
"Sayang,,Dava meminta ku untuk mencari Mu."
Kata-kata itu yang kudengar dari Tuan Raynald pagi ini.
Jadi Tuan Dava meminta bantuan Tuan Raynald untuk mencari ku.Ternyata Ia belum bisa membuat hidup ku tenang.Mau apa lelaki itu???
"Lantas Kamu berkata apa pada nya sayang??"Ucap ku pada Tuan Raynald.
"Aku mengiyakan saja sayang,,tidak mungkin Aku menolak nya."Ucap Tuan Raynald sambil tersenyum pada Mia.
"Jadi Kamu akan memberi tahu nya jika Aku ada disini??"Tanya ku lagi.
Tuan Raynald tertawa melihat ku.
"Jadi Kamu sudah mengijinkan Dava melihat Bian??"Tanya nya pada ku sambil tersenyum.
"Tentu saja tidak..Ia tidak boleh melihat anak ku."Ucap ku lagi.
"Sampai kapan sayang Aku harus menyembunyikan kalian dari orang-orang??"ucap Tuan Raynald pada ku.
"Maksud nya sayang??"Tanya ku lagi.
"Ya Aku ingin memberi tahu publik jika Aku sudah menikah dan mempunyai anak."Ucap nya lagi.
"Kamu yakin sayang???Apa kamu tidak malu mendapat kan istri seperti Aku??"Ucap ku lagi.
"Tentu saja tidak sayang,,jadi selama ini Kamu berpikir jika Aku malu mempunyai istri seperti mu??"Tuan Raynald bertanya lagi.
Aku pun mengangguk.
Aku cukup tau diri jika Tuan Raynald malu untuk mengakui ku.Secara Ia adalah seorang pengusaha otomotif yang sukses.Banyak wanita yang tergila-gila dengan nya.
Mungkin jika Ia mau Ia bisa mendapat kan wanita yang jauh lebih baik dari diri ku ini.Awal nya Aku pikir Ia menikahi ku karena kasihan melihat ku.
Tapi seiring berjalan nya waktu Ia benar-benar bisa membukti kan pada ku bahwa Ia sangat mencintai Aku.Bahkan Ia mampu menerima Bian seperti anak kandung nya sendiri.
Kedua orang tua Raynald pun begitu menerima ku.Mereka kadang menelpon sekedar menanyakan kabar ku dan Bian.
Aku menjadi wanita paling beruntung saat ini.
Karena memiliki suami yang sangat menyayangi ku dan menerima ku apa ada nya.
"Sayang,,Aku tidak seperti itu.Bukan kah Kamu yang meminta ku untuk tidak memberitahu siapa pun tentang pernikahan kita."Ucap nya pada ku.
"Jika kamu ijinkan,sekarang Aku ingin memberi tahu Dava bahwa Kita sudah menikah."Ucap nya lagi.
Aku terkejut mendengar perkataan Tuan Raynald.
"Jangan sayang,,nanti Tuan Dava akan mengambil Bian dari ku."Ucap ku lagi.
__ADS_1
"Itu tidak akan ku biarkan sayang,,Aku akan. melindungi kalian."Ucap Tuan Raynald menyakinkan ku.
"Apa Kamu mau Bian tidak berkembang jika Ia di rumah saja."Ucap nya lagi.
Aku pun terdiam.
Yang di katakan Tuan Raynlad benar,sampai kapan Aku akan terus bersembunyi di sini.Bukan kah anak ku juga butuh perkembangan.
Jika Aku terus merasa takut,Pasti tidak baik untuk ku juga.Aku harus berani menghadapi kenyataan.
"Aku tidak ingin bertemu dia lagi sayang,,luka ku belum sembuh."Ucap ku pada Tuan Raynald.
"Apakah kamu masih mencintai nya sayang??"Tanya Tuan Raynlad pada ku dengan lembut.
Mata nya melihat ku,apakah selama ini Ia mengira jika Aku masih mencintai Tuan Dava.
"Kenapa Kamu bisa berbicara seperti itu sayang??"Aku bertanya pada Tuan Raynald.
Jujur saja Aku kaget mendengar Ia bertanya seperti itu pada ku.Karena memang Aku sudah tidak mempunyai perasaan apa-apa lagi dengan Tuan Dava.
Aku sudah melupakan nya.Saat ini Aku cuma mencintai Tuan Raynald.
"Karena Kamu terus menghindari Dia sayang,,harus nya Kita bisa membuktikan pada Dia jika hidup kita sudah bahagia."Ucap Tuan Raynald lagi.
"Aku sudah melupakan nya sayang,,Aku sudah bahagia dengan mu.Aku cuma takut Ia mengambil Bian dari ku."Ucap ku lagi.
"Aku tidak mau Ia mengambil anak ku sayang."Ucap ku lagi.
"Dava akan berhadapan dengan ku jika Ia melakukan itu."Ucap Tuan Raynald lagi.
Aku pun terdiam,Ada sedikit keraguan dalam hati ku.
Apa iya Aku harus mempertemukan Bian dengan ayah kandung nya.
"Apakah Kamu tidak marah sayang jika Ia nanti dekat dengan Bian."tanya ku hati-hati.
"Tentu saja tidak sayang,,Aku dan Dava akan menjadi ayah yang baik untuk Bian."Ucap Tuan Raynald sambil tersenyum.
Aku pun terdiam.
"Bagaimana sayang??"Tanya Tuan Raynald lagi.
"Nanti Aku pikirkan lagi sayang."Ucap ku pada nya.
"Baik lah sayang,,Aku berangkat kerja dulu ya."Ucap nya pada ku.
"Bian,,jaga mama di rumah ya.Tunggu papa pulang ya."Ucap Tuan Raynald pada Bian.
Bian pun tersenyum melihat nya.
__ADS_1
Seperti nya Bian sudah mulai hapal dengan papa nya.Disaat Ia menangis,jika Tuan Raynald menggendong nya.Bian pasti langsung diam.Seperti ada ikatan batin Antara mereka berdua.
Aku pun tersenyum melihat nya.
"Jangan pulang lama-lama ya pa."Ucap ku pada Tuan Raynald.
"Kenapa sayang??"Ucap nya bertanya pada ku.
"Karena Aku tidak mau di tinggal kan oleh mu lama-lama sayang."Ucap ku sambil tertawa pada nya.
"Sekarang kamu sudah pintar menggombal ya sayang.",Ucap nya pada ku sambil tertawa.
"Aku banyak belajar dari mu sayang."Ucap ku lagi.
Tuan Raynald pun tersenyum padaku.
Tak lama kemudian Ia pamit ke kantor.Tak lupa Ia menciumi ku dan Bian.
Terima kasih Tuhan karena telah menghadirkan laki-laki baik seperti dia.
Aku bahagia bersama nya Tuhan,,,
******
Apa yang harus Aku katakan pada Dava nanti.Apa Aku jujur saja tentang Mia.
Bukan kah tidak ada salah nya juga Dava tau.Jadi Ia tidak lagi mengejar-ngejar Mia seperti ini.
Aku pun juga tidak mungkin menyembunyikan Mia dan Bian terus menerus.Aku ingin orang-orang tau jika Aku sudah menikah dan bahagia bersama keluarga kecil ku.
Aku ingin mempublish Foto ku bersama Mia dan Bian.Agar semua orang tahu tentang keluarga kecil ku.
Aku ingin semua orang tau jika Aku mempunyai seorang istri yang cantik,punya Anak yang lucu dan tampan.
Pasti bahagia sekali rasa nya.
Dan tentu saja tak ada lagi wanita-wanita yang akan mengejar ku lagi.
Sebaik nya Aku ceritakan saja dengan Dava nanti.
Aku rasa sekarang saat yang tepat untuk ku mengatakan nya.Agar Ia tahu.
Agar nanti Aku bisa membawa Mia dan Bian kemana pun.
Aku harus membereskan semua ini.Agar semua nya cepat selesai.
Aku ingin hidup tenang bersama istri dan anak ku.
******
__ADS_1