Aku Layak Bahagia

Aku Layak Bahagia
Bab 20 Cuek


__ADS_3

*Dava*


Sore ini Aku pulang ke rumah lebih awal.Karena tugas kantor ku selesai lebih cepat.


"Seperti nya ngopi enak nih di balkon belakang."ujarku.


"Bi Ira,,"panggil ku pada Bibi yang lagi menyapu halaman depan.


"Ehh,,Tuan..Sudah pulang Tuan??"Sapa Bi Ira padaku.


"Sudah Bi,,Mia mana ya Bi??tolong minta Ia buatkan kopi dan bawa ke balkon belakang ya bi.."Ujarku pada Bibi.


"Mia ada di halaman belakang Tuan lagi mengurus bunga."Ucap Bi Ira padaku.


"Ya sudah,biar Saya saja yang memberi tahu nya Bi,," Ucapku pada Bibi.


Aku pun berjalan menuju halaman belakang.Dari kejauhan Aku sudah melihat Mia yang sibuk menyiram bunga-bunga sambil bernyanyi.


"Kayak nya lagi senang ya,,lagi jatuh cinta ya??"Ledek ku pada nya.


"Ehh,,Tuan,,"Ujar nya kaget."Ada apa Tuan??"Katanya lagi padaku.


"Kaget ya Saya ada disini??"Ucapku sambil tertawa.


"Mia tolong buatkan Saya kopi ya,sekalian kalo ada cemilan tolong bawa kesini ya,,"Ujarku pada nya.


"Baik Tuan,,"Ucap nya padaku dan berlalu.


Aku pun memperhatikan bunga-bunga di sekeliling taman.Benar-benar terawat sekarang semenjak di rawat Mia.Mami pasti senang nanti melihat nya.


Bunga-bunga ini memang sangat indah semenjak di rawat dengan Mia,Aku sangat senang melihat nya.


Untung saja Mia pandai merawat nya sehingga bunga Mami menjadi sehat lagi


Tiba-tiba ponsel ku berbunyi disana terlihat nomor mami memanggil ku.


"Panjang umur ni mami,,"batin ku.


"haloo Mi apa kabar Mami ku sayang??"Ujar ku pada Mami.


"Dava..Kamu ini susah banget ya di telpon dari siang Mami telpon tapi baru sekarang Kamu angkat in."Ucap Mami sambil mengoceh.


Ya ampun Aku lupa tadi siang Mami ada menelpon, rencana nya Aku ingin menelpon balik tapi karena sibuk membuat laporan Aku jadi lupa untuk menelpon Mami.


"Maafin Dava Mi,Tadi Dava buat laporan mingguan Mi jadi Dava lupa nelpon balik Mami,,"Ujarku pada Mami.


"Kamu ya gak berubah-rubah,Liat aja nanti kalo ketemu Mami.Mami jewer Kamu,,"Ucap Mami marah.


"Ampun mi..Ampun,,Dava janji gak lagi gitu.Coba Video Call dulu Mi,Dava mau kasih liat Mami sesuatu."Ucapku pada Mami.


"Kasih liat apa nak??"Ucap Mami penasaran.

__ADS_1


"Mami angkat dulu deh video call nya"Ucapku lagi.Mami pun mengangkat video call nya.


"Nih Mi iat mi bunga-bunga Mami cakep kan,,"Ujar ku. sambil mengarah kan kamera handphone ke bunga-bunga Mami.


"Ya Ampun Dava,,Alhamdulillah,,bunga-bunga Mami cakep-cakep banget.Bi Ira emang the best deh.nanti pulang Mami bawain Ia oleh-oleh yang banyak deh."Ujar Mami senang.


"Bukan Bi Ira mi,,"Ujar ku pada mami.


"Mia yang merawat nya,,"Kata ku lagi.


"Mia??Mia sapa??"Ujar Mami padaku.


"Ada deh nanti Mami juga kenal,Pembantu baru disini mi."Ucap ku pada Mami.


"Ya sudah kalo gitu jangan lupa Rabu Kamu jemput Mami,Papi dan Jessy di bandara ya."Ucap Mami sambil mengakhiri telpon.


"oke Mi,,siaap,,"Jawab ku sambil menutup telpon.


Dan telpon pun terputus.Tak lama kemudian Mia pun datang membawa Kopi untuk ku.


"Permisi Tuan,,ini kopi nya,,"Ucap nya padaku.


"Iya Mia,,taruh saja di meja,,"Ujar ku sambil melihat nya.


Tak ada tatapan dari nya Ia benar-benar tak melihatku.


"Mia,,bunga-bunga ini Kamu kasih apa sampai jadi bagus begini,Mami ku senang banget loh."Ucapku pada nya.


"Iya silahkan,,"Aku pun menjawab nya.


"Tidak seperti biasa nya Ia seperti itu,kenapa Ia cuek sekali padaku??"batin ku.


Padahal biasa nya Ia selalu tersenyum padaku.Kadang juga Ia selalu menjawab pertanyaan ku dengan candaan.Tetapi kenapa kali ini Ia begitu cuek.


"Apa Aku ada berbuat salah pada nya??"Batin ku.


Setahu ku tidak.Berapa hari ini Aku tidak pernah marah-marah lagi pada nya.Lalu kenapa Ia cuek padaku.


Mungkin Ia lagi datang tamu bulanan batin ku.


biasa nya kan cewek emang suka sensian kalo lagi datang bulan.Nanti juga bakalan baik dengan sendiri nya.


Aku pun mulai menyeruput kopi ku dan menikmati pemandangan di halaman belakang.


Waktu sudah menunjukan pukul tujuh malam,sudah waktu nya makan malam.Aku pun menuju ke dalam rumah.Perut ku sudah terasa lapar.


Aku pun bergegas ke meja makan,disana Aku lihat Mia lagi menyiapkan makanan untuk ku.


"Masak apa malam ini Mia??"tanyaku pada nya.


"Masak ayam kecap dan tumis sambal dan goreng tempe Tuan."Kata nya padaku tapi tetap tidak menatapku.

__ADS_1


"Waah,,seperti nya enak,,jadi lapar nih."Ucapku pada nya.


"Silahkan makan Tuan,Kalo begitu Saya permisi dulu ke belakang Tuan,,"Ujar nya sambil berlalu.


Kenapa Ia cuek sekali padaku.Bahkan untuk melihatku saja Ia tak mau.


"Apa salahku???"batin ku.


"Tuan..Tuan sudah makan??"Bi Ira menegurku.


"Iya bi..Bibi sudah makan Bi??"Ujarku pada bi Ira.


"Nanti saja Tuan,Bibi belum lapar."bi Ira menjawab.


"Bi..Bibi tau kenapa Mia diam saja??apa Ia sakit??"Aku bertanya pada Bibi.


"Tidak Tuan,Mia biasa aja,Tadi Bibi baru cerita-cerita dengan nya di belakang sambil tertawa."ucap bi Ira padaku.


"Iya bi,,Syukurlah kalo begitu,,"Aku berujar


Ternyata benar Ia mengacuh kan Aku.


"Nyonya jadi pulang Tuan??"Bi Ira bertanya padaku.


"Iya bi jadi,,rabu ini Mami sampai kesini,tolong bereskan kamar Mami sama Jessy ya bi."Ucapku pada Bibi.


"Iya Tuan besok Bibi dan Mia akan membereskan kamar Nyonya dan Nona Jessy.Kalo begitu Bibi permisi dulu ke belakang ya Tuan,"Ujar bi Ira padaku.


"iya Bi jangan lupa makan ya,,"Ucapku lagi pada bibi.


"Iya Tuan"dan bi Ira pun berlalu dari ku.


Aku masih kepikiran dengan Mia.Ada apa dengan nya??apa Diana ada bicara sesuatu pada nya.Tapi rasa nya tidak mungkin.Tapi kenapa Ia cuek sekali padaku.


Aku pun tak melakukan apa-apa padanya.


Entah mengapa Aku merasa sedih melihat Mia mengacuhkan ku.Aku sedih tak bisa melihat tawa nya lagi,melihat senyum nya lagi.


"Dava,,sadar,,kenapa Kamu begini??"batin ku berkata


mengapa jadi kepikiran pada Mia ya??"Kataku lagi.


Entah lah mengapa Aku jadi kepikiran dengan Mia.Aku tidak suka bila melihat Ia mengacuhkan ku.Seperti ada perasaan sedih di dalam diriku.


"Perasaan apa ini???Apakah aku suka pada nya??"batin ku lagi


Entah lah,,,


*****


'

__ADS_1


__ADS_2