Aku Layak Bahagia

Aku Layak Bahagia
Bab 56 Marah Besar


__ADS_3

*Diana*


Aku masih belum percaya dengan apa yang Aku lihat barusan,Dava menggendong Mia di depan tamu yang hadir di acara ini.Ia sama sekali tidak memikir kan perasaan Ku saat ini.


Dava benar-benar kelewatan.Ia tega mempermalukan Aku seperti ini.Di depan teman-teman Ku dan Tamu Ia lebih memilih Mia dari pada mendengar omongan Ku.


"Di,,kenapa Dava menggendong wanita itu???memang Ia siapa sebenar nya??"tanya Nia teman ku.


"Diam Kalian!!!"Ucap Ku marah sambil berteriak kesal.


Semua nya pun memandang ke arah Ku..Tamu-tamu yang lain pun mulai berbisik-bisik satu sama lain.


Aku tahu pasti mereka semua membicarakan tentang sikap Dava tadi pada Mia.


*Sial,,,untung tidak ada wartawan di tempat ini.Jika ada pasti sudah ada berita besar tentang Ku dan Dava.


Mia,,tidak akan ku biar kan Kau lepas!!!Akan ku buat Kau terus dalam kesusahan!!!


Aku pun berlari mengejar Dava ke depan.Aku tak menghirau kan teriakan teman-teman Ku.Aku terus berlari ke parkiran mobil,mencari-cari mobil nya.Tetapi tidak ku temukan.


Aku pun mengeluarkan ponsel dan menekan nomor telepon Dava.


*Tuuut,,Tuut,,tuut,,


Sial,,kenapa ponsel Dava tidak aktif.Apa Ia sengaja mematikan nya.


"Di,,dimana Mia??"Ucap Raynlad menanyakan Mia pada Ku.Aku dengar Ia terluka."Terlihat Raynald begitu cemas.


"Aku tidak tahu dan tidak mau tahu tentang Dia!!"Ucap ku sambil meninggal kan Raynald dan pergi menuju mobil.


"Di,,Kamu kenapa sih??Aku belum selesai bicara."Ujar nya berteriak pada Ku.


Aku pun tidak memperdulikan nya,Aku ingin mencari Dava sekarang ini.Kemana Ia pergi bersama wanita itu.


Kamu kenapa tega seperti itu Dava pada Ku???Kamu kenapa memilih wanita itu dari pada diri ku!!!.

__ADS_1


Aku pun melajukan mobil Ku dengan kecepatan tinggi.Pasti mereka belum terlalu jauh.


Mungkin kan mereka ke rumah sakit terdekat???Bukan nya kaki wanita itu tadi terluka.Ya rumah sakit terdekat.Aku ke sana saja.Aku pun membelokan mobil Ku menuju rumah sakit terdekat.


Aku pun sampai di rumah sakit,Aku langsung menuju ke ruangan UGD,Tidak ada ku lihat tanda-tanda keberadaan Dava dan Mia.Aku pun bertanya kepada bagian informasi,apakah ada pasien bernama Mia.Ternyata Tidak ada.


Kemana pergi nya mereka??Apa kerumah sakit dengan rumah Dava.Kebetulan dekat sana ada sebuah rumah sakit ternama.Aku pun menuju kesana.


Aku terus melaju cepat.Aku tidak ingin Dava bersama wanita Itu.Sesampai di Rumah sakit Aku pun masuk ke ruang Emergency,lagi-lagi Tak kutemukan Dava dan wanita itu di sana.


Aku pun terduduk di kursi rumah sakit.Aku seperti putus asa untuk mencari mereka berdua.Aku mencoba lagi untuk menelpon Dava.


Tuut,,tuut,,tuut,,


Tetap tidak aktif*..


Kemana mereka sebenar nya??


Diana,,tenang..jangan emosi,,tarik nafas dahulu.


Apa Aku menunggu mereka di rumah saja??Ya Aku kerumah Dava saja.Pasti mereka nanti pulang ke sana.


Aku pun bergegas turun dari mobil dan menemui Mereka*.


"Sayang,,dari mana Kamu malam-malam begini??Dava mana??"Tanya Mami Dava pada ku.


"Iya,,Dava kemana Di??kenapa Kamu sendirian."Ucap Papi Dava lagi.


Jessy hanya terdiam memandang Ku.Tidak ada respon dari Jessy saat melihat Ku


Seperti nya mereka tidak tahu kejadian tadi.Bagus lah jika tidak tahu.Sebaik nya mereka tidak perlu tahu.Jika Papi dan Mami Dava mengetahui apa yang Aku perbuat pada Mia pasti mereka akan benci pada Ku.Mau taruh di mana muka Ku ini jika mereka tau bahwa Aku cemburu pada Mia.Seorang pembantu di rumah ini.


"Diana tidak tau apa-apa Mi.Tadi Diana duluan Mi.karena ada pasien di rumah sakit.Diana balik ke sini lagi karena Diana menelpon Dava tapi telepon ny tidak aktif."Ucap ku berbohong.


"Jess,,coba telepon Kakak Mu,,kemana Kakak mu pergi???"Mami menyuruh Jessy untuk menelpon Dava.

__ADS_1


"Iya Mi,,"Jessy pun menekan nomor telepon Dava.


Tetap tidak ada panggilan.Jessy mencoba lagi,tapi tetap saja tidak ada panggilan.


"Ke mana sih Dava jam segini belum pulang.Kenapa ponsel nya tidak aktif."Ucap Mami mulai cemas.


"Ndri coba Kamu tolong cari Dava dulu ke tempat tadi.Siapa tau Dava masih ada di sana."Ucap Papi pada Andri.


Jessy pun langsung menjawab Papi nya.


"Tidak usah Pi,,Kak Dava lagi mengantar Mia ke rumah sakit.Kaki dan tangan Mia kena air panas."Ucap Jessy lagi.


"Apa??kenapa bisa kena Jess???kena di mana??"tanya Mami panik.


"Tanya saja ke Kak Diana Mi,Kak Diana tahu."Ucap Jessy sambil berlalu dan masuk ke dalam rumah.Terlihat Muka Jessy tidak bersahabat saat melihat Ku.


Sial,,apa Jessy tau kejadian nya.Kenapa Ia bisa berbicara seperti itu.Apa Ia ada di sana saat itu??Seperti nya tidak ada Jessy saat itu.


"Jess,,Kamu belum selesai bicara nya.Kenapa udah masuk saja."Protes Mami lagi.


"Memang nya Mia kenapa Jess??tanya Papi pada Ku.


"Ehh,,itu Pi tadi yang Diana dengar Mia kesenggol buffet yang di dekat kolam.Jadi jatuh mengenai Dia.Waktu kejadian tadi Diana di telpon Rumah sakit, dan Diana buru-buru pergi tanpa pamit dengan Dava Pi."Ucap ku berbohong.


"Astaga,,kasian sekali Mia.Tapi syukur lah Jika Dava mengantar nya berobat.Ayo Di Kita tunggu Dava di dalam saja."Ajak Mami pada Ku.


"Tidak usah Mi,,Diana pamit pulang saja,sudah malam juga.Besok pagi-pagi Diana ada operasi Mi."Jawab Ku sambil berpamitan.


"Hati-hati ya Di.."Ucap Mami dan Papi bersamaan.


Aku pun masuk ke dalam mobil dan berlalu.


Kemana Kamu pergi nya Dava???kenapa Kamu tidak ada kabar sampe sekarang.Dan sekarang Aku di pusing kan dengan sikap Jessy pada Ku.Seperti nya Ia mengetahui bahwa Aku yang menyebabkan kan Mia terluka.Bagaimana jika Ia melaporkan pada Papi dan Mami Dava.Mau taruh dimana Muka ku ini???


Masa Iya Aku harus berterus terang jika Aku cemburu pada pembantu itu!!!!

__ADS_1


Aku pun terus melaju kendaraan Ku pulang kerumah,sambil terus memikir kan kemana Dava bersama Mia.


*****


__ADS_2