
Hari ini benar-benar hari yang melelahkan untuk Ku.Aku harus memberi penjelasan kepada orang-orang,keluarga dan rekan bisnis tentang berita hari ini.
Belum lagi menghadapi Papi nya Diana.Aku benar-benar di todong dengan pertanyaan-pertanyaan yang menyudutkan Ku.
Hingga Ia mengancam akan membatalkan pernikahan Ku dan Diana jika berita itu tidak di klarifikasi.Dan Ia akan menarik semua saham nya di perusahaan Ku jika ini tidak selesai hari ini.
Dengan bantuan Papi akhir nya semua bisa teratasi.Surat kabar itu sudah meminta maaf dan akan mengklarifikasi di berita esok pagi.Begitu pun dengan media sosial lain nya.Semua berita tentang Ku sudah di tarik semua dari media sosial.
Diana pun sudah tenang sekarang,tadi Aku sempat meyakinkan nya jika tidak akan lagi ada hal-hal yang akan membuat Ia marah lagi.
Termasuk mengiyakan permintaan Diana.Ia meminta Ku untuk memecat Mia.Hal yang sangat berat untuk ku lakukan.Bagaimana mungkin Aku memecat nya.Ia pasti akan sedih karena kehilangan pekerjaan nya.Dan yang pasti nya Aku tidak bisa lagi bertemu dengan Nya.
"Ayo Dava berpikir,,Apa yang harus Kamu lakukan.
Jika Aku tidak menuruti kemauan Diana pasti Ia akan menuduhku yang tidak-tidak lagi.Dan Ia pasti akan terus menyakiti Mia.Tapi jika Aku memecat Mia,Ia akan kehilangan pekerjaan nya.
Mia,,terbayang oleh Ku saat Diana menampar muka nya.Aku tidak bisa berbuat apa-apa pada nya.Aku melihat Ia menangis saat itu.Ingin rasa nya Aku memeluk nya dan mengatakan semua akan baik-baik saja.
Sial,,
Kenapa Diana harus meminta hal seperti itu.Apa yang akan Aku katakan pada Mia jika memecat nya.Aku tidak ingin melihat Ia menangis lagi.
Sebaik nya Aku pulang saja.Aku butuh istirahat.
Aku pun menuju ke mobil,Aku mencari Jessy Ia belum ada di bawah.Kemana Dia??
"Kak Dava,,"Ucap nya teriak pada Ku.
"Ayo kita pulang Jess,,"Ucap ku pada Jessy.
"Kak,,Jessy mau pergi sama Jenny ya mau ngerayain ulang tahun nya Kayla.Nanti kalo kemalaman Jessy menginap di apartemen nya Jenny."Ucap Jessy lagi.
"Oke,ingat jangan sampai balik terlalu larut dan hati-hati."Ucap ku mengingat kan.
"Siap kak,,"Ujar Jessy sambil masuk ke dalam kantor lagi.
__ADS_1
Aku pun menuju ke mobil dan pulang ke rumah bersama Andri.
Sesampai di rumah keadaan hening,kemana Mia dan Bi Ira.Kenapa sepi sepi sekali.Aku menuju ke dapur Tidak terlihat siapa-siapa di sana.Aku pun menuju ke halaman belakang juga tidak ada siapa pun di sana.Kemana pergi nya bi Ira dan Mia??kenapa tidak memberi tahu jika ingin pergi.
Aku pun naik ke atas.Biarkan lah pasti mereka sebentar lagi juga pulang ucap Ku.Aku pun menuju ke kamar ku.
Saat ku membuka pintu kamar,Aku kaget melihat Mia di dalam kamar ku.
"Mia,,apa yang Kamu lakukan di kamar Ku??"Ucap ku pada nya.
"Ehh,,Tuan sudah pulang.Maaf Tuan Saya di suruh Bi Ira untuk mengganti kan seprai Tuan."Ucap nya ketakutan melihat Ku.
"Kenapa Kamu takut begitu??"Ucap ku pada nya sambil tersenyum.
Entah setan apa yang menghampiri Ku,Aku begitu tergoda melihat tampang Mia yang ketakutan begitu.Aku pun menutup pintu dan mendekat ke arah nya.
"Tuan,,apa yang Tuan lakukan??Saya permisi keluar dulu Tuan."Ucap nya pada Ku dan berusaha menghindar dari Ku.
Aku pun cepat-cepat menarik tangan nya hingga muka nya tepat di dada Ku.
"Tuan,,Apa yang Tuan lakukan.Tuan tidak boleh begini.Tuan tidak mau ada masalah lagi kan."Ucap nya mengingat kan Ku.
"Kamu yang menggoda Ku Mia!!"Ucap ku sambil mendekat kan bibir ku pada nya dan mencium nya.
Mia menolak dan berusaha melepaskan ciuman ku dari diri Nya.Tapi dengan kekuatan Ku,Ia tidak berhasil melakukan itu.
Aku pun terus mencumbui nya,,tangan ku pun mulai bebas bergerak kemana-mana.Tidak ada penolakan dari Mia,Ia hanya mendesah dan menikmati apa yang Aku perbuat pada nya.
Aku pun membawa nya ke ranjang Ku.Sesampai disana Aku pun mencumbui nya lagi.Sama sekali tidak ada penolakan dari diri Nya.Mungkin Ia juga mulai menikmati nya.Dan membuat Ku semakin menggila.Aku pun mulai melepaskan pakaian nya satu persatu.Setiap Ia berusaha menahan tangan Ku,saat itu lah Aku menatap pada nya dan meyakinkan semua akan baik-baik saja.
Ia pun akhir nya luluh oleh Ku.Dan sekarang Mia benar-benar tanpa sehelai pakaian di badan nya sedang di hadapan Ku.Aku pun menatap nya.
"Kamu cantik sekali Mia,,benar-benar sempurna."Ucap ku pada nya.
Ku akui Mia benar-benar cantik.Bahkan Diana tidak ada apa-apa nya jika di bandingkan dengan Mia.
__ADS_1
"Tuan,,Kenapa jadi begini."Ucap nya sambil menarik selimut dan menutup i badan nya.
"Jangan panggil Aku Tuan sayang,,panggil Aku Dava saja."Ucap ku sambil mencumbui nya lagi.
Aku benar-benar khilaf saat ini,Aku tidak sadar dengan apa yang Aku perbuat saat ini.Aku hanya ingin bercinta dengan nya.
Akhirnya dengan bujuk rayu Ku,akhir nya Aku berhasil meluluhkan nya.Terdengar ******* dari Mia yang menahan sakit.Tapi tetap.tidak menolak yang Ku lakukan pada nya.Hingga akhir nya Kami sampai di permainan akhir.
Aku pun menatap nya.
"Aku mencintai Mu Mia,,maaf kaan Aku jika Aku tidak bisa melindungi Mu tadi."Ucap ku pada nya.
Ia hanya terdiam dan menangis.
"Kenapa Kamu menangis sayang??"ucap Ku pada Nya.
"Aku sudah ternoda Tuan.Aku sudah tidak suci lagi."Ucap nya sambil menangis.
Deg,,
Aku pun seperti tertampar mendengar ucapan Mia.Aku baru sadar dengan apa yang Aku lakukan pada nya barusan.
Terlihat bercak darah di ranjang Ku.Aku benar-benar telah menodai nya.
Apa yang Kamu lakukan Dava???Kamu sudah gila!!
"Maaf kan Aku Mia,,maaf kan Aku"Ucap Ku sambil memeluk nya.
Ada rasa menyesal teramat dalam di dalam hati Ku.Tidak seharus nya Aku melak5ukan hal itu pada nya.Ini akan menambah masalah untuk Kami berdua.
Ia pun menangis di pelukan Ku.Ia pun memeluk ku dengan sangat erat.Aku bisa merasakan ketakutan dalam diri Nya.
Sial,,,
Kamu benar-benar sudah gila Dava!!!Kamu telah menodai Mia???
__ADS_1
*****