Aku Layak Bahagia

Aku Layak Bahagia
bab 95


__ADS_3

Malam ini Aku dan putra ku Bian sudah kembali lagi kerumah ini.Sudah hampir tiga bulan Aku di rumah orang tua ku.Tuan Raynald selalu bolak balik setiap weekend untuk melihat Aku dan Bian.


Aku merasa menjadi wanita yang paling beruntung saat ini karena mempunyai suami yang begitu baik dan sayang pada ku dan anak ku Bian.


Ia selalu memberikan yang terbaik untuk kami berdua.Aku juga tidak menyangka seorang Tuan Raynald bisa menjadi seorang suami yang sangat bertanggung jawab pada ku.


Semua yang dulu orang katakan tentang nya berbanding terbalik dengan Dia yang sekarang.Sudah terlalu banyak perubahan dalam diri nya sekarang.


Perhatian dan kasih sayang Tuan Raynald akhir nya membuat Aku mulai jatuh hati pada nya.Aku pun selalu merasakan kehilangan jika ia tidak menghubungi ku.


Ada rasa rindu setiap kali Aku di tinggal Ia untuk bekerja,Aku selalu menelpon untuk sekedar mengingat kan Ia makan atau menyanyakan Ia sedang apa.


Dan Aku pun sudah mulai bisa melupakan Tuan Dava.


Tidak ada lagi rasa yang tersisa untuk nya.Aku benar-benar sudah ikhlas dengan apa yang terjadi dengan ku kemarin.Bukan kah Allah sudah mengganti kan nya dengan yang lebih baik.


Aku baru selesai menidurkan Bian.Ia terlihat lucu saat tertidur lelap seperti ini.


"Apakah anak ku sudah tidur sayang??"tanya Tuan Raynald padaku.


Tuan Raynald tiba-tiba sudah di belakang ku.


"Sudah,,baru saja tidur sayang.Dia sangat lucu ya sayang."Ucap ku pada nya sambil tersenyum.


"Iya seperti kamu sayang,,,"Ucap nya sambil memeluk ku dari belakang.


Deg,,


Hati ku berdebar hebat,Aku merasa kan tubuh ku begitu hangat saat di peluk oleh Tuan Raynald.Aku membiarkan Ia memeluk ku.Aku tidak ingin melepas kan nya.


Ia pun semakin erat memeluk ku.


"Aku mencintai mu sayang,,,"ucap nya berbisik di telinga ku.


Aku pun mengenggam tangan nya.Aku selalu bahagia saat mendengar Ia mengatakan itu pada ku.


"Apa Kamu juga mencintai ku sayang??"tanya nya pada ku.


Aku pun mengangguk.


Ia pun langsung membalikan badan ku menghadap pada nya.


"Coba katakan sayang,,apakah Kau mencintai ku??"Tanya nya pada ku.


Aku pun tersenyum pada nya.


"Sayang,,coba katakan,,"ucap nya tak sabar pada ku.


"Aku mencintai mu sayang,,"Ucap ku pada nya.

__ADS_1


"Benar kah itu sayang??"Tanya nya lagi.


"Iya sayang,,Aku mencintai mu,,"Ucap ku sambil tersenyum pada nya.


Ia pun menatap mata ku,dan mendekati ku.


Terasa semakin dekat,dan dekat.Dan Tuan Raynald pun menciumi ku.


Aku pun ikut terbuai dan mulai menikmati ciuman nya.


Tiba-tiba Bian terbangun dan menangis.


Aku dan Tuan Raynald pun saling melihat,tersenyum dan cepat mendekati Bian.


"Anak papa sudah bangun,,"Ucap nya pada Bian sambil menggendong Bian.


Ia pun membawa Bian ke kasur Kami.


"Seperti nya Ia tidak rela melihat papa dan mama nya bermesraan ya sayang,,"Ucap Tuan Raynlad tersenyum pada ku.


Aku pun tertawa mendengar nya.


"Seperti nya Ia cemburu pada mu sayang."Ucap ku lagi.


"Benarkah sayang??anak papa cemburu dengan papa??"tanya Tuan Raynald pada Bian.


"Papa tidak akan mengambil mama dari mu sayang,,"Ucap Tuan Raynald lagi sambil menciumi Bian.


"Malam ini Bian tidur di sini ya sayang,,,"Ucap Tuan Raynald padaku.


Aku pun mengangguk dan tersenyum.


Aku bahagia melihat Tuan Raynlad begitu sayang pada Bian.Ia selalu menganggap Bian seperti anak kandung nya sendiri.


Ia tidak pernah membahas dengan ku tentang Tuan Dava.Bagi nya Bian adalah anak kandung nya.


"Terima kasih sayang,,karena sudah menjadi ayah yang baik untuk Bian."Ucap ku pada nya.


Ia pun tersenyum pada ku.


"Apa pun akan ku lakukan untuk kalian berdua sayang,,"Ucap nya pada ku.


Tuan Raynald pun meniduri Bian lagi sambil bernyanyi kecil.Terkadang juga Tuan Raynald yang menggantikan popok Bian pada saat Aku lagi sibuk.Ia ingin berbagi tugas pada ku.


Tuan Raynald memang menawari ku untuk menggunakan jasa baby sister,tapi Aku menolak nya.Aku lebih suka melakukan nya sendiri.


Aku ingin melihat tumbuh kembang anak ku sendiri.


Tuan Raynald dan Bian pun sudah tertidur lelap,,Teryata Ia juga ikut tertidur saat meniduri Bian tadi.Mungkin dia kelelahan karena sibuk bekerja.

__ADS_1


Aku pun memandangi mereka berdua,,


Aku menyayangi kalian sayang,,,


*****


Aku tiba lebih awal dirumah,hari ini Aku sengaja pulang cepat.Karena ingin memasak masakan kesukaan Dava.


Sejak peristiwa keguguran itu,Dava agak sedikit cuek pada ku.Mungkin Ia merasa kecewa karena Aku tidak bisa menjaga kandungan ku.


Setiap hari Ia selalu pulang larut malam,dengan alasan sibuk bekerja.Padahal Aku tahu Ia di kantor hanya untuk menghindari ku.


Aku pun merasa Ia menjaga jarak dengan ku.Apa Ia sudah tidak mencintai ku lagi??


Aku tahu Ia sangat ingin mempunyai anak.Bukan dia saja tapi seluruh keluarga besar kami berdua pun sangat menunggu kehadiran buah hati kami berdua.


Tapi Tuhan berkata lain,,


Mungkin belum rejeki ku dan Dava memiliki anak.


Aku pun juga merasa sedih kehilangan anak ku.Karena Aku juga menginginkan anak.Aku ingin mempunyai anak yang lucu yang bisa membuat ramai rumah ini.


*Aku pun selesai memasak,Aku memasak masakan kesukaan Dava semua.Aku berharap Ia akan merasa senang nanti.


Aku pun menelpon Dava*,,


Tuut,,tuuut,,,


"Ya,,ada apa??"tanya nya pada ku.


"Sayang,,kamu pulang jam berapa nanti??"tanya ku pada nya.


"Belum tahu,Aku masih banyak pekerjaan di kantor."Ucap nya pada ku.


"Aku sudah memasak untuk mu sayang,jika sempat pulang lah lebih cepat untuk makan malam di rumah."Ucap ku pada Dava.


"Kamu makan saja duluan,Aku belum tahu pulang jam berapa.Masih banyak pekerjaan ku yang belum selesai."Ucap nya lagi pada ku.


Ada perasaan sedih saat mendengar Dava bicara begitu pada ku.Ia bukan Dava yang dulu lagi.


"Apa kamu mau aku antar kan makanan ke kantor."Ucap ku lagi menawari nya.


"Tidak usah,,Aku lagi sibuk.Jangan menganggu ku lagi."Ucap Dava sambil mematikan telepon.


Mengapa Kamu berubah sayang???


Aku tidak ingin kamu cuek seperti ini pada ku.Aku ingin Dava yang dulu,yang selalu peduli pada ku.


Aku tidak mau kehilangan mu Dava,,

__ADS_1


"Aku janji Aku akan memberikan mu anak suatu saat nanti"


*****


__ADS_2