Aku Layak Bahagia

Aku Layak Bahagia
Bab 39 Dia Cantik.


__ADS_3

*Dava*


"Apa-apaan Diana,kenapa lagi-lagi Ia menyakiti Mia."Ucap ku dalam hati.


Aku pun melihat Mia,tampak raut wajah sedih dari muka nya.Pandangan nya jauh menatap ke luar.


"Mia,,ingin rasa nya Aku memeluk nya saat ini,Tidak ingin Aku melihat Ia bersedih seperti itu.Ehh,,,tunggu dulu.Kamu Apa-apaan Dava.Ingat ada tunangan Mu di samping Mu."batin ku menyadar kan Aku.


Tidak lama Kami pun tiba.Terlihat Raynald berlari keluar mobil untuk membuka kan Mia pintu.


"Silahkan Turun Mia,,"Ucap Raynald sambil tersenyum manis.


"Terima Kasih Tuan,"Ucap Mia membalas senyuman Raynald.


Ada perasaan tidak rela melihat Mia tersenyum begitu manis kepada Raynald.


"Sayang,,bukain pintu Aku juga."tiba-tiba Diana menegur ku.


"Ayo Dav,,bukain pintu Di,Kamu gak peka banget jadi cowok ya."Ucap Raynald sambil mengejek ku.


Aku pun membuka kan Diana pintu,lalu Ia turun dan langsung menggandeng tangan ku.


"Ayo sayang.."Ucap nya pada ku.


"Mia,,sini pegang Aku juga.Nanti Kamu hilang."Ucap Raynald pada Mia.


"Ehh,,tidak usah Tuan.Saya bisa mengikuti Tuan biar Saya tidak hilang."Ucap Mia sambil tersenyum.


Nampak muka kekecewaan dari Muka Raynald,karena Mia menolak nya.


"Rasain,,dasar Buaya.Cari kesempatan terus.Untung Mia tidak mau."Ucap ku senang dalam hati.


Setelah Kami memesan tiket Kami pun masuk ke dalam bioskop.Karena Diana tidak mau satu baris dengan Mia,akhir nya Kami ambil kursi yang di atas Mia dan Raynal.Tampak wajah senang dari Raynald karena bisa berdua dengan Mia.


"Thanks ya Di,Kamu tau aja apa yang Aku mau."Ucap Raynald tertawa puas.


"Hmm..iya,sejak kapan coba Aku gak kenal Raynald,,"Ucap Nona Diana sambil tersenyum.


Aku hanya terdiam.Aku pun melihat Mia diam.Tampak Ia bengong menatap layar yang besar di depan mata nya.Mungkin Ia takjub.Bisa menonton dengan layar yang begitu besar.


"Apa iya Dia pertama kali nya kesini??"tanyaku dalam hati.


"Sayaang,,kenapa dari tadi diam saja.Are u okay??"tanya Diana menyadarkan ku.


"Iya sayang."Aku berujar sambil mencium tangan nya.

__ADS_1


"Lagian Kamu sayang kenapa sih pengen nonton segala.Bukan nya Kamu gak suka ya nonton."Tanya Diana lagi pada ku.


"Aku pengen aja sayang seperti yang lain bisa pacaran sambil nonton gitu."Ucapku berbohong.


Padahal memang benar yang di kata kan Diana dan Raynald.Aku tidak menyukai menonton di bioskop.Aku tidak suka keramaian seperti ini.Alasan ku mau ikut karena ingin menjaga Mia dari Raynald.Aku tidak mau Ia kenapa-kenapa.


Terlihat Mia sangat bahagia,berapa kali Aku melihat Ia tertawa dengan Raynald sambil menonton.Ada perasaan iri melihat mereka bisa akrab seperti itu.


Sedangkan Diana,Ia dari tadi sibuk dengan ponsel nya.Ia juga tidak menikmati film.Mungkin Ia juga terpaksa ikut kemari karena Aku yang mengajak nya.


Tidak terasa sudah hampir dua Jam.Dan film pun berakhir.Aku melihat Mia tergesa-gesa ke pintu keluar.Mau kemana Dia.


Aku pun cepat-cepat menarik Diana menyusul mereka berdua.


"Ray,,mau kemana kalian???"Ucap ku bertanya pada Raynald.


"Mia mau ke toilet,dan Aku juga..Kamu mau Ikut???"Ucap Raynald sambil tersenyum.


"Hmm..ya deh Aku juga mau ke toilet.Sayang,Kamu mau ke toilet juga??"Ucapku pada Diana.


"Iya sayang,,"Ucap Diana sambil berlalu.


Tak lama kemudian sebelum Aku masuk toilet Aku melihat Mia keluar dari toilet.Aku urung kan masuk ke toilet.Aku menghampiri nya.


Ia terlihat kaget melihat ku mendekati nya.


"Ehh,,iya Tuan..Saya menyukai nya.film nya bagus.Ngomong-ngomong di mana Nona Diana dan Tuan Raynald Tuan???"Tanya Mia padaku sambil mencari-cari keberadaan Diana dan Raynald.


"Mereka lagi di dalam toilet."Ucap ku lagi.


Mia pun berhenti bertanya.Aku melihat Ia merapikan hijab nya.Ia terlihat begitu cantik.Muka nya begitu teduh.Ia pun melirik kepada ku.


"Ada apa Tuan kenapa melihat Saya begitu??"ucap nya pada ku.


"Kamu cantik Mia,,"Ucap ku sambil tersenyum.


Tak lama kemudian Diana dan Raynald muncul.


"Ehh..Kamu udah duluan selesai Dav??"tanya Raynald padaku.


"Iya udah.Kamu sudah sayang???"ucap ku pada Diana.


"Udah sayang,,Kita mau kemana lagi ini??"Ucap Diana pada ku.


"Kita makan saja yuk,,kebetulan Aku lapar.Kamu pasti lapar juga kan Mia??"Ucap Raynald pada Mia.

__ADS_1


Mia pun hanya mengangguk.Lalu Kami berempat pun berjalan mencari Restaurant yang terbaik di Mall ini.


*Mia*


"Apa??Ia memuji Aku cantik???Apa Aku tidak salah dengar??"Ucap ku dalam hati.


Aku masih tidak percaya dengan apa yang barusan Aku dengar.Tuan Dava memuji Aku cantik.


Jujur ada perasaan senang di dalam hati ku.Apa ya Ia berkata seperti itu karena Ia menyukai ku.


"Sadar Mia,,sadar..Kamu itu siapa??"lagi-lagi Aku menyadar kan diri ku.


Sepanjang makan malam Aku hanya mendengar kan Tuan Dava,Nona Diana dan Tuan Raynald bercerita.Terkadang mereka tertawa- tawa melihat tingkah Tuan Raynald.Aku pun sekali-kali ikut tertawa melihat nya.


"Mia,,Kamu ayo ikut ngobrol,dari tadi senyum-senyum saja."Ucap Tuan Raynald pada ku.


"Iya Tuan,,saya menyimak saja Tuan."Ucap ku sambil tersenyum.


"Mia mana ngerti lagi obrolan Kita,,beda lah.ya kan Mia??"Nona Diana lagi-lagi bicara sindiran pada ku.


"Ehh..iya Nona bener.Saya memang tidak paham dengan obrolan Nona dengan Tuan-tuan."Aku menjawab sambil tersenyum.


Jujur ada perasaan sakit di dalam hati Ku.Kenapa Nona Diana begitu tidak menyukai Aku.Di sepanjang Kami makan pun Ia menganggap Aku tak ada di sini.


"Please Di,,jangan ngomong gitu sama Mia,Kita sama semua di sini.Mia Aku yang ajak Dia.Jadi tolong hargain Dia."Ucap Tuan Raynald sedikit tegas.


"Hei Ray,Aku tidak salah dengar???Kamu membela pembantu ini???Teman baik ku bisa berkata ketus dengan Ku cuma gara-gara pembantu ini??"Ucap Nona Diana lagi sambil melotot.


Tuan Dava nampak diam saja.Ia tidak bersuara sama sekali.


"Karena Kamu sudah kelewatan Diana.Kamu selalu menghina Mia.Padahal Ia tidak bersalah pada Mu.Ia selalu ramah pada Mu.Walaupun Kamu berkata yang tidak-tidak pada nya."Ucap Tuan Raynald lagi.


"Sudah Tuan..cukup.Saya tidak apa-apa Tuan.Apa yang Nona Diana kata kan tentang Saya itu benar.Tidak salah.Saya benar-benar tidak tersinggung koq.Sudah Tuan."Ucap ku pada Tuan Raynald.Aku sungguh kaget Tuan Raynald begitu membela ku di depan Nona Diana.


Ini bisa saja membuat Nona Diana tambah membenci diri ku.


"Nah Dia saja tidak keberatan kan.Kamu saja yang terlalu berlebihan Ray.Sudah lah Aku mau pulang saja.Udah gak mood Aku buat makan lagi.Ayo sayang kita pulang.Aku minta supir untuk jemput Kita."Ucap Nona Diana pada Tuan Dava."


"Kalo Kita pulang,Mia juga harus ikut bersama Kita."Ucap Tuan Dava.


"Apaaa???????"ucap ku dan Nona Diana bersamaan.


"Iya karena Mia tadi pergi bersama ku.Pulang pun Ia harus bersama ku.Karena Ia pegawai ku.Ayo Mia cepat pulang."Ucap Tuan Dava sambil pergi.


Tinggal Aku,Tuan Raynald dah Nona Diana yang terdiam.Masih tidak percaya dengan apa yang baru di dengar.

__ADS_1


*****


__ADS_2