Aku Layak Bahagia

Aku Layak Bahagia
Bab 77


__ADS_3

Apa yang harus Aku katakan pada Ayah,Aku sangat ketakutan melihat Ayah ku.Dari rumah sakit tadi sepanjang jalan Ia hanya diam saja.Ibu yang banyak berbincang dengan Pak Ari di dalam mobil.


Sepanjang jalan Aku memeluk Ibu.Kami sengaja tidak membahas nya di dalam mobil.Agar pak Ari tidak mengetahui kejadian yang sebenar nya.


Setelah sampai di rumah Ayah dan Ibu pun langsung mengucapkan terima kasih kepada pak Ari karena telah mengantarkan Kami.


Sepeninggalan Pak Ari,Ayah langsung memanggil Aku.


Kali ini Ia lebih tenang.


"Mia,mendekat lah pada Ayah."Ucap nya pada Ku.


Awal nya Aku ragu untuk mendekat.Aku masih berdiri di belakang Ibu.Tapi Ibu memberikan isyarat pada ku untuk mendekati Ayah.


Aku pun duduk di dekat Ayah.


"Katakan pada Ayah siapa yang melakukan nya nak??"Ucap Ayah ku lembut pada Ku.


Aku pun langsung menangis dan memeluk Ayah.Ayah pun memeluk ku dan menangis juga.Hatiku hancur melihat Ayah seperti ini.


"Maaf kan Mia Ayah,,maaf kan Mia ibu.Mia telah mengecewakan Ayah dan Ibu."Ucap Ku sambil terisak.


"Katakan pada Ayah nak,siapa yang melakukan nya."tanya Ayah ku lagi.


Aku masih terdiam.


"Katakan nak pada Ayah,siapa yang melakukan nya pada mu??tanya Ayah lembut padaku.


"Tuan Dava yah,,"Ucap ku terisak.


"Apa Ia tahu tentang ini??"Tanya Ayah ku lagi.


"Tidak Yah,,Mia tidak ingin dia tahu Yah,Mia mau hilangkan saja anak ini Yah."Ucap ku sambil menangis.


"Itu tidak boleh nak,Kamu tidak boleh melakukan nya.Itu perbuatan dosa.Bagaimana pun Tuan Dava harus tahu tentang ini."Ucap Ayah lagi.


"Mia mohon yah jangan mencari masalah dengan keluarga mereka Yah.Mia mohon.Nanti Kita di buat mereka menderita Yah."Ucap ku lagi sambil menangis.


"Apa Kamu mau anak mu nanti tidak ada ayah nya nak??Kamu tidak kasihan melihat nya??"tanya Ibu lagi.

__ADS_1


Aku terdiam,,Ayah pun terdiam.


"Ayah harap yang tahu tentang ini hanya kita bertiga.Ayu jangan sampai tahu."Ucap Ayah ku lagi.


Ayah pun berdiri dan pergi ke luar rumah.


"Ayah,mau kemana??"Tanya ibu pada Ayah.


"Mau mencari angin segar dulu."Ucap Ayah lagi sambil berlalu.


Terlihat muka kecewa di wajah Ayah.Ia mungkin kecewa pada Ku.Mia,,anak pertama nya yang selalu Ia banggakan.Merusak masa depan nya sendiri.


Ayah tak bisa berkata apa-apa lagi.Ia hanya menangis sambil memeluk ku.


Maaf kan Mia Ayah,,,


*****


Seminggu setelah pernikahan Aku dan Diana tinggal di rumah pribadi Kami.Disana ada dua pembantu yang membantu pekerjaan rumah setiap hari nya.


Setelah menjadi seorang istri Diana sudah banyak berubah.Ia selalu menyempatkan diri untuk membuat sarapan untuk ku begitu pula dengan bekal makan siang ku.


Ia pun selalu pulang tepat waktu.Disaat Aku pulang kerumah Ia sudah tiba duluan di rumah menyambut ku.


"Apa mau di antar Andri saja??biar nanti Aku yang jemput ke rumah sakit."Tanyaku pada nya.


"Tidak usah sayang,,Aku bawa mobil sendiri saja.Nanti siang Aku ada kunjungan."Kata nya lagi pada ku.


"Baiklah,hati-hati mengendarai mobil nya."Ucap ku lagi.


"Sayang,,Ray ada menelpon mu??"Tanya Diana lagi.


"Iya kemarin Ia ada menelpon ku,kata nya hari ini Ia akan ke kantor.Seperti nya Ia sangat sibuk akhir-akhir ini."Ucap ku lagi.


"Iya sayang,,Dia sering bolak balik ke luar negeri."Ucap Diana lagi.


"Kamu tahu dari mana sayang??kamu menghubungi nya??"Tanya ku lagi.


"Ehh,,itu sayang,,kemarin Ia ada menelpon ku menanyakan Kamu sayang,,Ia pikir Aku lagi bersama Sayang."Ucap Diana.

__ADS_1


Tumben sekali Raynald menelpon Diana untuk menanyakan Aku.Bukan lah Ia bisa langsung menelpon ku.Kenapa Aku harus mencurigai mereka,bukan kah mereka juga berteman.


"Jangan lupa makan siang ya sayang."Ucap ku pada Diana.


"Iya sayang,,Aku duluan ya."Ucap Diana pamit sambil mencium pipi ku.


Dan Diana pun berlalu dari Ku.Aku pun bersiap ke kantor juga.Aku sengaja pergi agak siang karena Aku ada meeting dengan klien di luar kantor.


Seperti nya masih ada waktu untuk bersantai.Aku pun menuju ke kolam renang untuk duduk di sana sambil membaca koran.


Tak lama kemudian,handphone ku berbunyi.


Terlihat panggilan dari Mami.


"Halo Mi,,ada apa??"Ucap ku pada Mami.


"Dava Kamu lagi dengan siapa di sana??"Tanya Mami pada ku.


"Dava sendiri Mi."Ucap ku lagi.


"Diana mana??"tanya Mami lagi.


"Diana sudah berangkat Mi.Ada Apa Mi??"Tanya ku lagi penasaran.


"Cepat Kamu kerumah Mami,di sini ada Ayah Mia yang ingin bertemu dengan mu."Ucap Mami lagi.


"Ayah Mia Mi??Ada apa Mi??"Tanya Ku lagi.


"Tidak Tahu,Mami bertanya Ia tak mau menjawab sampai bertemu Kamu."Ucap Mami lagi.


"Baik Mi,Dava segera ke sana."Ucap ku lagi.


Aku pun mematikan telepon dan bergegas pergi.Masih ada waktu sebelum meeting nanti.


Ada keperluan apa Ayah Mia mau menemuiku??Bukan kah Kata Raynald mereka telah pindah jauh dari kota ini.


Mia,,Aku teringat lagi dengan wanita itu.


Apa sesuatu terjadi dengan Mia??

__ADS_1


Aku pun menambah kecepatan mobil ku.Aku harus cepat tiba di rumah Mami.


*****


__ADS_2