Aku Layak Bahagia

Aku Layak Bahagia
Bab 64


__ADS_3

Cantik sih,,tapi pembantu!!!


Kata-kata itu masih t**erngiang di pikiran* Ku.Kenapa memang nya kalo Aku pembantu??Apa iya seorang pembantu tidak boleh cantik??Apa memang orang kaya seperti Dia semua yang menganggap pembantu itu pekerjaan hina*.


Nona Diana memang selalu terang-terangan menunjukan sikap bahwa Ia tidak menyukai Ku.Bahkan di depan orang banyak pun Ia tak segan-segan untuk memperlihat kan nya.Aku pun terkadang juga sadar diri,mungkin dia merasa jika Aku menyukai Tuan Dava.Tapi harus nya Dia juga tau jika Dia lebih berkelas dari pada Aku,dan tidak mungkin juga Tuan Dava benar-benar menyukai Aku.Dan Aku pun tidak akan merebut Tuan Dava dari nya.


Walaupun hari ini hari libur Ku,tapi Aku masih menyempat kan diri untuk membantu bi Ira.Karena sudah terbiasa bekerja,jadi jika hanya berdiam diri tidak membuat Aku tenang.Semua nya pun sudah beres.Rumah terlihat sepi,karena Tuan Dava dan Nona Jessy sudah keluar sejak pagi.Mereka ingin mengunjungi WO yang mengurus acara pernikahan Tuan Dava.


Ku lihat jam di dinding sudah menunjukkan jam satu siang,Aku pun bergegas ke kamar untuk bersiap-siap.


*Kriing,,kring,,kring,,,


Aku lihat Tuan Raynald yang menelpon ku.Aku pun mengangkat nya


"Assalammualaikum Tuan,,"Ucap ku pada Nya.


"Wallaikumsalam Mia,,Saya on the way ke sana ya."Ucap nya lagi.


"Baik Tuan,,"Ucap ku.


Setelah mengucap kan salam telepon pun di matikan.Tuan Raynald sudah jalan berart Aku harus buru-buru untuk bersiap.Tidak mungkin jika Ia yang menunggu ku nanti.


Setelah siap Aku pun menunggu di depan rumah.


"Mau kemana Mia??"Tanya Andri pada Ku sambil tersenyum.


"Mau nonton Ndri,di ajak sama Tuan Raynald."Ucap ku.


"Waah,,seperti nya sudah semakin akrab nih dengan Tuan Raynald."Ucap Andri lagi sambil meledek Ku.


belum sempat Aku menjawab terlihat mobil Tuan Raynald memasuki halaman rumah.Aku pun bergegas menghampiri.


"Aku pergi dulu ya Ndri."Ucap ku pamit pada Andri.

__ADS_1


"Ya hati-hati ya Mia."Ucap Andri pada ku.


Aku pun langsung masuk ke dalam mobil.Di dalam mobil Tuan Raynald sudah menunggu Ku dengan senyum termanis nya.


"Hai Mia,,Kamu manis sekali hari ini."Ucap nya memuji Ku.


"Tuan bisa saja,ayo kita berangkat Tuan."Ucap ku pada Tuan Raynald sambil tersenyum.


Jujur Aku agak risih tiap Tuan Raynald memujiku.Ada ketakutan dalam diri Ku,jika Ia mengeluarkan kata-kata rayuan seperti itu.Mungkin karena sering mendengar cerita tentang Tuan Raynald yang mempunyai banyak teman wanita.Sehingga ada rasa cemas saat Aku berdua dengan nya.Aku takut jika nanti Ia berbuat yang tidak-tidak pada Ku.


"Kamu jangan tegang Mia,,tenang saja Saya tidak akan berbuat yang tidak-tidak pada Mu."Ucap nya tiba-tiba sambil tertawa.


Apa Ia bisa membaca pikiran Ku???Bagaimana Ia bisa tahu jika Aku sedang cemas saat ini.Apa muka Ku kelihatan sedang takut.


"Ehh,,tidak Tuan.Saya hanya sedang menikmati musik ini."Ucap ku berbohong sambil tertawa.


Kamu tidak perlu takut Mia,,Mungkin Kamu memang banyak mendengar kan cerita tentang Saya yang tidak-tidak.Tapi Saya tidak akan berbuat begitu pada Mu."Ucap nya lagi sambil tersenyum.


"Iya Saya percaya pada Tuan."Ucap ku lagi sambil tersenyum pada nya.


Sesampai di bioskop,Kami pun memesan tiket,Tuan Raynald pun memesan beberapa Snack dan minuman untuk Kami berdua.Jujur ini kedua kali nya Aku menonton,dan Aku mulai menyukai nya.Dulu Aku saat bekerja Aku selalu berpikir dua kali untuk menonton bioskop,karena memang gaji ku boleh di bilang cukup untuk biaya hidup ku bersama keluarga ku.Jadi Aku selalu urungkan niat ku tiap ingin jajan atau menonton.Aku lebih suka memberi uang kepada Ibu untuk membeli keperluan kami sehari-hari dan untuk biaya sekolah Ayu.Begitu pun sekarang,Uang gaji dari Tuan Dava Aku serahkan semua pada Ibu.Memang Ayah dan Ibu tidak pernah meminta,tapi memang Aku sudah berjanji akan membuat Ayah dan Ibu bahagia.Boleh di bilang dari Aku dan Ayu kecil untuk membeli pakaian baru atau makan enak boleh di bilang dapat di hitung dengan jari.Tapi bersyukur nya Aku dan Ayu adalah anak yang tau diri.Yang tidak memaksa keinginan pada orang Tua.Mugkin nanti jika gajian,Aku bisa mengajak Ayu untuk menonton kesini.Ia pasti senang.


Kami pun tiba di kursi Kami.Dan lagi-lagi Tuan Raynald bertanya pada Ku.


"Kamu tidak takut dengan ku kan Mia??'tanya nya pada ku sambil tertawa.


"Tidak Tuan,,Saya percaya pada Tuan."Ucap Ku sambil tertawa.


"Bagus lah,jika Kamu takut Saya ingin bertukar kursi dengan bapak yang di pojok sana.Biar Ia yang mengganti kan Saya untuk duduk di sebelah Kamu."Ucap nya sambil menunjuk seorang bapak di pojok barisan Kami.


Aku pun tertawa mendengar nya.


Ada perasaan lucu saat Ia berkata begitu.Sebenar nya Tuan Raynald lelaki yang baik,suka bercanda dan tau membuat wanita senang dengan perlakuan nya.Mungkin karena itu banyak wanita yang suka pada nya,maka nya Ia kadang lupa diri dan melayani wanita-wanita yang ingin dekat dengan nya.

__ADS_1


Selama menonton Kami berdua banyak tertawa,kadang Aku tertawa melihat tingkah lucu Tuan Raynald juga.Kebetulan film yang kami tonton genre komedi sehingga banyak adegan yang membuat kami tertawa.


Selesai menonton Tuan Raynald pun mengajak Ku untuk makan.Kata nya ada tempat enak di mall ini.Kami pun menuju kesana.Selama perjalanan Tuan Raynald banyak bercerita lucu sehingga membuat Ku tertawa.


"Kak Ray,,Mia,,"ada yang meneriak'i Kami dari ujung sana sambil melambaikan tangan.


Ternyata Nona Jessy.Ia bersama dengan Tuan Dava dan Nona Diana.


Kami pun mendekati mereka.


"Haii Jess,kebetulan kita ketemu di sini ya."Ucap Tuan Raynald dengan Jessy.


"Dari mana Ray??"Ucap Tuan Dava pada Raynald.


"Dari ngedate sama Mia Dav,,ya kan Mia??"Ucap Tuan Raynald pada Ku.


Aku pun hanya tersenyum saja.


"Hmm,,udah jadian nih cerita nya Kak."ucap Jessy menggoda Kami.


Terlihat Tuan Dava melihat pada Ku.Sedangkan Nona Diana Ia tetap acuh pada Ku.Ia tidak bersuara sedikitpun.


"Kasih tau gak Mia sama mereka??"Ucap Tuan Raynald lagi sambil tertawa.


"Iya nona Jessy.Saya dan Tuan Raynald lagi dekat sekarang.Boleh di bilang Kami sedang berpacaran.Ya kan Tuan??"Ucap ku tiba-tiba.


Terlihat muka kaget dari Tuan Dava.


"Kalian jadian????tanya nya."Sejak kapan??"


"Sejak hari ini Tuan,Kami resmi berpacaran."KataKu mantap sambil menggenggam tangan Tuan Raynald dan tersenyum.


Dan Tuan Raynald pun hanya terdiam mendengar ucapan Ku.

__ADS_1


****"


__ADS_2