Aku Layak Bahagia

Aku Layak Bahagia
Bab 41 Acuh


__ADS_3

Pagi ini seperti biasa nya Aku menyiap kan sarapan pagi membantu bi Ira.Sebelum nya Aku membersih kan rumah terlebih dahulu.


"Gimana semalam nak,bagus film nya??"Bi Ira bertanya pada ku.


"Bagus bi..semalam bagus film nya."Ucap ku pada bi Ira sambil tersenyum.


"Bagus lah kalo Kamu senang.Kamu emang harus butuh hiburan nak."Ucap bi Ira sambil tersenyum pada ku.


Aku sangat menyayangi bi Ira.Ia seperti sosok ibu Ku yang sangat peduli pada Ku.Ibu..Aku jadi teringat akan Ibu,Ayah dan adik ku.Sudah lama juga Aku tak mengunjungi mereka.


"Nanti kalo waktu senggang Aku akan menelpon mereka."kata ku dalam hati.


"Halooo Bi Ira,,Halo Mia,,Morning..."Ucap Nona Jessy yang mengaget kan Kami berdua.


"Ehh.non Jessy...buat bibi jantungan saja."Ucap bi Ira sambil mengelus dada.


Aku hanya tertawa melihat bi Ira.


"Aduuh,,maaf ya bi..Jessy gak sengaja,habis nya Jessy dari atas mencium aroma masakan bibi yang enak.Maka nya Jessy cepat-cepat turun ke bawah."Ucap Nona Jessy sambil tertawa.


"Iya non gak apa.Ni bibi mau hidangkan dulu ya,biar Nona cepat sarapan."Ucap Bi Ira sambil tersenyum.


"Mia,,ayo bantu bibi bawa piring ke depan ya."Ucap bi Ira pada ku.


"Baik bi.."Ucap ku pada bibi sambil membawa piring ke depan.


Tak Jauh Aku melihat Tuan Dava berjalan ke arah meja makan.


"Selamat pagi Tuan,,"Ucap ku pada nya.


Ia hanya berlalu dari Ku.Tidak ada jawaban sama sekali.Aku pun hanya terdiam.


"Ada apa dengan Tuan Dava??Apa Ia marah pada ku gara-gara Semalam???"tanya ku dalam hati.


Aku pun cepat berlalu dari nya.


"Saya permisi dulu ke belakang Tuan,,"Ucap ku pada nya.


Tetap tidak ada respon sama sekali dari Tuan Dava.


Aku pun cepat berlalu.


"Apa-apa an Dia,kenapa Ia cuek sekali pada Ku??Apa Ia kesal karena kemaren malam??Masa iya Ia jadi cuek begitu karena omongan ku???"batin ku bertanya.

__ADS_1


"Tidak mungkin Mia,,tidak mungkin.Mungkin Ia lagi pusing dengan pekerjaan nya."hati ku berkata lagi.


"Kakak,,hari ini Jessy boleh ikut ke kantor gak Kak??Jessy di suruh Papi buat lihat pekerjaan Kakak biar Jessy bisa belajar kata Papi."Ucap Nona Jessy pada Tuan Dava.


"Boleh,,Habis ini Kamu siap-siap ya.Karena Kita langsung mau berangkat."Ucap Tuan Dava lagi.


"Haloo anak-anak Mami.Kalian sudah sarapan duluan ya."Ucap Nyonya pada Tuan Dava dan Nona Jessy.


Tampak Tuan mengikuti Nyonya dari belakang sambil tersenyum.


"Papi,hari ni. Jessy jadi ikut Kak Dava ya ke kantor.Jessy mau belajar biar bisa pegang perusahaan juga."Ucap Nona Jessy sambil tersenyum.


"Waah,,bagus itu.Ya Dav,,ajak saja Adek Mu ini,biar Ia bisa belajar juga."Jawab Tuan lagi.


"Anak gadis Mami udah pinter ya sekarang.Udah mulai memikirkan masa depan nya."Ucap Nyonya sambil tersenyum kepada Nona Jessy.


"Iyaa dong Mi,,kan Jessy mau kayak Kak Dava bisa punya perusahaan sendiri."Ujar Nona Jessy lagi.


"Belajar yang bener,awas aja ya kalo banyak bercanda nya.Besok gak Kakak bawa lagi Kamu."Ucap Tuan Dava yang di sambut tawa Tuan dan Nyonya.


"Iyaa Kak,,Jessy janji bener-bener belajar."Ucap Nona Jessy sambil tersenyum.


Mereka sekeluarga pun melanjut kan sarapan.Kadang terdengar tawa dari Keluarga Tuan Dava karena melihat tingkah Nona Jessy.


"Dav,,ingat ajarin Adek Mu yang bener.Jangan galak-galak ya sama Adek Mu."Ucap Nyonya sambil tersenyum.


"Ya gak lah Mi,masa Dava gitu sama Adek Dava sendiri."Ucap Tuan Dava lagi.


Tuan hanya tersenyum melihat ucapan Tuan Dava.


Tak lama Bi Ira pun ke depan untuk membereskan meja makan.


"Ni,nanti tolong bilang sama Mia gak usah antar makan siang ke kantor ya bi."Ucap Tuan Dava lagi.


"Loh kenapa gak usah Dav,bukan nya Kamu tidak suka jajan di luar.Mana Hari ini Adek Mu ikut kamu juga kan."Ucap Nyonya lagi.


"Tidak usah Ma,,hari ini Dava lagi pengen makan di luar.Ada klien yang ngundang makan siang nanti Dava bawa Jessy sekalian."Ucap Tuan Dava lagi.


"Ohh,,ya sudah kalo begitu.Bi,nanti bilang sama Mia berarti tidak usah buatin Dava makan siang ya."Ucap Nyonya lagi.


"Baik Nyonya.Saya permisi ke belakang lagi Nyonya."Ucap bi Ira yang di sambut anggukan dari Nyonya.


Sesampai di dapur bi Ira berkata pada ku.

__ADS_1


"Nak,nanti siang gak usah antar makan siang ke kantor Tuan Dava.Kata Tuan Ia mau makan di luar."Ucap bi Ira pada ku.


"Tumben ya bi.Biasa nya Tuan Dava tidak mau ya bi makan di luar."Ucap ku pada bibi.


"Kata nya tadi mau di ajak Klien nya makan siang di luar."Ucap bibi lagi.


"Baik lah bi.Berarti siang ini Mia belanja saja ya Bi."Ucap ku pada bi Ira.


"Iya nanti bibi ikut Kamu ya.Kita minta Andri buat mengantar Kita."Ucap Bibi sambil tersenyum.


Aku pun mengangguk.Aku pun bersiap-siap ingin membuang sampah ke depan rumah.Sebentar lagi pasti mobil sampah datang untuk mengambil sampah.


Sesampai di depan Aku melihat Tuan Dava lagi mengobrol bersama Andri.Mungkin Ia lagi menunggu Nona Jessy.


"Permisi Tuan,,"Ucap ku sambil tersenyum.


Tuan Dava pun hanya mengangguk.Terlihat Andri juga tersenyum kepada ku.


"Kenapa Ia cuek sekali pada ku??Apa Ia benar-benar marah pada ku??"Ucap ku dalam hati.


Aku pun melangkah dengan cepat.Aku ingin cepat-cepat membuang sampah ini dan masuk ke dalam.Pagi ini sudah dua kali Tuan Dava acuh pada ku.Ada perasaan sedih di dalam hati ku.


Hari ini Aku tidak menemukan senyuman manis dari Tuan Dava seperti biasa nya.


Setelah balik dari membuang sampah.Aku melihat Nona Jessy telah turun ke bawah.Ia bersiap pergi bersama Tuan Dava.


"Hai Mia,,Doain Aku ya biar hari ini bisa lolos belajar di kantor Kak Dava.Sampe ketemu siang nanti Mia."Ucap Nona Jessy pada ku.


"Mia hari ini tidak ke kantor.Seperti nya untuk seterus nya Ia tidak usah lagi mengantar kan makan siang ke kantor!!Ucap Tuan Dava sambil masuk ke dalam mobil.


"Loh kenapa begitu Kak???"Tanya Nona Jessy lagi.


"Sudah cepat Masuk..Kalo gak Kakak tinggal nih."Ucap Tuan Dava lagi.


"Ehh,,,Iya kak.bye Mia,,"Ucap Nona Jessy pada ku dan masuk ke dalam mobil.


Mobil pun berlalu dari ku.


Tinggal Aku yang masih mematung melihat kepergiaan mobil Tuan Dava.Aku masih tidak percaya dengan apa yang baru ku dengar.


Tuan Dava tidak menyuruh ku mengantar kan makan siang lagi.Ada perasaan tak tenang dalam hati ku sekarang.


"Apa Ia mau memecat ku???"tanya ku dalam hati.

__ADS_1


*****


__ADS_2