Aku Layak Bahagia

Aku Layak Bahagia
Bab 117


__ADS_3

Kondisi Tuan Raynald semakin hari semakin membaik.Dan hari ini Ia sudah boleh meninggalkan rumah sakit.


Terlihat Ia sangat gembira bisa bermain dengan Bian lagi.


Aku bahagia akhir nya Tuan Raynald bisa sehat seperti sedia kala.


Tuhan,,kalo boleh meminta Aku mohon biarkan Ia selalu bersama ku dan anak ku.


Jangan beri Kami cobaan lagi.


Aku sudah sangat bahagia bersama nya.


*Aku ingin Ia selalu ada di sampingku.


Aku ingin menjadi seorang istri yang baik untuk nya*.


"Sayang,,Apa sudah siap semua nya."Tanya nya pada ku yang sedang merapikan pakaian.


"Iya sayang,,ini sudah selesai.Apa kita mau pulang sekarang??"Tanya ku lagi pada nya.


"Iya sayang,,Ayo kita pulang."Ucap nya sambil tersenyum pada ku.


Aku bahagia melihat senyuman itu.


Senyuman yang beberapa hari ini tidak kutemui.


Kami pun berjalan ke luar ruangan.


"Akhir nya papa bisa lagi menghirup udara luar."Ucap nya pada Bian.


"Apa Kamu senang bisa main lagi dengan papa??"Ucap nya lagi pada Bian.


Terlihat Bian tertawa melihat perkataan Tuan Raynald.


Ia seperti mengerti apa yang di katakan oleh papa nya.


Aku tertawa melihat nya.


"Seperti nya Bian bahagia sekali ya sayang."Ucap ku pada nya.


"Tentu saja,,Bian adalah anak ku."Ucap nya pada ku sambil tersenyum.


"Kita langsung pulang ya sayang.Supir sudah menunggu kita di parkiran."Ucap ku pada nya.


"Kenapa tidak Aku saja yang membawa mobil sayang??"Ucap nya pada ku.


"Tidak sayang,,Aku tidak ingin terjadi apa-apa dengan mu lagi."Ucap ku pada nya.


"Kan Aku sudah berjanji untuk hati-hati dalam berkendara."Ucap nya lagi.


"Jangan membantah sayang,,mulai sekarang biar supir yang mengantar mu ke mana-mana."Ucap ku pada nya.


"Mama galak sekali ya sayang."Ucap nya pada Bian sambil tertawa.


Aku melotot pada nya.


"Iya sayang,,Apa Kamu takut kehilangan ku??"Tanya nya pada ku.


"Tentu saja,Kamu tidak tahu sayang Aku hampir gila karena Kamu."Ucap ku pada nya.


"Gila kenapa sayang??"Ucap nya sambil menatap ku.

__ADS_1


"Aku sangat takut kehilangan mu sayang."Ucap ku pada nya.


Ia tersenyum pada ku.


"Terima kasih sayang."Ucap nya sambil memeluk dan mencium pipi ku.


"Terima Kasih sudah membuat ku Kuat.Aku kuat karena Kalian berdua."Ucap nya lagi.


"Iya sayang,,,Aku sangat bahagia memiliki mu."Ucap ku lagi pada nya.


"Aku sangat rindu pada mu sayang."Ucap nya padaku


"Aku juga sayang,,Aku bahagia akhir nya Kamu bisa pulang kerumah."Ucap ku pada nya.


Ia tersenyum dan memeluk ku.


"Aku janji kita bertiga akan bersama-sama terus sayang."Ucap nya pada ku.


Aku mengangguk dan tersenyum.


Kami pun menuju ke parkiran mobil.Disana sudah terlihat supir menunggu Kami untuk pulang.


Tak lama kemudian Kami pun berlalu dari rumah sakit dan menuju ke rumah.


Di dalam mobil Tuan Raynald bercanda dengan Bian.Bian sangat senang karena bisa bermain lagi dengan papa nya.


Mereka berdua adalah kebahagiaan untuk ku.


*****


Sudah hampir dua hari ini Diana mendiami ku.Ia benar-benar marah pada ku.Ia selalu pulang larut malam dengan alasan pekerjaan nya.


Dan di saat Aku bangun pagi Ia sudah bersiap untuk pergi ke kantor.


Terlihat Diana tiba di depan rumah.


Ia pun langsung memasuki rumah.


"Sayang,,,sudah pulang."Ucap ku pada nya.


Ia tidak melihat ku sama sekali.Ia berlalu dari ku.


"Sayang,,,kau tak mendengar kan ku??"Tanya ku lagi pada nya.


Ia menghentikan langkah nya


"Apa yang ingin kau tanyakan??"Ucap nya dengan ketus pada ku.


Seperti nya Ia masih marah pada ku.


"Aku tidak mau kamu begini pada ku,."Ucap ku pada nya.


"Kamu pikir Aku bisa menerima semua nya??"Tanya nya lagi pada ku.


"Aku tau sayang Aku salah,tapi Anak itu dia tidak salah.Dia anak kecil yang tidak tau apa-apa."Ucap ku lagi pada Diana.


Ia terdiam mendengar perkataan ku.


"Apakah Kamu tidak merasa bersalah ku pada ku Dav??"Tanya nya pada ku.


"Aku sangat menyesal sayang atas peristiwa itu.Aku ingin Kamu bisa memaafkan Aku."Ucap ku pada nya.

__ADS_1


"Kamu telah mengkhianati ku Pras."Ucap ku pada nya.


"Iya sayang Aku tahu.Dan Aku menyesali nya.Aku berjanji akan memperbaiki semua nya."Ucap ku pada nya.


"Apa Kamu masih mencintai wanita itu??"Tanya nya pada ku.


"Tidak sayang,,Mia juga sudah hidup bahagia bersama Raynald."Ucap ku pada nya.


"Apa Kamu yakin jika Dia benar-benar mencintai Raynald."Ucap nya lagi.


Seperti nya Diana tidak merasa yakin jika Mia benar-benar mencintai Raynald.


Mungkin Diana merasa Aku dan Mia masih mempunyai perasaan yang sama.


Awal nya Aku memang masih memiliki perasaan pada Mia.Tetapi setelah melihat bagaimana Ia begitu setia menunggui Raynald selama Raynald tidak sadarkan diri.


Mia benar-benar sudah melupakan Aku.


Dan Aku pun tersadar bahwa apa yang Aku rasakan pada Mia tidak seharus nya.


Karena Aku tidak ingin menyakiti nya lagi atau pun Raynald.


"Tentu saja sayang,,Ia sangat mencintai Raynald.Begitu pun sebalik nya.Mereka sangat hidup bahagia."Ucap ku pada nya.


Diana terdiam.


"Sayang percayalah,,,Aku benar-benar ingin Kita bisa hidup berbahagia seperti mereka.Aku ingin Kamu bisa menerima Bian.Seperti Raynald bisa menerima Bian."Ucap ku pada nya.


"Beri Aku waktu Dav,,,Aku masih belum bisa menerima semua nya."Ucap nya pada ku.


"Tidak apa sayang,,Aku akan menunggu."Ucap ku sambil tersenyum pada nya.


"Jika Aku belum bisa menerima nya juga bagaimana??"Ucap nya pada ku.


"Tidak apa sayang,,Itu adalah keputusan mu."Ucap ku lagi pada nya.


"Jika Aku tidak mempeboleh kan mu untuk bertemu anak itu bagaimana??Apa Kamu mau menuruti nya??"Ucap Diana pada ku.


Deg,,,


Aku agak kaget mendengar perkataan Diana barusan.Bagaimana jika Ia benar-benar melarang ku untuk bertemu dengan Bian.


Aku baru saja merasakan bahagia bisa dekat dengan anak ku.Bisa bercanda dengan nya.


Apa iya Aku harus jauh lagi dari Bian??


"Apa harus seperti itu sayang??"Tanya ku lagi pada nya.


"Tentu saja,karena Aku tidak ingin Kamu dekat dengan anak itu."Ucap nya lagi.


"Tapi Dia tidak bersalah sayang."Ucap ku lagi.


"Aku tidak perduli.Aku tidak mau Kamu bertemu lagi dengan nya."Ucap nya pada ku.


Hanya diam yang bisa ku lakukan saat ini.


Ada perasaan sedih yang kurasakan saat ini.


Bian,,


Maaf kan Papa,,,

__ADS_1


*****


__ADS_2