Aku Layak Bahagia

Aku Layak Bahagia
Bab 112


__ADS_3

Aku terus menghubungi Tuan Raynald,,,


Kemana Dia???


Sudah satu jam berlalu dan Dia belum tiba juga di rumah.


Semua panggilan ku tak ada satupun juga yang di jawab oleh nya.


*Kamu dimana sayang???


Kenapa tak ada kabar seperti ini*???


Tiba-tiba ketakutan menyelimuti diri ku.Aku takut terjadi apa-apa dengan nya.


Aku terus mencoba menelpon nya,hanya suara panggilan saja.Namun tetap tidak ada jawaban dari Nya.


Bagaimana ini??Aku harus mencari nya kemana.


Aku harus bertanya pada siapa???Aku pun menangis.


*Aku bingung saat ini karena Aku tidak bisa berbuat banyak.


Apakah Ia kecelakaan??


Tidak,,Aku tidak boleh berpikiran yang tidak-tidak.


Tuan Raynald pasti tiba sebentar lagi.


Aku yakin Ia akan tiba di rumah sebentar lagi.


Satu jam berlalu dan tetap tidak ada kabar dari di diri nya.


Aku mulai merasakan panik yang luar biasa*.


Sayang,,,


Kamu di mana??Apa yang terjadi dengan mu.


Hampir dua jam Aku terus mencoba menghubungi nya,namun tetap tak ada jawaban.


Tolong Aku Tuhan,,


Berilah pentunjuk Mu,,Apa yang sedang terjadi dengan suami ku.


Lindungi lah Ia di mana pun Ia berada saat ini.


Aku menangis sambil berdoa.


Kring,,,kring,,,


Tak berapa lama ponsel ku berbunyi.


Aku cepat mengambil nya dan mengangkat nya.


"Sayang,,,Kamu di mana sayang???"Tanya ku cepat.


"Maaf buk,,apakah Ibu keluarga nya Tuan Raynald."Ucap seorang laki-laki di ujung sana.


Siapa Dia??Kenapa Dia yang mengangkat telepon nya.


"Iya,saya istri nya.Maaf ini dengan siapa ya??"Tanya ku pada nya.


"Saya dari pihak Rumah Sakit Bu,mau menginformasikan bahwa suami Ibu mengalami kecelakaan dan sekarang sedang tidak sadar kan diri."Ucap laki-laki itu pada ku.


Badan ku langsung terasa lemas saat mendengar nya.Tuan Raynald mengalami kecelakaan.


Aku pun langsung menangis sejadi-jadi nya.


Bibi datang berlari mendekati ku.


"Nona,,nona kenapa??Apa yang terjadi??"Tanya Bibi panik melihat ku.

__ADS_1


Aku tidak menjawab nya.Aku terus menangis.


Bibi pun melihat ponsel ku masih terhubung,Ia pun melanjut kan bicara dengan lelaki di ujung sana.


Tak lama kemudian Ia menutup nya.


Ia langsung memeluk ku.


"Yang sabar ya Nona.Tuan pasti akan baik-baik saja.


Aku harus segera kesana.


Aku pun berkata kepada bibi.


"Bi,,Saya titip Bian ya.tolong di jaga baik-baik ya Bi."Ucap ku pada Bibi.


"Iya non.Nona jangan khawatir,Saya akan menjaga Bian."Ucap nya pada ku.


Aku pun berlari menuju ke luar rumah menemui supir di pos satpam.


"Nona,,Ada apa??"Tanya satpam dan supir pada ku.


Mungkin mereka panik melihat ku berlari.


"Pak tolong antar saya kerumah sakit sekarang.Tuan kecelakaan."Ucap ku sambil menangis.


"Tuan kecelakaan??Dimana non??"Tanya mereka panik.


"Tidak tau pak.Ayo kita segera kesana."Ucap ku lagi.


"Baik Non,,Ayo kita berangkat."Ucap supir pada ku.


Setelah menanyakan pada bibi rumah sakit mana Tuan Raynald di bawa,Kami pun langsung menuju ke rumah sakit.


Perjalanan terasa sangat jauh saat ini.Aku ingin cepat-cepat tiba di sana.


Sekitar setengah jam perjalanan,Kami pun tiba.


Tiba-tiba Aku menabrak seseorang.


Bruuk,,


"Maaf,,saya tidak sengaja."Ucap ku pada orang tersebut.


"Mia???"Ucap nya pada ku.


Ternyata itu nona Jessy.


Terlihat Ia bersama Tuan James.Sedang apa mereka di sini??


Apakah mereka sudah mengetahui Tuan Raynald kecelakaan.


"Mau kemana Mia??kenapa buru-buru sekali??"Tanya Nona Jessy pada ku.


Seperti nya Nona Jessy tidak mengetahui jika Tuan Raynald kecelakaan.


"Nona Jessy,,Maaf Saya buru-buru Non,,Tuan Raynlad kecelakaan."Ucap ku sambil menangis pada nya.


"Apa??Kak Ray kecelakaan??Dimana Kak Ray Mia??"Tanya Nona Jessy panik.


"Di ruang Emergency.Saya mau cepat kesana Non,,"Ucap ku pada nya.


"Ayo kita cepat kesana.Sayang,,Ayo."Ucap nona Jessy pada Tuan James.


Kami pun berlari menuju ke ruang emergency.


Terlihat di sana Tuan Raynald tidak sadarkan diri.Di muka dan badan nya terdapat penuh luka.


Aku menangis melihat nya,mungkin saat ini Ia sedang merasakan sakit yang luar biasa.


"Sayang,,,"Aku langsung berlari memeluk nya.

__ADS_1


"Sayang,,Aku mohon sayang,,sadar lah."Ucap ku lagi pada nya.


Aku menangis sambil memeluk nya.


Nona Jessy menenangkan ku sambil memeluk ku.


Ia ikut menangis melihat ku.


"Mia,,yang sabar Mia.Kak Raynald pasti baik-baik saja."Ucap Nona Jessy pada ku.


Ia mencoba menenangkan ku.


Aku hanya mengangguk dan terus memeluk Tuan Raynald.


Ada ketakutan dalam diri ku saat ini,Aku takut jika Tuan Raynald meninggal kan ku.


Tuhan,Aku mohon jangan ambil dia dari ku.Aku dan Bian sangat menyayangi nya.


Aku dan Bian masih membutuh kan nya.


Tak berapa lama Tuan Dava pun tiba,,


Seperti nya nona Jessy yang menghubungi nya tadi.Sehingga Ia langsung tiba di sini.


Ia langsung menghampiri Tuan Raynald.


"Ray,,apa yang terjadi pada Mu Ray??"Ucap nya pada Tuan Raynald.


Terlihat muka panik nya melihat keadaan Tuan Raynald.


"Ray,,bangun Ray,,Kamu pasti kuat Ray."Ucap nya lagi.


Ternyata Ia sangat perhatian pada Tuan Raynald.


"Bagaimana ini bisa terjadi Mia??"Tanya nya pada ku.


Aku hanya menggeleng pada nya.


"Kak,,Mia juga tidak mengetahui nya.Ia baru juga tiba di sini."Ucap Jessy pada Tuan Dava.


Tuan Dava pun diam.


Tak lama kemudian Dokter pun tiba.


Tuan Dava langsung menanyakan kondisi Tuan Raynald.


Dokter menjelaskan bahwa Tuan Raynald tidak sadarkan diri saat ini karena benturan keras di kepala nya.


Sehingga membuat Ia tidak sadarkan diri.


Dokter meminta kami terus berdoa untuk Tuan Raynald.Karena kondisi nya cukup parah saat ini.


Aku menangis mendengar nya.Aku takut terjadi apa-apa dengan diri nya.


Aku terus mengenggam tangan nya.Terasa dingin.


Aku berbisik di telinga nya.


"Sayang,,,cepat lah bangun,Aku dan Bian menunggu mu."Ucap ku sambil terisak.


Terlihat Tuan Dava menatap ku.Mungkin Ia merasa kasihan pada ku saat ini.


"Mia,,tenang ya Mia.Kak Ray pasti akan sadar."Ucap nona Jessy pada ku.


Nona Jessy terus menenangkan kan ku,walaupun Ia juga dalam keadaan panik saat ini.


Aku hanya terus menangis sambil terus menggenggam tangan Tuan Raynald.


Yang ku ingin kan saat ini Ia cepat sadar dan membuka mata nya.


Aku di sini sayang,,,bangun lah,,,

__ADS_1


****


__ADS_2