Aku Layak Bahagia

Aku Layak Bahagia
Bab 28 Apakah Ia bisa merasakan??


__ADS_3

Akhir nya Aku dan Tuan Raynald tiba juga di tempat acara Tuan Dava dan Nona Diana.Terlihat banyak tamu undangan yang hadir.Semua nya dari kalangan kelas atas semua.


"Ayo Mia,Kita masuk,,"Ucap Tuan Raynald padaku.


Aku melihat mobil Tuan Dava sudah ada di parkiran,berarti Ia sudah ada disini.


"Iya Tuan,,tapi apa Tuan tidak malu jalan ke dalam bersama Saya??"tanyaku pada Tuan Raynald


"Kenapa harus malu??malah Saya senang bisa bersama Kamu ke acara ini."Ujar Tuan Raynald sambil tersenyum.


"Baik lah Tuan,,mari Kita masuk."Ucapku lagi


Kami pun menuju ke dalam.Keadaan di sana sangat lah ramai.Banyak tamu-tamu penting yang hadir disana.Nampak Tuan Raynald menyalami beberapa rekan bisnis nya yang ikut hadir disana.


"Hei Ray,,ini siapa??"Ujar seorang Lelaki kepada Tuan Raynald.


"Kenalkan ini Mia,,Mia kenalkan ini Jodi teman ku,,"Ujar Tuan Raynald pada Jodi.


Aku pun menyalami lelaki itu.Kelihatan lelaki itu terus melihat ku.Ia pun lama memegang tangan ku.


"Udah dong pegang tangan Mia nya,,"Tuan Raynald langsung melepaskan tangan Ku dari Jodi.


"Ehh,,maaf Mia,Saya terpesona melihat Kamu."Ucap nya sambil tertawa.


"Jangan macam-macam ini punya ku,,"bisik Tuan Raynald pada nya.


tapi tetap terdengar oleh ku.


"Iya deh..bercanda tau,,"Ujar Jodi lagi sambil tersenyum.


Aku perhatikan banyak yang memperhatikan Aku dan Tuan Raynald saat menuju ke dalam.Tak banyak juga banyak wanita yang memandang tidak suka padaku.Apa mereka cemburu melihat Tuan Raynald berjalan bersama ku batin ku.


"Tuan Raynald..."suara seorang wanita menyapa Tuan Raynald.


Kami pun melihat ke arah suara tersebut.Ternyata itu suara Jenny,sekretaris Tuan Dava.Ia bersama ketiga teman nya.Kelihatan Ia memandang bingung kepadaku.


"Ini Mia kan??"tanya nya pada Tuan Raynald.


"Iya ini Mia..kenapa Jen??"Tanya Tuan Raynald kepada nya.


"Tuan gak malu ya jalan ma pembantu gini??"Ucap nya lagi.


Deg,,Aku pun langsung terdiam.Ada perasaan sedih saat Aku mendengar nya bicara begitu.


Terlihat ketiga teman nya tertawa melihat ku.

__ADS_1


"Iya Tuan,,Masa iya Tuan mau ajak Dia ke pesta ini,beda kelas Tuan sama Kita."Ujar wanita teman nya Jenny.


"Ngerusak suasana disini aja deh,,"Ucap wanita satu lagi.


Tampak mereka tertawa membicarakan diriku.Aku lihat ada beberapa orang yang memandang ke arah Kami.Mungkin Mereka tidak percaya jika yang sedang bersama Tuan Raynald adalah seorang pembantu.


"Tuan..Saya pulang saja ya,,"Ucapku pada Tuan Raynald.Saya tidak ingin Tuan malu."Ucapku lagi.


Tiba-tiba saja Tuan Raynald menggandeng tangan ku,dan Ia berjalan mendekat menuju Jenny dan teman-teman nya.


"Memang nya kenapa Kalo Mia ada disini???Ada masalah apa dengan Kalian??Kalo Kalian tidak suka Ia disini sebaik nya Kalian saja yang pergi dari sini."Ucap Tuan Raynald kasar pada Mereka.


Aku kaget mendengar ucapan Tuan Raynald.Ia membela ku ternyata.


"Kenapa Tuan jadi membela Dia??yang Kami bilang benar Tuan,mana pantas Ia ada disini."Ujar Jenny lagi.


"Walaupun Ia seorang pembantu,setidak nya Ia tau attitude,Tidak seperti kalian yang tidak tahu malu.Untuk apa pendidikan dan pekerjaan kalian bagus jika Kalian tidak tahu sopan santun,Dava pasti malu punya karyawan seperti Kalian!!!"Ucap Tuan Raynald lagi.


Terlihat Mereka berempat langsung berubah muka nya.Mungkin Mereka takut mendengar ucapan Tuan Raynald yang membawa-bawa nama Tuan Dava.


"Ayo Mia,,Kita tidak pantas berada di sini bersama mereka yang tidak tahu sopan santun."Ujar Tuan Raynald dan menarik ku menjauh dari Jenny dan teman-teman nya.


Kelihatan wajah tidak senang Jenny saat melihatku.Ia pasti dendam sekali padaku karena membuat Ia malu.


Ada perasaan senang di hatiku karena Tuan Raynald membela ku.Ia benar-benar tidak malu membawaku kesini ujarku dalam hati.


"Sudah kewajiban Saya Mia,,tak akan ku biarkan ada orang menghina Mu,,"Ucap nya sambil tersenyum.


Ada perasaan senang saat Aku mendengar nya.Ternyata Tuan Raynald orang yang baik ujar ku dalam hati.


Tak jauh dari Kami berdiri,kelihatan sosok Tuan Dava yang sedang melihat Kami berdua.Tapi tunggu dulu kenapa Ia memasang muka yang tidak bersahabat sekali batin ku.Ada apa dengan nya??


Kami pun mendekati nya.


"Hai Dava,,selamat ya,akhir nya selesai juga tahap pertama,,"Ucap Tuan Raynald pada nya.


"Kalian datang berdua??"Tanya nya pada Tuan Raynald.


"Iya tadi Aku yang menjemput Mia di salon,dan membawa nya kesini."Ucap Tuan Raynald lagi.


"Kenapa Kamu tidak bareng Bi Ira saja tadi??"ucap Tuan Dava lagi padaku.


"Ehh..itu Tuan tadi Nyonya yang menyuruh Saya naik dengan Tuan Raynald."Ucapku pada nya.


"Kamu kenapa sih bro??Emang salah kalo Mia naik dengan ku??"Tanya Tuan Raynald pada Tuan Dava.

__ADS_1


"Ia bekerja dengan ku,Jadi Aku yang berhak mengatur nya."Ucap Tuan Dava tegas.Ia pun langsung berlalu dari Kami berdua.


Kenapa Ia marah sekali.Apa Ia Aku salah pergi dengan Tuan Raynald??batinku lagi.


"Ada apa dengan Dia??Kenapa Ia begitu kesal ya??"Tanya Tuan Raynald padaku.


Aku pun hanya menggeleng sambil tersenyum pada Tuan Raynald.Aku pun bingung dengan sikap Tuan Dava tadi.Kenapa Ia marah sekali.Ia kelihatan kesal melihatku dengan Tuan Raynald.


"Ada dengan dia??"batinku bertanya.


*Dava*


Aku melihat sesosok wanita yang masuk bersama Raynald.Wanita itu sangat anggun sekali.Terlihat senyum manis nya saat menyapa tamu.Siapa lagi yang di bawa oleh Raynald.Kenapa sekali ini selera nya wanita berhijab batin ku.Tapi tidak di pungkiri wanita ini cantik sekali.Ia begitu enak di lihat nya.Benar-benar teduh batinku lagi.


"Tapi tunggu dulu kenapa Aku seperti tidak asing melihat wanita itu.Kenapa Ia sangat mirip dengan Mia."Ucapku dalam hati.


Apa benar Ia Mia??Aku menatap nya lagi.Benar sekali wanita yang bersama Raynald saat ini adalah Mia.


Ada perasaan sedikit cemburu saat Aku melihat Raynald bersama nya.Apalagi saat Raynald menggandeng tangan nya.


"Kenapa Dia mau tangan nya di gandeng laki-laki,Bukan kah biasa nya Ia sangat takut bila bertemu dengan laki-laki."batin ku.


"Dasar,,semua wanita sama saja tidak bisa melihat lelaki tampan pasti mau saja di dekati,,"Ujarku dalam hati.


Ada perasaan kesal saat Aku melihat Mia dan Raynald.Aku tidak suka melihat Mereka berdua bermesraan seperti itu.


Setelah Aku menemui mereka.Aku baru sadar apa yang Aku perbuat pada mereka berdua.


Kenapa Aku bisa bicara seperti itu pada mereka.


Memang nya kenapa jika Mereka jalan berdua.Itu hak mereka kan.


"Apakah Aku menyukai Mia??"tanyaku dalam hati.


"Apa Mia sadar dengan perilaku ku tadi??"Aku pun menoleh ke arah nya.Nampak Ia masih tersenyum saat menyapa teman-teman Raynald.Seperti nya Ia tidak sadar dengan apa yang Aku rasakan.


Yang jelas Aku tak suka melihat Ia bersama Raynald.Aku merasa terbakar cemburu saat melihat mereka berdua.Aku tidak suka melihat Raynald mengenalkan Mia dengan teman-teman nya.


Entah lah kenapa Aku bisa begini.Tak Seharus nya Aku ada perasaan seperti ini saat ini.


Aku tidak mau merusak moment pertunangan ku dengan Diana.


"Tarik nafas Dava..lupakan"Ujarku dalam hati.


Aku pun mendekat bersama Papi,Mami dan rekan bisnis Papi yang lain,tapi tetap saja pandangan ku mengamati Mia dan Raynald dari kejauhan.

__ADS_1


*****


__ADS_2