
"Semakin hari Aku semakin menyukai mu Mia,,"
Dava bergumam dalam hati.Pandangan ku tak lepas dari sosok Mia yang berada tak jauh dari tempat ku duduk bersama Papi.
"Mengapa Ia sekarang semakin menarik,mengapa Ia bisa membuat ku jatuh hati."
Dava berkata di dalam hati lagi.
"Dav,,Kamu sedang melamun tentang apa??"Papi bertanya pada ku.
"Ehh,,enggak Pi.Dava hanya sedang pusing sama laporan Pi."Ujar ku berbohong pada Papi.
Aku tidak mungkin berkata yang sebenar nya kepada Papi,bahwa Aku sedang memperhatikan Mia.Bisa-bisa Papi menertawakan ku.
"Apa lagi ada masalah kantor Dav??"Papi bertanya lagi.
"Enggak Pi.semua nya oke Pi."Ujarku sambil tersenyum.
Ku lihat Mia sudah ingin menuju ke dalam.Sebelum Ia ke dalam Ia sempat melihat ku dan tersenyum.Aku pun membalas senyuman nya.
"Kenapa Ia manis sekali hari ini,,ingat Dava,,ingat,,Kamu punya Diana."Ujar ku dalam hati.
"Pi,Dava berangkat dulu ya.Bilang sama Mami Dava gak sempat pamit.Soal nya Dava buru-buru."Kata ku sambil menyalami Papi.
Sesampai di kantor Aku pun cepat menyelesaikan laporan.Aku ingin saat nanti Mia kesini mengantar kan bekal makan siang ku,Aku sudah tidak sibuk lagi dengan pekerjaan ku.Sehingga Aku bisa mengobrol dengan nya sebentar nanti.
"Dava,,apa yang Kamu pikir kan.Kamu tidak ingat jika Kamu itu tunangan nya Diana???"Lagi-lagi batin ku mengingat kan ku.
Entah lah,Mengapa Aku jadi dilema seperti ini.Aku memang mencintai Diana,tetapi akhir-akhir mengapa Aku selalu memikirkan Mia.Bahkan Aku sudah menyukai nya.
tok,,,tok,,tok,,
Terdengar pintu ruangan ku di ketuk.Mungkin itu Mia kata ku di dalam hati.Tumben cepat sekali Ia sampai di sini.
"Ya,,masuk.."Ujar ku sedikit teriak.
"Hai Dava,,Kamu pasti kaget kan Aku ke sini,,"Ujar Raynald dengan tertawa.
"Tumben,Kamu masuk ruangan ku pake ketuk pintu segala."Ujar ku sambil tersenyum.
__ADS_1
"Kan Kamu yang bilang,Kalo masuk ke sini harus sopan.Giliran Aku permisi dulu Kamu malah aneh lihat Aku,,"Ujar Raynald lagi.
"Iya,,iya,,kan enak kalo gitu..baru best friend Kita kalo gini,,"Ujar ku sambil tertawa.
"Dav,,Aku sebenar nya mau ijin ke Kamu.Aku ingin ajak Mia nonton malam Minggu ini,,boleh kan??"ucap Raynald lagi.
"Apaa????Aku tidak salah dengar??Kamu mau ajak Mia nonton??enggak ada.Aku gak kasih ijin!!!"Ucap ku tegas.
"Kenapa emang nya Dav??Kamu gak kasihan ya sama dia enggak pernah refreshing,sibuk dengan kerjaan nya terus."Ucap Raynald lagi.
"Tetap aja tidak boleh!!!Mia tidak boleh pergi!!!"Ucapku lagi dengan tegas.
"Emang Mia siapa Kamu sih??Kenapa harus jadi majikan kejam,gak boleh karyawan nya cari hiburan gitu."Ucap Raynald lagi.
Sebenar nya ada benar nya omongan Raynald.Memang Mia selalu bekerja.Kalo pun ijin saat libur Ia banyak menghabis kan waktu pulang ke rumah nya.Mungkin ada benar nya Aku membiarkan Ia melepas penat sebentar batin ku.Tapi Aku tidak mau jika Mia pergi berdua saja dengan Raynald.Aku tidak mau Raynald menggoda Mia.Tetapi jika Aku tetap melarang nya,pasti juga Raynald bisa mencurigai ku.
"Terserah Kamu aja deh,nanti tanya kan dulu dengan Mia nya.Kalo Dia mau.Aku izin kan kalian pergi." Ucap ku pada Raynald.
"Oke bro,,nanti Aku tanya sama Mia nya ya."Ucap Raynald sambil tersenyum senang.
Lihat saja,Aku yakin Mia pasti menolak nya.Mana mau Mia pergi dengan laki-laki seperti Raynald.Apa lagi pergi berdua.Aku tau Mia bukan seperti wanita yang biasa kencan dengan Raynald batin ku berkata yakin
"Permisi Tuan,,Saya mau mengantarkan bekal makan siang,"Terdengar suara Mia di depan pintu.
"Panjang umur bener Mia ya,baru juga di bicara in,,"Ujar Raynald sambil tertawa.
"Ya masuk Mia,,"Ucap ku pada Mia.
Mia pun masuk ke dalam ruangan ku.Ia agak kaget saat melihat Raynald ada bersama ku.
"Permisi Tuan,,ini bekal makan siang Tuan."Ucap nya padaku.
"Iya Mia,,terima kasih."Ucap ku sambil tersenyum.
"Mia,hari Sabtu ini Kamu ada acara gak??"tiba-tiba Raynald bertanya kepada Mia.
"Sial,,Raynald langsung to the point aja nanya ke Mia."Ucap ku mengumpat dalam hati.
"Tidak ada Tuan,,memang nya ada apa Tuan??"Mia bertanya.
__ADS_1
"Begini Mia,Aku mau ngajak in Kamu nonton.Kebetulan ada film bagus Minggu ini.Tadi Aku udah nanya ke Dava apakah boleh mengajak mu pergi.Dan Dava pun setuju."Ucap Raynald lagi.
"Mia pasti menolak nya,,Mia pasti tidak Mau.."batin Dava.
"Benar kah Tuan,Saya boleh pergi??"tanya Mia padaku.
"Ehh,,iya tidak apa,,Kalo memang Kamu mau.Kamu boleh pergi Mia."Ucap ku basa-basi.
"Baik lah Tuan,jika Tuan Dava mengijin kan.Saya mau ikut nonton Tuan.Kebetulan sudah lama sekali saya ingin nonton Tuan."Ucap Mia sambil tersenyum.
"Sial,,kenapa Mia jadi mau.Kenapa juga Ia mau di ajak Raynald pergi.Ternyata Ia mulai luluh dengan Raynald "Batinku berkata.
"Yes,,akhir nya Mia mau juga Aku ajak jalan.Makasih ya Mia."Ujar Raynald sambil tersenyum.
"Kamu yakin Mia??Kamu mau pergi??"Aku bertanya meyakinkan Mia lagi.
"Iya Tuan,,Saya memang sudah lama ingin menonton Bioskop."Kebetulan Tuan mengijinkan maka nya Saya Mau Tuan."Ujar nya sambil tersenyum.
"Baik lah,emang film apa yang lagi tayang Ray??"Aku bertanya kepada Raynald.
"Fast and furious Dav,,"Ujar Raynald lagi.
"Wah,,benarkah??udah tayang??itu juga film kesukaan ku.Kenapa Kamu gak bilang tadi."Ucap Ku pada Raynald.
"Sejak kapan Kamu suka nonton bioskop??"ucap Raynald bingung.
"Kamu gak tahu kan,Aku sering nonton bioskop.Gimana kalo Kita nonton bareng aja??"Ucapku sambil tertawa.
"Maksud nya kita double date gitu??"Tanya Raynald lagi.
"Iya,,seperti itu.Aku dan Diana,Kamu dengan Mia.Pasti seru kan kalo Kita bareng."Ucap ku lagi sambil tersenyum.
Mia dan Raynald pun saling berpandangan dan melihat ke arah ku.Mungkin mereka aneh melihat sikap ku.Raynald juga bingung dengan sikap ku.Ia pasti tahu banyak tentang ku.Ia tahu Aku tidak suka menonton Bioskop.Cuma saat ini Ia hanya diam dan bingung melihat sikap ku.
Terserah apa kata mereka berdua.Aku tidak ingin mereka pergi berdua.Aku tidak ingin Raynald mendekati Mia.Aku tidak rela melihat mereka berduaan di *bioskop.
Aku cemburu*!!!!!!
****
__ADS_1