
Hari ini Aku telah bersiap untuk kekantor Tuan Dava seperti biasa nya mengantarkan bekal.Seperti biasa Akiu kekantor Tuan Dava menggunakan Ojol.
Tak terasa sudah seminggu Aku menjalankan rutinitas ku mengantarkan bekal.
Selama tiga hari ini juga Aku selalu sembunyi bila bertemu dengan Tuan Raynald.Karena Aku tau setiap hari Ia tau Aku Sholat di mushola habis mengantarkan bekal ke Tuan Dava.
Dan sekarang pun Aku tidak pernah lagi Sholat di kantor Tuan Dava.Aku selalu langsung pulang dan sholat dirumah demi menghindari Tuan Raynald.
Aku pun menuju ke lantai atas,baru Aku melangkahkan kaki keruangan Tuan Dava,Aku kaget ada Tuan Raynald sedang berbicara dengan Jenny,wanita bar-bar itu.
Aku pun buru-buru belok ke arah toilet dan bersembunyi di sana.Jujur kenapa Aku rasa nya takut sekali.
"Seperti ingin bertemu dengan penjahat"Pikir ku.
Padahal kalo di lihat-lihat Tuan Raynald itu jauh dari kata menyeram kan,bahkan Ia sangat tampan sekali.
Tapi entah mengapa Aku sangat risih bila bertemu dengan nya.
Sekitar lima belas menit Aku di dalam toilet,Aku ragu ingin tetap disini atau memberanikan diri keluar.
"Mia,,kenapa Kamu jadi lemah begini"Ujar batin ku dalam hati."Emang Ia siapa bisa membuat Mu takut" batin ku lagi.
Akhir nya Aku mantapkan langkah ku untuk menuju ke ruangan Tuan Dava.Pelan-pelan Aku masuk ke pintu yang menuju ruangan Tuan Dava.Aku melihat tidak ada lagi Tuan Raynald disana.
"Syukurlah"Kata ku dalam hati.
Dan Aku pun mengetuk pintu ruangan Tuan Dava.
"Permisi Tuan,Saya Mia,mau mengantarkan bekal makan siang"Ujar ku sambil mengetok pintu.
"Ya silahkan masuk,,"Ujar Tuan Dava sedikit berteriak.
Aku pun membuka pintu dan betapa kaget nya Aku saat Tuan Raynald ada disana.
"Hai Mia,,ketemu juga kan Kita"Ujar tuan raynald sambil tertawa.
"Norak banget kamu,,"Ujar Tuan Dava pada Tuan Raynald.
"Aku dari kemaren nungguin Mia bro,tapi udah berapa hari ini gak pernah bertemu kita"Cerocos Tuan Raynald pada Tuan Dava.
"Ngapain nungguin Mia??"Tanya Tuan Dava pada Raynald.
"Maaf Tuan"Saya memotong pembicaraan mereka.
Ini bekal makan siang nya,Saya permisi dulu Tuan"Kata ku pada Tuan Dava.
__ADS_1
"Mia,,tunggu dulu.Kamu mau pulang ya??gimana kalo Aku antar ya"Ujar tuan raynald cepat.
"Tidaak usah Tuan,terima kasih.Aku bisa pulang sendri" kata ku pada Tuan raynald.
"Tidak apa Mia,Aku sekalian lewat rumah nya Dava,satu arah kita"Ujar Tuan Raynald sambil tersenyum.
"Apa-apa an sih,,,norak banget"Kata tuan angkuh lagi pada Raynald.
"Kan aku mau pendekatan ma Mia,ya wajar lah Aku mau mengantar nya"Ujar tuan raynald sambil tertawa.
Dan Aku pun ikut tertawa juga.Aku lucu mendengar ocehan Tuan Raynald.Semua omongan nya aku anggap sebagai lelucon yang menghibur ku.Tapi mengapa Tuan Dava menanggapi nya dengan serius batin ku.
"Gak usah,,biar Mia di antar Andri aja.Ayo Mia kebawah.Andri sudah menunggu Kamu"Kata Tuan Dava pada ku.
"Baik Tuan..Saya permisi dulu Tuan"Ucap ku pada Tuan Dava dan Tuan Raynald.
"Tunggu dulu Mia,,Tuan Raynald memanggil ku,tapi secepat kilat Tuan Dava menahan nya"
"Makan dulu bro,gak enak ma Mia udah susah -susah masak buat kita"Ujar Tuan Dava sambil menarik Tuan Raynald.
"apaan sih,,,gak bisa banget liat orang senang"Ujar Tuan Raynald sambil cemberut.
Aku pun bergegas kebawah.Aku takut nanti Tuan Raynald mengejarku lagi.Sebelum melewati pintu Aku bertemu dengan Jenny.Ia memasang muka yang tidak bersahabat.Aku pun tersenyum pada nya.Dan Ia pun langsung membuang muka nya.
Aku pun tersenyum melihat tingkah nya.Dan bergegas cepat turun ke bawah dan pulang kerumah.
"Apa-apaan raynald,,kenapa Ia begitu mengejar Mia" pikir Dava di dalam hati.
"Ada hubungan apa dengan mereka berdua??kenapa juga Mia tersenyum kepada Raynald.ada hubungan apa antara mereka berdua??lagii-lagi Raynald bertanya dalam hati.
Entah mengapa selama berapa hari ini Dava selalu memperhatikan Mia,apa lagi saat melihat Mia tersenyum.Hati Dava seperti ada kedamaian melihat Mia tersenyum.
"Apa-apaan ini,,kenapa Aku jadi memikirkan Wanita itu" batin ku lagi.
"Sebenar nya ada hubungan apa Kamu ma Mia??"Aku beranikan diri bertanya pada Raynald.
"Kamu penasaran ya,,"Ujar Raynald sambil tertawa.Emang ya Mia itu segala nya,udah gadis baik-baik,sopan,Cantik.pinter masak lagi"Ujar Raynald memuji Mia.
"Kamun kan emang gitu,kalo ada cewek cakep pasti semua nya bagus kata mu "Ungkap Ku pada Raynald.
"Ini beda bro,,Miaa beda dengan wanita yang biasa dekat dengan ku.Biasa nya Wanita yang Aku dekati pasti Ia akan klepek-klepek pada ku,tapi tidak dengan Mia.Ia malah menghindar dari ku"Ujar Raynald pada ku.
"Itu alasan Kamu aja,awas aja ya kalo Kamu berani main-main sama Mia,Ia itu tanggung jawab Aku"Ujar ku berkata pada Raynald.
"Tanggung jawab maksud nya?emang Kalian ada hubungan apa??"Raynald memburu ku.
__ADS_1
"Gak ada apa-apa cuma kan Kami tau kalo Mia itu bekerja di rumah Aku.Mau tak mau Aku yang bertanggung jawab untuk keselamatan nya,apa lagi dari Lelaki hidung belang kayak kamu"Ujar ku sambil tertawa.
"sialan,,enak bener kalo ngomong"Ujar Raynald sambil meninju lengan ku dan tertawa.
"Kamu itu cocok nya ma jenny tuh,,"Ujar ku sambil tertawa.
"Gak mau,,sekretaris kamu itu pinter nya cuma berdandan aja,coba Kalo di suruh masak pasti gak bisa Dia"Ujar Raynald padaku.
"Benar juga,,batin ku."Wanita macam jenny mana bisa apa-apa,yang Ia bisa cuma shoping dan berdandan.
"Tapi bro Aku boleh kalo sekali-kali ajakin Mia keluar ya??"Ujar raynald memelas padaku.
"Tidak boleh..Mia itu banyak kerjaan,,"Ujarku ketus pada Reynald.
"Pelit banget Majikan Mia nih"Ujar Raynald Kesal.
"Apa-apaan Raynald ini sampe pengen bawa Mia jalan,apakah Ia benar-benar serius ingin dekat dengan Mia??"batin ku.
Tunggu dulu,enapa Aku jadi memikirkan mereka.Ada apa dengan ku??"batin ku lagi.
Tina-tiba hp Ku berdering,Aku lihat di layar muncul nama "Diana".
Aku pun langsung mengangkat telp.
"Hai sayang..apa kabar??long time no see"Ujar ku pada Diana.
"baik sayang"ujar Diana,,Minggu besok Kamu ada acara sayang??"Dana bertanya padaku.
"Tidak ada sayang.Emang nya kenapa??"Ujarku bertanya pada diana.
"Aku mau kerumah Kamu ya sayang"Ujar nya manja.
"Iya sayang,mau aku jemput atau Kamu sendiri yang kerumah??"Ujar ku bertanya pada Diana.
"Biar aaku saja yang kerumah sayang,"Ujar Diana pada ku."Sampe ketemu Minggu ya sayang..bye,,"Kata Diana nya sambil menutup telpon.
Aku dan Diana sudah 5 thn berpacaran.Diana adalah seorang dokter di RS swasta ternama di Jakarta.Ia merupakan anak tunggal seorang Pengusaha batu bara.Sebenar nya sudah banyak yang mendesak kami untuk menikah baik dari keluarga atau pun teman dekat.Tapi entah mengapa baik Aku atau Diana tidak pernah membahas nya,Kami hanya menjalani nya saja.
Kalo di bilang Kami jarang bertemu,cuma Kami seminggu sekali selalu menyempati diri untuk bertemu sekedar bercerita tentang kehidupan masing-masing.
Diana seorang wanita yang cantik,rambut nya panjang dan ikal.Kulit nya putih,hidung nya mancung.Badan nya langsing.Tak jarang sering jadi pusat perhatian Lelaki bila Ia sedang berjalan.
Aku selalu di bilang Lelaki yang beruntung bisa memiliki nya.Banyak juga yang merasa iri padaku karena bisa memiliki Diana.
Minggu nanti adalah hari yang Aku tunggu-tunggu dimana Aku bisa berjumpa dengan nya.
__ADS_1
"aku kangen Diana ku"Ujar ku tersenyum dalam hati..
******