
Setelah satu jam perjalanan,Kami pun tiba di sebuah butik ternama.Jujur ini pertama kali nya Aku menginjakan kaki di butik sebagus ini.Pasti pakaian disini mahal-mahal batinku.
"Ayo Mia,,Kita turun,,"Ujar Nona Jessy pada ku.
"Iya Non.."Ujarku pada Nona Jessy.
"Sayang..Pegang tangan ku."Ujar Nona Diana pada Tuan Dava.
Tuan Dava pun menggandeng Tangan Nona Diana masuk ke dalam butik.
Jujur ada perasaan tidak enak saat Aku melihat pemandangan tersebut.Ada perasaan tidak enak di hatiku.Antara rela tak rela Aku melihat kemesraan mereka berdua.
"Mia sadar.Kamu itu sapa??"Lagi-lagi batin ku protes padaku.
"Selamat datang Nona Diana dan Tuan Dava,,akhir nya tamu yang Kami tunggu datang juga."Ujar seorang Pria separuh baya dan seorang wanita cantik di samping nya.
"Hai James,,Hai Jena,,"Ujar Nona Diana sambil menyalami mereka satu persatu begitu pun dengan Tuan Dava.
"Ini Jessy kan..Hai jess Kamu udah gede banget ya,,"Ujar Nona yang bernama Jena.
"Dulu Kamu di bawa Mami mu kesini masih kecil banget"Ujar nya sambil tersenyum.
"Iya lah Tante masa iya Jessy kecil Mulu."Ujar Jessy yang di sambut tawa oleh semua nya.
"Ini siapa Dava??"Ujar Tuan James menanyai Aku pada Tuan Dava.
"Ini Mia James,,masih keluarga Saya."Ujar Tuan Dava.
"Astaga Ia mengaku Aku keluarga nya."Ujar ku dalam hati.
"Sayang...kamu.."potong nona Diana pada nya,tapi tuan angkuh seolah memberi kan isyarat agar Nona Diana tidak melanjutkan omongan nya.
Kelihatan sorot mata tidak Suka Nona Diana saat Tuan Dava berkata seperti itu padaku.
"Berarti sepupu kamu ya,pantas Ia cantik seperti Jessy."Ujar Nona Jena sambil tersenyum padaku.
"Iya Tante,tolong cariin Mia baju yang pas ya Tante buat acara besok"Ujar Nona Jessy pada Nona Jena.
Seperti nya Nona Jessy juga tidak keberatan dengan perkataan Tuan Dava.
"Siap Jess,,ayo Kita ke dalam."Ajak Nona Jena pada Kami.
"Sayang,Kita coba baju dulu yuk udah di siapin James tuh."Ujar Nona Diana pada Tuan Dava.
"Ya sayang,,"Ujar Tuan Dava.
Mereka berdua pun mengikuti Tuan James.Sedang kan Aku dan nona Jessy sibuk memilih baju apa yang pantas buat kami bersama Nona Jena.
Setelah beberapa lama memilih Kami mendengarkan Tuan James memanggil Kami
"Heii ladies,,Coba liat couple Kita ini,cakep dan serasi banget ya??"Ujar James bertanya pada Kami sambil tersenyum.
Disana terlihat Tuan Dava dan Nona Diana menggunakan jas dan gaun yang benar-benar pantas untuk Mereka berdua.Mereka kelihatan serasi sekali.
__ADS_1
"Benar-benar pasangan yang serasi."Ujar ku dalam hati
"Waaaah,,Kakak cakep banget.."Ujar Nona Jessy pada Mereka berdua.
"Iya donk Kakak sapa dulu,,"Ujar Tuan Dava pada Nona Jessy.
"Pasti kalian besok benar-benar jadi raja dan ratu sehari deh,,"Ujar Nona Jena pada mereka berdua.
"Belom lah Jena..ini kan baru acara pertunangan.Doakan saja lancar ya sampe hari H nya nanti ya"Ujar Nona Diana sambil tersenyum.
"Mia,kamu udah dapat baju nya??"Ujar Nona Diana padaku.
"Belum Nona,masih pilih-pilih ucapku.Nona cantik sekali baju nya sangat pas dengan Nona."Ucapku memuji nya.
"Makasih ya Mia,,"Ucap Nona Diana sambil tersenyum.
"Sayang,,Aku cantik kan??"Tanya nya pada Tuan Dava.
"Tentu saja sayang,,Kamu selalu cantik di mataku."Ujar Tuan Dava sambil mencium pipi Nona Diana.
Deg,,hatiku langsung berdetak lagi.Aku merasakan sakit saat melihat Tuan Dava mencium Nona Diana.Kenapa rasa nya sakit.
"Mulai deh kalo udah berdua pada lupa ya,,kayak dunia milik berdua,yang lain pada ngontrak gitu."Ujar nona Jessy sewot.
sedangkan Tuan James dan Nona Jena hanya tertawa.
"Mia,,ayo coba baju ini"Ucap Nona Jena padaku.
Entah kenapa Aku kesal melihat nya.
*DAVA*
"Kenapa Mia diam saja ya,kenapa Ia pasang muka tidak bersahabat lagi,,"batin ku.
"Apa lagi yang Aku lakukan??"tanyaku dalam hati.
Aku dan Diana telah selesai dengan urusan baju Kami pun duduk sambil minum kopi yang disediakan James sambil menunggu Jessy dan Mia.
Tak lama kemudian Jessy keluar menggunakan gaun.Ia kelihatan cantik.
"Kakak,,Aku cantik kan kak??"Ujar nya padaku dan Diana.
"Jess Kamu mah cakep banget.Kakak kalah cakep nih nanti,,"Ucap Diana sambil pura-pura cemberutm
"Bisa aja Kak Diana.Kak Dava Aku cakep gak??"Ujar Jessy padaku.
"Cakep dong,,Adik nya siapa dulu."Ujar ku pada Jessy yang disambut tawa Diana James dan Jena.
"Ehh,,tapi tunggu dulu,Kak Dava kak Diana harus melihat ini.Mia ayo kesini,,"teriak Jessy pada Mia.
Mia pun keluar dari ruang ganti.
Deg,,Aku pun kaget melihat nya.Sungguh anggun sekali Dia mengenakan gaun itu.Sangat cocok dengan nya.
__ADS_1
Kenapa Ia jadi berbeda sekali batinku.
"Sayang,mata nya biasa aja dong ngeliat Mia nya." bisik Diana tidak senang.
Rupa nya Ia memperhatikan ku.Aku pun menjadi salah tingkah.
"Ehh..Enggak sayang,Aku gak liatin Dia ucapku pada Diana.Kamu kenapa sih sayang.Kemana-mana masih cakepan Kamu lah,,"bisik ku pada Diana.
"Kamu paling bisa ya,,"Ujar nya sambil tersenyum padaku.
Syukurlah Ia tidak mencurigakan ku.
"Gimana Kak,,cocok kan gaun ini buat Mia??"Ucap Jessy pada Aku dan Diana.
"Apa ini gak terlalu mewah ya buat Mia ya."Diana berkata ketus.
Aku agak kaget juga mendengar pernyataan Diana.
Kelihatan juga muka kaget Jessy dan Mia.
"Iyaa Nona,,Aku juga berkata begitu tadi dengan Nona Jessy.Aku segan memakai baju ini,terlalu mewah untuk ku."Ujar Mia sambil menunduk.
"Enggak Kak,,itu pilihan yang pas buat Mia.Karena Mami yang ingin Mia dapat memakai gaun yang bagus saat acara Kakak nanti."Ucap Nona Jessy pada Nona Diana.
"Udah Mia,,kamu jangan membantah.Baju ini paling cocok buat Kamu.Besok Kamu tinggal ke salon bareng Aku ya,,"ucap Jessy sambil tersenyum.
"Terserah Kalian aja deh mana yang baik."Ucap Diana lagi.
"Udah kelar kan??yuk Kita pulang.Soal nya Aku ada janji dengan pasien ku"Ujar Diana lagi.
Kelihatan mood nya kurang bagus hari ini.Apa iya karena Mia??batin ku.
"Kamu kenapa sayang?tanyaku pada nya.Gak enak badan??"tanyaku lagi.
"Tidak apa-apa sayang.Aku cuma sudah ada janji dengan pasien sore ini.Maka nya Aku mau cepat ke rumah sakit"Ujar nya padaku.
"Ya udah yuk Kita duluan nanti Jessy sama Mia biar Andri yang jemput.Gak apa kan Jess??"tanyaku pada Jessy.
"Gak apa Kak,Aku juga masih mau liat-liat dan mengobrol dengan Tante Jena"Ucap Jessy padaku.
"Baik lah kalo gitu Kakak tinggal ya..Mia Saya duluan ya."Ucap ku pada Mia.
Ia hanya mengangguk.Mungkin Ia kelihatan bingung melihat sikap Diana.Setelah berpamitan dengan James dan Jena,Aku dan Diana pun berlalu dan pergi ke rumah sakit.
Sebelum keluar butik Aku sempat melihat muka Mia.Kelihatan Ia seperti memikirkan sesuatu.
Apa sebenar nya yang Ia pikirkan.Kenapa Ia selalu menunjukan sikap tidak suka dengan ku.Setiap ada Diana di dekat ku.
Apa iya Dia marah padaku.Atau Dia cemburu padaku??
batinku sambil menuju ke mobil dan pergi meninggalkan butik.
*****
__ADS_1