
Aku terkejut saat mendengar bibi berkata bahwa di surat kabar pagi ini ada foto ku bersama Tuan Dava.Langsung Aku diam-diam ke depan untuk melihat nya.Aku pun terkejut saat melihat berita tersebut.Siapa yang berani membuat berita tersebut.Siapa yang dengan sengaja membuat berita ini di saat pesta pernikahan Tuan Dava dan Nona Diana semakin dekat.Bagaimana dengan Tuan Dava,Ia pasti lagi kebingungan saat ini untuk menjawab pertanyaan dari orang banyak.
Aku lihat Tuan Dava turun dari tangga.Aku pun menghampiri nya.
"Tuan,,,soal berita pagi ini.maaf kan Saya,jika karena Saya Tuan dalam masalah besar."Ucap ku pada nya.
"Saya sedang tidak ingin membahas nya,jadi tolong jangan bicara itu dulu"Ucap nya sambil berlalu dari Ku.
Aku pun terdiam
Apa Ia marah pada ku??Terlihat muka nya begitu tegang.Nada suara nya pun agak tinggi saat bicara pada Ku tadi.Mungkin Ia benar-benar merasa lagi pusing.Ia mungkin bingung untuk mengklarifikasi semua nanti nya.
Aku benar-benar merasa bersalah pada nya.Seandai nya saat itu Aku tidak datang ke acara itu.
"Maaf kan Aku Tuan Dava,,Aku tidak bermaksud membuat Mu dalam masalah begini."
"Mia,,Kamu sudah tau berita pagi ini???"tanya Nona Jessy di belakang ku tiba-tiba.
"Ehh,,iya Non,,Saya sudah melihat nya.Maaf kan Saya Non,karena Saya Tuan Dava dalam masalah besar."Ucap ku menyesal.
"Ini bukan salah Mu Mia,,Aku tahu kejadian yang sebenar nya.Aku akan membantu Kak Dava untuk mengklarifikasi nya nanti."Ucap nya lagi pada Ku.
"Tapi Non,Saya takut jika Tuan Dava nanti dalam masalah."Ucap ku lagi.
"Sudah,biarkan Kakak yang menyelesai kan nya.Saya berangkat dulu ya Mia,"Ucap Nona Jessy pada Ku.
"Iya non,,bekal sudah Saya taruh di mobil."Ucap ku lagi.
"Terima Kasih Mia,,"Ucap Non Jessy tersenyum pada ku dan berlalu.
Ketika Aku ingin berlalu ke belakang Aku mendengar suara teriakan dari depan rumah.Aku pun berlari menghampiri.Apa yang terjadi???
Aku melihat Nona Diana dan Tuan Dava lagi bicara di depan rumah.Terlihat Nona Diana bicara dengan nada tinggi kepada Tuan Dava.
"Kamu lihat kan apa yang Kamu lakukan,Kamu sudah membuat masalah besar Dava!!!"Suara teriakan Nona Diana dengan nada tinggi.
Ternyata ada Nona Diana di depan rumah.Seperti nya Ia sudah tau berita pagi ini.Mungkin Ia sengaja pagi-pagi begini ke sini untuk membicarakan masalah ini dengan Tuan Dava.
__ADS_1
"Kamu tahu kan Aku melakukan itu karena apa???"Tuan Dava bertanya.
"Seharus nya Kamu tidak usah berbuat begitu pada pembantu itu.Dia hanya seorang pembantu!!!Kamu seharus nya tau itu."Ucap Nona Diana lagi.
"Jika Kamu tidak menyakiti nya,,Aku tidak akan menolong nya!!"Ucap Tuan Dava lagi.
"Jadi Kamu menyalahkan Aku??apa salah jika Aku cemburu saat melihat Mu memperhati kan nya terus Dava!!"Ucap Nona Diana lagi berteriak.
"Aku akan minta media itu untuk mengklarifikasi semua nya."Ucap Tuan Dava lagi.
"Mengklarifikasi apa???Kamu tahu foto Kamu bersama wanita itu sudah beredar dimana-mana.Mau di taruh di mana muka Aku Dava????Orang pasti beranggapan jika Kamu berselingkuh dengan Dia."Ucap Nona Diana lagi dengan nada tinggi.
"Kak cukup.Kakak lupa jika Kak Dava berbuat begitu karena perbuatan Kakak juga.Aku melihat semua perbuatan Kakak pada Mia.Jadi berhenti menyalah kan Kak Dava."Nona Jessy akhir nya berbicara.
Mungkin Ia kesal saat Tuan Dava di pojok kan terusMungkin Ia kesal saat Tuan Dava di pojok oleh Nona Diana.
"Apa yang Kamu tau Jess??Kamu tidak usah ikut campur.Ini urusan Kami berdua."Ucap nya lagi sambil tersenyum sinis kepada Nona Jessy.
"Ini juga masalah Jessy Kak.Karena Kak Dava adalah Kakak nya Jessy.Dan Jessy tahu kejadian yang sebenar nya."Ucap Nona Jessy lagi.
"Apa yang akan Ia lakukan lagi pada ku.Seperti nya Ia akan berbuat yang tidak-tidak lagi pada ku.Ia pun menarik ku dengan kasar."
"Sini Kamu..Jangan bersembunyi.Kamu tahu semua ini terjadi karena Kamu!!!"Ucap nya pada Ku sambil berteriak dan memegang tangan ku dengan kuat.
"Diana,apa-apan Kamu!!lepaskan Dia."Ucap Tuan Dava lagi pada nya.
"Jadi Kamu membela pembantu ini lagi??"Ucap Nona Diana pada Tuan Dava.
"Kamu sadar tidak jika Kamu yang merusak segala nya,tidak seharus nya malam itu Kamu menyakiti Dia!!"Ucap Tuan Dava sambil menunjuk ke arah Ku.
"Kamu yang merusak semua nya Dava,Kamu jatuh kan harga diri Kita demi seorang pembantu seperti Dia!!Ucap Nona Diana lagi.
"Maaf kan Saya Nona,Saya tidak bermaksud membuat masalah untuk Nona Diana dan Tuan Dava."Ucap ku pada nya pelan.
Aku berpikir dengan Ku meminta maaf Nona Diana akan berhenti marah pada Tuan Dava.
Plak,,,
__ADS_1
Terasa sebuah tangan mendarat di pipi ku dengan sangat kuat.Nona Diana menampar ku.
"Diana,,Apa yang Kamu lakukan??Kamu sudah gila!!"Ucap Tuan Dava sambil menarik Nona Diana.
"Kak,cukup ya menyakiti Mia."Ujar Nona Jessy sambil menarik ku menjauh dari Nona Diana.
"Aku hanya memberi dia pelajaran,agar ke depan nya Ia tidak mencari masalah lagi dengan Ku."Ucap Nona Diana sambil menatap marah pada Ku.
Aku hanya terdiam.Seumur hidup Ku,baru sekali ini Aku merasakan nya.Orang tua Ku pun tidak pernah sekali pun menyentuh ku jika sedang marah.Namun saat ini Aku justru merasakan nya dari Nona Diana.Rasa nya benar-benar sakit.
Tiba-tiba air mata Ku pun jatuh.Aku pun menangis.
"Tidak usah pura-pura menangis Kamu.Ini belum seberapa Aku memberi mu pelajaran."Ucap nya marah pada Ku.
"Sudah Diana,Ayo Aku antar Kamu pulang."Tuan Dava menarik tangan nona Diana.
Nona Diana menolak nya.
"Aku belum selesai bicara Dava."Ucap nona Diana lagi.
"Kita bisa bicara di mobil."Ucap Tuan Dava lagi membawa Ia pergi dari sini dan menarik nya secara paksa.
"Jess,,nanti duluan ke kantor nya dengan Andri."Ucap Tuan Dava pada Nona Jessy.
Nona Jessy pun mengangguk.
"Mia,,ayo kita ke dalam.Kamu tidak apa-apa kan??"tanya nya pada Ku.
"Saya tidak apa-apa Nona."Ucap ku pelan.
"Maaf kan Kak Diana ya Mia,mungkin Ia khilaf karena menghadapi pernikahan Ia dengan Kak Dava."Ucap Nona Diana lagi pada Ku.
"Iya Nona Diana tidak apa-apa.Saya sudah memaafkan nya."Ucap ku pelan.
Ada penyesalan dalam diri Ku.Mengapa Aku harus ada di sini.Seandai nya Semua nya bisa di ulang.Aku tidak ingin berada di sini.
*****
__ADS_1