
Tap,,tap,,tap,,
Aku mempercepat langkah ku.Aku berjalan secepat mungkin menjauhi Tuan Dava.
Bagaimana mungkin Aku bisa bertemu dengan nya di sini.
Setelah sekian lama Aku tidak pernah bertemu dengan nya,dan hari ini Ia muncul di hadapan ku dengan sendiri nya.
Hal yang tidak pernah Aku harapkan.
Aku memang tidak ingin lagi berurusan dengan Tuan Dava.Setelah kejadian itu Aku benar-benar sudah melupakan nya
Ditambah sekarang Aku sudah mempunyai Tuan Raynald,Aku sudah hidup bahagia.
Dan sekarang Ia muncul kembali dan dengan berani nya Ia mengatakan Ia ingin bertemu dengan anak ku.
Apa Ia tidak mempunyai rasa malu???
Setelah Ia tidak mengakui nya dulu,sekarang Ia meminta untuk di pertemukan dengan anak nya.
Tidak akan ku biar kan,,
Anak ku hanya boleh tau jika Ayah nya adalah Tuan Raynald.Bukan Tuan Dava.
Aku tidak akan pernah memberi tahu anak mu siapa Ayah kandung nya sebenar nya.
Tuan Raynald adalah ayah terbaik untuk Bian.
Terlihat oleh Ku Tuan Raynlad sedang duduk sambil menggendong Bian.Mereka kelelahan karena menemani ku berbelanja.
Akhir nya Aku menyuruh mereka untuk menunggu ku di rest area.Dan Aku pun keliling membeli keperluan sendirian.
"Sayang,,,Ayo kita pulang sekarang."Ucap ku sambil mendorong troly belanjaan.
"Ada apa sayang??Kenapa muka mu pucat sekali."Tanya Tuan Raynald lagi cemas melihat ku.
Saat ini memang Aku lagi merasa cemas,Aku takut Tuan Dava mengikuti ku lagi.Aku tidak ingin Ia melihat keberadaan anak ku.
"Aku baru saja bertemu Tuan Dava sayang."Ucap ku lagi.
"Dava??dimana??Apa Ia melihat mu??"Tanya Tuan Raynald pada ku.
"Nanti saja sayang cerita nya,Aku ingin cepat pergi dari sini."Ucap ku lagi masih dalam keadaan cemas.
Tuan Raynald pun mengikuti ku.Kami menuju parkiran mobil.
Aku hanya ingin cepat-cepat keluar dari sini.Aku tidak ingin Tuan Dava melihat Bian.Aku tidak akan membiarkan Ia bertemu dengan anak ku.
Sesampai di mobil Tuan Raynald mencoba menenangkan ku.
__ADS_1
"Sayang,,tenang sayang,,"Ucap nya pada ku.
Seperti nya Tuan Raynald melihat kegelisahan ku.
"Cepat pergi dari sini sayang,,Aku tidak ingin Ia melihat kita."Ucap ku dengan bibir bergetar.
"Baik lah,,ayo kita ke bawah."Ucap Tuan Raynald lagi.
Aku pun mengikuti nya.
Aku pun berjalan sambil terus melihat ke belakang,Aku takut jika Tuan Dava melihat Bian,Aku tak ingin Ia mengambil anak ku.
Kami pun tiba di parkiran,setelah selesai memasukan barang Kami pun bergegas masuk ke dalam mobil.
Tuan Raynald pun melaju kan kendaraan nya dan meninggal kan mall.
"Sayang,,cerita kan pada ku.Apa yang di katakan Dava pada mu."Tanya Tuan Raynald pada ku.
"Ia ingin bertemu Bian sayang,,Aku tidak mau Ia mendekati anak ku."Ucap ku pada nya sambil memeluk Bian.
"Kenapa Ia tiba-tiba bisa muncul??"Tanya Tuan Raynlad pada ku.
"Aku tidak tahu sayang,,Ia tiba-tiba ada di hadapan ku."Ucap ku lagi.
"Apa Kamu mengatakan sayang jika Anak mu telah lahir??"Tanya ku lagi.
"Tidak sayang,,Aku tidak mengatakan nya.Ia bilang Ia tahu jika Aku belum menggugurkan kandungan ku."Ucap ku lagi.
"Tentu saja tidak sayang,,Aku juga tidak ingin Ia menganggu Mu."Ucap nya lagi.
"Kamu yang tenang sayang,,Dava tidak akan mengambil Bian dari mu.Percaya lah pada ku."Ucap Tuan Raynlad menenangkan ku.
"Aku mohon sayang,,jangan bawa lagi Aku ke mana-mana.Aku ingin di rumah saja bersama Anak ku."Ucap ku pada Tuan Raynald.
"Aku akan menjaga mu sayang,,tak ada yang bisa menganggu kalian."Ucap Tuan Raynald lagi.
"Aku tidak mau sayang,,Aku tidak mau kemana-mana lagi.Biarkan lah Aku dirumah saja bersama Bian."Ucap ku pada Tuan Raynald.
"Ya Baik lah sayang,,Aku tidak akan membawa mu kemana-mana lagi.Kita pulang ke rumah sekarang ya."Ucap Tuan Raynald padaku.
Aku pun mengangguk dan tetap memeluk Bian.
Aku tidak akan membiarkan Tuan Dava bertemu dengan Bian,Aku tidak mau anak ku bertemu dengan lelaki itu.
Aku sudah melupakan nya,,,
*****
Ternyata dugaan ku selama ini benar.Mia benar-benar melahirkan anak itu.Ia tidak menggugurkan kandungan nya.
__ADS_1
Berarti Aku mempunyai anak dari Mia.
Aku harus mencari tahu di mana keberadaan Mia dan anak itu.Mereka pasti masih Tinggal di kota ini.
Aku harus bertemu dengan anak ku.
Mia,,
Ia terlihat sangat membenci ku.Bahkan Tak ada sedikit pun senyuman yang Ia berikan untuk ku.
Aku bisa mengerti jika Ia sangat membenciku.Karena apa yang telah ku perbuat pada nya itu memang suatu hal yang tidak bisa di maaf kan.
"Sayang,,kenapa melamun dari tadi??"Ucap Diana menyadar kan ku.
"Tidak apa sayang,,Aku hanya lelah saja."Ucap ku lagi dan tersenyum pada nya.
"Terima kasih sayang untuk hari ini.'Ucap Diana sambil menciumi pipi ku.
"Iya sayang,,,"Ucap ku sambil tersenyum pada nya.
"Sayang bagaimana jika kita mengambil cuti dan Kita honeymoon."Ucap Diana pada ku.
Entah mengapa Aku tidak tertarik pada ide Diana.Aku lebih ingin mencari tau tentang keberadaan Mia saat ini.
"Seperti nya jangan dulu sayang."Ucap ku pada nya.
"Memang nya kenapa sayang??"tanya Diana pada ku.
"Pekerjaan ku masih menumpuk sayang,,Aku tidak mau nanti saat liburan pikiran ku tidak tenang."Aku pun beralasan pada Diana.
"Kalo begitu selesai kan lah sayang,,habis itu kita bisa membuat planning nya."Ucap Diana lagi.
"Iya sayang,,"Ucap ku sambil tersenyum pada nya.
"Bukan kah Kamu ingin mempunyai anak lagi kan sayang??"Ucap Diana pada ku.
"Tentu saja sayang,,nanti Aku atur dulu jadwal ku.Aku janji Aku akan membawa mu honeymoon."Ucap ku pada nya.
"Baik lah sayang,,Aku akan menunggu mu."Ucap ku Diana sambil tersenyum pada ku.
Saat ini Aku akan bertanya pada Raynald.Siapa tau Ia tau keberadaan Mia dan anak nya.Aku harus mencari nya.
Aku ingin bertemu dengan anak ku.Terserah mau Mia tidak mengijinkan nya,Aku akan terus mencari nya.
Bagaimana pun juga anak itu adalah darah daging ku.
Aku akui Aku ayah tak baik untuk nya.Tapi Aku tetap Ayah kandung anak itu.Tak ada yang bisa mengganti kan nya.
Sampai kapan pun itu adalah anak ku!!!
__ADS_1
*****