
Hari ini Aku akan memberi tahu semua orang tentang Mia dan Bian.Aku tidak mau menyembunyikan mereka lagi.
Sudah cukup lama Mia bersembunyi.Ia harus bisa merasakan kehidupan normal seperti yang lain nya.
Aku sudah meyakinkan Mia bahwa semua nya akan baik-baik saja.
Mia sudah terlalu lama berdiam diri di rumah.Ia juga berhak hidup seperti orang lain pada umum nya.
Aku ingin Mia bisa beraktivitas seperti istri atau ibu yang lain.Yang bisa bepergian ke Mall,ke salon atau pun berbelanja kebutuhan rumah bersama suami dan anak.Aku ingin Mia bisa di kenal orang sebagai istri seorang Raynald.Aku ingin melihat Ia bahagia.
Dan Aku ingin mengajak Mia dan Bian berlibur setiap weekend.Tanpa ada rasa takut dan khawatir dari Mia.
Jujur Mia selalu merasa takut setiap kali Aku mengajak nya keluar rumah.Ia selalu memikirkan hal yang tidak-tidak.Selalu memikirkan hal yang negatif yang belum tentu akan terjadi.
Dan Aku selalu meyakinkan nya bahwa semua akan baik-baik.Aku akan selalu melindungi nya dan Bian dari apa pun juga.
Termasuk Dava,,
Walaupun Dava adalah ayah kandung dari Bian.Tapi Ia tidak berhak untuk mengambil Bian dari Mia.Karena dari awal Ia tidak mengakui jika anak di kandungan Mia adalah anak nya.
Ia tetap bersikeras bahwa itu bukan anak nya.Hingga membuat Mia memiliki rasa trauma yang panjang.
Dan sekarang Aku ingin trauma Mia sembuh,Aku ingin Mia bisa kembali ceria tanpa rasa takut dan khawatir.
Aku ingin Ia bebas kemana saja yang Ia mau bersama Ku dan Bian.
Aku ingin Ia bisa menggunakan semua fasilitas yang Aku miliki.Aku ingin melihat Ia bahagia.
Aku tak ingin Aku melihat Ia bersedih lagi.
"Sayang,,apakah Sudah siap??"Ucap ku pada Mia.
Mia pun keluar dari kamar.Tampak Ia begitu anggun mengenakan gaun berwarna mocca.Ia terlihat begitu cantik.
"Kamu cantik sekali sayang,,"Ucap ku pada nya sambil mencium pipi Mia.
Tampak Ia tersenyum malu.
"Terima kasih sayang,,Kamu juga tampan sekali."Ucap nya pada ku.
"Siapa dulu istri nya,,"Ucap ku sambil tertawa.
Mia pun tersenyum.
"Apakah Kamu yakin akan membawa ku??"Tanya nya lagi pada ku.
"Tentu saja sayang,,sudah saat nya semua orang tau tentang kita."Ucap ku lagi.
"Apakah Kamu tidak malu sayang jika semua orang akan menertawakan mu???"Tanya nya lagi.
"Menertawakan kenapa sayang??"Tanya ku pada nya.
"Menertawakan karena Kamu memilih istri seperti ku sayang,,."Ucap nya pelan.
Aku pun tersenyum pada Mia.Ia memang selalu tidak percaya diri.
__ADS_1
Aku pun berkata pada nya.
"Aku tidak peduli omongan orang sayang.Yang terpenting bagi ku.Aku bahagia dengan Mu."Ucap ku pada nya.
"Aku bahagia dengan keluarga kecil kita."Ucap ku lagi sambil memeluk nya.
Mia pun tersenyum mendengar perkataan ku.Mungkin Ia mulai sedikit tenang.
Aku pun menghampiri Bian yang terus mengoceh dari tadi.
Di usia nya yang sekarang Bian memang sedang aktif-aktif nya.Masa perkembangan nya selaku Aku dan Mia abadikan.
"Anak papa tampan sekali."Ucap ku pada Bian.
Bian pun tertawa pada Ku.
Bian sudah sangat mengenal ku.Setiap Aku pulang kerja,Ia selalu ingin menggapai ku untuk minta di gendong.
Dia seperti ingin mengajak ku bermain,karena seharian Aku meninggal kan nya ke kantor.
Aku sangat menyayangi nya.
"Kita pergi sekarang sayang??"Ucap ku pada Mia.
Ia memandang ku.Ada keraguan di diri nya.
"Tenang sayang,,semua akan baik-baik saja."Ucap ku pada nya.
Ia pun tersenyum padaku.
Aku memang harus bisa menenangkan Mia.Aku harus membuat Mia yakin untuk melangkah tanpa rasa takut.
Selama menjadi istri ku,Mia tidak banyak menuntut pada ku.Ia pun sangat telaten dalam mengurus ku.Semua yang kubutuh kan selalu Ia siap kan sendiri tanpa bantuan pembantu.Bibi hanya mengurus pekerjaan rumah.
Tapi untuk keperluan ku dan Bian,Mia selalu mengerjakan nya sendiri.
Setelah semua nya siap,kami pun pergi menuju ke tempat acara Jessy di adakan.
*****
Acara begitu meriah dan megah disini.Banyak wartawan yang datang untuk meliputi moment ini.Ingatan ku kembali teringat,Moment pertunangan Tuan Dava dan Nona Diana dulu.Saat itu suasana seperti sekarang ini.
Aku sebenar nya gugup untuk datang kemari.Aku belum siap untuk bertemu dengan orang-orang itu.
Untuk melihat wajah mereka yang tidak bersahabat dengan ku.
Tetapi Tuan Raynald meyakinkan ku,bahwa semua nya akan baik-baik saja.
Ia menjamin bahwa Tuan Dava tidak akan mengambil Bian dari ku.
Kami pun memasuki ruangan tempat acara berlangsung.Banyak wartawan yang berusaha mewawancarai Tuan Raynald.
Tapi Tuan Raynald menolak nya dengan halus.
"Maaf ya nanti saja,saya mau masuk dulu."
__ADS_1
Ucap nya pada para wartawan sambil tersenyum.
Tuan Raynald memang cukup terkenal.Selain Ia adalah seorang pengusaha muda yang tampan dan sukses,Kisah cinta nya juga selalu jadi sorotan para pencari berita.
Karena Tuan Raynald dulu nya terkenal suka menggonta-ganti wanita.
Dan sekarang saat Ia datang ke acara ini membawa ku dan Bian.Tentu saja semua orang jadi bertanya-tanya.
Siapa Aku dan Bian??
Aku dan Tuan Raynald terus memasuki ruangan ini.
"Ray,,apa kabar??"suara seorang pria menyapa Tuan Raynald.
Seperti nya lelaki ini teman bisnis nya Tuan Raynald.Terlihat dari pembawaan nya yang berwibawa.
"Hai Riki,,Aku baik saja.Kamu apa kabar nya??"Tanya Tuan Raynald pada nya sambil tersenyum.
"Baik juga Ray,,ini siapa??"Tanya nya lagi sambil melihat ku dan Bian.
"Ini istri dan anak ku.Sayang,,perkenal kan ini Riki teman bisnis ku."Ucap Tuan Raynald pada ku.
Aku pun tersenyum pada lelaki itu.
"Ini anak kalian??"Tanya nya lagi.
"Tentu saja ini anak ku."Ucap Tuan Raynald lagi sambil tersenyum.
Laki-laki itu kaget mendengar perkataan Tuan Raynald.
Mungkin Ia tidak percaya jika Tuan Raynald sudah menikah.
"Kalo boleh tau kapan kamu menikah??Seperti nya tidak ada pemberitaan itu Ray."Ucap nya lagi pada Tuan Raynald.
Tuan Raynlad pun tersenyum.
"Kami memang sengaja menyembunyikan nya dari media.Kami ingin hidup tenang."Ucap nya pada lelaki itu sambil tersenyum.
Tuan Raynald sengaja berbohong pada lelaki itu.
Ia tidak mau semua orang tau tentang cerita kami berdua.
Dan lelaki itu pun mempercayai nya.
"Anak mu tampan sekali Ray,,Persis seperti diri mu."Ucap lelaki itu lagi sambil tersenyum.
"Tentu saja Rik,,Ia Raynald junior."Ucap Tuan Raynald sambil tertawa.
Lelaki itu pun tertawa mendengar perkataan Tuan Raynald.
Tiba-tiba Mata ku tertuju pada sosok seorang perempuan yang menatap ke arah kami berdua.
Nona Diana,,
Terlihat Ia menatap ke arah Kami dengan perasaan tidak senang.
__ADS_1
Aku pun mulai merasakan kegugupan.Apa yang Ia akan lakukan lagi pada ku??Apa Ia akan menyakiti ku lagi???
*****