
Tamu di acara Anniversarry Tuan besar dan Nyonya begitu mewah,papan ucapan bunga pun memenuhi dari gerbang masuk graha hotel hingga ke pintu masuk.Semua papan bunga nya terlihat mewah,Seperti nya dari Pengusaha-pengusaha Kaya relasi Tuan besar dan Tuan Dava.Di depan sudah banyak wartawan yang akan meliputi acara ini.
Kebetulan perusahaan *keluarga Tuan Dava adalah perusahaan terbesar dan punya nama.Belum lagi ditambah Tuan Dava adalah seorang pengusaha muda yang tampan dan berwibawa.Membuat banyak wartawan yang mengejar nya untuk mencari berita tentang bisnis nya atau pun kehidupan pribadi nya*.
Tuan besar dan Nyonya sudah berkumpul bersama relasi-relasi nya.Terlihat Nona Jessy pun berbicara dengan teman-teman nya.
Aku pun memilih duduk di dekat kolam,sambil mengamati pemandangan di sekitar kolam.Hotel ini begitu mewah.Tak salah jika di pilih Tuan Dava untuk menjadi tempat acara Papi Mami nya.
Terlihat oleh Ku Tuan Dava dari kejauhan,Ia begitu tampan dan berwibawa.Kelihatan Ia sangat sempurna.Dengan senyum nya yang menawan mampu membuat ku Jatuh hati pada nya,hingga membuat Aku lupa diri siapa Aku.
Tak lama terlihat oleh Ku seorang wanita menghampiri Tuan Dava.Ia menciumi Tuan Dava.Itu Nona Diana.Ia akhir nya tiba.Aku harus mempersiap kan hati Ku untuk melihat kemesraan mereka berdua.
Aku pun memalingkan muka,melihat live music di sekitar kolam.Aku harus pura-pura tidak tahu.Kamu harus tau diri Mia.Kamu tidak mempunyai hak untuk cemburu*.
"Halo Mia,,ternyata benar Kamu."Ucap sebuah suara menyapa Ku.Ternyata Ia adalah Tuan Raynald.
"Ehh,,Tuan di sini juga??"bertanya pada nya."ada perasaan tidak enak karena tadi tidak menjawab pesan dan telepon dari Tuan Raynald.
"Iya Mia,maka nya tadi Saya menelpon Kamu,Saya ingin mengajak Mu pergi dengan Saya.Tapi kelihatan Kamu tadi sangat sibuk ya."Ucap nya dengan muka kecewa.
"Maaf kan Saya Tuan,Saya seharian tidak bisa memegang ponsel dan Saya lupa untuk menghidup kan nada dering nya lagi Tuan."Ucap ku beralasan.
Semoga saja Tuan Raynald bisa mempercayai Ku.
"Tidak apa Mia,yang penting sekarang Aku sudah bertemu dengan Mu."Ucap Tuan Raynald lagi.
Aku pun hanya tersenyum pada nya.
Kami pun duduk di pinggir kolam.Tanpa ku sadari ada sepasang mata yang melihat dari kejauhan.
Aku pun berbincang dengan Tuan Raynald.Sekali Aku melirik ke arah Tuan Dava.Terlihat Nona Diana menggandeng Tuan Dava.Jujur Mereka adalah pasangan yang serasi.Ada rasa kecemburuan dalam hati Ku saat melihat Tuan Dava di gandeng oleh Nona Diana.Di ajak mengelilingi tamu undangan untuk di perkenalkan.Tampak wajah nona Diana begitu bahagia saat di kenal kan Tuan Dava dengan relasi-relasi nya.
"Mia,,kenapa diam saja??Kamu sudah makan??"tanya Tuan Raynald pada Ku.
"Sudah Tuan,,Saya hanya menikmati suasana di hotel ini Tuan.Hotel yang mewah."Ucap ku berbohong.
"Kamu cantik sekali malam ini Mia,,Gaun itu sangat pas oleh Mu."Ucap Tuan Raynald padaku.
"Terima kasih Tuan,,ini berkat Nona Jessy mengajak Ku ke salon sehingga Aku bisa cantik malam ini."Ucap ku sambil tersenyum.
__ADS_1
"Tidak hanya malam ini Mia,,di setiap hari pun Kamu selalu cantik di mata Ku."Ucap Tuan Raynald pada Ku.
Aku pun hanya tersenyum mendengar perkataan Tuan Raynald.Ia selalu bisa menggoda wanita.Tak heran jika banyak wanita yang tergoda oleh nya.
Tak lama kemudian acara pun di mulai.Terlihat di atas panggung Tuan besar dan Nyonya yang di dampingi Tuan Dava dan Nona Jessy berdiri.Acara pun di mulai dengan MC ternama.
Setelah selesai kata sambutan dari Tuan besar,acara pun di lanjuti dengan foto bersama dengan relasi-relasi Tuan besar.Kelihatan raut wajah bahagia Tuan besar dan Nyonya menyambut tamu-tamu yang hadir.
Senyum tak henti-henti keluar dari bibir Tuan besar dan Nyonya.
"Mia,Saya mau ke sana sebentar menemui Teman,Kamu mau ikut dengan Saya??"Tanya Tuan Raynald menawari ku.
"Tidak Tuan terima kasih.Saya di sini saja.,"Ucap Ku sambil tersenyum.
"Kamu tunggu sebentar ya.cuma sebentar."Ucap Nya pada Ku.
Aku pun mengangguk sambil tersenyum.
Tuan Raynald pun berlalu dari Ku.Sepeninggalan Tuan Raynald pun Aku berjalan menuju simple buffet yang menyediakan berbagai kue dan minuman.
Tanpa ku sadari ternyata ada Nona Diana di sama bersama teman-teman nya.Aku pun menegur Nona Diana.
Ia pun berhenti mengobrol dengan teman nya dan melihat kepada Ku.
"Kamu jadi juga datang ke sini.Boleh juga nyali Kamu.Padahal kemaren itu Mami basa-basi aja sama Kamu."Ucap Nona Diana pada ku.
Nampak teman-teman nya berbisik satu sama lain.Lalu salah satu di antara mereka ada yang bertanya pada Nona Diana.
"Memang dia siapa sih Di???"Tanya teman nya pada Nona Diana.
"Dia pembantu nya Dava,,Tapi suka gak tau diri."Ucap Nona Diana tersenyum sinis pada Ku.
Kenapa Nona Diana berkata begitu pada Ku.Kenapa Ia selalu menghinaku.Aku hanya terdiam mendengar hinaan nya.
"Kenapa bisa Dia di sini kalo Ia pembantu.Beda kelas banget ma Kita."Ucap salah teman Nona Diana tertawa di sambut tawa yang lain nya.
"Kan udah Aku bilang,Dia gak tau diri.Enggak pernah sadar siapa Diri Dia."Ucap nya lagi pada teman-teman Nya.
"Saya permisi dulu Nyonya,,"Ucap ku sambil berlalu.
__ADS_1
Aku malas untuk mendengar ocehan nya.Lebih baik Aku pergi dari Nona Diana.
Aku pun melewati nya,tanpa kusadari Nona Diana menginjak ujung gaun Ku tanpa ku sadari.Kebetulan Gaun Ku memang panjang menyapu lantai.
Bruuuk,,,
Aku pun terjatuh.Dan menimpa meja kecil berisi Kue-kue dan cofee.Semua nya pun tertumpah mengenai gaun dan tangan ku.
Nona Diana dan teman-teman nya pun tertawa melihat Ku.
"Nona Diana,,Apa yang Nona lakukan??Mengapa Nona seperti itu pada ku.
Semua mata tertuju pada Ku.
"Ehh,,Kamu menuduh ku???"Ucap nya pada Ku.
Aku pun meringis kesakitan,karena tangan dan Kaki ki mengenai cofee yang panas.Tanpa terasa Aku pun menangis.
"Miaaa,,,Kamu kenapa??"Ucap Tuan Dava yang langsung mendekati Ku."Kamu tidak apa-apa???"Tanya nya panik melihat Ku.
"Sayang,,Kamu kenapa menolong Dia."Ucap Nona Diana marah pada Tuan Dava.
Tuan Dava tidak memperdulikan perkataan Nona Diana.Ia mendekati Ku dan membantu Ku berdiri.
"Aduh,,Kaki ku sakit sekali Tuan."Ucap ku sambil meringis.
Tanpa bicara apa-apa Tuan Dava langsung menggendong Ku dan membawa Ku pergi dari sini.
Deg,,
*Tuan Dava menggendong Ku.Apa Aku sedang bermimpi???Ia menggedong Ku di depan semua orang termasuk Nona Diana.
Semua orang menatap ke arah Kami.Termasuk nona Diana yang langsung menatap kebenciaan ke arah Kami*.
"Apa yang Kamu lakukan Dava???"Turun kan Dia!!!"Perintah Nona Diana pada Tuan Dava.
"Tuan Dava pun tak perduli dengan omongan Nona Diana.Ia terus berjalan sambil menggendong Ku lewat pintu belakang hotel.
"Aku akan membawa Mu dari sini Mia!!!"Ucap nya pada Ku.
__ADS_1
*****