayang,,dengan mama dulu.Papa Bian mau sarapan dulu ya."Ucap ku pada Bian.


Tuan Raynald pun tersenyum mendengar perkataan ku.


"Aku sangat menyayangi kalian sayang,,"Ucap nya pada ku sambil mencium kening ku.


"Aku juga sangat menyayangi mu sayang."Ucap ku lagi pada nya.


"Benar kah sayang??"Tanya Tuan Raynald pada ku.


"Iya sayang,,Aku sangat menyayangi mu."Ucap ku lagi sambil tersenyum.


Aku benar-benar telah jatuh hati pada lelaki ini.Lelaki pertama kalo yang kutemui di kantor Tuan Dava.Yang selalu menunggui ku untuk bertemu dengan ku.


Dan sekarang Ia sudah menjadi suami ku.Ayah dari anak ku.


Kehidupan keluarga kecil kami makin sempurna dengan kehadiran Bian.Bian mampu memberi warna dalam kehidupan kami berdua.


"Sayang,,boleh Aku bertanya."Ucap ku pada Tuan Raynald.


"Bertanya apa sayang???"Ucap nya pada ku.


"Nona Diana kenapa sibuk menelpon mu terus sayang??"Tanya ku pada nya.


Aku tak perduli apakah Tuan Raynlad mengatakan Aku cemburu pada nya.Yang jelas memang Aku penasaran kenapa nona Diana selalu ingin bertemu Tuan Raynald.


"Dia ingin meminta ku membujuk Dava untuk pulang ke rumah."Ucap Tuan Raynald.


"Tuan Dava kabur??"Tanya ku tak percaya.


"Iya Diana keguguran dan Dava kecewa akan hal itu."Ucap Tuan Raynald lagi.


Tiba-tiba Aku merasa kasihan melihat Nona Diana.Ia pasti sangat sedih sekali kehilangan calon bayi nya.


Aku sudah berpikir bahwa Ia akan mendekati suami ku.Ternyata Ia hanya butuh tempat cerita.


Aku pun mendekati Tuan Raynald.


"Maaf kan Aku sayang,,"Ucap ku sambil memeluk nya.


"Maaf untuk apa??"Ucap Tuan Raynald bingung.


"Karena Aku mencurigai mu."Ucapku malu-malu.


Tuan Raynald pun tertawa.


"Bagaimana bisa kamu berpikiran seperti itu sayang??"tanya nya lagi sambil tersenyum.


"Aku tidak mau kehilangan mu sayang,,,"Ucap ku pada nya.


Tuan Raynald pun memeluk ku dan Bian,,


Aku tidak akan meninggal kan kalian sayang,,

__ADS_1


Tak ada yang boleh menganggu keluarga kecil kita!!!


*****


__ADS_2